Takdir Pedang Suci

Takdir Pedang Suci
Dunia Hijau


__ADS_3

Cahaya silau datang menghampiri kami.. dan setelah itu, barulah kami tiba pada tempat tujuan.


"Tuan.. kita telah tiba diDaratan WonderLand" sahur Zang



"Jadi seperti ini WonderLand itu" pikir Katsumi


"Tuan.. ditempat ini, sihir tidak dapat digunakan.. jadi gunakanlah pedang tuan dengan baik untuk melawan musuh yang menyerang kita nanti" ucap Zang


"Baik Zang.. aku mengerti. Oh iya, apakah kita sekarang dapat turun kebawah?" tanya Katsumi


"Tentu bisa tuan, setelah ini saya akan segera turun kebawah" balas Zang


Zang kemudian turun kebawah, menginjak tanah WonderLand yang diikuti oleh Katsumi


"Tuan.. mulai dari sini bahaya akan mengancam kita. Maka dari itu, berhati-hatilah" sahut Zang


"Tentu Zang, kau juga.. berhati hatilah" balas Katsumi sambil mengeluarkan pedang dari sakunya yang terpasang dipunggung Katsumi


Setalah itu.. kami masuk kedalam hutan yang lebat untuk memulai pencarian ke-9 kotak sihir


"Hawa disini sungguh terasa aneh, Zang" ucap Katsumi sambil mengusap-usap lehernya


"Tentu saja tuan, karena tuan memiliki sihir didalam tubuh tuan, maka.. sihir tersebut akan tersegel oleh sihir yang berada pada tempat ini. Itulah yang membuat perasaan tuan tidak nyaman"


"Tersegel ya! seberapa lama?" tanya Katsumi


"Selamanya tuan, tergantung seberapa lama kita berada ditempat ini" jelas Zang


Tiba-tiba jauh didepan kami.. muncul sesuatu cahaya yang menyorot tempat gelap ini menjadi sedikit agak terang


"Zang! lihat.. ada cahaya didepan sana, mari kita segera bergegas!" sahut Katsumi


"Tunggu.. tunggu.. tuan!" balas Zang


Namun.. tanpa Katsumi sadari, setelah dia keluar menuju cahaya tersebut, alangkah terjekut dirinya, ternyata cahaya tersebut berasal dari cristal yang tertanam pada golem ditubuhnya. Kemudian.. sesosok golem tersebut menoleh kepada Katsumi


"Haarrggggttt!!..." Teriak golem itu


Golem tersebut berlari dan menghampiri Katsumi



"Tuan.. menyingkir dari sana!" teriak Zang


Katsumipun menyingkir dari jalur yang akan terserang oleh golem tersebut.. dan Dungggg.. golem tersebut menghantamkan palunya tepat ditempat Katsumi sebelumnya berdiri


Wusss.. (angin berhembus kencang)


"Kuat.. kuat sekali!, tak kusangka dampak dari serangannya bisa sekuat ini!" pikir Katsumi


Golem tersebut kembali menyerang Katsumi.. namun seperti yang sudah dikisahkan sebelumnya bahwa sekarang Katsumi telah menjadi lebih kuat dari biasanya..


Katsumi menghindar dan terus menghindar dari serangan golem tersebut dan..


"Baiklah.. sekarang kesempatanku!" sahut Katsumi


Katsumi kemudian loncat kearah tangan golem itu dan berlari menuju kepalanya


"Hah.. kau ingin bermain-main denganku rupanya ya.. baiklah.." ucap Katsumi


Golem tersebut mendorong tangannya dan membuat Katsumi terjatuh..


"Tangguh juga kau rupanya.." sahut Katsumi

__ADS_1


"Arrggghhhtt.." geram golem itu


"Sekarang rasakan ini.. Splining Slash!" teriak Katsumi


Katsumi bergerak cepat bak seorang samurai dan.. Sringgg.. dia menebas golem tersebut


"Bagaimana rasanya? tanya Katsumi kepada golem itu


Tangan kiri golem tersebut patah akibat tebasan pedang Katsumi


"Mustahil.. mustahil.. tuanku dapat menggunakan skill ditempat seperti ini!" pikir Zang


"Hey! kenapa kau berhenti? ucap Katsumi kepada golem


Golem tersebut kemudian menembakan laser kearah Katsumi


"Hm.. sudah kuduga kalau dia pasti dapat menggunakan sihir ditempat ini" pikir Katsumi


Katsumi bersiap-siapa untuk menghindar dan.. Cungggg... laser telah ditembakan dari golem tersebut langsung menuju kearah Katsumi. Dengan sigab, Katsumi melompat dan salto untuk mengindari serangan tersebut.


"Sepertinya kau terlihat tak berdaya dengan serangan jarak dekatmu, maka dari itu.. kau memilih menggunakan sihir untuk menyerangku! apakah aku benar? tanya Katsumi kepada golem


"Geeerrr..." geram golem


"Hufftt.. sepertinya ucapanku benar ya.. hm.. dengan begini.. kau pasti tak akan dapat menghindar dari seranganku selanjutnya"


Katsumi berhenti melangkah dan terlihat terdiam tak melakukan apa-apa.. Zang dan Golem juga melirik Katsumi dengan tatapan kebingungan.. tiba-tiba.. Sringgg..



Zang menebas golem tersebut dengan skill yang belum pernah dia keluarkan sebelumnya


"Butuh 100 tahun bagimu agar dapat mengalahkanku!" ucap Katsumi kepada golem yang ia tebas tadi


"Ohh.. Zang, aku hampir lupa kalau kau juga berada ditempat ini. Emm.. keadaanku baik-baik saja" balas Katsumi


"Saya kira tuan mengalami beberapa luka pada diri tuan" ucap Zang


"Tenanglah Zang.. kau tak perlu khawatir dengan keadaanku. Kau bisa lihat dengan mata kepalamu sendiri bahwa aku baik-baik saja" balas Katsumi


Tiba-tiba dari dalam tanah.. keluarlah akar-akar besar yang melilit kaki Katsumi dan Zang hingga membuat mereka ber2 tergantung diatas pepohonan.. dan dari dalam hutan keluarlah sesosok..



"Apa yang kalian lakukan ditempat seperti ini!" tanya sesosok golem yang keluar dari dalam hutan dan..


"Hah! Kolkhis" sahut golem tersebut


Tiba-tiba.. akar yang melilit kaki kami ber2 terlepas.. Dugg.. kami ber2 jatuh ketanah


"Apa yang sebenarnya terjadi disini Zang" tanya Katsumi


"Tuanku.. golem yang berada didepan kita ini.. adalah Golem Agung, Elbano.. pemimpin dari ras golem suci tuan" jawab Zang


"Apakah benar begitu Zang?"


"Benar tuanku" balas Zang


Golem Agung tersebut kemudian berkata..


"Zang.. apa yang kau lakukan ditempat ini, dan siapa manusia yang kau bawa bersamamu? ucap Elbano kepada Zang


"Zang, dia mengetahui namamu!" ucap Katsumi terkejut


"Tuan.. perlu tuan ketahui.. dia termasuk salah 1 makhluk legendaris seperti saya yang ada didunia ini, jadi wajar jika dia mengetahui nama asliku.. dia juga memiliki julukan seperti diriku.. yaitu Kristal Kehidupan" ucap Zang

__ADS_1


"Benarkah?" tanya Katsumi


"Benar tuan.." jawab Katsumi


Zang dan Katsumi berkomunikasi melalui telepati, maka dari itu Elbano tak mengetahui bahwa Zang dan Katsumi sedang berbicara


"Hei Zang! kenapa kau hanya diam saja, cepat jawab pertanyaanku tadi! sahut Elbano dengan nada tinggi


"Sebenarnya.. kedatangan kami ketempat ini karena kami sedang mencari 9 kotak sihir yang tersisa.. dan sihirku mendeteksi bahwa ke-9 kotak sihir tersebut berada ditempat ini" sahut Zang


"9 kotak sihir ya.. hm.. tapi sepertinya hal itu sangat tidak mungkin.. karena energi sihirku tak merasakan keberadaan kotak-kotak sihir tersebut ditempat ini" balas Elbano


"Mungkin karena tempatmu telah membuat aura dari kotak-kotak sihir tersebut menjadi terhalang"


"Hm.. kau ada benarnya juga, tetapi untuk apa kau mencari kotak-kotak sihir tersebut?" tanya Elbano


"Kami mencari kotak sihir itu karena kekuatan dari benda tersebut akan kami gunakan untuk melindungi UnderWorld(Bumi)" jawab Zang


"Apa kau bilang.. kau ingin menggunakan kekuatan dari senjata kuno tersebut untuk menyelamatkan UnderWorld, tak akan kuizinkan kau menemukan dan memakainnya!" sahut Elbano


"Elbano.. apakah kau sudah lupa kenapa kotak sihir tersebut berada didunia ini.. bersama dengan senjata-senjata kuno lainnya?" tanya Zang


"Tidak.. aku masih mengingatnya secara detail" balas Elbano


"Jika memang benar kau masih mengingatnya.. coba sekarang sebutkan alasan mengapa benda tersebut berada didunia ini"


"Benda-benda kuno itu berada didunia dengan tujuan untuk menjaga agar dunia ini tetap selalu aman.." ucap Elbano


"Tapi.. mengapa kau menghalangiku untuk menemukan benda tersebut. Padahal niatku hanyalah ingin menggunakan kekuatan dari benda itu untuk melindungi Negeri Ardonia bersama tuanku" balas Zang


Elbano terdiam sambil memfikirkan perkataan Zang dan..


"Tunggu.. tunggu sebentar, tadi kau mengatakan apa.., tuan? ucap Elbano kepada Zang


"Manusia ini.. dia adalah tuanku" balas Zang


"Apa yang kau katakan Zang! kita ini adalah makhluk agung.. mana mungkin dapat diperbudak oleh manusia"


"Kau salah Elbano.. setahuku dikalangan para makhluk agung.. kaulah yang paling bijak diantara kami semua, tapi mengapa kau sampai berfikiran sedemikian!" sahut Zang


"Itu karena perkataanmu yang sama sekali tidak logis, kekuatan kita jauh lebih besar beratus kali lipat dibanding dengan kekuatan makhluk manapun.. termasuk manusia" balas Elbano


"Sepertinya kau sangat cepat dalam mengambil keputusanmu Elbano, lebih baik kau rasakan sendiri seperti apa sihir yang dimiliki oleh tuanku ini" sahut Zang


"Baiklah.. akan aku lakukan untuk memastikan apakah perkataanmu ini memang benar-benar nyata" balas Elbano


"Tuan.. apakah tuan bersedia untuk menghubungkan sihir tuan dengan teman lama saya ini, dia tidak mempercayai tuan sama sekali bahwa tuan ini bukanlah orang sembarangan.. maka dari itu aku mengajukan agar dia bisa merasakan sendiri kekuatan tuan" ucap Zang


"Baiklah Zang.. jika itu maumu" balas Katsumi


Katsumi kemudian mendekati Elbino.. dan menempelkan/memegang tangan Elbano


Wussss..(angin kembali berhembus kencang)


"Tidak.. tidak.. tidak mungkin! kekuatan macam apa ini!" sahut Elbano


Karena kekuatan Katsumi yang begitu besar.. angin disekitar Katsumi tiba-tiba bertiup kencang.. bahkan sampai mampu menghempaskan Elbano dan Zang


"Duuffffffff... Elbano dan Zang terpental dan menghantap pepohonan dibelakang mereka


Grukk... Elbano bangkit berdiri..


"Tak kusangka.. ternyata kekuatan yang kau miliki sangat besar.. bahkan lebih besar dari kekuatanku.. sebutan, siapa kau sebenarnya nak? tanya Elbano kepada Katsumi


Disini.. perubahan baru akan muncul. Entah itu kedamainan yang akan membawa sebuah suasana bahagia.. atau.. kehancuran.., yang akan menyiksa dan membuat semua menderita dibuat olehnya. Legenda akan terus berjalan seiring berjalannya waktu.. perjumpaanku dengan Tetua Elbano mungkin adalah sambungan dari takdir yang melekat pada diriku.. kuyakin.. pasti akan ada petunjuk dibalik perjumpaan kami ini.. diriku sangatlah beruntung karena dapat secara langsung bertemu dengan Tetua Elbano yang akan membimbingku ditempat ini. Semoga akan ada perubahan baik yang berpihak kepada kami. Karena kami... ingin sekali adanya perubahan.

__ADS_1


__ADS_2