Takdir Pedang Suci

Takdir Pedang Suci
Raja Griffin


__ADS_3

Setelah kekacuan yang melanda Kota Scaro kemarin sore, kami melanjutkan perjalanan menuju Benteng Ethos untuk penyelidikan lebih lanjut. Tugas ini diberikan langsung oleh pimpinan guild, Jalkar. Kami sesegera mungkin pergi menuju tempat tersebut.. beberapa assasint Kota Scaro mengatakan bahwa didaerah sekitar Benteng Ethos tidak terdapat tanda-tanda kehidupan dari pihak kami maupun pihak lawan. Kesempatan yang bagus untuk melakukan penyelidikan disana tanpa diganggu oleh siapapun.


"Kyouya.. sebenarnya apa yang dikatakan pimpinan guild kepadamu kemarin malam?" tanya Katsumi


"Dia menyuruh kita untuk melakukan penyelidikan diBenteng Ethos" balas Kyouya


"Tapi.. bukannya kau bilang disana terdapat banyak sekali bala tentara pasukan neraka-kan" ucap Katsumi


"Iya.. itu memang benar.. namun.. beberapa assasint yang diutus oleh dia(jalkar) mengatakan bahwa disekitar Benteng Ethos sama sekali tidak terlihat monster yang masih berkeliaran disana"


"Benarkah.. bagus kalau begitu, kita dapat menyelidiki tempat tersebut tanpa terganggu oleh siapapun" jawab Katsumi


Dalam perjalanan.. seperti biasa kami berbincang-bincang untuk menghidupkan suasana disekitar kami


"Oh iya Minori.. bagaimana tidurmu kemarin malam?" tanya Katsumi


"Tidurku tenang-tenang saja, tidak ada sesuatu yang terjadi.." jawab Minori


"Begitu ya.. bagus deh" balas Katsuma


"Memang kenapa kau tiba-tiba menanyakan hal seperti itu, Kartsumi?"


"Jadi.. kemarin malan aku sama sekali tidak dapat tertidur"


"Oh iya.. kenapa hal itu bisa terjadi?"


"Entah.. tiba-tiba terfikir didalam pikiranku mengenai azimatku yang besinar kemarin saat kita sedang dalam perlawanan melawan penyihir neraka. Saat aku ingin beranjak tidur.. hal itu selalu muncul dalam pikiranku.. seperti seakan-akan memberikanku petunjuk mengenai sesuatu hal" ucap Katsumi


"Mungkin memang benar perkataan Kyouya dulu yang mengatakan bahwa azimat yang kau bawa tersebut.. memang benar-benar azimat asli" balas Minori


"Bagaimana mungkin.. Minori, kau ini memang suka mengarang ya, hahahaha"


"Ehh.. tidak-tidak.. kan aku hanya mengira-ngira saja.. kau ini yang sukanya selalu menganggap semua hal menjadi lelucon" balas Minori dengan muka kesal


"Ehh.. maaf-maaf aku berlebihan ya?


"Hm.. baiklah.. tapi ingat! jangan kau ulangi lagi perbuatanmu ini oke!" balas Minori


"Baiklah.." jawab Katsumi


Tiba-tiba langkah kami terhenti pada suatu padang rumput yang luas..


""Ada apa ini?" tanya Katsumi


"Ini..., Kyouya akan memanggil hewan tunggangan legendaris tingkat atas, Griffin" ucap Kenji


"Hah.. Griffin, hewan seperti apa mereka itu?" tanya Katsumi


"Sudahlah Katsumi.. kau nanti akan mengetahui dengan sendirinya" balas Kenji


Kyouya mengambil peluit dari dalam sakunya yang diberikan oleh pimpinan guild sebelum kami melaksanakan tugas ini. Dan tiba-tiba..


__ADS_1


"Itu mereka.., akhirnya mereka tiba juga" ucap Kenji


Satu per satu hewan legendris, Griffin tersebut turun ketanah.. namun tidak semudah itu menunggai Griffin, kami harus menaklukan mereka terlebih dahulu agar patuh dan bisa dijadikan sebagai hewan tunggangan, dll


"Baiklah.. cepat kalian pilih salah 1 dari mereka dan jadikan sebagai tunggangan kalian.. ingat!, perjalanan kita begitu jauh, akan membutuhkan waktu lama jika kita berjalan kaki" seru Kyouya


"Baiklah" ucap Kenji


Dengan sigab.. Kenji, Kyouya, dan Minori telah mendapatkan Griffin yang mereka pilih sebelumnya.. sedangkan Katsumi..


"Katsumi.. kenapa kau lama sekali, cepat!" seru Kyouya


"Anuu.. bagaimana cara menaklukan mereka, aku sama sekali tidak tahu caranya" ucap Kyouya


"Astaga Katsumi.. hal semudah ini bahkan kau tidak mengetahuinya?" tanya Kenji


"Katsumi.. kau hanya perlu mendekati Griffin tersebut, setelah itu sentuh kepalanya dengan tanganmu.. kemudian alirkan energi sihirmu kepada Griffin tersebut" jelas Minori


"Dengar tuh Katsumi.. begitu cara melakukannya, tidak terdengar susah kan" balas Kenji


"Baiklah.. aku akan mencobanya" ucap Katsumi


Katsumipun mendekati Griffin pilihannya, Kolkhis, yaitu pimpinan para Griffin



Dengan serentak Kyouyapun berteriak kepada Katsumi...


"Katsumi, berhenti.. dia adalah Kolkhis, pimpinan dari ras Griffin ini. Jika kau mendekatinya sudah dapat dipastikan bahwa kau akan segera menemui ajalmu!" seru Kyouya


"Tidak mungkin! aku salah lihat! di.. dia.. dia telah menjinakan Kolkhis!" seru Kyouya


"Wah.. hebat sekali kau Katsumi, hahahahaha. Dengan mudahnya dapat menjinakan raja agung Griffin" ucap Kenji


"Katsumi, dari mana kau bisa menjinakan Kolkhis itu, hal ini sungguh tidak terduga!" ucap Minori


"Entah.. akupun juga tak tahu, tadi saat aku ingin menjinakannya, tiba-tiba muncul semacam energi yang menarikku. Bisa dibilang kalau Griffin itulah yang menarikku dengan kekuatan sihirnya" jelas Katsumi


"Mana mungkin hal itu dapat terjadi!" bangkang Kyouya


"Aku tidak berbohong.. semua yang kukatakan itu memang benar sesuai dengan kenyataan" jelas Katsumi


Saat kami sedang berdebat mengenai hal janggal ini, tiba-tiba Kolkhis tersebut menghampiri Katsumi dan tunduk dihadapannya.. seakan-akan dia telah mengetahui siapa jati diri Katsumi yang sebenarnya


"Katsumi.. lihat dibelakangmu" ucap Kenji sambil menunjuk kearah belakang Katsumi dengan mengunakan kode mata


"Memang ada apa dibelakangku?" tanya Katsumi


Katsumipun berbalik dan...


"Astaga.. ketua griffin" seru Katsumi terkejut


Kyouya dan Minoripun juga terkejut karena tanpa mereka sadari.. posisi mereka sangat dekat dengan hewan berbahaya itu

__ADS_1


"Ahhh.. Kolkhis!" seru Kyouya


"Tenang.. dia tidak akan menyerang kita teman-teman" ucap Katsumi


Tiba-tiba..


"Tolonglah.. pemuda, aku memiliki nama, jadi kumohon jangan memanggilku dengab sebutan "dia" atau "raja griffin" ucap Kolkhis tersebut


"Hah!.. kau dapat berbicara?" tanya Katsumi kebingungan


"Hei Katsumi.. kau kenapa.. berbicara sendiri kepada Kolkhis itu" ucap Kenji


"Iya.. kau terlihat sedang berbicara kepadanya" ucap Minori


"Ohh.. ini, tadi dia mengatakan sesuatu kepadaku" balas Katsumi


"Aduhh.. sudah kubilang nak, aku memiliki nama, Zang(dibaca Zeng) itulah namaku. Maka dari itu berhentilah memanggilku dengan sebutan "dia" seru Zang(raja Griffin) kepada Katsumi


"Tuhh.. dia, ehh.. maksudku Zang, dia berbicara kepadaku lagi" ucap Katsumi sambil menunjuk Zang


"Hahahaha.. apa kau sudah gila, mereka sama sekali tidak dapat berbicara kepada manusia, hahahaha" tawa Kenji


"Iya kau benar, kenji. sepertinya keadaan disini mempengaruhi pikiran Katsumi, hihihihi" tawa Minori


"Sepertinya.. sihir yang kau bilang sebelumnya, saat sihirmu ditarik oleh Kolkhis tersebut.. tanpa disengaja kewarasanmu juga telah ikut tertarik, hahahaha" ucap Kyouya


"Tersersah kalian mau berkata apa, aku sama sekali tidak peduli.. mungkin pendengaran kalian terganggu dan membuat kalian tidak dapat mendengar ucapan Zang" balas Katsumi


"Zang?? siapa lagi itu. Katsumi.. sebaiknya kau cepat-cepat istirahat.. atau kau akan benar-benar menjadi gila, hahahaha" ucap Kenji tertawa girang


Disaat teman-teman Katsumi tertawa.. munculah


"Tuan.. yang dapat mendengar suaraku ini hanyalah tuan seorang saja, tidak ada seorangpun bahkan teman-teman tuan yang dapat mendengar suara saya kecuali tuan" ucap Zang kepada katsumi


"Ohh jadi begitu ya.., ehh sebentar.. kita sedang berbicara melalui telepati kan?"


"Iya.. karena sihir kita sekarang telah terhubung.. jadi tuan dapat berbicara bahkan memanggilku melalui telepati tuan"


"Hm.. aneh sekali, padahal sebelumnya, sebelum aku mendapatkanmu.. aku sama sekali tidak merasa bahwa ditubuhku ini terdapat sihir yang cukup untuk membuat seekor Griffin jinak kepadaku.. tapi siapa sangka, aku malah mendapatkanmu Zang" balas katsumi


"Tuan salah, sebenarnya terdapat sihir kuat yang melekat pada tubuh tuan, namun.. sihir itu untuk saat ini masih tertahan oleh suatu sihir.. sayangnya aku tak mengetahui sihir yang menghalangi sihir tuan ini, bisa dibilang sihir ini adalah sihir kuno" jelas Zang


"Ohh.. begitu ya, memang benar ucapan mereka kalau kau ini memang hebat. Kau bahkan mengetahui bahwa ditubuhku ini terdapat sihir besar yang terpendam.. jujur, awalnya aku sama sekali tidak percaya dengan ucapanmu.. namun lama kelamaan perkataanmu itu terdengar benar dipikiranku" ucap Katsumi


"Astaga.. mana mungkin aku berani membohongi tuanku sendiri" balas Zang


Awalnya Katsumi sangat terkejut dengan Kolkhis yang tiba-tiba menjadi jinak bahkan sampai mengabdi kepada Katsumi hingga membuat teman-temannya terkejut.. namun.. lama-kelamaan Katsumi mulai terbiasa dengan keberadaan Zang yang juga dapat berbicara kepadanya melalui telepati


"Hahaha.. lihatlah Katsumi, dia tampak kebingungan dengan dirinya sendiri" seru Kenji


"Hihihihi.. iya kau benar Kenji" balas Minori


"Sudah-sudah.. mari kita lanjutkan perjalanan kita menuju Benteng Ethos, mungkin dengan keberadaan Kolkhis dipihak kita.. musuh tak akan berani menyerang kita melalui udara" ucap Kyouya

__ADS_1


Kami ber4pun memulai perjalanan kami kembali pada Benteng Ethos untuk melakukan penyelidikan disana.. dan dengan bantuan Zang mungkin tidak akan ada bahaya yang akan menyerang kami ber4.. hal itu juga dikuatkan dengan perkataan Zang kepadaku.. bahwa terdapat sihir kuat yang melekat didalam diriku ini.. apakah ini menjadi salah 1 petunjuk yang kubutuhkan untuk menemukan jati diriku? dan kupikir dengan keberadaan Zang disini, dia dapat membimbingku pada hal yang sangat inginku wujudkan.. sesuai dengan perkataanku kepada mendiang ayahku, yaitu mengetahui siapa diriku ini sebenarnya.. dan ada hubungan apa diriku, Dewi Agung, Takdir, dan Azimat yang kubawa ini.. mungkin.. hal besar didepan sana akan terjadi kepadaku, tidak.., mungkin kepada kami ber5. Ataukah akan ada 1 petunjuk lagi yang akan mengarahkanku kepada takdir yang melekat pada diriku?


__ADS_2