
Bara masih melihat Mira dari sepion mobilnya, Bara merasa bingung antara mau meninggalkanya atau menolongnya.
Tidak lama taxsi pun sudah bisa menyala, dan Mira lalu masuk ke dalam taxsi. Taxsi pun berjalan dan melewati mobil Bara.
Setelah itu Bara pun sudah merasa lega, tapi rupanya Bara mengikuti taxsi yang membawa Mira, Bara ingin memastikan kalau Mira pulang ke kos kosanya dengan selamat.
Setelah memastikan Mira sampai di kos kosan dengan selamat dan aman, Bara lalu membawa mobilnya menuju apartemenya, Bara tidak pulang ke rumah karena sudah malam dan Bara juga sangat bau alkohol, jadi takut Mamahnya sampai tau kalau Bara habis minum minuman.
Pagi harinya Mira bangun pukul 9 pagi, karena masih hari libur jadi bangunya dengan seenaknya.
Mira bangun karena ada yang mengetuk pintu kos kosanya, saat pintu di buka, ternyata orang tua Mira yang datang.
"A,, ayah,, I,,, ibu,, kalian,, "dengan wajah terkejut Mira menyambut kedatangan orang tuanya.
"Iya ini Ayah sama Ibu,, kita ngga di ajak masuk nih,, "kata Ibu.
"I,, iiya Bu, ayo masuk, Ayah ayo masuk, "sambil melebarkan pintunya.
"Maaf tempatnya berantakan, soalnya Mira baru bangun,, "
"Nak,, Ayah ambilin minum yah, Ayah haus, "kata Ayah saat sudah duduk.
__ADS_1
"Iya Yah,, "jawab Mira ,lalu Mira mengambilkan minum buat Ayah dan Ibunya.
"Ini Ayah, Ibu minumlah,, "lalu Mira meletakan gelas yang berisi minum di meja.
"Ayah sama Ibu datang kok ngga ngabarin Mira dulu, "setelah ayah dan Ibu selesai minum Mira bertanya.
"Iya kita aja dadakan datang ke sininya, semalam calon mertua kamu telfon dan mereka bilang ingin mempercepat pernikahan kamu dan Bara, karena nenek Bara sakit dan akan berobat keluar negri jadi nenek Bara ingin melihat pernikahan cucu laki laki satu satunya dulu menikah baru berangkat keluar negri untuk berobat, "Mira yang mendengarnya langsung kaget.
"Apa,, di percepat,, "kata Mira.Dan Ibu langsung menjawab Iya.
Sedang di rumah Bara, Mamahnya dari tadi menelfon dan menyuruhnya cepat pulang ke rumah.
"Ada apa sih Mah,, kaya ada yang gawat aja sampai nyuruh Bara pulang secepatnya,, "saat Bara sudah sampai rumah. dan langsung duduk dekat mamahnya.
"Apa,,, Mahh,, jangan becanda deh,, menikah itu bukan hal gampang, "
"Mana ada Mamah becanda, kamu ngga kasian apa sama oma dan Mamah,kita ingin melihat kamu menikah dulu baru Mamah dan oma pergi keluar negri agar kita bisa tenang di sana,, "
"Tapi Mah,,,, "
"Udah Bar kamu tuh tinggal duduk manis doang kok, karena Mamah sama Papah udah urus semuanya,, "kata Papah.
__ADS_1
"Tapi Pah,, apa Mira mau,, ?"Bara bertanya seperti itu karena teringat perkataan Mira kemarin,karena Bara tidak mau pernikahan untuk di mainkan.
"Mira udah setuju, orang tuanya juga sudah datang, dan sekarang ada di kos kosan Mira, dan sebentar lagi mereka akan datang kesini,, "Bara hanya bisa membuang nafasnya dengan kasar.
"Sudah sanah kamu mandi, kamu bau asem pasti belum mandi,, dandan yang ganteng karena calon mertuamu dan calon istrimu akan datang,, "Mamah berbicara sambil menarik Bara agar bangun dari duduknya.
Ahirnya Bara menurut dan langsung berjalan ke arah kamarnya untuk mandi.
Di dalam kamar mandi Bara langsung mengguyur kepalanya dengan air dingin agar otaknya merasa lebih baik.
Selesai mandi Bara memakai baju,tidak lama pintu di ketuk oleh Mba dan menyuruh Bara turun.Bara merapikan rambutnya, setelah itu keluar dari kamar.
Di ruang keluarga semuanya sudah berkumpul dan sedang mengobrol dengan serius. Mata Mira menatap tajam ke arah Bara, sebenarnya Bara tau tapi Bara berusaha bodo amat.
Karena Bara sangat yakin, Mira sebenarnya tidak setuju dengan pernikahan ini, apa lagi sekarang acara pernikahanya di percepat.
"Sekarang semuanya sudah berkumpul, jadi saya langsung saja memberi taukan pada kalian tentang keputusan pernikahan anak anak kita, "Papah berkata pada semuanya.
"Jadi kedua keluarga sudah sepakat ,kalau pernikahan kalian di adakan besok sore,, "kata Papah pada Mira dan Bara.
"Apa,,besok,, "Mira dan Bara .
__ADS_1
Jangan lupa like komen dan votenya, trimakasih...