Suamiku Tuan Muda Tampan

Suamiku Tuan Muda Tampan
Terbakar Api Cemburu


__ADS_3

Adelia dapat melihat Ricky tidak senang sejak mereka bertemu tadi di kampus, tidak ada yang bicara sepanjang perjalanan pulang.


"Sayang tadi itu" ucap adelia belum sempat menjelaskan sudah mendapat tatapan mengerikan dari Ricky.


Ricky mencoba mengatur nafasnya,


Agar nada suara nya tidak menakuti


adelia, Ricky berusaha tetap tenang agar adelia tidak mengetahui kalau saat ini dia sedang marah dan cemburu.


"dia hanya menyapa ku tadi di tempat makan. karna aku belum memiliki teman jadi aku setuju dia menemani ku" ucap adelia dengan mengumpulkan tenaga dalam akhirnya dia bisa menjelaskan.


"Hmmmm" Ricky hanya berdehem seperti tidak ingin membicarakan hal itu lagi, tapi adelia membangkitkan kembali kejolak amarah yang di pendam Ricky sejak tadi.


"Aku tidak perduli dia siapa! besok kau tidak usah ke kampus" ucap Ricky dengan nada meninggi.


"Tapi aku ingin kuliah. aku ingin mencapai cita-cita ku" ucap adelia dengan mata yang sudah mulai berkaca-kaca sperti akan mengeluarkan tetesan air mata.

__ADS_1


"jika kau bersih keras ingin kuliah." Ricky menarik nafas dalam dan membuang secara kasar "Juan! hancurkan perusahan ibunya." ucap Ricky tidak melihat adelia pandangan nya sudah beralih di balik kaca.


"Ku mohon jangan lampiaskan itu pada keluarga ku. aku tidak akan kembali kuliah" ucap adelia dengan bibi yang bergetar menahan tangisan nya.


*J**angan menangis!


hiks hiks hiks... baik saya tidak akan menangis lagi*...


Maaf nona adelia! ini salah mu sendiri, membiarkan orang asing berani mendekati mu. kau membuat gunung es yang sudah mulai mencair kembali seperti semula. gumam Juan yang mendengar semua pertengkaran kedua insan di belakang jok kemudi nya.


" Ada apa dengan mu?" tanya adelia tapi tidak mendapat jawaban dari orang yang di tanyai itu.


"kau pasti bermimpi buruk.! Ada aku disini" tutur adelia sambil menepuk-nepuk pelan bahu Ricky.


Mereka tidur dalam keadaan tenang. sampai sinar cahaya matahari pagi menyinari menembus di setiap sela-sela ruang kamar mereka.


Ricky dan adelia bangun membersihkan diri masing-masing terasa canggung bagi adelia melihat Ricky yang terus mendiami nya dari kemarin.

__ADS_1


Ricky tetap pergi ke kantor, sementara adelia tidak bisa keluar rumah. adelia menyesali hanya karna membiarkan orang asing bicara dengan nya, dia harus menekam di dalam rumah bak istana ini.


"Juan! cari tahu tentang pria yang kemarin bersama dengan Adelia" tutur Ricky memerintah Juan.


baik tuan! ujar Juan


Kenapa aku semalam memimpikan nya, adelia aku harap kau tidak akan berpaling dan menghianati ku kalau sampai benar kau akan tahu akibat nya, jika kau berani main-main dengan ku.! fikiran Ricky di penuhi dengan cemburu sampai dia bermimpi adelia pergi bersama pria lain.


tok tok tok tok tok


suara ketukan pintu yang tidak di jawab oleh orang yang ada di balik pintu.


"Nona adelia saya mengantarkan makan siang untuk nona" ucap pembantu rumah tangga yang mengantarkan makan siang untuk adelia. karna sudah hampir lewat jam makan siang, adelia belum turun untuk makan.


Nada dering dan getaran ponsel milik juan pun berbunyi. tanpa menjawab telfon langsung di matikan.


Ada apa dengan mu? siapa yang menelfon mu? ujar Ricky hanya dengan melihat raut wajah Juan...

__ADS_1


__ADS_2