Suamiku Punya Kelainan Dalam Bercinta

Suamiku Punya Kelainan Dalam Bercinta
Tidur Satu Ranjang


__ADS_3

"Maaf Mas, tapi Aku tadi hanya memanfaatkanu mu,, kamu jangan marah yah"


"Aku tau,, dan Aku tidak marah, karena setidaknya temanmu sudah ada yang tau kalau kamu sudah menikah,,"


"Temenku tadi itu menghinaku Mas, katanya Aku sudah tua dan ngga cantik lagi, parahnya Aku dikatai sudah peot,, "Bara tersenyum tipis.


"Ihhh,, Mas Bara ngapain sih malah senyum gitu, Aku tuh lagi kesel tau Mas, "


"Tapi apa yang di katakan temenmu itu benar, kamu tuh dah peot, pipi aja tirus gini, ngga ada dagingnya, "


"Iih,, sakit Mas,, jangan di cubit, "Karena Bara sambil menarik pipi Mira yang memang pipi Mira itu tirus, karena Mira badanya tuh langsing.jadi dagingnya juga ngga ada.


Bara tersenyum senang karena merasa jadi lebih dekat dan akrab sama Mira.sedang Mira sedang mengusap pipinya yang habis di cubit oleh Bara.


Sampai di rumah Mira dan Bara langsung ke arah dapur, dan langsung menata makanan di piring yang tadi baru beli.


"Mas,, Aku panggil Ayah sama Ibu dulu yah, "


"Iya, "Mira lalu menuju kamar orang tuanya.


"Ayah,, Ibu ayo kita makan, Mira belikan Ayah sayur bening, jadi Ayah bisa makan bareng, "sambil Mira masuk dan mendekati Ayah yang sedang di lap badanya oleh Ibu.


"Iya,,tunggu bentar, ini Ayah sudah selesai tinggal pake baju aja, "Lalu Mira membantu Ibu memakaikan baju pada Ayah.


Setelah selesai Ayah berjalan pelan keluar dari kamar dan dibantu oleh ibu.


Ibu mengambilkan makan buat Ayah, begitu juga Mira mengambilkan makan buat Bara, itu pun tadi Ibu yang menyuruhnya.


"Mir,, kamu itu sudah menikah, yang namanya perempuan sudah menikah itu surganya ya ada di suami, kamu harus mengurus suamimu dari hal sekecil apa pun, agar pintu surgamu di ahirat nanti terbuka lebar, jadi belajarlah mengurus suamimu dengan benar,"kata Ayah.

__ADS_1


"Kamu kan kemarin sudah ibu kasih tau, kalau suami mau makan, harus di layani, di ambilkan dan di siapkan semuanya, kamu kan lihat Ibu kalau kita makan bersama pasti Ibu selalu melayani Ayah, jadi belajarlah jadi istri yang baik,, "


"Iya Bu,, Mira juga suka melayani Mas Bara kok, tanya aja sama Mas Bara,,? "Mira melihat ke Bara dengan tatapan memohon.


"Iya Yah,, Bu,, Mira di rumah selalu melayani saya dengan baik kok, dari menyiapkan baju buat saya kerja pun Mira melakukanya, "


"Sukur lah kalau Mira mengurusmu, kalau sampai Mira tidak melakukan kewajiban seorang istri Ayah dan Ibu yang malu padamu, "Mira menundukan wajahnya karena dia tidak pernah melakukan kewajibanya sebagai istri.


"Ya udah kalau gitu kita lanjut makan lagi, "kata Ayah.


Mira lalu makan dengan pelan karena merasa bersalah pada kedua orang tuanya, kedua orang tuanya menjodohkan dengan pria baik dan dari keluarga baik, tapi Mira justru membuat kesalahan dengan masih tetap berhubungan demgan Farel, dan sekarang Mira sudah mendapat balasan dari Tuhan karena telah mempermainkan pernikahan. Farel telah menghianatinya.


"Sayang,, ini ikanya enak loh, cobain aaa,, "Bara yang melihat Mira jadi murung, merasa tidak enak, lalu Bara sengaja menyuapinya agar Mira sedikit teralihkan fikiranya.Bara sengaja memangilnya sayang biar orang tua Mira berfikir hubungan keduanya memang harmonis.


"Ayo aaa,,, ini ikan bakarnya enak banget, "Bara terus menyodorkan pada mulut Mira, dan Mira pun membuka mulutnya.Mira tadi sedikit kaget dengan panggilan Bara, makanya diam sesaat.


Selesai makan Ayah dan Bara mengobrol di ruang depan, sedang Mira membantu Ibu membereskan meja makan dan mencuci piringnya.


"Mir,, ajak suamimu ke kamar, pasti dia sangat lelah, biar bisa istirahat,, "kata Ibu setelah selesai membereskan dapur.


"I,, iya Bu,, "


Mereka berdua lalu keluar dari dapur ,Ibu langsung mengajak Ayah untuk ke kamar, sekarang tinggal Bara dan Mira, mata Bara dari tadi menatap Mira yang dari tadi berdiri tanpa bicara.


"Eemm,, Ma,, Mas ke kamar yuk, biar Mas bisa istirahat,,"Mira bicara sambil sedikit gagap.


"Ke kamar siapa,,? "


"Ke kamarku,, "

__ADS_1


"Emang boleh,, "Mira mengangguk sebagai jawaban.


"Ya udah yuk,, Aku sudah pengin istirahat,, badanku rasanya pada pegel nih,, pengin rebahan,, "Mira lalu berjalan di depan dan membukakan pintu kamarnya.


"Maaf ya Mas kamarnya kecil dan jelek, dan maaf kalau Mas ngga nyaman istirahatnya, "


"Asalkan tidak kepanasan dan kehujanan, apapun itu tidak masalah,, "Bara lalu duduk di kasur dan matanya melihat ke sekeliling.


"Kamu suka baca,,? "Bara melihat rak yang banyak di isi buku. di kamar Mira hanya ada satu rak buku, satu meja dan satu kursi, juga satu tempat tidur kipas angin pun di atas yang kecil , karena kamar Mira tidk lah lebar.


"Iya,, tapi dulu waktu masih sekolah, sekarang tidak begitu karena sibuk kerja,, "Bara mengangguk.


"Aku tiduran yah di kasurmu,, ngga papa kan,,? "


"Iya ngga papa kok Mas silakan,, "Bara lalu merebahkan badanya di kasur, sedang Mira dari tadi berdiri.


"Kamu ngga pengin tiduran,, apa kamu ngga cape berdiri terus kaya gitu,,? "Mira tetap diam.


"Ya udah kamu tidur di kasur gih,biar Aku yang akan tidur di lantai aja , pasti kamu ngga mau tidur satu ranjang denganku kan, "Bara bangun dari kasur sambil membawa satu bantal.


"Ng,, ngga Mas,, bu, bukan,, Mas Bara tidurlah di kasur,, Aku hanya sedang bingung karena ranjangnya kecil apa muat buat kita berdua tidur,,badan Mas Bara kan be,,besar,, "


"Oh gitu,, ya kan tidurnya bisa miring,, udah ayo kita coba dulu,, "


Lalu Mira dengan pelan naik ke kasur,Tapi Bara berdiri dulu membiarkan Mira untuk naik ke kasur. setelah itu baru Bara naik.


Dan benar ranjangnya sangat kecil, Bara dan Mira sama sama memiringkan badanya dan sama sama membelakangi.


Jangan lupa, like komen dan votenya, trmakasih...

__ADS_1


__ADS_2