Takdir Pedang Suci

Takdir Pedang Suci
Rumor sesaat


__ADS_3

Semenjak kejadian itu.. aku selalu bermimpi tentang seorang wanita misterius yang selalu memanggil namaku dan muncul didalam mimpi yang kualami


"Siapa kau?" tanya Katsumi


"Hihihihi.. kau tak perlu mengetahui siapa sebenarnya aku" balas wanita misterius


"Kau pasti akan mengetahui dengan sendirinya siapa diriku yang sebenarnya, hanya menunggu waktu mempertemukan kita.. maka aku yakin.. kau akan bertambah hebat dan dapat menyelamatkan dunia ini"


"Apa maksudmu? aku sama sekali tak mengerti yang kau bicarakan!"


"Maaf, waktuku sudah habis untuk menemuimu.."


"Tunggu! tunggu! jangan pergi dahulu!"


Cahaya mentari tiba-tiba muncul dari arah wanita tersebut pergi dan..


"Huaw.. huaw.. huaw.., siapa wanita tadi?" ucap Katsumi yang terbangun dari tidurnya


"Aah.. dimana aku? apa ini? sebuah perban didahiku" ucap Katsumi


Seorang perawat datang menghampiri Katsumi


"Tuan.. hati-hati.. bila tuan ingin beranjak berdiri, mari saya bantu" ucap perawat


"Terima kasih" balas Katsumi


"Ohh iya.. sebenarnya apa yang terjadi?" tanya Katsumi


"Setelah pertarungan tuan melawan naga kegelapan kemarin, tuan jatuh pingsan, maka dari itu kami merawat tuan disini. Ngomong-ngomong.. tuan kemarin hebat sekali, bisa mengalahkan naga itu seorang diri" ujar perawat


"Ahh.. hahahaha.. sudahlah lupakan saja, tak perlu diungkit-ungkit kembali" Katsumi tersipu malu


"Aksi heroik tuan sekarang telah tersebar ditempat ini dan mungkin akan tersebar juga ditempat-tempat lain"


"Hah! benarkah?"


"Iya tuan.. saya sama sekali tak berbohong kepada tuan"


"Pasti akan bahaya sekali apabila musuh mengetahui rumor tentang diriku" pikir Katsumi


"Ohh iya.. apakah rumor tentang diriku yang mengalahkan naga kegelapan kemarin.. juga terikut sertaan namaku?" tanya Katsumi


"Nama ya.. hm.. sepertinya tidak tuan, mereka hanya mengatakan bahwa muncul seorang pahlawan yang menyelamatkan sebuah kota dari naga kegelapan itu saja tuan" jawab perawat


"Hufft.. syukurlah.."


"Memang mengapa tuan? sepertinya tuan terlihat sangat cemas apabila nama tuan sebagai seorang pahlawan diketahui oleh semua orang?" tanya perawat


"Ohh tidak.. tidak ada apa-apa kok, cuman saja aku tak ingin namaku diketahui oleh semua orang sebagai seorang pahlawan karena hal tersebut pasti akan sangat memperepotkan perjalananku menuju suatu tempat"


"Tuan benar juga ya.. pasti akan sangat banyak orang yang akan mengerumuni tuan, hahahaha"


Katsumi kemudian teringat tentang Zang


"Ohh iya, apakah kau tahu dimana temanku berada?" tanya Katsumi


"Teman.. bukankah tuan pergi dan melawan naga tersebut seorang diri"


"Tidak, sebelumnya aku datang kemari bersama temanku, dia seekor Kolkhis" ucap Katsumi


"Ohh.. hewan agung itu yah, mari tuan saya antarkan tuan kepada teman tuan tersebut"


"Baiklah"


Katsumi mengikuti perawat yang menunjukan jalan menuju tempat Zang


Lalu hal tak teduga muncul..

__ADS_1


"Hoshi!" sahut Katsumi


"Hah! Katsumi.. apa yang kau lakukan disini?" tanya Hoshi


"Ah.. panjang ceritanya, sebelum itu.. apakah kau tahu dimana temanku?"


"Ohh.. Kolkhis itu ya.. beberapa pasukanku dan pasukan sekutu tengah menjaganya, mari ikut denganku. Dan kau perawat.. lebih baik kau secepatnya kembali pada tendamu untuk merawat orang lain yang terluka parah"


"Baik Jenderal!"


Kemudian Katsumi dan Hoshi pergi menemui Zang


"Tak kusangka.. aku akan bertemu kembali denganmu Katsumi"


"Akupun demikian.. ohh iya, bagaimana kondisimu?" tanya Katsumi


"Baik-baik saja" balas Hoshi


"Ohh iya.. sebelumnya mengapa kau berada disini Katsumi, bukankah kau seharusnya tengah berada diKuil Griffin Kuno?"


"Dahulu aku bersama temanku telah tiba disana.. kami ber2 menemukan sesuatu yang sangat berharga!"


"Berharga? apakah itu emas, berlian, platinum?" tanya Hoshi


"Bukan.. tetapi kami menemukan beberapa fragment-fragment kuno yang mengarahkan kepada kami sebuah kekuatan besar!" ujar Katsumi


"Benarkah?"


"Iya.."


"Kau sendiri.. mengapa kau berada ditempat ini?" tanya Katsumi


"Waktu itu.. beberapa hari setelah kau pergi, camp kami diserang oleh segerombolan undead.. kami sempat bertahan beberapa saat, namun.. karena jumlah pasukan musuh yang begitu banyak, kami memutuskan untuk mundur.. dan siapa sangka, ternyata pasukan musuh masih mengejar kami.. hingga pada akhirnya kami tersudut disebuah jembatan yang hancur, karena tak ada pilihan lain lagi.. kami terpaksa melawan mereka. 1 per 1 pasukan kami tumbang.. sama sekali tak ada harapan untuk menang melawan mereka.. dan tiba-tiba.. dari seberang jembatan.. seorang penyihir merapalkan sihirnya, dan dari arah belakang pasukan musuh tiba-tiba muncul sekumpulan pasukan yang menolong kami, hingga pada akhinya kami berterima kasih kepada mereka dan mengikuti mereka kemana mereka pergi"


"Ohh.. begitu.. jadi karena kau mengikuti mereka, akhirnya kau tiba ditempat ini?"


"Iya.. kau benar Katsumi"


"Hah! gawat! bagaimana ini.. mengapa tiba-tiba Hoshi berfikir seperti itu.. hm.. sepertinya aku harus berpura-pura tidak tahu saja" pikir Katsumi


"Ahh.. rumor itu ya.. sepertinya tidak, kau lihat sendirikan.. terdapat perban didahiku.. mungkin setelah pingsan.. beberapa ingatanku menghilang, jadi aku sama sekali tak mengingat kejadian setelah itu" ucap Katsumi


"Ohh.. kau tidak mengetahuinya ya? padahal rumor ini telah menyebar keseluruh tempat ini.."


"Hahaha.. apaboleh buat" balas Katsumi


Tiba-tiba..


"Gawat.. bukankah prajurit itu.. prajurit yang kemarin kubantu!" ucap Katsumi kaget


"Jenderal.. Kolkhis yang sebelumnya kau perintahkan kepada kami untuk merawatnya.. kini telah siuman" ucap prajurit yang tiba-tiba muncul dari belakang Hoshi


"Ohh.. begitu ya.. perintahkan kepada yang lainnya untuk segera melepaskannya, dan juga beritahu kepada mereka bahwa tuannya akan segera menghampirinya!" sahut Hoshi


"Baik Jenderal.. akan saya laksan.." perkataan prajurit tiba-tiba terhenti setelah melihat Katsumi


"Tuan! bukankah tuan yang kemarin telah membantu saya dan teman-teman saya serta pahlawan yang telah mengalahkan naga tersebut kan?" ucap prajurit


"Hah? apa maksudmu?" tanya Hoshi


"Gawat! prajurit ini mengatakan hal yang sama sekali kutakutkan apabila Hoshi mengetahuinya!" ucap Katsumi dalam hati


"Jenderal.. sebenarnya tuan inilah yang telah menolong saya dan mengalahkan naga kegelapan seorang diri kemarin" ucap prajurit


"Katsumi.. kau.. ternyata pahlawan tersebut!" ujar Hoshi


"Ahh.. hehehehe" Katsumi tak dapat mengelak

__ADS_1


"Ternyata nama tuan adalah tuan Katsumi ya.. baiklah.. akan kuberi tahu kepada teman-teman lainnya"


"Tunggu dulu.. kumohon.. jangan kau beritahu kepada orang lain bahwa akulah yang telah mengalahkan naga itu, apalagi jika sampai namaku tersebar!"


"Hm.. baiklah tuan, karena tuan kemarin telah menolong saya, saya akan menyimpan rahasia ini"


"Terima kasih"


"Hm.. kalau begitu, Jenderal.. tuan pahlawan, hahaha.. saya izin pergi dahulu"


Prajurit tersebut pergi


"Huhhftt.." Katsumi menghela nafas


"Katsumi.. kau belum menjawab pertanyaanku, apakah benar bahwa kaulah pahlawan yang dirumorkan telah mengalahkan naga kegelapan seorang diri?" tanya Hoshi


"Huhhftt.. iya, perkataan prajurit tadi memang benar, bahwa akulah sang pahlawan tersebut"


"Wah.. hebat sekali dirimu.. kau telah meningkat sangat tinggi.. tak kusangka, bahwa pahlawan tersebut ternyata adalah temanku sendiri, hahahaha" ucap Hoshi sambil menepuk punggung Katsumi


"Aduh.. duh.. pelan-pelan dong.." balas Katsumi


"Hahaha.. maaf.. maaf Katsumi.. aku hanya tertawa saja bahwa ternyata perkataan prajurit tadi memang benar, aku kira dia hanya mengasal bicara, hahahaha"


"Iya.. memang benar bahwa akulah pahlawan tersebut.. sebelumnya.. aku sama sekali tak menginginkan hal ini terjadi.. tapi mau bagaimana lagi.. semua telah tersebar, hufft"


"Sepertinya aku sangat mengerti apa yang kau rasakan Katsumi, maka dari itu.. maafkan aku karena tadi telah menggodamu.. aku juga akan menjaga rahasia ini dari siapapun"


"Terima kasih Hoshi, ohh iya.. cepat antar aku menemui Zang!"


"Baiklah"


Akhirnya kami tiba ditempat Zang dirawat


"Zang!.. ternyata kau terluka?" tanya Katsumi


"Iya tuan.. setelah tuan terjatuh dari badan saya.. tiba-tiba saya diserang oleh pasukan musuh.. karena keadaan sayap saya yang tengah terkilir waktu itu membuat saya tak dapat terbang dan terpaksa harus melawan mereka"


"Tetapi kau berhasilkan mengalahkan mereka?"


"Benar tuan.. tetapi, tiba-tiba muncul seekor naga api dari belakang saya dan menembakan bola api kearah saya.. alhasil saya terpental tak dapat bergerak. Tetapi.. untunglah waktu itu muncul beberapa pasukan yang menolong saya"


"Baguslah kalau begitu.. kau baik-baik saja sekarang.."


"Tuan sendiri bagaimana? apakah kondisi tuan baik-baik saja?" tanya Zang


"Bagaimana ini.. apakah aku harus mengatakan bahwa sebenarnya rumor tentang pahlawan tengah membuat pikiranku teramat pusing.. hm.. lebih baik jangan dulu" pikir Katsumi


"Ohh.. tentu, tentu Zang. Kondisiku baik-baik saja"


Tiba-tiba datang seorang kesatria voltaris dari atas langit bersama naganya


Brugg.. kesatria voltaris meloncat turun dan menginjakan kakinya diatas tanah


"Permisi.. apakah tuan pahlawan tersebut, yang telah mengalahkan naga kegelapan seorang diri?" tanya kesatria voltaris


"Anu.. em.. benar, saya adalah pahlawan tersebut" jawab Katsumi


"Ha? pahlawan.. tuan, sebenarnya.. apa yang telah terjadi disini?'


"Nanti Zang, nanti kau akan kuberi tahu"


"Wah.. kalau begitu, pasti tuan adalah seorang kesatria yang sangat kuat.. buktinya tuan dapat mengalahkan naga kemarin seorang diri"


"Hahahaha.. tidak-tidak juga" Katsumi berusaha merendah


"Jika boleh saya sarankan.. apakah tuan bersedia ikut pergi bersama kami menuju keseberang bukit disebelah timur dari tempat ini. Disana terdapat sebuah kota yang masih bertahan hingga saat ini, jika tuan bersedia.. mari ikut dengan kami besok" ucap kesatria voltaris

__ADS_1


"Baiklah.. akan kupikirkan terlebih dahulu.."


Kondisi disini kian memanas setelah semua orang mengetahui bahwa akulah pahlawan yang telah mengalahkan naga tersebut.. apakah ini akan menjadi titik awal kedamaian.. atau menjadi titik awal kehancuran. Karena.. dengan kekuatanku saat ini, seperti yang kukatakan dahulu.. bahwa pasukan musuh tak akan pernah tinggal diam apabila mengetahui bahwa terdapat kekuatan sebesar ini didalam tubuh seorang manusia biasa.. apakah kekuatan ini akan menjadi penyelamat ataukah kehancuran yang tak ada habisnya.. karena.. disinilah.. aku yang menentukan takdir ini. Dan.. tentang wanita misterius yang muncul didalam mimpiku.. siapa dia sebenarnya dan apa yang dia inginkan dariku? semoga hal baik akan selalu mengalir pada setiap langkah yang kupejak


__ADS_2