Suamiku Punya Kelainan Dalam Bercinta

Suamiku Punya Kelainan Dalam Bercinta
Bara Merasa Bingung


__ADS_3

Pagi harinya Mira masih terlihat kesal pada Bara karena semalam membentaknya,Mira bangun langsung membuat sarapan dan menyiapkan semua,tapi wajah Mira terlihat di tekuk.


Setelah selesai membuat sarapan Mira langsung mandi,dan saat Mira mandi Bara bangun dan duduk sambil bersender pada sandaran kasur.


Mira keluar dari kamar mandi tidak melihat ke Bara sama sekali,Mira terlihat cuek,Mira sibuk dengan menyisir rambut juga yang lainya.


Bara yang faham kalau Mira masih marah,lalu mendekatinta,dan pura pura tidak tau Mira masih Marah,Bara memperlakukan Mira seperti biasanya.


"Pagi sayang,,"kata Bara sambil memeluk Mira dari belakang,Bara sampai memanggilnya sayang,tapi Mir Tetap diam.


"Wangi banget sih,,"sambil mencium pipi dan leher Mira.


"Ini udah siang Mas,Mas mau antar Aku ke tempat kerjaku ngga,kalau ngga bisa Aku mau mau naik taxsi aja,,"


"Iya,,Mas akan antar,Mas mandi dulu yah,tungguin Mas,,"


Kata kata Bara sampai banyak berubah,dari memanggil sayang,dan menyebut dirinya Mas yang biasanya Aku.agar Mira tidak marah lagi.


"Kamu itu laki laki seperti apa sih Mas,sungguh Aku belum bisa memahamimu sampai saat ini,sifatmu berubah ubah,membuatku bingung dan takut,,"kata Mira dalam hatinya saat melihat Bara berjalan keluar dari kamarnya.


Bara menuju keatas ,kekamarnya sendiri untuk mandi.Bara takut Mira tambah kesal.Hanya sepuluh menit Bara sudah selesai mandi dan Bara memakai bajunya langsung,Bara turun dengan masih rambut berantakan dan dasi belum terpasang.

__ADS_1


Mira sudah duduk di bangku meja makan,melihat Bara yang berantakan Mira hanya melihatnya saja.


"Yang,,bantu Mas pasangin ini dong,,"


"Bukanya Mas bisa sendiri,,?"


"Iya biasanya Mas bisa,tapi sekarang lagi lupa cara pasangnya,,tolong dong Yang,,"


Mira ahirnya mau memasangkanya karena ini sudah siang biar cepat berangkat.


Saat Bara sedang di pasangin dasi,tangan Bara lalu memeluk pinggang Mira,alhasil mereka pun berdempetan.


"Sayang,,Mas kan udah minta maaf masalah semalam,Mas janji ngga akan mengulanginya lagi,udah jangan marah yah,Mas lihat kamu diem dan cuekin rasanya sakit banget hati Mas,sayang,,"Bara memeluk Mira,tidak terasa air mata Bara sampai menetes di pipinya.


Sebelum melepas pelukanya,Bara mengusap air matanya dulu,setelah itu baru melepaskan pelukanya dari Mira.


Bara tersenyum tipis saat melihat Mira tersenyum,Bara lalu mencium kedua tangan Mira.


"Ayo Mas kita sarapan,ini sudah siang loh,,"


"Iya,,"Lalu Mira mengambilkan nasi goreng kepiring ,dan setelah itu memberikanya pada Bara.

__ADS_1


Keduanya lalu sarapan,setelah sarapan habis,Mira dan Bara langsung berangkat ke kantor.


"Aku turun dulu ya Mas,makasih udah nganterin,,"saat sudah ada di depan tempat kerja Mira.


"Iya sayang,,tentar jam 10han Mas akan darang kesini,,siangnya kita makan bareng yah,"


"Kita lihat nanti saja yah Mas,,"Bara mengangguk.


Lalu Mira mencium tangan Bara dan Bara mencium kening Mira.


"Mas hati hati yah di jalan,,"Bara menjawab Iya dan Mira pun keluar dari mobil,Bara lalu menjalankan mobilnya menuju kantornya setelah Mira masuk.


Bara dalam hatinya sebenarnya merasa takut ,takut Mira akan tau tentang kelainanya,tapi kalau mau bilang ke Mira tentang kelainanya itu Bara lebih takut lagi,takut saat itu juga Mira pergi untuk meninggalkanya.


"Tuhan,,,Aku mohon padamu ,beri Aku petunjuk agar semuanya baik baik saja,"Kata Bara lirih.


"Apa Aku harus ke Dokter untuk mencari solusi agar Aku bisa cepat sembuh dari penyakit ini,,"


"Apa Aku Bisa,,?"


***Maaf dikit....

__ADS_1


Jangan lupa like,komen dan votenya trimakasih***...


__ADS_2