
*Dari rumah utama tuan!. nona adelia belum turun makan dan kamar pun di kunci tuan! ucap Juan setenang mungkin.
Kembali ke rumah*!
Dalam perjalanan pulang Juan melihat wajah Ricky begitu khawatir, dia ingin segera sampai untuk melihat kekasih hati nya.
Apa aku telah berbuat kesalahan. Aku hanya tidak ingin kau dekat dengan pria lain, maafkan aku jika telah menyakiti mu.! gumam Ricky dalam hatinya dia begitu khawatir dengan keadaan adelia walaupun saat ini dia belum tahu apa yang di lakukan adelia..
Juan! apa kau tak bisa cepat sedikit!" ujar Ricky dengan nada setengah berteriak.
Mobil melaju dengan kecepatan penuh, Juan menginjak pedal gas tidak lagi memperdulikan keselamatan mereka berdua. Juan bagaikan pembalap motogp
braaaaakkk.....
suara pintu yang di dobrak Juan karna terlihat wajah panik tuan nya.
Ricky menyusuri seluruh isi kamar dia tidak menemukan adelia. Juan melirik keluar dia terheran-heran melihat Adelia yang tertidur di sofa balkon.
"Tuan nona adelia ada di balkon" ucap Juan menyampaikan dia tidak ingin mengambil resiko mendekati adelia apa terlebih saat ini Adelia hanya menggunakan stelan pendek nya.,
"ADELIA" teriak Ricky adelia mendengar suara Ricky sontak kaget ia membuka mata nya perlahan, dan terus menguap menutupi mulut dengan jemari lentik nya.
__ADS_1
"Apa yang kau lakukan!" nada suara Ricky meninggi. "Apa kau tidak mendengar suara ketukan pintu?"
"Hooaaaem" Adelia menguap tak lupa menutup mulut nya dengan jemari nya. "Kau sudah pulang?" ucap adelia yang sudah mendapat setengah kesadaran nya.
Ciiiih kenapa aku bisa menikahi gadis yang tidur saja seperti **** ini..! dalam hati Ricky
"Aku pulang karna mendapat kabar kau mengurung dirimu, dan tidak keluar untuk makan"
"Maaf saya tadi ketiduran disini. aku hanya ingin melihat cahaya matahari" ujar adelia
"Kau membuat semua orang menghawatirkan mu saja" ucap Ricky sambil menatap datar pada adelia.
"Apa kau menghawatirkan ku?" Adelia bertanya dengan menebarkan senyum manis nya.
"Apa kau tidak bisa menjawab pertanyaan ku dengan kata-kata?"
"Sudahlah makan siang sudah siap aku akan menemani mu" ucap Ricky berjalan tanpa melirik adelia.
Kenapa jantung ku berdebar dengan cepat, hanya melihat senyum manis di wajah nya begitu membuat ku terpesona.
Juan melihat tuan nya menuruni tangga dia tersenyum kecil.
__ADS_1
tuan kau memang sudah menjadi bucin nya nona, kau bisa membohongi orang lain tapi tidak dengan ku. senyum mu itu tidak pernah ku lihat dari wajah mu. gumam Juan
"Juan! kau bisa kembali ke kantor, selesaikan pekerjaan yang belum terselesaikan. karna gadis itu" ucap Ricky dengan wajah yang sudah kembali seperti semula datar tidak ada senyuman.
baik tuan! ucap Juan berlalu meninggalkan rumah utama.
"Besok kau mau kemana?" tanya Ricky yang sedang menikmati makanan nya.
"aku tidak tahu" ujar adelia karna dia sudah tidak berharap Ricky akan mengijinkan nya kembali ke kampus.
"Apa kau ingin kembali kuliah"?
"aku tidak ingin lagi" ucap adelia kembali meneguk air putih di gelas nya.
"Lalu apa yang ingin kau lakukan?"
"Aku ingin bekerja" ucap adelia asal-asalan
"kau ingin bekerja dimana? tanya Ricky yang sudah selesai dengan makanan nya.
" di kantor ibu. menjadi desainer sesuai dengan jurusan ku" ucap adelia sembarangan karna dia tau tidak akan pernah di ijinkan.
__ADS_1
kau mau memberi harapan palsu lagi padaku tuan. di kampus saja aku tidak tahu apa salah ku kau dengan seenak mu saja berkata aku tidak boleh kembali kuliah..