
Adelia dan ricky sudah berada di kamar, mereka sedang dalam keadaan berbunga-bunga.
ricky duduk bersandar pada sandaran ranjang. sedangkan adelia tidur dengan kepala pada pangkuan ricky.
" sayang! " panggil adelia pada ricky
" Ya! ada apa sayang? "
"Bagaimana dengan wanita yang bernama charina?" suara adelia pelan tapi tetap di dengar oleh ricky
" Adelia! jangan membuat aku berkata yang kedua kalinya. dia itu bukang siapa siapa bagiku. dan, tidak ada yang bisa menggantikanmu" ucapan ricky membuat adelia merasa tenang
" Baiklah! "
Ricky menatap adelia, dengan menundukan kepala nya agar bisa lebih dekat dengan wajah adelia. perlahan ricky mencium bibir mungil adelia,
mereka melakukan ciuman dengan durasi yang cukup panjang, adelia tidak dapat menolak ricky, karna tubuhnya menerima perlakuan ricky. adelia terlena dalam setiap pagutan yang di berikan ricky.
Ricky sudah mengubah posisinya, adelia hanya mengikuti setiap alur yang di berikan ricky. mereka melakukan beberapa ronde,
*
Malam telah berlalu, datanglah pagi yang indah dengan embun pagi yang membasahi daun dan bunga-bunga di taman. cahaya matahari perlahan sudah menyinari masuk ke dalam kamar ricky dan adelia.
kedua insan itu masih tertidur, adelia dengan posisi membelakangi ricky, dan ricky yang memeluk istrinya dari belakang. selimut menutupi tubuh adelia dan ricky yang telanjang tanpa sehelai benang pun.
__ADS_1
ricky sudah bangun terlebih duluh, tapi dia masih memilih tetap memeluk adelia di dalam selimut. mencium setiap bagian sensitif pada adelia mulai dari pundak, leher, sampai pada bagian punggung.
adelia menggeliat dengan setiap sentuhan dari ricky. dia membuka mata nya perlahan, menatap dengan mata yang sayu.
" Hummppp.... Apa yang kau lakukan? " tanya adelia
"Aku rasa kita perluh melakukan nya sekali lagi agar kau memiliki energi untuk bekerja" ucap ricky dengan senyum menggoda terus melakukan aksi nya
Apa! aku membutuhkan energi? hey tuan kau keterlaluan. kau yang memerlukan energi dari tubuhku,
ricky terus melakukan aksi nya. adelia hanya diam menuruti kemauan ricky, membantah? tentu adelia belum memiliki keberanian.
Semakin adelia mendesah semakin lama ricky melakukan pekerjaannya, ingin adelia bertanya kapan selesai nya. tapi dia juga menyadari kalau tububnya, menginginkan setiap setiap sentuhan ricky.
*
" Ada apa sayang? " tanya ricky membuat adelia kaget
" Oh. tidak apa-apa "
"Kau tidak suka sarapan nya? " tanya ricky dengan mengerutkan alis nya
"Aku hanya tidak enak badan"
ricky mendekat meraba kepala kening, pipi adelia, dia begitu khawatir.
__ADS_1
"Juan cepat telfon rumah sakit" perintah ricky pada juan yang di angguki kepala oleh juan, ricky segera membopong tubuh adelia dan membawanya kembali ke kamar.
adelia kaget padahal dia hanya merasa kelelahan tidak perluh sampai telfon rumah sakit. tapi dia tidak bisa membantah baru mau bicara sudah mendapat tatapan tajam dari ricky,
ricky mondar mandir di dalam kamar, juan pergi menemui ricky. disana ada adelia yang menutupi tubuh dan wajah nya malu jika di lihat juan,
"Juan katakan pada mereka dalam waktu 15 menit tidak ada disini. pecat semua orang orang tidak berguna seperti itu" ucap ricky yang di angguki kepala oleh Juan.
"Sayang. aku tidak apa-apa, tidak perluh memanggil dokter"
"Diam! aku tidak mengijinkan kau bicara"
Adelia hanya diam, mana mungkin dalam waktu 15 menit mereka bisa sampai disini sedangkan ini adalah tempat yang jauh dari kota, mereka saja memerlukan waktu 3 jam untuk sampai disini,
tidak menunggu lama mereka sudah berada disini, sudah beberapa spesialis dokter datang untuk memeriksa tubuh adelia,
Adelia menutupi wajah nya dengan selimut, melihat para medis yang memasuki kamar nya.
"Sayang aku tidak apa-apa" teriak adelia dari balik selimut "suruh mereka pergi" tambah adelia.
"Ayo cepat hanya di periksa nona adelia tidak akan sakit" ucap seorang dokter di samping ranjang adelia.
dia mengenali suara itu, dengan perlahan adelia menurunkan selimut yang menutupi wajah nya.
"Kakak" teriak adelia bangun dan langsung memeluk vivian.
__ADS_1
"berbaringlah kau akan di periksa" ucap vivian
vivian memeriksa tubuh adelia, bergantian dengan dokter yang lain nya. ada beberapa dokter seperti dokter jantung dokter gigi dokter kandungan dan lain-lain yang datang,