Suamiku Tuan Muda Tampan

Suamiku Tuan Muda Tampan
Merajut


__ADS_3

Adelia dan ricky sudah kembali ke rumah. terlihat raut wajah adelia seperti sedang gelisah,


"Ada apa dengan mu sayang?" ricky bertanya pada adelia dengan telapak tangan yang mendarat di kening adelia. "Apa kau sakit?" tanya kembali ricky pada adelia


"Aku tidak apa-apa. tidak perluh di khawatirkan," Adelia berkata sambil memandang keluar jendela menatap pohon-pohon yang berjejeran di luar


"Jika sedang bicara tatap aku" Ricky berkata dengan nada suara sedikit ketus Adelia segera memalingkan wajah nya menatap ricky dia tahu berada dalam situasi seperti apa saat ini hanya dengan mendengar suara ricky.


"Adelia" kata ricky pelan


"Hmmm"


"Siapa yang mengijinkan kau seperti itu" ricky mengerutkan alis nya menatap adelia


"Kau sering seperti itu sayang" kata adelia tersenyum lebar pada ricky

__ADS_1


Kau bisa seperti itu kenapa aku tidak bisa haaa. dasar pria aneh. ingin aku segera mengumpati mu dengan sumpah serapah ricky mo.


"Hmmp" ricky berdehem


"Kau sering seperti itu sayang. juan juga" kata adelia menyandarkan kepala nya di pundak ricky,


"Juan" Panggil ricky pada juan yang berada di belakang setir mobil "Mulai sekarang jangan pernah seperti itu lagi aku tidak suka jika istriku mengikuti mu" kata ricky dengan sinis pada juan


"Baik tuan" jawab juan dia tahu kalau dia hanya bisa mengatakan itu saja jika itu menyangkut nona muda nya, karna suasana hati ricky bergantung pada sikap adelia.


Ricky dan adelia kembali ke kamar membersihkan diri masing-masing, merebahkan tubuh di atas ranjang. Adelia berbaring dengan memangkukan kepala pada kedua paha ricky, dimana ricky yang duduk bersandar pada sandaran ranjang. sambil memainkan ponsel di tangan nya.


"Apa yang kau mainkan sayang?" tanya adelia pada suaminya namun pertanyaan adelia tidak di jawab oleh ricky membuat adelia sedikit kesal dengan itu.


"Tuan muda Ricky yang terhormat apa yang kau lihat pada gudget mu itu" kata adelia agar ricky menjawab nya.

__ADS_1


ternyata memang sangat mujarab, ricky langsung membulatkan kedua bola mata nya menjatuhkan handphone di samping nya, menatap adelia dengan bibir dan alis sebelah terangkat.


"Apa kata mu?" kata ricky dengan nada yang di ketahui adelia sudah ada pada tingkat ingin meledak. adelia segera duduk menatap wajah ricky dengan tangan yang sudah mulai berkeringat, dan sedikit rasa takut.


"Nona Adelia Putri bukankah aku sudah memperingati mu!" kata ricky mendekatkan wajah nya pada adelia "Lain kali jaga bicara mu" Bisik ricky di telinga adelia, membuat adelia merinding mendengar bisikan ricky.


"Maaf" kata adelia dengan nyali sudah menciut untuk merajut pada ricky


"Untuk apa meminta maaf?" tanya ricky pada adelia dengan alis yang berkerut


"Ya pokoknya maaf" kata adelia mencoba mencairkan suasana dengan senyum cengengiran di hadapan ricky. ya memang bagi adelia dia terlihat bodoh seperti itu tapi dia tidak memperdulikan nya. dari pada masalah menjadi semakin rumit dan nanti tidak dapat dia kendalikan.


"Nona adelia. Jika kau bersikeras ingin minta maaf jangan hanya dengan kata-kata mu saja" kata ricky. adelia sudah mengerti maksud dari kata-kata ricky tapi dia bisa berbuat apa.


Huuuuf dasar niat ku ingin merajut padamu kenapa jadi aku yang balik membujuk mu.

__ADS_1


Pada akhirnya ricky dan adelia kembali begulat dalam ikatan cinta mereka, sampai ricky dan adelia kelelahan tertidur di atas ranjang yang tertutupi selimut karna tubuh mereka tidak lagi menggunakan sehelai benang.


__ADS_2