TAKDIR SEORANG BOCAH

TAKDIR SEORANG BOCAH
Rencana Liong Dan


__ADS_3

Dibawah kaki bukit Gunung Kegelapan Liong Dan segera Merapal sebuah Mantra untuk membuka Segel Desanya yang tersegel oleh Kakeknya Lin Dan...


Selesai membuka Segel itu, Liong Dan Melihat dari jauh, mendapati Desanya yang penuh dengan puing Puing Rumah yang Hancur.


Liong Dan juga melihat sebuah tugu. Tepatnya berada di perbatasan dengan Desa Pondok Bambu. Lalu Liong Dan menghampiri Tugu itu. Sesampainya Liong Dan di tugu itu,Liong Dan hampir Pingsan melihat dan membaca tulisan ditugu itu. Liong Dan mengingat kedua Orang tuanya yang tidak pernah ia ketahui.


karna kakeknya Liong Dan juga tidak pernah menceritakan Kedua orang Tuanya yang telah lama meninggal....


Liong Dan berlutut di depat Tugu itu. Berlutut sambil Berdoa dimakam orang² desa Miskin serta kedua orang Tuanya. Hatinya sangat sedih dan merasa terpukul dengan situasi desanya itu....


Liong Dan berjanji di depan Makam itu.


Aku Adalah Liong Dan yang Masih tersisa akibat peperangan beberapa Tahun Yang Lalu.


Aku Adalah masyarakat Desa Miskin. Saya berjanji Akan membangun kembali Desa ini. Mohon petunjuk dari kalian serta leluhur Desa Miskin.


Salam dan sembahku kepada Kalian.


Liong Dan memberi Hormat tiga kali didepan perkuburan umum itu.


Lalu ia melangkah kearah puing puing rumah yang berserakan.


Desa Miskin adalah Desa yang terluas. Dua kali Lipat dari luasnya Desa pondok Bambu. Desa Miskin berada dibagian timur dari kota Dhousan. Dan berbatasan dengan Desa pondok Bambu. Desa Miskin dan desa pondok bambu berada disebuah Lembah dan di Apit oleh gunung gunung. jalur untuk masuk kedalam kedua desa itu melewati Celah gunung begitu pula jalur menuju perbatasan kota Argian.


Jarak dari Desa ke kota sangatlah jauh. Bila berjalan kaki dua minggu baru tiba. Wajar saja bila Desa Miskin Dan Desa Pondok Bambu tidak pernah diperhatikan.


Hidup dari kedua desa ini bergantung dari olah pertanian...


setelah Liong Dan berkeliling Di desa miskin. Liong Dan telah membuat sebuah peta untuknya nanti membangun Rumah.


Sementara dibawah kaki bukit Liong Dan berencana membuat sebuah rumah dimana dibawah rumah itu nanti dibuatkan ruangan bawah tanah untuk menaruh hartanya dan menjadikan perpustakaan serta tempat bersemayam kakeknya Lin Dan....


Buraman membangun kembali desa itu Liong Dan belum begitu yakin...Sehingga terpikir dalam benaknya untuk bertemu dengan Pamannya Han Dan di kota Dhousan. Han Dan Adalah keponakan Lin Dan anak Dari Wang Dan adik Kakek Lin Dan.


Hari itu juga Liong Dan pergi kekota untuk mencari tau Pamanya itu. Liong Dan berharap melalui kerja sama dengan Pamannya itu Nanti supaya Dapat mencari seorang Ahli bangunan.


Dalam perjalanan Liong Dan bertemu dengan seorang Kakek sepuh.


Dari kejauhan Liong Dan melihat disebuah Pohon ada seseorang sedang asyik duduk sambil menyandarkan badannya di ranting pohon.


Lalu Liong Dan menghampiri kakek sepuh itu.


salam kakek. Liong Dan memberi salam


Salam juga Anak muda. Balas Orang Tua itu

__ADS_1


Sedang apa anak muda ini datang kesini.?


Maafkan atas sikap cucu ini yang tidak sopan dan mengganggu ketenangan Kakek.


kenalkan Nama saya Liong Dan.


Saya ingin kekota Dhousan. Tapi, Saya bingung harus lewat mana.


Mohon petunjuk kakek.


Mari Anak muda tujuan kita sama.


Nama Kakek ini Tian Wang. Berkata Tian Wang sambil melompat turun dari atas Pohon dan mengajak Liong Dan duduk bersandar di pohon besar itu.


Mereka berdua pun duduk dibawah pohon itu sambil berbincang.


Anak Muda sekarang sudah Malam lebih Baik kita beristirahat dulu dihutan ini. Besok pagi kita baru berangkat kembali.


Terima kasih kakek Tian wang atas hati Baiknya....


Kalau boleh tau, kakek berasal dari mana?


Liong Dan. Kakek ini tidak ada tempat tinggal. Kakek hanya seorang Pengembara....


Maaf kek bila saya membuat kakek mengingat kembali masa lalunya.


terima kasih kek,


kalau boleh tau kek, tolong dong ceritain tentang masa lalunya kakek. Mulai merasa akrab...


Anak muda, Kakek rasa kamu ini orang baik.


Baiklah dengarkan cerita kakek...


Sejak peperangan beberapa tahun yang lalu. Dimana kakek ini sebagai tetua di sebuah sekte aliran putih. Walaupun sekteku dulu tdak terlalu dikenal namun Kakek ini merasa nyaman di sekte itu. Namun suatu saat sekte yang kakek tinggal itu rata dengan tanah. Patriak sekte itu mati dan beberap tetua sekte tewas bersama Pemimpin sekte. Sisa kakek dengan dua orang teman kakek saja yang masih hidup.


Kalau boleh tau kek, Dimana kedua teman kakek itu? potong Liong Dan...


Mereka berdua berada di kota Dhousan dan bekerja menjadi pengemis.


Ngomong ngomong Anak muda ini bukan anak sembarangan, Pasti kamu seorang pendekar anak Muda?


Ia kek, Saya memang ada ikut belah diri kek. Namun Saya baru mulai hidup di dunia yang penuh dengan pendekar² kelas atas.


Liong Dan tersenyum.

__ADS_1


kamu berasal dari mana anak Liong Dan?


Saya berasal dari pinggiran kota kakek. Nama desa saya adalah Desa miskin. Namun desa saya sudah hancur akibat peperangan dulu.Hanya saya yang tersisa.Kedua orang tuaku telah meningga serta seluruh penduduk desa.


Tian Wang terkejut dengan nama desa miskin? dan berkata :


Setau saya Desa itu sudah hilang sejak selesainya peperangan...pinta si kakek..


Memang betul kek. Desa itu memang tidak dapat dilihat oleh siapa pun setelah di segel oleh seseorang.


Siapa yang menyegel Desa itu Anak muda? kakek Tian Wang penasaran.


Yang menyegel Desa itu adalah Guru saya kakek.


Maaf anak muda, kalau boleh tau siapakah Guru mu itu?


Guru saya bernama Kakek Lin Dan sang legenda. Kakek Lin Dan yang menyelamatkan hidupKu. Jawab Liong Dan polos.


"Anak Muda Maafkan kakek ini. Kakek ini adalah junior dari Kakekmu Lin Dan. Senior Lin Dan dengan julukan Sang Naga Pembasmi. Pendekar tanpa tanding."


:benar sekali kakek."


"Anak Muda kakek bertanya, apa tujuan anak muda ke kota"?


"Saya ingin mencari seorang di kota kakek. Saya mencari keponakan Kakek Lin Dan bernama Paman Han Dan. Saya ingin meminta petunjuk darinya."


"Anak Muda kalau boleh Tau PamanMu yang bernama Han Dan itu Anak dari teman seperjuangan kakek ini. Nama Ayahnya Han Dan adalah Wang Dan. benarkan Anak muda?"


"Betul sekali kek, Apa kakek tau? Dimana letak kediaman paman Han Dan??Liong Dan bertanya."


Anak muda Liong Dan keberadaan PamanMu jauh dari tempat kita sekarang kalau berjalan dari sini sekiatar Dua minggu...


Baiklah kakek akan mengantarmu Nanti.


Terima kasih kek, terima kasih atas bantuan kakek.


"Jangan sungkan Liong Dan.


Kakek pernah mendengar Pamanmu Han Dan itu penerus warisan dari Ayahnya Wang Dan menjadi Seorang Duke terkenal ramah dan baik hati."


Kalau begitu anak muda kita beristrhat dulu malam ini besok kita akan kekota bersama.


Baik kakek, terima kasih atas tumpangannya.


Sama sama anak Muda....

__ADS_1


Mereka Dua pun beristirahat bersama malam itu.


.......


__ADS_2