Takdir Pedang Suci

Takdir Pedang Suci
Pahlawan Telah Tiba!


__ADS_3

Sinar matahari menyorot kearah kami.. pertanda bahwa kami harus melanjutkan perjalanan ini


"Zang.. sepertinya ucapanmu kemarin ada benarnya.. mungkin saja pedang ini memang membutuhkan beberapa waktu setelah kekuatannya digunakan" sahut Katsumi


"Benar tuan.. maka dari itu.. tuan setelah ini harus benar-benar memastikan apakah situasi yang akan tuan hadapi memang berat atau tidak. Jangan langsung mengeluarkan pedang tersebut!" ujar Zang


"Baiklah Zang, aku mengerti"


"Ohh iya Zang, sekarang kita akan pergi kemana?" tanya Katsumi


"Hm.. entah tuan, sayapun juga tak tahu kemana sekarang kita harus pergi" jawab Zang


"Bagaimana jika kita pergi menuju timur saja, barang kali disana kita dapat menemukan sesuatu yang dapat membantu kita" ujar Katsumi


"Baiklah tuan, mari.. naik kepunggung saya!"


Kami ber2 melanjutkan perjalanan tanpa tujuan kearah timur dan berharap terdapat sesuatu disana yang dapat membantu kami


"Lihat Zang! dibawah sana!" Katsumi menunjuk pada beberapa kereta kuda yang telah hancur


Suutt.. Zang mendarat


"Hm.. sepertinya kereta ini sebelumnya telah diserang oleh pasukan neraka Zang" ucap Katsumi


"Mungkin saja tuan.. tetapi apakah tuan yakin kalau yang menyerang mereka adalah pasukan neraka? bisa jadi monsterlah yang telah melakukan semua ini tuan" balas Zang


"Hm.. benar juga ucapanmu.."


Kami menggeledah ditempat kejadian ini..


"Ternyata.. kereta kuda ini membawa beberapa suplai senjata, makanan, obat-obatan, dan peralatan lainnya" pikir Katsumi


"Zang.. apakah kau merasa.. bahwa disekitar tempat ini terdapat sebuah kota/desa?" tanya Katsumi


"Tidak tuan.. memang mengapa tuan beranggapan demikian?" balas Zang


"Aku merasa bahwa kereta-kereta ini adalah kereta pembawa suplai senjata untuk prajurit.. dari yang kulihat.. kereta-kereta ini membawa banyak sekali suplai senjata" ujar Katsumi


"Jika memang benar seperti perkataan tuan.. bagaimana jika kita pergi mengikuti arah jalan ini menuju tuan" sahut Zang


Kami kemudian pergi mengikuti arah jalan ini menuju..


"Lihat tuan.. terdapat beberapa mayat monstet dan prajurit!" sahut Zang yang tengah terbang


"Sepertinya memang benar Zang, bahwa sebelumnya tempat ini telah diserang"


Kami mengamati kerusakan-kerusakan yang terdapat disetiap jalan yang kami ikuti.. lalu.. tiba-tiba..


"Tuan! lihat.. disana!" ucap Zang yang menunjuk kearah desa yang tengah diserang


"Astaga! cepat Zang.. kita bergegas pergi kesana!" sahut Katsumi


Kami bergegas pergi menuju desa tersebut dan.. wusss.. seekor naga api melintas tepat diatas kami


"Hah!" ujar Katsumi


"Lihat tuan.. undead!" ucap Zang


Setelah melihat desa yang tengah diserang oleh undead tersebut, Katsumi menjadi teringat dengan tragedi yang menimpa desa dan ayahnya


"Tuan awas!" sahut Zang.. dan seekor naga jatuh dan menyenggol Zang..


"Aaa.." brugg.. Katsumi terjatuh


"Sial.. mengapa ditempat seperti ini ingatan tersebut muncul!" ucap Katsumi


"Zang! Zang!" panggil Katsumi


"Mungkin dia sekarang tengah berada didesa itu.. aku harus bergegas!"


Katsumi berlari dan masuk melalui gerbang desa tersebut


"Aahh.. tebal sekali asap disini, aku harus bergegas.. mungkin disini masih terdapat beberapa orang yang selamat" sahut Katsumi

__ADS_1


Katsumi berlari sambil menutup mulut dan hidung menggunakan jubahnya


"Harrgg.." geram undead


"Ohh.. ternyata kalian, sudah kuduga.. pasti kalianlah yang menjadi penyebab semua kerusakan dibalik kejadian ini!" ucap Katsumi


Undead tersebut berlari menuju arah Katsumi. Katsumi mengeluarkan pedangnya (pedang baru yang Katsumi temukan dan dipasang pada pinggang) dan sringg.. Katsumi menebas para undead yang menyerang dirinya


"Cuhh.. ternyata hanya segini kekuatan kalian.. tak kusangka, dengan kekuatan seperti ini.. kalian dapat menghancurkan tempat ini" ujar Katsumi


Brulll.. sebuah bangunan terbakar jatuh tepat didepan Katsumi


"Hah.. aku harus secepat mungkin mencari orang yang selamat ditempat ini!" ucap Katsumi


Katsumi mencari orang-orang yang masih selamat didesa ini


"Dimana semua orang! apakah mungkin mereka telah ditemukan oleh Zang dan membawanya menuju ketempat yang lebih aman" ujar Katsumi


Katsumi mencari disetiap sudut desa tersebut


"Hei.. apakah ada orang disini!" teriak Katsumi


"Hei! hei! hei, jika ada seseorang yang selamat.. berteriaklah!" tambah Katsumi


Dari arah selatan Katsumi, terdengar bunyi..


"Hah.. mereka disana, aku dapat mendengar suara dari pedang mereka!"


Katsumi berlari dan menghampiri arah suara tersebut berasal


"Hah.. ternyata seperti dugaanku, mereka dalam bahaya!"


Katsumi berlari sambil mengeluarkan pedangnya dan sringg.. menebas undead yang sedang menyerang beberapa peajurit


"Apakah kalian baik-baik saja?" tanya Katsumi


"Ahh.. iya, terima kasih tuan, karena telah menolong kami"


"Lupakan saja.. ohh iya, dimana semua penduduk desa dan prajurit lainnya?"


"Baiklah jika memang begitu.. mari kita lanjutkan pencarian ini!" ujar Prajurit


Kami ber5 kemudian melanjutkan pencarian..


Duarr.. Brugg.. suara bangunan meledak dan roboh terdengar dimana-mana..


"Memang sebenarnya apa yang telah terjadi ditempat ini?" tanya Katsumi


"Sebelumnya.. muncul sesosok monster dari dalam tanah" balas Prajurit



"Monster tersebut begitu kuat.. petualang-petualang yang berada didesa kami tak sanggup untuk melawannya!"


"Namun.. beberapa jam kemudian.. monster tersebut tumbang"


"Hah! bagaimana bisa?" tanya Katsumi


"Salah 1 dari prajurit voltaris tiba-tiba muncul bersama naganya dan menembakan laser tepat mengenai monster tersebut" jelas prajurit


"Terus.. sekarang dimana prajurit voltaris tersebut berada?"


Tiba-tiba dari arah atas kepala kami wuss.. muncul sesosok naga biru yang sedang ditunggangi oleh prajurit voltaris


"Itu dia!" sahut prajurit


"Sepertinya.. dengan begini, kalian akan cepat menyelesaikan penyerbuan ini" ujar Katsumi


"Tidak tuan, anda salah.. sebelumnya terdapat 3 prajurit voltaris, namun.. salah 1 dari mereka musnah akibat terkena serangan naga kegelapan"



"Apa kau bilang? naga kegelapan?" tanya Katsumi

__ADS_1


"Benar tuan.. naga kegelapan dengan kekuatannya yang begitu besar!" sahut prajurit


"Dan.. pertahan dari prajurit voltaris dan naganya tak sanggub menahan kekuatannya yang begitu besar, akibatnya mereka musnah akibat serangan naga tersebut"


"Apakah ini yang Zang maksud.. siapapun yang memasukan kekuataanya kedalam kristal alam, maka kekuatan dari orang tersebut dan pasukannya akan meningkat drastis" pikir Katsumi


"Tuan! awas!" teriak prajurit


Settt.. dengan lihai Katsumi menghindar dari puing-puing bangunan terbakar yang jatuh diatasnya


"Huhhh" ucap Katsumi


"Ohh iya.. sekarang dimana keberadaan naga tersebut?" tanya Katsumi


"Naga itu sekarang tengah berada diujung desa ini, mungkin saja.. semua pasukan telah dikerahkan kesana" ujar prajurit


"Baiklah.. mari kita bergegas pergi kesana!" ucap Katsumi


Kami ber5 berlari sekuat tenaga.. tentu saja, pasti akan muncul beberapa undead yang mengahalangi jalan kami


"Enyahlah dari hadapanku!" ucap prajurit


Akhirnya kami telah tiba pada tempat naga tersebut berada yang tengah diserang oleh beberapa penyihir dan 2 prajurit voltaris bersama naga mereka


Ke4 prajurit tersebut kemudian maju tanpa mempedulikan sekitarnya, dan.. duar! naga tersebut menembakan lasernya. Semua orang terpental, bahkan terdapat dari mereka yang tewas


Bruggg.. Katsumi ikut terpental dan membentur tembok bagunan


"Arrggtt.. hah.. kekuatan macam apa itu! besar sekali!" ucap Katsumi


"Baiklah.. mungkin sekarang saatnya untuk menggunakan pedang ini" Katsumi mengambil pedang suci dari punggungnya


Pedang tersebut nampak mengeluarkan cahaya emas dari dalam dirinya, mungkin hal ini dapat terjadi akibat keyakinan Katsumi yang begitu besar akan takdirnya.. dan.. ingin membunuh naga tersebut


"Bersiaplah naga.. akan kubunuh kau dan kulenyapkan dari dunia ini!" ucap Katsumi


Wuss.. Katsumi berlari sangat cepat sehingga membuat benda-benda disekelilingnya berterbangan. Dan.. Stt.. Katsumi terteleport tepat dihadapan naga tersebut


"Rasakan ini!" teriak Katsumi


Sringg.. Katsumi menebas naga tersebut, tetapi naga itu ternyata masih dapat bertahan dari serangan Katsumi


"Ohh.. masih dapat berdiri ya, baiklah.. akan kugunakan seluruh kekuatan yang kupunya"


Katsumi mengaliri pedang tersebut dengan sihir api yang ia punya.. alhasil, pedang tersebut mengeluarkan api berkobar berwarna emas


"Huaaa..!" geram naga


Cunggg... naga tersebut mengisi kekuatan dan.. duarr.. duarr.. duarr.. menembakan laser berulang kali dari mulutnya


Sett.. sett.. sett.. Katsumi menghindar begitu cepat sambil berlari mengarah naga tersebut


Duarr.. laser naga mengenai bebatuan yang dipijak oleh Katsumi, karena tak ingin melewatkan kesempatan emas, Katsumi tidak mengindar dan tetap berada pada pijakannya dan.. Duarr.. tanah tersebut hancur, tetapi tidak untuk Katsumi. Katsumi menggunakan serangan tersebut untuk mementalkan dirinya mengarah pada naga kegelapan itu


Wusss.. Katsumi terpental


"Matilah kau!" Teriak Katsumi


Tingg.. pedang Katsumi menghantam kepala naga tersebut


"Hiya!!!" teriak Katsumi


Katsumi terus menekankan pedangnya agar dapat membelah naga itu


Wuss.. wuss.. wuss.. angin disekitar bertiup kencang bagaikan badai disertai aura kegelapan dan emas yang keluar dari naga dan pedang suci milik Katsumi


Sringg.. Katsumi menebas tembus naga tersebut dan.. duarr.. naga tersebut hancur berkeping-keping


"Akhirnya.. kau mati juga"


"Uhuk.. uhuk.. uhuk, sepertinya aku terlalu banyak menggunakan kekuatanku" brugg.. Katsumi tumbang


"Akhirnya.. akhirnya.. aku sekali lagi dapat menggunakan pedang ini, aku semakin yakin bahwa aku dan pedang ini memiliki sebuah hubungan.." ucap Katsumi yang perlahan menutup matanya sambil melihat keatar pedang yang ia angkat

__ADS_1


Dengan bantuan Katsumi bersama pedangnya.. Katsumi sekali lagi menyelamatkan sebuah tempat berkat usahanya.. ditambah dengan orang-orang disekitar yang dibuat kagum oleh aksi heroik Katsumi melawan naga tersebut seorang diri. Apakah ini akan menjadi awal bagi Katsumi menjadi seorang pemimpin seperti yang telah diramalkan oleh Dewi Agung, Selle Zauga dan Raja Rendor diberbagai buku-bukunya. Tetapi.. pasti, musuhpun tak akan membiarkan hal tersebut terjadi karena akan mengancam keberadaan mereka didunia ini. Terutama untuk seseorang yang telah memulai pertempuran besar ini, DeadMask


__ADS_2