
Mamah benar benar jadi ibu mertua yang sangat baik dan perhatiyan,makanan Mira selalu di.perhatikan,dan juga yang bergizi.Mira kadang sampai merasa ngga enak karena selalu merepotkan.
Kehamilan Mira sekarang sudah memasuki umur 4 bulan,dan sudah terlihat besar karena anaknya kembar.
Mamah dan Bara pagi ini sudah bersiap mau ke rumah sakit mengantar Mira untuk memeriksakan kandunganya,dan juga untuk USG ingin melihat anaknya cewe cowo apa cowo cowo,apa cewe cewe.
"Kalian sudah siap,,?"tanya Mamah saat Mira dan Bara keluar dari kamarnya,sekarang kamar mira dan Bara di bawah karena kalau di atas Mamah yang takut kalau Mira naik turun.
"Sudah,,Papah udah berangkat,,?"
"SUdah baru saja,,,ya udah ayo kita langsung berangkat,,"
"Iya Mah,,"ketiganya lalu masuk ke dalam mobil,pak supir yang menyetir.
Sampai di rumah sakit ,mereka masuk dan langsung menuju ruangan Dokter,karena Mamah sudah menelfon dan buat janji dengan Dokternya.
"Pagi Dok,,"Kata Mamah yang bagian depan buka pintu,karena Mamah yang sangat berantusias dan penasaran dengan cucu cucunya.
"Pagi Ibu,,silakan masuk,,"Dokter mempersilakan untuk duduk juga,ketiganya pun duduk.
"Ibu Mira kelihatan segeran nih,,"
__ADS_1
"Iya Dok,dan berat badanya juga naik drastis,"
"Itu bagus,,biar ibu dan bayinya sehat,Ibu harus bersukur ,Anak anak Ibu tidak rewel karena ngga buat si Ibu mual dan muntah muntah,,"
Kehamilan Mira bisa di bilang hamil kebo,karena Mira selalu sehat tanpa merasakan mual dan muntah.makan pun sangat doyan dan tidak pilih pilih,apa aja yang di masak Mamah dan yang di belikan Bara selaku di makan oleh Mira.
"Iya Dok sehat,tapi kenapa kalau di dekati saya selalu menolaknya,katanya Saya bau Dok,,"Dokter pun tertawa saat Bara berkata.
Jadi Mira setiap Bara minta berci*nta selalu beralasan kalau Bara itu bau,dan tidak mau berci*nta. Bara kadang kesal tapi untungnya Bara bisa mengontrolnya karena melihat perut Mira yang sudah besar dan melihat anak anaknya,membuat Bara lebih mengerti, Mamah juga sebenarnya sudah tau tentang Mira yang selalu bilang Bara itu bau,Mamah tau dari Mira,Mira juga ngga tau kenapa bisa begitu,dan Mamah menasehati Bara untuk sabar karena Ibu hamil itu kadang aneh,akibat hor*mon.
"Pak Bara yang sabar yah,memang kadang kelakuan Ibu hamil itu beda beda,"Bara mengangguk karena Memang sudah tau tentang itu.
Dokter pun sudah melihat jenis kelaminya,lalu Dokter memberi tau pada semuanya.
"Selamat yah Bapa Ibu,,anak yang Ibu Mira kanding satu pasang,Satu laki laki satu perempuan,"Mamah langsung memeluk Bara dan memberi selamat.
"Wah sayang selamat yah,Anak kalian sepasang,,"
"Iya Mah,,makasih,"Sambil melepaskan pelukanya.
Mira terlihat bahagia melihat Mamah dan Suaminya sangat bahagia.
__ADS_1
"Mereka sangat sehat ,dan air ketubanya juga banyak,,"Semua mendengarkan yang dokter katakan.Mira sangat sehat dari semua hasil pemeriksaan.
Setelah selesai di periksa Semuanya pamit untuk pulang,Bara tidak lupa untuk menebus Vitamin untuk Mira.
Di jalan Mira minta di belikan pizza pada Bara,Bara pun membelikanya,Mira langsung memakan di mobil,Mamah hanya mengambil satu potong dan juga Bara,sedang yang lainya di makan Mira.
Sampai Rumah Mira langsung masuk kamar untuk istirahat karena merasa kenyang.
"Sayang,,Mas mau ke kantor dulu yah,"Bara berpamitan pada Mira saat Mira sudah tiduran.
"Tapi Aku pengin kamu di rumah aja Mas,temani Aku tidur,,"
"Tumben kok jadi manja gini,,"
"Aku aja ngga tau Mas,,mungkin anak anakmu yang menginginkan papahnya untuk di rumah saja,,"
"Baiklah Mas ngga pergi ke kantor,tapi ada saratnya,,"sambil menaik turunkan kedua alisnya.
"Apa,,,"Bara lalu membisikan permintaanya pada Mira,saat Mira mengangguk,Bara langsung tersenyum senang.
Jangan lupa like,komen dan votenya,trimakasih...
__ADS_1