
Setelah kami terbang sekian lama diudara, melewati beberapa kota & desa yang telah hancur, jembatan-jembatan roboh, dan lain-lain.. barulah kami tiba pada tempat tujuan kami.. Benteng Ethos. Dengan bantuan para griffin yang membuat perjalanan kami terasa singkat dan tentunya aman sampai tujuan.
"Baiklah.. itu dia.. Benteng Ethos" seru Kyouya
"Wah.. tidak terasa kita telah sampai diBenteng Ethos ini kembali" ucap Kenji
"Jadi ini ya.. Benteng Ethos" ucap Katsumi
"Iya.. inilah Benteng Ethos tuanku, dahulu tempat ini sering digunakan sebagai tempat perlatihan pasukan elite dari berbagai tempat, jadi tidak diragukan lagi saat pasukan neraka menyerang Benteng ini, mereka sempat dibuat kuwalahan walaupun pada akhirnya merekalah yang mendapatkan kemenangan tersebut" balas Zang
"Hm.. tapi sayang.. mereka yang sangat berguna dimedan perang harus gugur ditempat ini" ucap Katsuma
Beberapa saat kemudian.. kamipun turun untuk segera melakukan tugas penyelidikan yang diberikan kepada kami
"Semuanya.. cepat turun!" seru Kyouya
Kami ber5pun turun dan tiba pada sisa-sisa reruntuhan Benteng Ethos ini.
"Lihatlah.. yang mereka lakukan pada tempat seperti ini" ucap Kenji sambil berjalan masuk keBenteng Ethos
"Tidak kusangka.. ternyata benar ucapan mereka(assasint Kota Scaro). Disini tidak ada siapapun.. hanya kita ber4 dan griffin yang kita bawa teman" ucap Kyouya
"Tapi aneh.. kemana semua mayat-mayat orang yang gugur ditempat ini? tidak ada 1pun yang terlihat olekku" Tanya Minori
"Aku juga.. Aku juga.." jawab Kyouya dan Kenji
"Zang.. apakah kau mengetahui sesuatu tentang hal seperti ini, seharunya kau dapat mengetahui apa yang sebenarnya terjadi ditempat ini.. itu karena kemampuanmu sebagai hewan suci yang sangat terhormat" ucap Katsumi kepada Zang melalui telepati(cara mereka berkomunikasi)
"Baiklah tuan akan kucoba(beberapa saat kemudian), ahh sial, maaf tuan, aku sama sekali tidak dapat mengetahui kejadian yang menimpa tempat ini" balas Zang
"Apa maksudmu?" tanya Katsumi
"Tempat ini seperti diselumuti oleh sihir gelap yang membuatku tidak dapat mengetahui apa yang terjadi disini tuan" balas Zang
"Ohh.. begitu, baiklah, tak apa-apa Zang, yang terpenting kau sudah ingin berusaha"
Disetiap tempat, kami geledah 1 per 1, mulai dari daerah luar, dalam, dan pinggir bahkan bagian dalam benteng telah kami periksa dan tak menemukan apapun
"Sungguh aneh tempat ini, tidak ditemukan apapun disini.. hanya ada beberapa bangunan dan barang-barang tinggalan penghuni disini" ucap Katsumi
"Katsumi, apakah kau menemukan sesuatu?" tanya Kenji
"Tidak 1 pun petunjuk yang aku temukan disini, Kenji" balas Katsumi
"Sepertinya ada sesuatu yang janggal dari tempat ini Katsumi, apakah kau juga merasakan apa yang kurasakan saat ini?" tanya Kenji kembali
"Tentu.. kujuga bersependapat kepadamu.. apakah mungkin, semua korban telah dibuang oleh pasukan musuh kesuatu tempat?" tanya Katsuma
"Bisa jadi.. soalnya tidak ditemukan 1 mayatpun ditempat ini" balas Kenji
"Apakah mungkin... para korban telah dijadikan sebagai pasukan mayat hidup(undead) mereka" ucap Katsumi
__ADS_1
"Tidak.. tidak mungkin hal itu terjadi, karena.. saat benteng ini diserang, yang menyerang kami hanyalah pasukan neraka, tidak ada yang lain" jawab Kenji
"Hah? jika memang seperti itu yang kau ketahui, lalu.. dari mana datangnya naga kegelapan yang menyerang kota kemarin, Kenji" tanya Katsumi
"Entah.. tapi jika memang benar naga tersebut bukan berasal dari sini.. berarti.." ucap Kenji sambil melirik kearah 2 pegunungan yang terdapat disebelah selatan Benteng Ethos
Beberapa menit kemudian.. Kenji melaporkan hasil simpulan yang dia peroleh dari beberapa info yang dia kumpulkan menjadi 1
"Hm.. sepertinya perkataanmu ada benarnya, kenji. Baiklah.. kita akan pergi kegunung itu" ucap Kyouya kepada kami
"Baiklah teman-teman.. tanpa waktu lama lagi.. mari kita terbang menuju 2 pegunungan yang berada tepat disebelah selatan benteng ini
Kamipun bergegas menunggangi griffin kami masing-masing dan terbang menuju 2 pegunungan tersebut. Tiba-tiba.. tepat dari balik pegunungan tersebut, kami menemukan hal yang sangat mengerikan.. yaitu sekumpulan pasukan mayat hidup(undead) dan beberapa naga zombie yang siap dikerahkan kapan saja..
"Astaga.. apa semua ini!" seru Kyouya
"Sungguh pemandangan yang mengerikan" ucap Kenji
"Apa yang akan mereka lakukan dengan pasukan sebanyak ini, atau jangan-jangan..." ucap Katsumi
"Tidak.. tidak mungkin! aku tahu yang akan mereka lakukan dengan pasukan sebesar ini!" seru Kyouya
"Apa yang akan mereka lakukan, Kyouya?" tanya Katsumi
"Hah.. hah..(menarik nafas) jika kita lihat dari arah pasukannya.. mereka menghadap timur.. tepat dimana Kota Scaro berdiri" jawab Kyouya
"Yup.. betul sekali ucapanmu itu, kita harus bergegas kembali menuju kota dan memperingati semua penduduk dan guild disana" ucap Kyouya
Namun.. naasnya, saat kami hendak ingin terbang.. salah 1 dari mereka melihat kami yang hendak melarikan diri..
"Arrhhggggttt MAAAANNUSSSIAAAAA!!!" ucap salah 1 pasukan mereka
"Dengan muka kami yang penuh dengan ketakutan.. kami segera mungkin meninggalkan tempat tersebut.. namun.. kami melupakan 1 hal, didalam pasukan mereka terdapat beberapa ekor naga zombie yang kemudian mengejar kami ber4(ber5 + dengan Zang). Naga zombie tersebut terus menyerang kami dengan semburan nafas api mereka.. naasnya, disinilah kami terpisah.. aku dan Zang tertembak jatuh tepat dibagian utara pegunungan tersebut.. sedangkan, Minori, Kyouya, dan Kenji.. tak ada yang tahu dimana mereka berada
Ahhrrgggttt....(terguling-guling dari atas perbukitan)... Takkeee..(tangan memegang pepohonan)
"Hahhh... Hhahhh... hhahhh(menarik nafas), Zang.. zang dimana kau!" seru Katsumi
Duarggytt(sesosok muncul dari balik tumpukan pepohonan(Zang))
"Tuan.. bagaimana keadaanmu? apakah kau baik-baik saja?" tanya Zang
"Iya.. aku tidak apa-apa, hanya beberapa luka ringan saja" balas Katsumi
"Zang.. apakah kau bisa melacak keberadaan teman-teman yang lain?"
"Maaf tuan, karena semburan dari naga tersebut, udara disekitar tempat ini telah tercemar dengan racun yang berada pada nafas naga tersebut yang mengakibatkan tempramental udara disini menjadi kacau" ucap Zang
__ADS_1
"Ohh.. jadi sekarang kita hanya bisa berharap
bahwa mereka semua baik-baik saja"
"Betul sekali.. tuanku"
Karena keadaan yang memaksa kami untuk bersembunyi, kami(Katsumu & Zang) sepakat bersembunyi dikaki gunung didalam kelebatan pepohonan. Sesekali kami juga mendengar geraman naga-naga yang masih berada disekitar bukit. Keesokan harinya.. kami bergegas kembali menuju kota untuk menyampaikan tentang hal yang kami temukan ini.. kepada seluruh penduduk Kota Scaro
"Baiklah Zang.. sekarang sudah pagi.. cepat kita kembali menuju kota, mungkin saja teman-teman yang lain telah tiba duluan disana untuk memperingatkan penduduk akan hal mengerikan ini"
"Baiklah tuan, silahkan naik kepunggungku.. aku akan menggunakan kekuatan maksimal agar bisa tiba duluan sebelum mereka dikota" sahut Zang
"Baiklah.. usahakan yang terbaik, Zang"
Dengan secepat kilat.. Zang terbang begitu cepatnya.. hanya dalam 3 hari kami telah tiba dikota.. namun.. hal tak terduga terjadi
Pasukan musuh telah tiba lebih awal dari kami dengan menggunakan sebuah "VORTEX", sihir tingkat tinggi yang dapat memindahkan sekumpulan perajurit dalam waktu singkat
"Tidak.. tidak.. tidak.. ini semua.. pasti bohong!" sahut Katsumi
"Kota ini tidak mungkin hancur kan? ini hanyalah ilusi optik kan, Zang? cepat beritahu aku" sahut Katsumi
"Tuan.. semua sudah terlambat" jawab Zang
Katsumipun terpapar jatuh ketanah dengan muka yang menghadap kearah kota yang terbakar
"Kenapa.. kenapa hal ini bisa terjadi.. padahal kita sudah bersusah payah untuk bertahan hidup agar bisa memberi tahukan informasi tentang pasukan ini, tapi kenapa.. hal ini bisa terjadi" sahut Katsumi..
"Atau jangan-jangan.. Minori, Kenji, Kyouya... mereka..." ucap Katsumi
Zang, sang hewan legendaris bahkan sampai tidak berkata apa-apa lagi
"Kenapa hal ini bisa terjadi, padahal aku sidah berjanji kepada Minori untuk berjuang bersama-sama demi membawa kemenangan & kebabasan pada negeri Ardonia ini" ucap Katsumi yang meneteskan air mata
"Tuanku.. kau harus tetap tegar.. mungkin dewa telah memberimu kesempatan unt.."
"Untuk apa! untuk melihat semua kesedihan ini maksudmu, iya!" jawab Katsumi yang tiba-tiba berteriak
"......., bukan seperti itu maksud saya, mungkin dewa memberikan kesempatan kepada tuan untuk terus hidup agar tuan dapat mencegah agar hal ini tidak melanda di tempat lain lagi, ingat tuanku.. ini adalah peperangan, tidak ada dalam sejarah yang tertulis bahwa peperangan tidak akan memakan 1 korban.. dipeperangan.. kita pasti akan mengorbankan sesuatu tuanku, walaupun itu sesuatu yang sangat berarti dalam hidup kita ini.
"Sepertinya yang kau katakan memang benar, Zang, mungkin aku diberi kesempatan untuk terus hidup agar bisa melakukan seperti yang kau katakan tadi.."
"Baiklah.. apakah kau ingin terus bersamaku, Zang?" tanya Katsumi
"Tentu tuanku, saya akan mengikuti kemanapun tuan pergi" jawab Zang
"Zang.. kau itu sungguh hewan kesayanganku yang paling kubanggakan, aku sungguh beruntung karena dapat memilikimu"
Dengan demikian.. kami ber2 bergegas pergi dari tempat tersebut.. dan mencari beberapa tempat ditanah Ardonia yang masih aman.. mungkinkah kami dapat memperingati penduduk Ardonia lainnya, ataukah.. hal ini terjadi untuk membuka beberapa tahap dalam pencarian jati diriku yang sebenarnya.. Zang juga berkata diperjalanan bahwa sempat beberapa kali dia melihat benda(azimat) yang berada disakuku mengeluarkan cahaya terang.. mungkinkah hal ini ada hubungannya dengan kejadian yang kualami hari ini.. semoga.
-----Info-----
__ADS_1
Ada beberapa adegan dimana Katsumi berbicara kepada Zang melalui kontak komunikasi menggunakan mulut, sedangkan Zang berkomunikasi kepada Katsumi melalui telepati, jadi jangan salah paham ya!