Suamiku Tuan Muda Tampan

Suamiku Tuan Muda Tampan
berat gendut


__ADS_3

Pagi yang cerah menyinari dunia. cahaya matahari masuk ke dalam kamar adelia dan ricky, lewat sela-sela hordeng jendela.


Adelia merasakan sakit pada tubuhnya. tapi dia tetap berusaha bangun, di lihat nya ricky yang masih tertidur.


kau sangat tampan tuan tapi kenapa kau harus memilih untuk menyembunyikan dirimu di balik rumor yang beredar di luar. gumam dalam hati adelia dengan lembut membelai puncak kepala ricky.


ricky merasakan rasa hangat. dia menarik tubuh adelia hingga kembali dalam pelukan nya, tanpa bersuara terus memeluk adelia dengan mata terpejam.


shit! kenapa aku melakukan hal bodoh lagi. dia pasti tidak akan membiarkan aku turun dari ranjang,,, adelia membatin


" Sayang "


" Ada apa? kau pasti masih merindukan ku bukan? "


" Bukan begitu " ucapan adelia terpotong dengan jari telunjuk yang menempel di bibir adelia. pertanda dari ricky kalau adelia berhenti bicara.


" Kau hari ini tidak perluh bekerja! aku akan membawa mu ke suatu tempat " ucap ricky menegaskan adelia tidak boleh membantah


*


Ricky keluar dari kamar, adelia menunggu nya disana. mata adelia tidak bergeming menatap ketampanan ricky.

__ADS_1


hari ini ricky memakai baju casual nya dengan sweater berwarna putih celana hitam. dan sepatu snekers, ricky terlihat lebih muda dari umur nya.


" juan! berikan istriku tisu "


adelia gelagapan melihat ricky yang sudah menggandeng tangan nya keluar, dia tidak mendengarkan apa yang di katakan ricky pada juan.


di dalam mobil adelia terus melirik ke arah ricky.


" tidak usah memandang ku seperti itu "


" aku tidak memandang mu " ucap adelia ketus


adelia menyadari kalau di depan mereka ada kaca, yang sengaja di arahkan padanya. agar ricky bisa memantau nya.


adelia beberapa kali menguap. perjalanan masih jauh, ricky melihat adelia sudah tidak bisa menahan rasa kantuk nya.


" kemarilah " ucap ricky menarik tubuh dan kepala adelia agar berbaring di pangkuan nya.


adelia berusaha memberontak, dia berniat untuk bangun. " kalau mengantuk tidur saja. tidak perlu banyak pergerakan" ucap ricky menepuk-nepuk pundak adelia.


"Bukan begitu! nanti kaki mu keram jika aku tidur di pangkuan mu" ucap adelia pelan

__ADS_1


"kau menghawatirkan kaki ku? sudahlah. turunkan berat badan mu"


Apa turunkan berat badan ku. hei perlu kau tahu aku tidak gendut, juga tidak kurus. tapi body ku sangat montok menurut teman-teman ku dan pengagum-pengagum ku. adelia tidak Terima dia di katai berat oleh ricky tapi dia tidak bisa membantah. selain mengerutu dalam hati nya.


*


adelia terbangun dengan tangan mengucek-ucek mata nya, yang pertama di lihat nya. wajah datar ricky yang dalam keadaan senyum ataupun seperti pembunuh berdarah dingin, dia tetap terlihat tampan.


" hummm.... kau sudah bangun "


" Apa kau lelah? "


"Ayo cepat bangun kau berat"


Lagi-lagi dia berkata aku berat. hei kau yang memaksa ku untuk tidur di pahamu, dasar pria tidak memiliki perasaan, tapi untung saja kau tampan suamiku. adelia sangat benci di katai berat tapi dia tidak bisa mengungkapkan nya pada ricky, begitu juga dengan ricky dia tidak menyadari nya.


berbeda dengan pria jomblo yang sedang menyetir, dia melihat adelia tidak menyukai ketika dia katai berat.


Mereka sudah memasuki kawasan milik ricky, dimana sudah di suguhkan dengan pemandangan pantai yang indah.


bagi ricky ini adalah moment terbaik dalam hidup nya. bisa bersama dengan adelia,

__ADS_1


__ADS_2