TAKDIR SEORANG BOCAH

TAKDIR SEORANG BOCAH
Markas Pusat Sekte Tengkorak Hitam


__ADS_3

Tiga puluh Tetua sekte Tengkorak Hitam sudah siap diArea sekte, dipimpin oleh Ketua sekte baru Chan Sing menggantikan Chen Ma..


Liong Dan yang sudah turun dari Atas Atap menghampiri Tetua tetua itu..


Ketua Markas pusat Sekte Tengkorak Hitam Chan Sing Melangkah maju,


Hei bocah kecil, berani sekali kamu datang kemari?.. kata Chan Sing


Liong Dan hanya berdiri diam tanpa membalas perkataan mereka...


Dan'er kamu harus tetap waspada, jangan terpancing dengan pembicaraan mereka, Kata Huo Bin Dalam pikiran Liong Dan..


Baik Guru, balas singkat Liong Dan


Bocah tengik kenapa kamu diam saja, Apa kamu meremehkan kami?? ucap salah satu wakil tetua


Hei tua bangka semua, kalian jangan menganggap bahwa kalianlah yang menguasai dunia ini, supaya kalian tau Diatas langit masih ada langit, Aku datang ke Markas kalian untuk membawa kalian ke Neraka, Cam kan itu untuk kalian semua, Ini baru Awal, Lanjut Liong Dan dengan suara keras sembari mengeluarkan setengah Aura pembunuhnya


Hahahahahhaaa, Anak muda Kamu hebat sekali, Ucapanmu sebaliknya, Justru kamilah yang akan mengirimmu ke Neraka, namun bukan hanya kamu saja seluruh keluarga dan tanah kelahiranmu akan kami ratakan.... Balas Chan Sing dengan Lantang


Ayo semuanya kepung anak ingusan itu bakar dia hidup hidup, lanjut pemimpin Sekte itu...


Serang....


Liong Dan yang sedari tadi sudah siap dalam posisinya, ia Hanya menerima semua serangan dari sebagai Arah tanpa melawan, Liong Dan hanya menangkis...


Baju pelindung Badan sudah Aktif, menyelimuti tubuh Liong Dan, Setiap Pedang yang mengenai badannya, mengeluarkan percikan api api kecil efek penggesekan pedang dengan pelindung Badan Liong Dan....


Melihat pedang mereka tidak dapat menembus tubuh pemuda itu, Pimpinan Sekte menjadi Geram, raut wajahnya terlihat tumbuh urat..


Semuanya keluarkan jurus Andalan Kalian,Serang Bocah itu dengan kekuatan penuh..Ucap Chan Sing


Puluhan Tetua merapalkan jurus Masing masing, Setelah semua sudah Siap, Salah satu Tetua bersorak Lantang...


Seraaaaaaannggg...


Duaaaaaaaarrrrrrr


Kekuatan dan kecepatan dari serangan itu seperti kilat menyambar, sangat cepat dengan tenaga dalam yang besar...


Liong Dan Juga tak kalah Gesit dengan pergerakan musuh, Dengan kecepatan penuh Liong Dan menangkis serangan itu dengan Tenaga besar...


Jurus Auman Naga yang di keluarkan Liong Dan, membawa dampak yang begitu dahsiat,..


Ditengah atau di depan Liong Dan muncul sebuah Kubangan besar,Akibat bentrokan tenaga dalam mereka...Liong Dan terdorong Mundur bebrapa langkah...


Sedangkan Puluhan Tetua itu Terpental jauh mengenai tembok bangunan sekte dan tewas.. Tinggal ketua sekte Chan Sing ter sisa, Chan sing yang Melihat Besarnya kekuatan yang di lontarkarkan Pemuda itu menjadi takut, Lutut serta seluruh badannya Gemetar...

__ADS_1


Liong Dan yang Melihat Chan Sing dar kejauhan nampak tidak akan melawannya...


Liong Dan Maju menghampiri Pria Tua itu sambil mengeluarkan Aura pembunuhnya yang Besar...


Chan Sing merasakan Aura pembunuh itu, tambah ketakutan, Ia jatuh berlutut,


Anak muda tolong jangan bunuh saya, Ambil semua Apa yang engkau mau dariku, tapi tolong jangan bunuh saya anak muda, Maafkan saya, Chan Sing memohon


Liong Dan menarik kembali Aura pembunuhnya..Memang Niatnya tidak akan membunuh pria tua itu, Liong Dan akan jadikan pria tua itu sebagai peringatan kepada Aliran Hitam,..


Saya tidak Akan membunuhmu, tapi saya membenci semua persatuan kalian yang selalu meresahkan seluruh penduduk di Kota maupun di Desa Desa...


Liong Dan memutuskan tingkat praktik pria tua itu, Kamu pergilah Kasih tau kepada seluruh Aliran Hitam, Bahwa saya akan datang menumpaskan dan membumi hanguskan sekte kalian. Lanjut Liong Dan


Dan Satu Lagi Pria tua, Kenalkan Nama saya, Saya pendekar Naga Biru dari kota Dhousan..


Setelah mengenalkan Namanya kepada pria tua itu, Liong Dan melepasnya pergi....


Baik Anak Muda saya akan mengingatkan peringatanMu dan saya akan sampaikan kepada Aliran Hitam...Balas Chan Sing


Chan Sing melangkah pergi dengan emosi yang tinggi, Chang Sing menggigitkan giginya dengan keras, Ia merasa malu sekarang, Tingkat praktinya pun hilang,terpaksa Chang Sing Harus mulai awal lagi berlatih...


Tujuan Chang Sing sekarang pergi ke Markas pusat Sekte Bayangan Hitam, untuk melaporkan atas kejadian Pagi itu di sektenya..


Setelah Kepergian Chang Sing Ketua sekte pusat Tengkorak Hitam itu, Liong Dan berjalan Masuk Menggeledah semua Ruangan sekte..


Liong Dan mengambil semuanya tidak Ada yang tersisa, Jutaan Koin Emas sudah dimasukan Kedalam Cincin Ruangnya...


Aku Akan membagikan semua harta ini kepada siap saja yang membutuhkannya, Sekarang Harta Ku Banyak, Batin Liong Dan...


Dan'er, sebelum kamu pergi, Kamu Harus Hancurkan semua Bangunan itu dan membakarnya, Pinta Huo Bin Gurunya


Baik Guru, Liong Dan Mengeluarkan Naga Biru dari Cincin dimensinya, Kamu Ratakan semua Bangunan ini dan setelah itu kamu membakarnya, Pinta Liong Dan kepada Naga birunya...


Setelah Semuanya hancur tak tersisa, hanya tinggal debu, Liong Dan kembali ke penginapan Bunga InDah untuk membersihkan Badan...


Pagi itu sangat Ramai di sekitar Markas Pusat Sekte Tengkorak Hitam, Penduduk kota berkerumun sambil bertanya, Siapa yang telah berani Menumpaskan Sekte terbesar kedua di kota mereka, Tapi tak satupun yang mengetahuinya..


Ribuan Mayat hangus terbakar berserakan dimana mana dalam Area Sekte, Pembunuhan terkejam...Batin seorang Penduduk...


Banyak penduduk atau hampir semua penduduk kota yang melihat langsung kejadian pagi itu merasa senang, Ada sebagian yang berkata, Semoga tidak Ada lagi Kejahatan dikota ini....


Liong Dan yang sudah membersihkan badan dan Selesai Sarapan segera pergi dari penginapan itu, Liong Dan kembali kekota, tepatnya Di toko Pakaian yang Tadi malam ia Datangi..


Pemilik Toko Pakaian Baru Mulai Buka, Pintu toko setengah terbuka, Karna Masih Pagi...


Liong Dan Masuk dan memberi salam..

__ADS_1


Eh Tuan muda, Tumben pagi Pagi datang, Apa ada yang lupa Tuan Muda? sapa dan Tanya pemilik toko itu


emmm... Ia Nnyonya, belum lanjut pembicaraannya, Mata Liong Dan melihat pinti toko sedikit rusak..


Maaf nyonya, saya mau tanya, Kenapa pintu itu rusak? tanya Liong Dan


Itu Tuan Muda, Tadi malam Ratusan pendekar dari Aliran hitam, Menanyai Tentang keberadaan Tuan Muda, Tapi Karna Saya tidak memberitahu tentang penginapan Tuan muda, Makanya mereka merusaki pintu itu, Tapi Tidak Apa Tuan muda, sebentar saya akan memperbaikinya... Balas perempuan tua itu...


Sudahlah Nyonya nanti saya akan membayar tukangnya, Sembari mengeluarkan sekantung kecil koin Emas, dan memberikannya kepada pemilik toko itu...


Terimalah pemberianku nyonya, saya berharap Nyonya tidak akan menolaknya...


Baik Tuan Muda, terima kasih atas kebaikan Tuan Muda....


Untuk Saat ini Nyonya, Di kota ini aman namun tetaplah waspada, Lanjut Liong Dan


emang Kenapa Tuan Muda..Balas Pemilik toko itu kwatir..


Gerombolan yang tadi malam datang kesini sudah tewas semuanya, beserta markas mereka..jelas Liong Dan


tapi saya berharap Nyonya jangan bercerita kepada siapun tentang saya, ini menjadi rahasia kita, dan mengenai barang yang saya pesan, tetap diantarkan, Saya datang kesini untuk mengasih tau nama saya, karna tadi malam saya belum sempat memberitahu Nama saya..kata Liong Dan


Pemilik toko yang dari tadi merasa biasa biasa saja, setelah mendengarkan perkataan Liong Dan, Ia menjadi takut dan waspada kepada Liong Dan..


Ba...baik Tuan Muda, saya akan merahasiakannya... Balas pemilik toko itu...


Jangan Takut Nyonya...Saya tidak membunuh orang Baik, Saya hanya membunuh orang jahat yang datang mengganggu saja..Liong Dan berkata sambil memberi senyum


Kenalkan namaku Nyonya..


Nyonya tinggal panggil saya dengan Liong Dan saja, Jangan panggil saya dengan kata Tuan...Jelas Liong Dan..


Terima kasih Liong Dan, Saya akan mengingatnya...Setelah ini anak Liong mau kemana..Tanya perempuan tua itu


Saya hendak kembali ke kotaku Nyonya, Sebentar lagi saya pulang.Balas Liong Dan


Kalau begitu Nak Liong hati hati dalam perjalanan pulangnya, mengenai barang pesanan saya akan segera kirimkan..Balas Perempuan tua itu...


Kalau begitu saya pamit dulu nyonya...


Tanpa mendengar balasan pertanyaannya, Liong Dan balik dan pergi....


Sekarang Liong Dan pulang ke desanya, Namun harus melewati kota Ancui terlebih dahulu..Perjalanan harus memakan waktu seminggu baru sampai ke Desanya yaitu desa Miskin kalau tidak Ada hambatan....


Setelah Keluar dari pintu keluar kota, Liong Dan menggunakan langkah cepat, dari pohon satu kepohon lain sambil menikmati pemandangan, sesekali Liong Dan Terbang tinggi, Dan turun lagi dengan berjalan santai, Hingga sorepun tiba, Liong Dan mencari sebuah pohon besar untuk tempat beristirahatnya malam ini, Setelah mendapat tempat bagus, Liong Dan segera memeriksa sekitar siapa tau ada musuh atau binatang Buas yang Akan mengganggunya, setelah merasa aman Liong Dan menggumpul ranting ranting kayu membuat api, serta pergi berburu Ayam hutan....


Malam itu Liong Dan sangat menikmatinya...

__ADS_1


Ia jadikan malam itu hanya dengan bermeditasi, mengumpulkan kembali tenaga dalam yang terkuras banyak serta karna kelelahan dalam perjalanan seharinga...


__ADS_2