
Mira mendengar cerita Bara bulu kuduknya langaung berdiri karena merasa takut dan ngeri.
"Apa kamu takut dengan cerita Mas,,?"Mira mengangguk.
"Kenapa sampai pingsan gitu sih Mas,apa Mas mainya sangat kasar apa adek Mas itu sangat besar,,"Bara tersenyum.
"Mereka pingsan bukan karena milik Mas gede,tapi karena fisik mereka tidak kuat dengan siksaan yang Mas lakukan,,kadang kalau Mas ada masalah kantor apa pikiran sedang kacau ,Mas mainya sangat kasar,tapi kalau Mas sedang biasa aja ngga sampai sekasar itu,jadi fikiran Mas itu berpengaruh,"
"Ya Tuhan,,Mas Aku takut serius,,"
"Jangan takut,karena selama Mas bersama Mu,Mas lebih bisa mengontrol diri,dan Mas lebih bisa menikmati hidup,,tapi kamu juga jangan suka pancing pancing Mas yah,takut Mas ngga bisa kontrol ,,"
"Iya,,mendingan kita tidurnya pisah aja ya Mas,Aku takut,,"
"Ngga,ngga mau kalau kita tidurnya misah,bisa setres nanti Mas,justru bisa bahaya nanti,"Bara langsung memotong pembicaraan Mira.
"Tapi Aku takut Mas,,"
"Ngga usah takut,asal hati dan pikiran Mas merasa tenang dan bahagia,Mas bisa mengontrolnya,,"Mira mengangguk.
Mereka lalu berangkat kerumah Mamah menggunakan taxsi karena tangan Bara masih sakit.
"Loh kalian datang kok naik taxsi,mobil kamu mana sayang,?"tanya Mamah yang melihat Bara dan Mira turun dari taxsi.
"Ada kok Mah di rumah,tangan Bara lagi sakit,jadi naik taxsi,,"sambil Bara dan Mira cium tangan Mamah.
"Tangan kamu kenapa,kok terluka,,?"
"Ngga sengaja pegang kaca pecah Mah,tapi sudah kering kok,,"Mereka sambil masuk ke dalam.dan lalu duduk di sofa.
"Sukur deh,kalian berdua ngga kerja,,?"
"Ngga Mah,,Bara sama Mira mau pamitan,kita mau bulan maudu ke Amerika,"
"Ke Amerika,,?"Bara mengangguk.
"Kalau kalian ke sana,kalian bisa tengokin Oma nanti,dan main ke rumah Adik kamu sayang,,"
"Iya Mah,,"
Bara lalu masuk ke kamarnya untuk mengambil koper,karena Mira ngga punya koper besar.
__ADS_1
"Mir,,gimana apa sudah ada tanda tanda kamu hamil,,?"tanya Mamah pada Mira.
"BelumMah,Mira minta doanya ya Mah,biar cepet isi Bara junior,"sambil mengusap perutnya.
"Iya Mamah selalu doakan ,biar nanti Mamah ada teman bermain,,"Mira tersenyum.
"Kalian mau berapa hari di Amerika,,?"
"Mira ngga tau Mah,Mira ngikut Mas Bara aja,"
"Trus kerjaan kamu gimana,,?"
"Mira juga ngga tau nih Mah,kita soalnya ngga ada rencana tadinya Mah,semalam baru ngomong Mas Bara langsung bilang besok berangkat,jadi Mira aja ngga ada persiapan apa apa,,"
"Kalian lagi ngga masalah kan,,?"
"Ngga kok Mah,kita baik baik aja,,"
"Sukurlah,Mamah hanya takut kalian sedang ada masalah,,"Mira tersenyum sambil menggeleng.
Bara datang dengan menarik koper besar,dan satu koper kecil.
"Bar,,kamu mau di amerika berapa hari,kamu juga harus bilang papah loh,,"
"Dua bulan,lama banget,kalian mau bulan madu apa mau ngapain,,?"
"Kita mau jalan jalan juga Mah,ngapain jauh jauh ke Amerika cuman bentar,lagian nanti Bara mau tinggal di rumah adek ,nanti kalau kita jalan jalan baru kita tidur di Hotel,tapi ya kita tetap kembalinya ke rumah Adek nantinya,,"
Setelah dua jam lamanya di rumah mengobrol dengan Mamah,Akbar dan Mira pamit,karena Akbar mau ke tempat usahanya dulu.
"Kita ke restoran Mas dulu yah,Mas mau bertemu Eko,"
"Iya Mas,,"
Lalu Bara di antar supir mamahnya untuk pergi ke Restoranya.
"Pak nanti setelah antar saya,bapa tolong antarkan koper saya ke apartemen yah,bapa titipin ke penjaga keamanan aja yang ada di loby"
"Baik mas,,"kata pak supir.
Sampai di retoran Bara,keduanya turun dari mobil, tangan Bara menggandeng Mira dengan posesifnya.
__ADS_1
Mereka langsung masuk keruangan kerja Bara.
"Sayang kamu duduk dulu yah,Mas mau menelfon Eko dulu,"
"Iya Mas,,"Bara sibuk dengan telfonya dan laptopnya.
Mira juga sibuk dengan telfonya,rupanya Mira menelfon orang tuanya dan Mira bilang akan pergi ke Amerika untuk Bulan madu.
"Sayang,,kesini bentar,,"panggil Bara.Mira bangun dari duduknya lalu mendekati Bara.
"Ada apa Mas,,"Bara sambil menarik Mira agar duduk di pangkuanya.
"Kamu sudah ada paspor kan,,"
"Sudah,,kenapa emangnya Mas,,?"
"Ngga ,Mas cuman tanya,Mas akan pesan tiket soalnya ini,,"
"Oh,,kita beneran mau berangkat besok,?"
"Iya,,kenapa memangnya ,apa ada masalah,?"
"Ngga sih Mas,cuman Aku bingung sama kerjaanku,Kita juga benar mau dua bulan di sana,,?"
"Iya,,karena pengobatan Mas tidak lah bentar,"
"Mas tau dari mana kalau pengobatan Mas ngga bentar,,"
"Mas udah tanya Dokter,"
"Apa sebelumnya Mas sudah pernah ke Dokter,,?"
"Sudah,Mas sudah pengin sembuh,Mas ingin memiliki kamu seutuhnya sayang,dan Mas ngga mau menyakitimu,makanyaMas sudah kosultasi pada dokter,,"Mira mengangguk.
"Apa aku mengundurkan diri aja ya Mas dari kerjaan,?"
"Itu Mas sangat setuju,karena Mas ingin kamu nantinya mengurus Mas dan rumah,kalau kita sudah punyaa anak juga kamu bisa mengurusnya,,"
"Ya udah Aku mau bikin surat pengunduran diri kalau gitu,,"
"Ini gunakan laptop Mas,bentar lagi Eko datang ,mas akan mengobrol denganya,,"Mira mengangguk ,lalu Mira menulis di laptop Bara.
__ADS_1
Jangan lupa like,komen dan votenya,trimakasih,,,