Suamiku Tuan Muda Tampan

Suamiku Tuan Muda Tampan
Makan bersama ibu dan kakak


__ADS_3

Ricky dan adelia menjalani setiap hari mereka dengan bahagia. Adelia menyibukan dirinya pergi ke butik, walaupun butik itu di berikan oleh ricky, jika tidak mengandalkan dirinya dengan butik yang hampir bangkrut. mungkin saat ini sudah tidak berjalan lagi.


di meja makan ricky dan adelia menikmati sarapan hanya terdengar suara pisau dan garpu.


"Sayang! Hari ini aku boleh berkunjung ke rumah ibu?"


hump... tutur ricky sambil terus melakukan aktivitasnya memakan roti di piringnya.


Cuih pelit sekali kau tuan, tidak berkata lain hanya menggantungkan perkataan mu seperti itu.... gumam adelia dengan memanyunkan bibirnya


"Pergilah" ucapan ricky memecah lamunan adelia bibir manyun adelia langsung tersenyum lebar.


"Terimakasih sayang" dengan senyum di bibir nya "Kau yang terbaik"


Adelia mengantar ricky sampai ke pintu depan, dengan melambaikan tangan melihat mobil yang sudah keluar dari gerbang utama.


"Huuuft hari ini ke rumah ibu... tralala lala lala..." Adelia menaiki tangga dengan wajah tersenyum ada lompatan-lompatan kecil sambil terus menyanyi lagu masa kecil nya.


bibi mey yang melihat kelakuan adelia hanya bisa mengeleng-gelengkan kepala nya, tentu saja heran dengan adelia sudah sebesar itu masih saja bertingkat seperti anak kecil.


ring ring ring ring... suara ponsel adelia,


**Hallo Del.

__ADS_1


Kakak aku akan ke rumah ibu**, ucap adelia


Bagaimana kalau kita makan di luar? aku akan memberitahu ibu. ucap vivian lewat telfon


Hump oke kita makan di tempat biasa yaah. sampai ketemu!


tut tut tut tut.... ponsel langsung di matikan, adelia menyibukan dirinya dengan berdan-dan meski dia belum pandai dalam urusan make-up tapi dia tetap terlihat cantik.


Mobil melaju di tengah jalan yang cukup ramai dengan mobil-mobil lainnya. Kini mobil telah berhenti tepat di depan restoran tempat biasa adelia dan keluarga nya makan.


Dari kejauhan adelia sudah melihat ibu dan kakak nya, dia terus berjalan ke arah mereka dengan senyum yang terus terkembang di bibirnya.


"Ibu kakak! aku merindukan kalian" Ucap adelia langsung mendapat pelukan bertubi-tubi dari raisa dan vivian..


-


-


-


"Kenapa tuan ricky tidak ikut del?" ucap raisa


"Hump... dia sibuk dengan pekerjaan nya"

__ADS_1


"Del... kamu bahagia sama dia kan?" tanya vivian


"Aku bahagia kok. bahagia pake banget" ucap adelia dengan di bumbumbui senyum di bibirnya mengeluarkan gigi yang ber jejeran.


"Bagaimana dengan dengan butik yang kamu jalankan?" tanya raisa


"Sudah aman kok bu, sekarang sudah berjalan lancar"


mereka makan sambil tertawa dengan begitu senang, disitu ternyata ada orang yang sudah mengawasi mereka.


Cuih dasar ternyata wanita-wanita murahan.... gumam charina dari kejauhan


charina dari meja yang di tempati nya berjalan mendekati meja tempat adelia bersama ibu dan kakak nya.


"Hai.! kita bertemu lagi" ucap charina langsung duduk dan memangku tangan dan kaki nya.


"Charina.!" Ucap vivian


"Kakak mengenal nya.?" tanya adelia pada vivivan


"Kakak mu merebuk dokter jerry dari ku. ternyata kakak dan adik sama saja" Ujar charina menatap vivian dan adelia dengan tatapan merendahkan.


"CUKUP! kau yang memang tidak pantas bersama dia" Ucap vivian dengan nada berteriak.

__ADS_1


"Kalau aku tidak pantas kau fikir kau pantas? kau tidak lebih dariku. sekarang adik mu merebut ricky dari ku dasar kakak beradik perebut milik orang."


__ADS_2