
adelia belum terlalu meyakinkan hati nya. kalau dia memang sudah jatuh hati pada Ricky. tapi dia masih meragukan tentang perasaan Ricky padanya.
Meskipun Ricky memperlihatkan rasa cinta pada adelia. dia tetap belum sepenuhnya percaya, tetapi rasa cinta Ricky pada adelia tidak perlu di ragukan lagi.
"Aku tidak akan lagi bertemu dengan nya" ucap adelia pelan tapi itu tetap di dengar oleh Ricky
" kau sendiri yang berkata. "
"iya aku sendiri yang berkata "
"Jangan mengingkarinya" ujar Ricky berjalan, menghempaskan dirinya di sofa yang ada di dalam kamar "kemarila" sambil menepuk-nepuk sofa di sebelahnya
adelia berjalan menuju sofa dan duduk bersama-sama dengan Ricky.
Ricky membelai rambut adelia. tangan Ricky yang satu nya merangkul adelia. "tatap aku" ucap Ricky pelan, ketika mata mereka bertemu Ricky langsung mencium bibir mungil adelia, adelia tidak menolak ciuman Ricky tapi dia merasa ciuman itu beda dengan biasanya.
semakin lama keduanya berpagutan dalam ciuman, dengan durasi yang cukup lama. hingga adelia merasa dia seperti kehabisan nafas. baru Ricky melepaskan nya.
Ricky kembali menatap adelia. dia tidak ingin kehilangan adelia, "aku mau mandi" ucapan Ricky di iringi dengan langkah nya pergi meninggalkan adelia.
adelia bingung ada apa dengan nya. kenapa mencium ku dengan begitu lembut.
*
__ADS_1
selesai mandi Ricky keluar dengan handuk yang masih di lilit di pinggang nya. adelia menatap Ricky sambil menelan ludah nya kasar. menatap otot perut Ricky tubuh Ricky begitu altletis dan bagus.
" six pack " ucapan adelia pelan tapi di dengar oleh Ricky. ketika Ricky menatap adelia dengan tatapan menggoda, adelia menutup mulut nya dan berlari keluar.
huuu ternyata kau begitu mengagumi tubuhku sayang, tenang aku akan membiarkan kau merasakan tubuhku malam ini... ucap Ricky sambil ter senyum-senyum menatap pintu keluar yang tertutup
di meja makan adelia sudah menunggu Ricky. wajah adelia memerah ketika mengingat apa yang di ucapkan nya tadi.
mereka makan dalam suasana hening. hanya suara sendok dan piring yang terus beradu,
" Sayang " ucap adelia
"Ya. katakan? " ucap Ricky dengan meneguk air di dalam gelas nya
" Makanlah! malam ini kau akan menikmati apa yang kau lihat tadi "
wajah adelia memerah dia sudah tidak dapat lagi berkata-kata untuk menjawab Ricky.
menikmati apa yang dia maksud. menikamti menikmati menikmati, besok aku masih banyak pekerjaan. adelia terus terbayang-bayang dengan apa yang di maksud Ricky.
-
-
__ADS_1
-
Adelia sudah selesai sikat gigi, dia berniat untuk cepat-cepat keluat untuk tidur tapi siapa sangka ternyata Ricky sudah menunggunya.
adelia naik ke tempat tidur. dengan penuh hati-hati agar tidak menganggu Ricky yang memainkan ponselnya.
" Sayang " ucapan Ricky membuat adelia bangun dan duduk untuk menatap Ricky
"Ada apa sayang? "
"Kau terlalu buru-buru. kenapa terlalu cepat masuk ke dalam selimut?" ucap Ricky mendekat ke wajah adelia.
"Aku hanya"
"huummmp mulut mu harus sayang" ucap Ricky memegang kedua pipi adelia
bagaimana ini kalau aku menolak nya. pasti dia akan sangat marah padaku, tadi aku sudah membuat dia marah padaku. gumam adelia dalam hati
" Sayang "
" ya ya ya.. aku tahu kau begitu mencintaiku. aku percaya itu sayang" ucap Ricky dengan penuh percaya diri
Ricky mencium adelia dengan begitu lembut. lama-kelamaan ciuman itu menjadi ciuman panas. penuh dengan gairah, hingga membuat adelia terlena. dia sudah tidak bisa lagi menolak, dengan mengikuti kemauan Ricky dan kemauan tubuhnya.
__ADS_1