
bagaimanapun aku harus bisa menyelesaikan pekerjaan ini. aku tidak boleh hanya mengandalkan Luna sendiri.
tok tok tok tok.... suara ketukan pintu ruangan
Masuk! Ada apa? ucap adelia kepada sekertaris nya.
"Maaf nona di luar ada orang yang sudah datang menjemput anda?"
"hmmm... baiklah selesaikan pekerjaan mu"
Bahkan jam makan siang belum, kenapa sudah ada yang orang yang datang menjemput ku. bagaimana aku akan mengerjakan pekerjaan ku, kalau jam segini sudah harus pulang. adelia terus berperang dalam fikiran nya.
di depan sudah ada mobil dan seorang pria yang sudah menunggu kedatangan adelia.
"Apa bapak yang datang menjemput saya?" tanya adelia pada supir yang di kirimkan ricky,
"Iya nona tuan sudah menunggu anda untuk makan siang." ucap supir yang sudah menunggu adelia
Di perjalanan adelia terus berperang dalam fikiran nya, bagaimana dia bisa menikah dengan orang seperti ricky, bahkan sekarang dia tidak bisa membohongi perasaan nya, dia sudah mulai jatuh cinta pada ricky,
ffyuuuuuh......., mungkin ini sudah jadi takdir ku, aku hanya perlu menjalani nya saja., gumam kecil yang keluar dari mulut adelia.
"Selamat datang nona! tuan sudah menunggu anda" ucap juan mengantar adelia menuju ruangangan dimana tuan muda ricky berada.
__ADS_1
Adelia memasuki ruangan menatap ricky sambil menebarkan senyum manis nya.
"Selamat siang!" ucap adelia
"Mendekatlah" ucap ricky sambil menatap adelia dengan tatapan dingin.
*Uuuh kesalahan apa yang ku lakukan hingga kau menatap ku seperti itu.. adelia membatin
"Kau!" ujar ricky dengan nada suara sedikit meninggi*..
Dengan cepat adelia segera berjalan mendekat.
byyyyyyuuuaaaaarrr..... adelia terjatuh di dalam pelukan ricky,
"Tenanglah! apa kau sengaja menggodaku hingga terlalu banyak pergerakan?" Ucap Ricky sambil membenamkan wajahnya di dada adelia.
Hiss.. siapa yang akan menggoda mu tuan muda yang tampan, sekarang kau sedang mengambil keuntungan dariku bukan. gumam adelia
"Apa kau lelah bekerja? tanya Ricky
" Hmmmp.. tidak aku menyukai pekerjaan ini"
OH....! ucap Ricky singkat
__ADS_1
Kau memang menyebalkan! aku menjawab seperti itu agar bisa perhatian sedikit padaku! adelia bergumam lagi dalam benak nya di merasa jengkel dengan Ricky yang seperti itu.
"sudahlah! kau jangan terlalu banyak berfikir" ucap Ricky melepaskan tangan nya dari tubuh adelia, dan memegang wajah adelia. dan terus menatap adelia.
deg deg deg deg....
suara jantung keduanya ketika mata mereka bertemu, meskipun mereka sudah melakukan hubungan suami istri. tapi keduanya belum tahu sedalam apa cinta dalam hati mereka,
Yaa Tuhan! ampuni aku! jika aku terlalu serakah ingin memiliki nya seorang diri... adelia membatin
entah siapa yang memulai, bibir mereka sudah berpacu dalam melody. Juan yang tidak sengaja melihat tuan nya dan adelia di dalam, dia memalingkan wajah nya, tapi tidak beranjak dari depan pintu.
*Maaf! ucap adelia terlihat pipinya memerah menahan rasa malu.
"hmmmm... baiklah! makan saja dulu, nanti kita lanjutkan" ujar Ricky santay*
Adelia terus menundukan kepala nya dia terlalu malu untuk menatap Ricky saat ini.
Apa maksud nya melanjutkan! jangan bilang dia akan membuat ku begadang malam ini! gumam adelia
"Ayo cepat makan! banyak pekerjaan menunggu mu" ucap Ricky menatap adelia tanpa ekspresi "Nanti malam kamu harus lembur" ucap Ricky sambil menikmati makanan nya.
Gawat aku pasti akan di buat pusing tujuh keliling malam ini.....!!!
__ADS_1