
Semenjak pedang suci tersebut muncul dihadapanku.. semua yang kukenal berubah..
"Tuan.. tuan berhasil mengalahkan monster tersebut!" ucap Zang
"Wow.. kekuatan itu.. ternyata besar juga" ujar Roga
"Iya.. aku juga terkejut.. pedang ini.. memang pedang yang luar biasa" balas Katsumi
Setelah berhasil mengalahkan monster tersebut.. kami kemudian masuk kedalam kuil itu
"Nak.. sepertinya aku hanya dapat mengantar kalian sampai sini karena masih ada tempat yang harus kujaga" ucap Roga
"Baiklah Roga, terima kasih atas bantuannya!" balas Katsumi
Roga pergi..
"Baiklah Zang, mari kita bergegas masuk kedalam dan lihat apa yang akan kita temukan didalam sana!" sahut Katsumi
"Baik tuan" balas Zang
Setelah tiba didalam kuil tersebut..
"Zang lihat.. banyak sekali fragment disini.. mirip dengan yang terdapat diKuil Griffin Kuno" ujar Katsumi
"Hm.. tetapi fragment-fragment ini berbeda jauh tuan.. bahasa yang digunakan disini, lebih mudah dipahami dari pada yang berada pada kuil tempat saya tinggal" balas Zang
"Maksudmu.. fragment disini umurnya lebih muda dari pada yang terdapat dikuil kau tinggal ya Zang?"
"Benar sekali tuan, fragment-fragment disini sama sekali tak memiliki sihir yang mengikat ukiran mereka" ujar Zang
"Sihir.. maksudmu.. sihir apa Zang?"
"Sebenarnya.. disetiap fragment yang mengandung kekuatan terpendam.. selalu mengalir sihir pada ukiran mereka" jelas Zang
"Ohh.. benarkah, jika saja kau mengatakan kepadaku sebelum kita berada disini, mungkin sekarang aku sudah kembali kekuil tersebut dan mempelajari setiap fragment yang ada agar kekuatanku bertambah besar, hahahaha" canda Katsumi
"Huff.. tuan lupa, kalau disana terdapat penjaga yang menjaga tempat tersebut"
"Hahaha.. kan aku hanya bercanda Zang, maka dari itu.. janganlah kau anggab serius perkataanku tadi"
Setelah berbicang-bincang, kami menemukan sesuatu yang sangat mengejutkan
"Zang! lihat.. kristal disana!" sahut Katsumi
"Iya tuan, saya melihatnya!
Kami pergi mendekati kristal tersebut
"Kira-kira.. kristal apa ini Zang, kau tahu?" tanya Katsumi
"Maaf tuan, saya sama sekali tak mengetahui kristal ini. Tetapi jika dilihat-lihat dari ukirannya, sepertinya saya pernah melihat ukiran yang sama dengan yang ada pada kristal tersebut" balas Zang
"Hm..." sahut Zang
Lalu.. hal tak terduga mulai terlihat
"Tuan lihat.. pedang tuan bercahaya!" ucap Zang
"Hah.. apa ini.. apa yang terjadi?"
"Sepertinya kekuatan dari pedang tersebut tengah terhubung dengan kristal ini tuan. Mungkin saja.. pedang tersebut bisa menjadi kunci dari kristal ini"
"Apa maksudmu Zang?" tanya Katsumi
"Dari yang saya baca dari ukiran pada kristal ini.. saya mengetahui bahwa dahulu kristal ini adalah kristal suci.. namun, sebuah kekuatan jahat telah merubahnya sehingga warna dari kristal ini sekarang berwarna ungu" ujar Zang
"Saya kira.. pedang suci tuan dapat mengembalikan kemurnian dari kristal ini"
"Bagaimana caranya Zang?" tanya Katsumi
__ADS_1
"Sepertinya.. tuan hanya perlu menusuk pedang tersebut kepada kristal ini" jawab Zang
"Baiklah Zang.. akan kucoba sesuai dengan perkataanmu" sahut Katsumi
Katsumi mengeluarkan pedangnya yang becahaya dan jrutt.. menusuk kristal tersebut
Disisi lain dunia ini..
"Ahhh.." ucap DeadMask
"Tuan.. tuan kenapa?"
"Sepertinya saat ini.. tengah ada seseorang yang sedang mengembalikan kemurnian dari kristal yang dahulu kuubah tersebut"
"Hah.. bukankah kristal tersebut adalah kristal alam. Jika sampai kekuatan dari kristal tersebut dikembalikan.. maka tuan akan.."
"Ya.. kekuatanku akan melemah.. dan beberapa sihir dari pasukan kitapun juga akan ikut menjadi lemah"
"Berbahaya sekali.."
"Maka dari itu.. cepat, kau siapkan portal menuju kuil itu. Kau masih mengingat tempatnya kan?" tanya DeadMask
"Tentu saja tuan.. mana mungkin saya melupakan hal sepenting seperti itu"
Kembali kepada Zang.. yang tak sadar bahwa sebenar lagi akan tiba sebuah kekuatan jahat yang mengincar dirinya
"Zang! lihat.. semacam aura hitam tiba-tiba keluar dari kristal tersebut!
"Sudah saya duga! tuan.. jika bisa.. buat lebih besar lagi goresan pada kristal tersebut!" ujar Zang
"Iya Zang, akan kulakukan"
Sring.. sring.. sring.. Katsumi menebas kristal tersebut berulang kali, dan warna dari kristal tersebutpun mulai kembali normal seperti sedia kala(warna hijau)
"Baiklah Zang.. warna kristal ini telah kembali normal"
"Bisa jadi Zang. Oh iya.. sebelumnya.. mengapa kau menyuruhku untuk menebas kristal ini.. bukankah kristal ini akan menjadi rusak jika kutebas seperti tadi?" tanya Katsumi
"Saya rasa.. bahwa ada seseorang yang menggunakan kekuatan dari kristal ini tuan.. dia memasukan kekuatannya kedalam kristal tersebut dan membuat kekuatan dari orang tersebut meningkat drastis, ditambah.. tuan tak perlu risau, karena kristal ini dapat memperbaiki dirinya sendiri jadi tak akan mungkin jika kristal ini rusak" ujar Zang
"Jadi seperti itu ya.. hm.. ternyata masih banyak yang belum kuketahui tentang dunia ini" sahut Katsumi
Lalu tiba-tiba..
"Tuan.. bersiap-siaplah!" ucap Zang dengan respon cepat bersiaga
"Zang ada apa?" tanya Katsumi
Kemudian.. munculah, sebuah portal aneh dikuil itu. Sebuah pasukan neraka muncul dari dalam portal dan mengepung Katsumi dan Zang
"Pasukan neraka! bagaimana mereka bisa sampai ketempat ini!" ucap Katsumi
Lalu..
"Wah.. wah.. wah.. coba kita lihat.. ternyata ada seorang penyelamat dunia dan hewan peliharaannya ditempat ini" sahut DeadMask
"Siapa kau! mau apa kau kemari!" ucap Katsumi
"Tenang.. aku kemari karena ingin mengembalikan kekuatan kepada kristal ini, kekuatan yang sebelumnya telah kau hilangkan!"
"Jadi kau orangnya, orang yang telah merusak kekuatan murni kristal ini!"
"Hahahaha.. memang mengapa? kau tidak terima? lalu.. apa yang akan kau lakukan sekarang?"
"Cihhh.." balas Katsumi
"Dengar nak, sebelumnya aku sama sekali tak berniat mengotori tanganku dengan darahmu, tapi.. karena kau yang telah memulai hal ini dahulu, maka bersiaplah untuk mati!"
Settt.. DeadMask tiba-tiba berada didepan Katsumi dan ting.. Katsumi menangkis serangannya
__ADS_1
"Kuat juga kau rupanya" ucap DeadMask
Ting.. set set.. Katsumi menghindar
"Pedang ini.. mengapa tidak aktif!" pikir Katsumi
"Kenapa nak, mulai menyesali perbuatanmu? hahahaha.. tapi maaf, permohonanmu tak dapat kuterima karena kau telah terlambat"
"Cihh.." balas Katsumi
"Zang.. apa yang harus kulakukan sekarang, mana mungkin aku dapat mengalahkannya dengan kekuatanku saat ini. Ditambah pedang suci ini tak mengeluarkan kekuatannya" ucap Katsumi kepada Zang melalui telepati
"Saya ada ide tuan, tapi sebelum itu.. tuan berusahalah untuk mengulur watku!"
"Baik Zang"
"Hei kau.. siapa bilang aku menyesali perbuatanku.. malah sebaliknya. Aku bersyukur karena telah mengubah kembali kristal itu, buktinya.. seranganmu sebelumnya melemah" sahut Katsumi
"Hm.. masih berani berbicara seperti itu kau rupanya.. baiklah, akan kubuat kau menarik kata-katamu dan tak dapat mengatakan hal lain lagi"
"Kalau begitu, cepat maju! jangan hanya besar perkataan saja!" ucap
"Baiklah jika memang itu maumu"
Katsumi dan DeadMask beradu kekuatan.. ting.. ting.. ting.. suara pedang beradu ketangkasan
"Hah.. hah.. hah..(nafas terengah-engah)"
"Kau kenapa nak? kelelahan? hahahaha.."
"Ddd.. dasar kau.. tutup mulutmu!"
"Sepertinya kita dari tadi hanya membuang-buang waktu. Maka dari itu.. aku akan dengan segera menghakhiri perbincangan ini. Oh iya.. sebelumnya terima kasih karena telah menghiburku"
"Dasar kau!"
DeadMask berjalan lalu.. wuss dia menghilang dan.. sepp.. muncul diatas Katsumi
"Matilah kau!" sahut DeadMask
"Tuan.. bersiaplah!" ucap Zang
"Apa!" ujar DeadMask
Tiba-tiba muncul sebuah portal dan membawa Katsumi beserta Zang berpindah tempat
Tingg.. pedang DeadMask menghantam lantai
"Hah.. hah.. kemana dia pergi!" sahut DeadMask
"Berani-berani sekali mereka pergi dengan seenaknya!"
"Tapi ada sisi baiknya tuan.. sekarang tuan dapat memasukan kembali kekuatan tuan kedalam kristal ini" sahut wakilnya
"Tidak bisa.. sudah tidak bisa lagi.. coba kau lihat.. ukiran tersebut telah tersusun kembali, dan akan membutuhkan waktu lama untuk merusak ukiran tersebut"
"Mereka.. mereka memang sangat ingin mencari mati!" ujar DeadMask
Bruggg.. Katsumi dan Zang terteleport disuatu tempat
"Aahh.., Zang! kau baik-baik saja" ucap Katsumi
"Tentu tuan, tuan sendiri bagaiman?"
"Aku juga baik-baik saja Zang. Tetapi.. mengapa pedang suci ini tak mengeluarkan kekuatannya saat tadi melawan DeadMask?"
"Mungkin saja.. karena kekuatannya telah digunakan untuk mengeluarkan aura jahat dari kristal tadi. Akhirnya membutuhkan beberapa waktu agar pedang suci tersebut terisi kembali" uja Zang
Disini kudibuat bingung oleh pedangku sendiri, pedang suci. Tiba-tiba kekuatan pedang tersebut lenyap, mungkin saja ucapan Zang benar.. tetapi.. kumasih tak percaya jika memang benar pedang suci ini memiliki kinerja seperti ucapan Zang, mungkin saja.. masih terdapat beberapa tahap lagi untuk menyempurnakan pedang ini. Jika memang benar ada, kami pasti akan terus mencarinya!
__ADS_1