
Adelia sudah berada di dalam mobil, mobil melaju dengan kecepatan maksimum begitu juga dengan ricky.
"Juan! bisa cepat sedikit ngak? sepertinya kamu harus cari supir yang bawa mobil nya 5 menit sudah sampai di rumah" Ujar ricky jengkel dengan Juan dia sudah begitu merindukan adelia tapi belum sampai-sampai.
Ada apa dengan kau tuan? bukan kah kau sendiri yang bilang bawa mobil jangan ngebut-ngebut. cinta memang sudah membutakan kau tuan! Juan membatin
"Tapi Juan! jangan carikan. nanti dia bisa tertarik melihat istriku" Ucap ricky Juan hanya menggeleng-geleng kepala nya.
Mobil sudah memasuki rumah utama ricky sudah tidak sabar ingin melihat adelia.
Selamat datang tuan muda! sapa bibi mey kepala pengurus rumah tangga.
"Dimana istriku?"
"Nona muda belum ada tuan"
"Juan kenapa dia belum pulang?" suara ricky sudah sedikit meninggi "Sudah jam berapa sekarang? kenapa masih belum ada di rumah?" ricky sudah terlihat frustasi adelia belum ada di rumah.
Adelia sudah memasuki pintu rumah utama, disana sudah ada ricky yang menunggu nya.
"Kenapa kau baru pulang?"
"Tadi di jalanan macet" Adelia menjawab dengan sedikit gugup tapi tetap berusaha menguasai dirinya. dia sudah merasakan aura jahat dalam ruangan itu.
__ADS_1
"Cepat naik" Ricky sudah berjalan menaiki anak tangga yang di ikuti adelia dari belakang.
Juan hanya bisa melihat ricky dan adelia yang berjalan menyusuri tangga, dia tidak tahu apa yang akan di lakukan oleh tuannya dan adelia.
-
-
-
"Saya emmm... mau mandi duluh" ujar adelia berusaha memecah keheningan yang membuat adelia merasa sesak nafas.
"Kemana saja kau? Apa kau lupa untuk pulang ke rumah haaa?"
"Saya minta maaf" ucapan adelia lagsung di sela oleh ricky.
"Kenapa kau tidak menjawab? kesalahan apa yang kau buat? aku bertanya jawab? cepat"
"Saya tidak berbuat kesalahan! saya minta maaf jika saya sudah mempermalukan charina dengan tidak baik" adelia berbicara dengan jelas setelah mengumpulkan seluruh keberanian nya.
Ricky membulatkan matanya menatap adelia "Hei berani sekali kau menyebut namanya di depanku! perlu ku ingatkan kau harus berada di rumah sebelum aku" tegas ricky
"Baiklah! Maaf jika saya" ucapan adelia langsung di sela oleh ricky dengan ciuman yang tiba-tiba. adelia hanya terdiam,
__ADS_1
Adelia dan ricky melakukan aktivitas dengan durasi yang cukup lama. Ricky melampiaskan segala uneg-uneg nya. akhirnya mereka melakukan sesuatu permainan yang cukup melelahkan.
Adelia sudah selesai mandi begitu juga dengan ricky yang keluar dari dalam kamar mandi, masih di lilitkan handuk di pinggang nya.
"Keringkan rambut ku" melempar handuk tepat di wajah adelia "Itu untuk menebus kesalahan mu terlambat pulang"
-
-
MAAF! Ucap Ricky
"Untuk apa?"
"Adelia.! Aku hanya ingin kau tetap berada di dekat ku"
"Hump.... tak apalah. makasih yah"
"Untuk apa?"
"Untuk kebebasan di hari ini'' Ucap adelia
" Oke.. untuk kebebasan hari ini kau harus membayar dengan tubuhmu" Ujar Ricky membalikan badan nya, memandang wajah adelia sambil tersenyum menggoda.
__ADS_1
Adelia tidak menjawab, dia segera melompat ke atas ranjang dan menutupi tubuhnya dengan selimut.
Dengan tubuhku tenaga ku belum pulih seutuhnya akibat ulah mu tadi, sekarang harus melakukan lagi, bisa tidak bangun aku besok. batin adelia