Takdir Pedang Suci

Takdir Pedang Suci
Kotak Waktu


__ADS_3

Beberapa hari telah kami lalui bersama untuk mencapai Pegunungan Elf.. banyak rintangan sulit & mudah kami hadapi bersama sepanjang perjalanan dan akhirnya kami tiba pada tujuan


"Jadi seperti ini Pegunungan Elf, Zang!" sahut Katsumi



"Benar tuanku.. kita telah sampai ditujuan kita.. hanya tinggal beberapa langkah lagi" balas Zang


Namun.. ternyata untuk memasuki Pegunungan Elf tidaklah begitu mudah karena..


"Tuan.. setelah ini kita harus tetap waspada karena pasti banyak bahaya didalam sana yang sudah menanti kita maka dari it..."


Zang tertahan oleh semacam sihir pada perbatasan Pegunungan Elf dan alhasil dia terpental karena tak bisa masuk kedalam sana


"Ahhh.. apa ini Zang?" tanya Katsumi


"Sepertinya ini salah 1 sihir kuno milik ras elf" balas Zang


"Zang, apakah kau tidak dapat menghancurkannya? kau kan hewan suci.. pasti bagimu sangatlah mudah untuk menghancurkan sihir ini!" pikir Katsumi


"Tidak tuan.. tuan salah, tuan ingat dengan perkataan jenderal Hoshi mengenai hubungan antara Kesatria Jantung Hijau dan Griffin kuno!" sahut Zang


"Iya.. aku mengingatnya.. memang kenapa Zang?"


"Disini, tepat didepan kita ini saya merasakan adanya aura sihir dari leluhur saya tuan"


"Leluhur? bukankah kau adalah pemimpin para griffin suci kan?"


"Memang.. tapi sebelumnya aku hanyalah seekor griffin biasa"


"Hah? maksudmu apa Zang, aku tak mengerti"


"Jadi.. dalam kehidupan kami tuan, setiap 10.000 tahun akan selalu muncul pemimpin griffin baru yang akan menggantikan pemimpin sebelumnya.. disaat itulah para griffin yang telah terpilih menjadi pemimpin akan mengalami perubahan pada dirinya.. mulai dari bentuk badan, kekuatan, dan lain-lain" jelas Zang


"Jadi ada tata cara seperti itu dalam kelompokmu Zang?"


"Benar tuan, maka dari itu.. saya sempat terkejut setelah mengetahui bahwa dinding sihir didepan kita ini mengandung sihir leluhurku tuan, maka dari itu.. sepertinya disini saya tidak dapat membantu tuan" ucap Zang


"Hm.. tak apa-apa Zang, kita dapat memfikirkan cara lain untuk masuk kedalamnya!" sahut Katsumi


Tiba-tiba.. azimat yang dipakai oleh Katsumi bercahaya dan cahaya tersebut membias dan mengenai dinding sihir pada gerbang masuk menuju Pegunung Elf



"Apa-apaan ini Zang?" ucap Katsumi


"Entah.. sayapun juga tidak tahu tuan" balas Zang


Dinding sihir yang tertanam pada gerbang tersebut tiba-tiba menghilang


"Sepertinya azimat tuan ada hubungannya dengan para leluhur saya, maka dari itu kekuatan dari azimat tuan sangat efektif untuk membuka dinding sihir tersebut" sahut Zang


"Iya.. sepertinya kau benar Zang" balas Katsumi


Kami ber2pun masuk kedalam gunung tersebut..


"Hufftt.. sejuk sekali disini.. berbeda dengan suhu saat kita berada diluar tadi" ucap Katsumi


"Ini semua dapat terjadi karena sihir disekitar sini telah mengubah temperatur suhu pada tempat ini tuan" jelas Zang


"Benarkah.. jika memang benar seperti itu.. berarti orang yang telah meletakkan sihir pada tempat ini sudah sangat ahli ya"


"Hahahaha.. tuan salah, sihir disini sudah ada dengan sendirianya sejak ratusan tahun lalu"


"Hah! apa katamu Zang!"


"Kami semua juga tidak mengetahui siapa dan mengapa sihir ini tiba-tiba muncul ditempat seperti ini tuan"


Setelah beberapa saat terbang diantara bebatuan-bebatuan yang terdapat pada pegunungan ini..



Tibalah kami pada sebuah kastil yang konon menjadi tempat berkumpulnya para Kesatria Jantung Hijau dimeja bundar


"Wah.. ada kastil ditempat seperti ini!" sahut Katsumi


"Itu adalah kastil yang dulu pernah digunakan untuk melakukan perundingan antara para pemimpin elf saat peperangan ratusan tahun lalu tuan" balas Zang

__ADS_1


"Jika perkataanmu memang benar, apakah disana terdapat petunjuk-petunjuk lebih mengenai azimat ini Zang, karena semakin lama aku semakin yakin bahwa azimat ini ada hubungannya denganku dan insiden dinegeri ini" ucap Katsumi


"Mungkin saja tuan, saya tidak pernah mengunjungi tempat ini.. hanya 1× saja yaitu saat ini bersama tuan.."


Kami ber2 mendarat pada teras kastil dan tiba-tiba..


"Jangan bergerak!, siapa kalian! berani-beraninya menginjakan kaki ditempat suci ini" ucap 1 dari 23 elf suci yang menjaga tempat ini


Sambil mengangkat tangan Katsumi berkata


"Kami bukanlah musuh.. kami hanyalah seorang petualang yang hendak mencari sesuatu" ucap Katsumi


"Pembohong.. ras manusia tidak dapat dipercaya!" ucap salah 1 dari mereka


Ternyata selama ini para elf hanya fokus terhadap Katsumi sampai tiba-tiba..


"Hah! Kolkhis.., maaf atas kelancangan kami kepada tuan anda.." ucap salah 1 dari mereka kepada Zang


"Zang.. sebenarnya apa yang sedang terjadi disini?" ucap Katsumi kepada Zang melalui telepati agar percakapan mereka tak didengar oleh para elf


"Saya tidak tahu tuan.. tapi sepertinya semua ini ada hubungannya dengan leluhurku, leluhur mereka, dan dirimu tuan"


1 dari 23 elf itupun berdiri dan berkata


"Maaf tuan, hamba tidak mengetahui bahwa anda adalah Kesatria Suci" lulur katanya begitu halus


"Kesatria Suci? apa maksudmu.. aku tak mengerti!" ucap Katsumi


"Iya.. kau.. menurut legenda yang kami jaga selama beribu-ribu tahun menceritakan bahwa akan tiba dimana seorang pemuda yang akan menjadi Kesatria Suci dengan menunggangi Raja Ras Griffin, Kolkhis.. dan itu terjadi pada tuan" jelas elf tersebut


"Sudah dapat dipastikan tuanlah Kesatria Suci tersebut!" sahut salah 1 dari mereka


Saat Katsumi sedang memfikiran perkataan dari elf tersebut tiba-tiba..


"Tunggu sebentar!, tuan.. benda apa itu yang terpasang pada jari tengah tuan?" tanya elf tersebut


"Cincin ini? ini benda yang diberikan oleh mendiang ayahku kepadaku sebelum dia wafat" balas Katsumi


"Tapi... cincin tersebut terlihat tidak asing bagi kami" sahut elf


"Apakah saya boleh memegang benda tersebut tuan?" tanya salah 1 elf


Elf tersebut mendekat, memegang tangan kanan Katsumi dan..


"Astagaa.. bukankah itu Azimat Navida!, bagaimana tuan bisa memilikinya? tanya elf tersebut dengan sangat terkejut


"Azimat Navida? apakah azimat ini yang kau maksud?" tanya Katsumi


"Benar.. azimat tersebut adalah peninggalan para kesatria suci kuno yang telah menjaga negeri ini selama bertahun-tahun lalu" ucap elf tersebut


"Dan hanya orang-orang terpilih saja yang dapat menggunakannya.. bahkan leluhur kami, Kesatria Jantung Hijau tak dapat menggunakan azimat tersebut, sebenarnya.. siapa tuan ini?" tanya elf tersebut


"Tak kusangka.. ucapan Kyouya waktu itu ternyata memang benar, wajar saja dia sangat terkejut ketika melihat azimat ini" pikir Katsumi


Katsumipun menjelaskan siapa dia sebenarnya dan dari mana dia berasal


"Sebenarnya saya hanyalah seorang pengelana biasa yang hendak mencari jati diri saya ditengah pertempuran ini" ucap Katsumi


"Jika tuan memang sekedar pengelana biasa, tapi mengapa tuan dapat memiliki benda legendaris tersebut.. tuan juga mampu menjinakan Kolkhis, raja para griffin" balas Elf tersebut


"Mungkin ini hanyalah sebuah kebetualan belaka.."


"Tidak ada yang namanya kebetualan dalam sebuah legenda, tuan.. jika kebetualan tersebut memang ada, semua legenda-legenda yang ada dinegeri ini pasti telah lenyap karena takdir/ramalan mereka telah diubah oleh seseorang" jelas elf tersebut


Setelah mendengar beberapa perkataan elf tersebut, mereka mengajak kami masuk kedalam kastil tersebut.. didalam sana elf tadi menceritakan legenda-legenda mengenai Azimat Navida, Negeri Ardonia, dan tentu saja legenda yang tertanam pada diriku


"Tulisan apa ini?" tanya Katsumi


"Ini adalah fragment peninggalan leluhur kami yang mengandung rahasia didalamnya" sahut elf tersebut sambil menunjukan kearah tulisan-tulisan tersebut


(Fragment sama yang terdapat di kastil griffin kuno)


"Jadi begitu.. ngomong-ngomong.. apakah hanya kalian yang tersisa di tempat ini?"


"Benar tuan.. sebelumnya tempat ini penuh dengan elf-elf suci yang hidup dengan damai. Namun.. sekarang semuanya telah sirna karena insiden yang menimpa tempat ini" ucap elf tersebut


"Insiden seperti apa?" tanya Katsumi

__ADS_1


"Hahhh...(menghela nafas) sebelum itu.. terjadi penyerangan besar antara musuh melawan kastil kami.. merea dipimpin oleh seorang jenderal yang sangat kuat.. oleh karena itu kami terpaksa mundur dan mengatur siatas untuk mengalahkannya!" jelas elf tersebut



"Terus.. setelah kalian mundur dan mengatur siasat.. apa yang kalian lakukan setelahnya?" tanya Katsumi


"Kami berada diujung kehancuran waktu itu, 70% wilayah kami telah dikuasai oleh pihak musuh.. lalu tibalah.. salah 1 leluhur kami yang keluar dari dimensi ruang waktu dengan membawa sebuah kotak(Cube) sihir"


"Kotak sihir?"


"Iya.. leluhur kami menceritakan bahwa kotak tersebut mengandung energi yang sangat kuat. Bahkan sampai bisa menghancurkan 50% pasukan musuh"


"Dengan kekuatan kotak sihir yang luar biasa tersebut, pasukan musuh dapat kami kalahkan!" sahut elf tersebut


"Terus.. bagaimana dengan jenderal musuh tersebut?"


"Jenderal tersebut telah dikalahkan oleh leluhur kami.. dan telah terperangkap didalam kotak tersebut"


Serelah mendengar percakapan elf itu, dia membawa kami menuju sebuah ruangan.. disana terdapat sebuah kotak, ternyata kotak itulah yang digunakan oleh para elf suci untuk mengalahkan pasukan musuh


"Lihatlah tuan.. itulah kotak yang sebelumnya saya ceritakan kepada tuan" elf tersebut menunjuk kearah kotak tersebut



"Wow.. kotak itu yang telah mengalahkan seluruh pasukan musuh saat menyerang kastil kalian?" tanya Katsumi


"Benar" sahut elf tersebut


"Tuan.. sepertinya saya pernah melihat kotak seperti itu disuatu tempat" ucap Zang


"Apa maksudmu Zang?" tanya Katsumi


"Tidak salah lagi.. itu adalah salah 1 dari 10 kotak waktu tuan!"


"Kotak waktu?"


"Iya.. kotak waktu merupakan salah 1 senjata terkuat yang mirip dengan azimat tuan ini, namun perbedaanya hanyalah kotak ini dapat digunakan 1× saja.. setelah itu kekuatannya akan menghilang" jelas Zang


"Jadi seperti itu.. Zang" balas Katsumi


"Iya tuan"


"Zang.. apakah kau dapat mengetahui keberadaan kotak waktu lain berada?"


"Bisa tuan.. hanya saja saya perlu menyentuhnya" ucap Zang


Setelah mendengar perkataan Zang.. Katsumi meminta izin kepada elf tersebut agar dia diperbolehkan membawa dan membiarkan Zang menyentuh kotak itu


"Tuan.. apakah aku boleh meminjam kotak tersebut, tidak akan kubawa keman-mana.. temanku hanya ingin menyentuhnya saja" ucap Katsumi


"Baiklah tuan.. tidak masalah untuk kami" balas elf tersebut


Elf mengambil kotak waktu itu dan menyerahkannya kepada Katsumi


"Ini dia kotaknya tuan" ucap elf itu


"Terima kasih banyak karena telah meminjamkan kami kotak berharga kalian" balas Katsumi


Katsumi menghampiri Zang..


"Zang.. ini kotaknya" ucap Katsumi


Zang menyentuh kotak tersebut dengan cakarnya dan..


"Hah! tak kusangka ternyata selama ini kotak kotak tersebut berada pada 1 tempat yang sama" sahut Zang


"Jadi.. kau sekarang tahu keberadaan kotak kotak yang lain?" tanya Katsumi


"Tentu tuan.. mari.. saya antar tuan ketempat kotak kotak tersebut berada" balas Zang


"Baiklah" sahut Katsumi


Setelah itu Katsumi memberikan kotak tersebut kembali kepada sang elf dan melanjutkan perjalanan


"Terima kasih atas info yang kau berikan, tuan" sahut Katsumi


"Tak apa.. sebagai seorang elf suci, sudah sepantasnya aku menyampaikan info penting kepada calon pahlawan kami" balas elf tersebut

__ADS_1


"Semoga perjalanan tuan selalu diberkahi dan dilindungi oleh kekuatan suci" ucap elf tersebut


Akhirnya kami ber2 kembali terbang dan melanjutkan perjalanan kami menuju ketempat kotak waktu berada, Zang mengatakan bahwa kotak tersebut konon dapat membantuku dalam mencari kebenaran jati diri serta perjuangan untuk menyelamatkan negeri ini. 1 lagi legenda datang kepadaku.. mungkin akan ada banyak legenda lagi yang akan kami temui disana.


__ADS_2