
Salam hormat yang mulia kaisar dan Pangeran Ling Xhian. Sapa Grand Duke Han Dan memberi hormat.
Salam Duke Han, Balas Kaisar Ling Shian Ramah dan mempersilahkan Han Dan duduk.
Duke Han Dan berserta ketiga Patriak Sekte kota Dhousan dan Putri Ling Lin datang ke kota Naga Langit atas perintah Kaisar Ling Shian. Para tetua pun ikut berkumpul bersama diAula Sekte Lembah Kegelapan.
Sementara pembangunan kota Baru sudah rampung dikerjakan. Bangunan megah dan besar berdiri kokoh bersebelahan dengan Bangunan Sekte Lembah Kegelapan.
"Duke Han, Bagaimana perkembangan kota Dhousan sekarang. Apakah ada berita tentang Istana? Tanya Kaisar Ling Shian."
"Untuk sementara Kota Dhousan aman yang mulia. Hamba mendengar kabar bahwa Pangeran Ling Sath akan mengambil alih kota Dhousan dan kota Naga Langit dalam waktu dekat. Pangeran Ling Sath mendapat dukungan Pasukan dari Sekte Besar dan pasukan kerajaan Tang. Dikabarkan Pasukan itu sedang dalam perjalanan menunu kota Anchui. Jelas Han Dan."
Kaisar tersentak kaget mendengar perkataan Han Dan. Saatnya saya harus perintahkan semua prajurit dan pendekar yang ada untuk melalukan pemyerangan. Berkata Kaisar dalam Hati.
"Baiklah Duke Han, perketat terus penjagaan di pintu masuk kota. Printah kaisar."
"Hamba sudah mengatur semua yang mulia. Semua prajuritku dan para pendekar dari ketiga sekte sudah bersiap sambil menanti printah yang mulia. Balas Han Dan di angguki oleh ketiga Patriak sekte."
"Tetua Tian, Siapkan semua pendekar. Dua hari lagi kita akan menuju kota Dhousan. berkumpul bersama pasukan prajurit kota. Printah Kaisar."
Baik yang Mulia. Hamba melaksanakan perintah. Balas Tiang Wang sambil menunduk kepala memberi hormat.
Ayahanda, Apa kita akan langsung menyerang? Sementara pasukan kita belum cukup untuk mengimbangi pasukan Kakak Ling Sath. Ucap Ling Xhian.
Apa pun yang terjadi, Kita tetap berangkat. Berkata Kaisar Ling Shian sambil menghela Napas pelan.
Pangeran Ling Xhian menggeleng kepala pelan.
***
Tiga hari dalam perjalanan kini Liong Dan, Pangeran Bhou Zein dan Putri Bhou Xin Yu berserta Pasukan mereka sampai di Sekte Lembah Kegelapan.
Para pendekar penjaga Gerbang Kota melihat
__ADS_1
ribuan Pasukan menuju ke arah mereka.
Trompet gerbang dibunyikan. Menandakan Musuh datang.
Semua Murid dan tetua sekte Lembah Kegelapan dan Tetua Agung Tian Wang melesat keluar.
Apa yang terjadi. Tanya Tiang Wang.
Ketua, Kami melihat ada rombongan prajurit datang. Berkata seorang pendekar dan mepersilahkan tetua Agung Tian Wang naik ke tembok tinggi untuk memastikan.
Setelah memastikannya. Tian Wang menyuruh semua para murid untuk bersiap.
Para tetua Sekte serta para murid segera berbaris dengan pedang ditangan.
Apa yang terjadi Nak Xhian. Tanya Kaisar.
Ayahanda, Seorang murid sekte melapor bahwa ada musuh datang. Balas Ling Xhian.
Liong Dan, Pangeran Bhou Zein dan Putri Xin Yu. melesat cepat meninggalkan para prajurit menuju Sekte Lembah Kegelapan.
Pangeran dan putri Xin Yu mengangguk kepala pelan dan tersenyum. Kota yang sangat indah Tuan Liong. Balas Pangeran Bhou Zein.
Terima Kasih Pangeran. Baiklah kita turun sekarang. Berkata Liong Dan dan melesat pelan turun.
Tian Wang dan tetua sekte serta para murid mulai merasakan ketakutan.
Siapa yang menunggang Naga putih itu. Guman Tian Wang pelan.
Beberapa saat kemudian Naga Biru muncul.
Kak Xhian itu Mou, Namun bukan Guru Liong Yang dipunggungnya. Ucap Ling Lin sambil menunjuk kearah Liong Dan.
Buka gerbangnya. Ucap Liong Dan setelah dekat dengan Sekte.
__ADS_1
Liong Dan yang sudah banyak berubah membuat yang ada didalam sekte sulit untuk mengenalinya.
Siapa Kau. Kemana Tuan Liong. Balas Tian Wang. Setelah Mou ditumpangi oleh orang Lain.
Tian wang para tetua dan para murid sekte Pangeran Xhian dan putri Ling Lin masing masing mengeluarkan Pedang.
Liong Dan membuka topeng yang dipakainya.Dan berkata:
"Salam Hormat Yang Mulia kaisar, Pangeran Ling Xhian dan Putri Ling Lin. Berkata Liong Dan sambil berlutut dan memberi hormat."
Guru Liong? Berkata Xhian dan Lin terkejut.
Ling Lin tersipu malu melihat Liong Dan.
Tampan sekali kak Liong sekarang. Gumannya dalam hati.
Siapa Mereka Duke Liong. Tanya Kaisar Ling Shian.
Salam Hormat Kaisar Ling Shian, Pangeran dan putri. Ucap pangeran Bhou Zein dan Xin Yu sambil membukuk hormat.
Yang Mulia Kaisar. Mereka berdua adalah Pangeran Bhou Zein dan Putri Xin Yu. Potong Liong Dan memperkenalkan keduanya.
Salam juga Pangeran dan putri. Balas Kaisar di ikuti oleh xhian dan Lin ramah.
Salam Hormat pangeran dan Tuan Putri dan Ketua Agung. Ucap Tian Wang membungkuk hormat.
Salam Tetua Tian. Ucap Liong Dan diikut senyum ramah pangeran Bhou Zwin dan Xin Yu.
Tetua Tian. Tolong siapkan tempat untuk para prajuritku di luar gerbang. Dan suruh Senior Cang Je untuk masuk. Printah Liong Dan.
Baik ketua. Balas Tian Wang dan pergi.
Setelah kepergian Tian Wang. Liong Dan dan pangeran Bhou Zein dan putri di ajak masuk.
__ADS_1
Melihat kedekatan Liong Dan dan putri Xin Yu. Putri Ling Lin menjadi Cemburu.
Liong Dan pun mengerti atas tingkah Ling Lin yang tak biasanya. Liong Dan tersenyum.