Takdir Pedang Suci

Takdir Pedang Suci
Keyakinan Baja


__ADS_3

"Katsumi, Katsumi Hayashi adalah namaku.." ucap Katsumi kepada Elbano


"Ohh.. jadi nama kau Katsumi ya.. hm.. nama yang bagus. Tapi.. siapa sebenarnya kau ini?" tanya Elbano


"Saya hanyalah seorang pengelana biasa yang hendak mencari jati diri saya melalui jalur takdir yang tertanam pada diri saya ini" ujar Katsumi


"Jadi begitu.. tapi mengapa kekuatanmu yang kurasakan sangatlah besar. Hingga membuatku dan Zang terpental?" tanya Elbano


"Entah.. akupun juga tak mengetahuinya.. mungkin karena azimat ini" balas Katsumi sambil menunjukan azimat yang terpasang dijari tengahnya kepada Elbano


"Astaga.. bukanlah itu Azimat Navida! nak.. cepat katakan.. dari mana kau mendapatkannya!" sahut Elbano


"Azimat ini tidak kudapatkan.. melainkan sebuah hadiah yang diberikan oleh mendiang ayahku kepadaku" balas Katsumi


"Tapi.. bagaimana bisa!' ujar Elbano


"Sekarang kau tahukan siapa dia sebenarnya" ucap Zang


"Hm..." pikir Elbano


"Tidak salah lagi.. sepertinya dia.. dia adalah pahlawan yang selama ini kita nanti-nanti kehadirannya, Kesatria Suci" ujar Elbano


"Benar.. akupun juga berfikiran sedemikian rupa, maka dari itu.. aku bersedia menjadi budaknya karena telah seharusnya aku mengabdi kepadanya. Dia juga menggapku sebagai teman dan bukannya budak, dia juga sempat berulang kali mengkhawatirkan kondisi diriku ini" ucap Zang


"Benarkah.. memang benar jika jiwa manusia sangat sulit untuk ditebak, beruntung sekali kau karena mendapatkan tuan seperti dia.. yang tak mementingkan dirinya sendiri" balas Elbano


Ditengah percakapan mereka ber2 (Zang & Elbano) tiba-tiba Katsumi berkata..


"Permisi.. apakah kalian melupakanku disini, habisnya dari tadi kalian ber2 hanya sibuk berbicara saja" sahut Katsumi


"Tentu tidak tuan.. sebenarnya.. dari tadi Saya dan Elbano hanya membicarakan tuan saja" balas Zang


"Iya nak, benar ucapan Zang tersebut" jawab Elbano


"Oh iya Zang, bagaimana dengan pencarian kita? apakah kau melupakannya?" tanya Katsumi"


"Maaf tuan, maaf. Saya sempat melupakan pencarian kotak sihir itu" ujar Zang


"Huhft.." jawab Katsumi


"Jika saya diperbolehkan berkenan, mari.. ikuti saya nak, disekitar sini terdapat beberapa Gate yang dapat mengantarkan tuan untuk mencari kotak sihir tersebut" sahut Elbano


"Gate.. Zang.. apa itu Gate?" tanya Katsumi kepada Zang


"Gate merupakan sebuah gerbang dimensi yang menghubungkan dunia 1 dengan dunia lain, kinerja kerja gate mirip dengan vortek saya miliki" jelas Zang


"Jadi begitu.. baiklah.. jika memang benar seperti itu" balas Katsumi


"Mari nak, saya antarkan menuju gate tersebut" ucap Elbano


"Baiklah" jawab Katsumi


Setelah beberapa berjalan menyusuri lebatnya pepohonan



"Nak.. kita telah sampai ditempat gate ini berada, silahkan masuklah kedalamnya.. karena kurasa.. benda yang kau cari berada didalamnya" ujar Elbano


"Mari Zang.. kita masuk kedalamnya, sekalian untuk mempercepat/menghemat waktu perjalanan kita" sahut Katsumi


"Baiklah tuan.. mari kita masuk kedalamnya" balas Zang

__ADS_1


Kemudian kami ber2 masuk kedalam gate tersebut



"Zang lihatlah tempat ini.. begitu menakjubkan, pasti kita dapat menemukan sesuatu yang berharga ditempat ini" ucap Katsumi


"Iya tuan.. SkyLand dimana-mana.. tempat ini.. benar-benar tempat yang menakjubkan" balas Zang


"Baiklah Zang, mari kita bergegas mencari benda sihir ini" ucap Katsumi


"Baik tuan, naiklah kepunggung saya.. kita akan terbang untuk mempercepat pencarian kita" balas Zang


Setelah bebeapa jam kami terbang diangkasa..


"Lihat Zang.. ada cahaya silau dari tempat tersebut" ucap Katsumi sambil menunjuk kearah cahaya itu muncul


"Sepertinya memang begitu tuan.. baiklah.. saya akan bergegas turun kebawah.. pegangan dengan erat tuan" ujar Zang


Zang kemudian turun dengan kencangnya bak sebuah tornado raksasa..


Wussss... (angin berhembus kencang)


"Baiklah tuan kita telah sampai" ucap Zang


"Iya Zang, ngomong-ngomong.. kemampuan terbangmu semakin lama semakin meningkat.." sahut Katsumi


"Benarkah.. uhh bahkan saya sampai tidak menyadarinya tuan" balas Zang


"Baiklah.. mari kita bergegas pergi menuju cahaya tersebut"


Kami pergi menuju arah cahaya itu berasal, dan.. alangkah terkejutnya kami saat melihat..


"Benar tuan.." balas Zang


"Tapi.. bagaimana cara membawa ke-9 kotak sihir ini Zang, tangan kita tak akan bisa membawa kotak sebanyak ini!" ujar Katsumi


"Tuan tak perlu risau.. tuan hanya perlu mengambil salah 1 kotak tersebut dan menekannya.. maka kotak tersebut akan menghisap kekuatan dari kotak lain tuan"


"Benarkah?" tanya Katsumi


"Kalau tuan tidak percaya.. tuan dapat mencobanya sendiri" balas Zang


Katsumi kemudian menekan kotak tersebut dan.. Degdegdegdeg... 8 kotak sihir bergetar. Ssuungggg... kekuatan yang terdapat pada 8 kotak sihir terhisap oleh 1 kotak sihir yang telah ditekan oleh Katsumi


"Zang.. apa yang terjadi barusan?" tanya Katsumi


"Seperti yang saya bilang sebelumnya, tuan. Sekarang.. semua kekuatan ke-9 kotak sihir telah tuan pegang" balas Zang


"Jika benar begitu.. mari Zang.. kita keluar dari sini.. dan semoga saja gate tadi masih menyala"


Setelah menemukan benda yang kami cari.. kami memutuskan untuk bergegas keluar dari dimensi ini.. namun.. hal tak terduga telah menanti kami didepan sana


"Syukurlah.. gate tersebut masih menyala Zang!" sahut Katsumi


Tiba-tiba dari arah dalam gate keluar sesosok golem yang penuh dengan luka bakar.. bahkan sebagian tubuhnya telah hancur terkena ledakan..


"Arghhttt.." geram golem tersebut


"Hah! Apa yang terjadi!" ucap Katsumi


"Sepertinya sedang terjadi sesuatu didalam sana tuan! mari kita bergegas masuk" sahut Zang

__ADS_1


"Iya Zang" balas Katsumi


Setelah kami memasuki gate tersebut.. alangkah terkejutnya kami.. tempat yang awalnya berwarna hijau daun.. kini menjadi hitam.. dengan debu-debu yang berterbang serta kobaran api yang membakar tempat ini



"Zang.. pas.. pasukan musuh.. mereka tiba disini dan melakukan penyerangan terhadap kami.. bergegaslah pergi.. kekuatan mereka diluar dugaanku.. uhuk.. uhuk.. uhuk.." sahut Elbano kepada Zang


"Bawa juga anak tersebut kabur dari tempat ini.. biarlah kami yang menghambat mereka"


"Tuan.. kita harus bergegas kabur.. atau tidak, pasukan musuh akan menangkap tuan.." ucap Katsumi


Katsumi berbalik menghadap pepohonan yang telah hangus terbakar dan pasukan musuh


"Apa.. apa kau bilang Zang, kabur.. apa kau menginginkan insiden yang menimpa Kota Scaro terulang kembali" ucap Katsumi


"Tapi tuan.. ini berbeda dari yang sebelumnya.. mereka cukup kuat dan tangguh.. akan sangat mustahil bagi kita dapat mengalahkan mereka"


"Apa kau telah lupa.. kita juga telah berkembang seiring berjalannya waktu.. mungkin dengan bantuan dari ras golem ini, kita dapat menyelamatkan tempat ini dan menebus dosa kita pada Kota Scaro"


"Jika kita kabur.. lalu siapa kita ini Zang? makhluk yang telah diberikan kekuatan lebih.. tapi tak dapat menggunakannya karena ketakutan telah menguasai dirinya.. apakah kau termasuk makhluk seperti itu Zang? tanya Katsumi


Zang terdiam.. meteor berjatuhan.. suara ledakan terdengar dimana-mana juga pohon tumbang yang menambah kerusakan tempat ini


"Jika kau memang benar temanku.. seharunya kau mengerti apa yang kukatakan ini.. bahkan seharusnya kau dapat membantuku dengan kekuatanmu yang sangat besar tersebut.."


Zang masih terdiam..


"Sudahlah Zang, jika kau tidak bisa membantuku, ini.. bawalah kotak sihir ini dan berikan kepada orang yang layak menerimanya"


"Tapi tuan..."


Katsumi kemudian pergi menuju pasukan musuh didepannya


"Zang, apakah kau yakin ingin meninggalkan tuanmu seorang diri?" tanya Elbano


"Hmm....." sahut Zang


"Kau tahu kan.. bahwa dia adalah orang pilihan negeri ini.. Kesatria Suci. Jika dia tewas ditempat ini, maka ramalan tersebut tidak akan terwujud!" ujar Elbano


"Sepertinya memang benar.. Tuanku, Katsumi Hayashi bukanlah seorang biasa.. kekuatan sebenarnya tidak terdapat pada pedang dan azimat tersebut.. melainkan dari dalam hatinya.. senjata dan azimat itu hanya sebagai perantara untuk menggunakan kekuatan sebenarnya.. dia juga memanggab bahwa aku adalah temannya.. maka dari itu, tidak akan kubiarkan tuanku berjuang sendirian! Elbano.. apakah kau ingin ikut bersamaku membantu Katsumi?"


"Baiklah.. aku bersedia" balas Elbano


"Elbano dan Zang berlari menyusul Katsumi


"Tuan! tuan!" teriak Zang


"Zang.. apa yang kau lakukan disini.. seharusnya kau pergi mengamankan kotak sihir ini!" sahut Katsumi


"Tidak tuan.. aku baru menyadari arti pentingnya pertemanan.. maka dari itu.. mulai sekarang aku tak akan pernah ragu dan mundur kepada langkah tuan.. semua rintangnan akan kita hadapi bersama-sama" jelas Zang


"Zang.. kauu..." ujar Katsumi


Duarrr... bola api menghantan pepohonan..


"Tuan.. sudah tidak ada waktu lagi.. cepat! kita bergegas mengalahkan mereka!" ucap Zang


"Iya Zang.. jangan sampai mereka menyentuh kotak ini atau bahkan meratakan dimensi ini.. teru berjuang dan fokus" sahut Katsumi


Pada akhirnya.. pertempuran apipun terjadi.. peperangan dimensi hijau yang tengah hangus dibakar oleh badai api yang panas.. Aku, Zang, dan Elbano berjuang bersama-sama.. semoga perjuangan ini menghasilkan buah kemenangan yang segar

__ADS_1


__ADS_2