
Di dalam sebuah rumah tangga, rasa percaya. dan rasa cinta. itu adalah hal yang paling di butuhkan, Adelia sudah mendapatkan ungkapan rasa cinta dari ricky. tetapi seringkali terbesit keraguan dan rasa tidak percaya di dalam hatinya.
Pernikahan terjadi karna keterpaksaan, dan kini berubah menjadi cinta. tentu adalah hal yang konyol bagi nya, tetapi itulah yang saat ini terjadi padanya.
"Ada apa? apa yang sedang kau fikirkan?" tanya ricky pada adelia yang terlihat sedang melamun di depan TV
"Tidak apa-apa"
"Ouh.... baguslah..!"
"Emmmm..... Bagaimana kalau kita pergi berkencan?" Ucap adelia tiba-tiba
"Apa?" Ricky berucap spontan kaget dengan penuturan adelia
"KITA PERGI BERKENCAN SEPERTI PASANGAN PADA UMUMNYA"
"Tidak! kita bukan sedang pacaran"
"Ku mohon!" Ucap adelia dengan mimik wajah memohon "Kita menikah secara tiba-tiba. dan kita tidak pernah pacaran sebelum nya"
"Tidak! Aku bilang tidak! Ya tetap Tidak adelia" Ucap ricky penuh dengan penekanan
Adelia hanya bisa diam membisu tertunduk lesu, bingung untuk menjawab apa lagi. karna jika tuan muda tampan ricky sudah berkata tidak ya tetap tidak.
*****
Kini adelia dan ricky sudah berada di meja makan, adelia terlihat tidak semangat memakan hidangan yang ada di dalam piring nya.
__ADS_1
Ricky sudah mengerti apa yang membuat adelia tidak semangat, mereka sudah kembali ke kamar membersihkan diri masing-masing.
Ricky bersandar pada sandaran ranjang. sambil memainkan ponsel nya, menunggu adelia.
Adelia kini sudah selesai dengan membersihkan diri. dia naik ke tempat tidur, berusaha bersikap biasa-biasa saja.
"Hei.... tersenyumlah" Ricky berujar
"Aku sedang senyum" Ucap adelia mengadah pada Ricky dengan senyum yang di buat-buat di wajah nya.
"Baiklah... aku akan menyuruh juan untuk mengatur kencan kita besok"
"Tapi!......"
Ucapan adelia langsung di selah oleh Ricky
"Aku hanya ingin..... hanya ada kita berdua di kencan itu tidak ada juan"
"Maaf Nona Adelia Putri. Permintaan mu yang satu ini di tolak"
"Tapikan.. Kencan itu hanya untuk dua orang tidak boleh ada orang ke tiga"
"Jadi... maksud mu juan akan menjadi orang ke tiga?"
"Iya... begitu"
Hummmppp.... kau ternyata punya sedikit kekurangan.. kau sedikit bodoh dalam hal ini.,,,,
__ADS_1
"Apa kau menyukai juan?''
Ouuuh... tidak! dia salah menanggapinya,,,,,
"Hummpppp.... mana mungkin aku menyukai juan."
"Itu berarti dia bukan orang ke tiga" Ricky berucap dengan kedua tangan nya sudah memeluk erat adelia
"Sudalah.. jangan terlalu di fikirkan, besok kita akan berkencan... cepat tidur"
"Tapi juan?"
"Aku sudah memberitahu nya. besok dia akan mengaturnya"
Sial... untuk kencan saja harus di atur orang lain, kencan apa itu.,,, sungguh memalukan jika luna apalagi kalau kakak tahu! jika aku punya sedikit kemampuan sudah ku tendang kau dari atas ranjang ini.. adelia terus mengumpat di dalam hatinya dengan perlakuan ricky
Adelia yang memunggungi Ricky, merasakan ada sesuatu yang mengganjal yang menempel di punggung nya.
Adelia sudah mengerti itu. kalau malam ini dia juga harus lembur sampai dua atau tiga jam kedepan. melayani suaminya,
"Adelia.... aku ingin.."
"Humpppp..... ''
" Hummmpppp..... aku tahu kau juga"
Adelia dan Ricky sedang memagut nafsu mereka masing-masing, meski terkadang adelia ingin menolak permintaan Ricky.
__ADS_1
Tetapi ujung-ujung nya dia menikmati semua sensasi dan kenikmatan yang di raih secara bersama-sama dengan suaminya.