Suamiku Tuan Muda Tampan

Suamiku Tuan Muda Tampan
dokter jery


__ADS_3

Ricky merasa aneh dengan jantungnya. akhir-akhir ini berdetak tidak karuan.


Mereka kembali ke rumah, dalam perjalanan adelia melirik ke arah ricky. Wajah tampan nya yang begitu mempesona, tetap tidak bergeming meski dia tahu kalau adelia melirik nya.


"Berhenti menatapku" Ucap ricky santai


Kau terlalu percaya diri tuan.! Gumam adelia


Mobil melaju dengan kecepatan penuh. Tidak terasa mobil sudah memasuki gerbang rumah utama. Adelia turun dari mobil mengikuti langkah kaki ricky, mereka sudah di sambut oleh para pembantu rumah tangga.


SELAMAT DATANG TUAN MUDA! Ucap bibi mey dan pembantu yang berjejeran.


Rumah sebesar ini hanya ada kita berdua, asisten Juan setiap hari pulang ke rumah nya, lebih banyak pembantu dari pada penghuni utama. Adelia sedang sibuk dengan fikiran nya terpotong karna teriakan ricky..


ricky kembali ke ruang kerjanya.


ADELIA! Ricky berteriak


"Ada apa tuan? Tanya adelia yang tergesa-gesa berlarian mendengar suara ricky


Tidak!


Kenapa aku bisa memikirkan nya seperti itu.

__ADS_1


Epilog


Pada saat masuk ke ruang kerja nya. Ricky duduk di kursi kerajaannya, yang terbayang dalam fikiran nya adelia pergi meninggalkan nya karna tidak mencintai nya dan tidak Terima dengan perlakuan nya. Sampai pada lamunan Ricky dia melihat adelia pergi meninggalkan nya sendirian, Ricky meneriaki dengan keras nama ADELIA.!


" Juan suru Jery datang kesini" Ricky Memerintah Juan


Selang beberapa waktu kemudian Jery sudah berada di depan rumah utama.


"Ayo ke dalam Ricky sudah menunggu mu" Juan menjemput Jery, tidak sembarang orang bisa masuk keluar rumah bak istana ini.


"Selamat siang tuan muda" Sapa Jery


"Cepat masuk!"


Jery melanjutkan pekerjaan nya memeriksa Ricky, tidak ada yang salah dengan nya semua baik-baik saja.


"Heei coba periksa lagi," Bentak ricky


"Aku dokternya, coba katakan dalam hal apa jantung mu berdetak dengan cepat?" Tanya Jery


"Setiap kali dekat dengan wanita itu selalu jantung ku seperti mau copot" jawab Ricky cepat


senyum di bibir Jery mengembang mendengar jawaban dari sahabat sekaligus pasien nya itu.

__ADS_1


"Hei kau sudah jatuh hati padanya." ucap Jery


"Jangan sembarangan bicara! aku menikah dengan nya bukan karna cinta" Ricky membela diri


Juan dan Jery saling menatap. merasa lucu dengan tingkah Ricky,


"Terserah padamu tapi kau memang sudah jatuh hati padanya, hanya kau belum menyadari nya" Jery yang berusaha meyakinkan sahabat nya.


"Sudahla jangan terlalu banyak berfikir. aku kembali duluh banyak hal yang harus ku lakukan di rumah sakit" Jery pamit di antar oleh Juan sampai ke depan.


"Hei asisten Juan! siapa yang sakit? kenapa ada dokter" Adelia yang menghampiri Juan dan Jery


"Hai nona! sapa Jery pada Adelia


" Hai juga dokter saya Adelia" sambil menjulurkan tangan nya untuk bersalaman dengan dokter Jery, Ricky yang melihat adelia mengulurkan tangan membuat Ricky gusar dengan itu.


"Hei untuk apa tangan mu itu" menarik tangan adelia. "Pergilah urusan mu disini sudah selesai" Ricky memberi kode dengan tangannya untuk Juan, agar segera mengusir Jery pergi.


"Maaf tuan lepaskan tangan saya" ucap adelia merasa kesakitan tangan nya di remas oleh ricky,


"Maaf!" sambil memijat dahi nya "kamu tidak boleh sembarangan mengulurkan tangan mu untuk pria lain" ricky memperingatkan adelia.


*Ada apa dengan kau tuan, tangan ini milikku jadi itu sesukaku apa yang akan ku lakukan dengan tangan ini..!!!

__ADS_1


Bersambung*!!!


__ADS_2