Suamiku Tuan Muda Tampan

Suamiku Tuan Muda Tampan
Bertemu dengan raisa dan vivian


__ADS_3

Di tempat lain raisa sedang di landa kegelisahan dia belum melihat Puteri nya sama sekali, terbesit dalam fikiran raisa bagaimana dengan putri nya jika sampai ricky hari ini datang bersama dengannya, dan akan di saksikan orang banyak pasti adelia akan malu dengan ini. Rasa bersalah pun muncul dalam hati dan fikiran raisa.


"Ibu tidak bisa membayangkan betapa malu nya adelia memiliki suami seperti itu" Ucap raisa "ibu tenanglah sudah sekian lama ini tuan muda ricky tidak pernah tampil di depan orang banyak" Menurut vivian mustahil jika kali ini ricky datang di acara seperti ini.


Semua orang seperti sudah tidak sabar ingin bertemu dengan ricky, mereka ingin bertemu langsung dengan ricky. Karna bagi pengusaha-pengusaha jika mereka bekerja sama dengan keluarga mo itu akan membawa keuntungan besar bagi mereka.


*Apa kau sudah melihat tuan muda ricky mo?


Apa kau juga sudah pernah bertemu dngan nya*?


Orang-orang sibuk dengan pertanyaan mereka ingin melihat tuan muda yang menurut rumor kejam dan jelek.


Raisa dan vivian berdiri di sudut mereka berbincang-bincang, mereka belum melihat adelia. Bahkan orang yang akan mereka tanyakan tentang kabar adelia juga tidak terlihat.


Terlihat Juan mendekati raisa dan vivian bersama dengan dua orang yang menjadi pusat perhatian di acara ini.


''Sayang ini ibuku''


Ini Tuan Muda Ricky MO!


Ricky seperti biasa tidak memiliki senyum di wajah sempurna nya itu.

__ADS_1


Raisa memeluk putri nya ada air yang menetes di pipinya. Dia bisa melihat putri nya bahkan putri nya terlihat bahagia meskipun Memiliki suami yang tanpa senyuman.


''Hei Tuan Muda Ricky'' Ucap Jerry kaget melihat ricky bersama adelia tampil di depan banyak orang.


''Sayang ini adikku'' vivian memperkenalkan adelia.


''ini adik mu? Waah jadi yang telah membuat teman ku ada disini itu adikmu ya sayang'' Ledek Jerry.


''jadi dokter jery yang di cintai kakaku'' adelia tersenyum-senyum tanpa dia sadar telah memancing kemarahan pria yang ada di sampingnya.


ternyata dokter Jerry berhubungan dengan vivian mereka bekerja di satu rumah sakit yang sama, rumah sakit miliki Ricky!


Wahh aku harus cepat mengakhiri ini kalau tidak tuan tidak bisa mengontrol kemarahan nya.! Juan sudah dapat melihat kemarahan tuan nya hanya lewat tatapan.


Ah sakit! Rintih adelia


''Mengapa kau harus tersenyum-senyum pada nya tadi?'' Ricky berteriak


''Siapa yang kau maksud?'' adelia


''Perlu aku perjelas! Sejak pertama bertemu dengannya kau bahkan mengulurkan tangan padanya''

__ADS_1


Ricky begitu posesif sampai pada sahabat nya saja adelia tidak boleh tersenyum.


''Dia itu pacar kakakku'' ucap adelia lirih sambil memegang pergelangan tangan nya.


''Diam! kau tidak pantas untuk bicara''


Ricky melihat ada bekas tanda merah di tangan adelia. ''Kenapa kau melukai tanganmu?'' sambil memegang tangan adelia ''apa karna dokter sialan itu kau melukai dirimu''?


Adelia tidak menjawab. karna percuma berdebat dengan manusia sperti dia.


Jawab! bentak Ricky terus mengoleskan salep di pergelangan tangan adelia.


''Apa kau tidak sadar kaulah yang telah melukai ku.'' Untuk menjawab adelia mengumpulkan seluruh kemampuan nya.


Apa aku!


Maaf untuk rasa sakit ini adelia aku sudah menyukai mu! dalam hati Ricky.


"Adelia aku ingin hubungan kita lebih dari ini.''


Adelia kebingungan dengan perkataan Ricky!!!

__ADS_1


Bersambung!!!


__ADS_2