Suamiku Tuan Muda Tampan

Suamiku Tuan Muda Tampan
tatapan mengintimidasi


__ADS_3

Ricky mengepalkan tangan nya, melihat adelia menarik juan agar duduk berada di sebelah nya. juan sudah dapat mengerti suasana yang mencekam itu.


"Duduk!" ucap Ricky tegas adelia merasakan sesuatu yang tidak baik "Juan!" ucapan Ricky menggantung "Dan kau! jangan pernah biarkan tangan mu menyentuh orang lain selain diriku" ucap Ricky penuh penekanan


Adelia hanya menganggukan kepala nya. dia lupa kalau suaminya begitu posesif, bahkan dengan orang-orang terdekat nya. vivian hanya diam menunduk memakan makanan di depan nya.


suasana hening dan canggung pun terjadi di antara mereka, Ricky dengan penuh kekesalan memakan makanan di piring nya.


Nona kau membuatku berada di dalam masalah saat ini, tuan pasti sangat marah melihat miliknya menyentuh orang lain. juan sudah merasakan tatapan Ricky seperti sedang mengintimidasi juan...


***


"Juan besok pagi kita akan kembali" ucap Ricky yang di angguki kepala oleh juan


di dalam kamar adelia keluar dari dalam kamar mandi, selesai membersihkan dirinya. adelia menaiki ranjang dimana Ricky sedang duduk bersandar pada sandaran ranjang.

__ADS_1


"Adelia" Ucap Ricky dengan sangat lembut membuat seluruh bulu kuduk adelia berdiri mendengar suara Ricky, "Ya, ada apa?" adelia tetap memberanikan dirinya


"Kau tahu aku paling tidak suka apa?" adelia sudah duduk di ranjang menjaga jarak dengan Ricky. "Maafkan aku! lagi pula itu kan" uacapn adelia langsung di sela oleh Ricky "sekalipun itu juan! kau tidak bisa sembarangan seperti itu"


oh betapa malang nya nasib mu adelia, kau hanya miliknya adelia milik tuan muda Ricky yang tampan. adelia terus menggerutu atas kebodohan nya.


"Adelia! ingat jangan mengulanginya lagi, atau aku tidak akan memberi ampun." ucap Ricky jantung adelia berdetak dengan kencang, apa separah ini resiko nya.?


"Iya. aku tidak akan melakukan nya lagi, maafkan aku" ucapan adelia


adelia mendekat pada Ricky bersandar pada pundak Ricky, adelia sangat senang jika di perlakukan seperti itu oleh ricky, meski terkadang dia terlihat dingin dengan wajah datar nya.


"Sayang! apa aku boleh bertanya?" adelia berusaha mencairkan suasana di antara mereka berdua


"humppp.... katakan!"

__ADS_1


"Kenapa dengan rumor yang pernah beredar di luar?" ucapan adelia menggantung dia takut jika nanti Ricky marah, tapi langsung di tanggapi oleh ricky dia menarik nafas dalam-dalam dan membuang nya secara kasar, "aku hanya tidak ingin menampakan diriku" ucap Ricky datar "tidak baik jika terlalu banyak bertanya" ucap Ricky memencet hidung adelia,


adelia hanya tersenyum pasrah bagaimana pun dia memang harus tahu, kalau Ricky tidak menyukai orang yang terlalu banyak bertanya.


"tidurlah besok kita akan kembali" ucapan ricky sambil mengusap puncak kepala adelia, adelia hanya menganggukan kepala nya.


di bawah selimut Ricky sudah tertidur dengan pulas tidak dengan adelia, dia merasa sesuatu yang tidak nyaman pada bagian perut nya. sangat sulit untuk nya menutup kedua matanya,


Aduuuh pasti aku akan datang bulan perut ku terasa nyeri, seperti di tusuk-tusuk, gumam kecil di bibir adelia


Adelia melihat suaminya sudah dengan nafas yang beraturan, tertidur dengan nyenyak mungkin saat ini dia sedang memimpikan sesuatu. adelia hanya berharap di setiap mimpinya selalu ada dia disana,


malam telah berlalu, bintang dan bulan di langit telah di gantikan dengan sinar matahari. yang menyinari bumi, masuk ke sela-sela kamar Ricky dan adelia.


kini Ricky dan adelia sudah bangun bersiap-siap untuk kembali, namun sebelum itu mereka sarapan terlebih dulu meski saat ini mereka tidak pulang melalui darat. tapi menggunakan helikopter pribadi milik Ricky.

__ADS_1


bersambung......!!!!


__ADS_2