
Liong Dan mulai Menggeser pintu Rahasia Dari neneknya Lin Dan.
Terbukalah pintu itu. Liong Dan terkejut dengan apa yang dia Lihat dalam ruangan itu.
Matanya Liong Dan langsung tertuju ke Arah Peti mati yang terbuat dari hahan emas.
Liong Dan menghampiri peti itu. Terdapat dalam Peti itu Jasad seorang yang Masih utuh.
Liong Dan Hanya diam tanpa Kata melihat jasad Kakeknya itu.
Air mata Liong Dan tak dapat terbendung Lagi.
Liong dan menitikan Air Matanya mengingat kebaikan kakeknya semasa kakeknya merawatnya.
Tersadar dari itu Liong Dan Berbicara depan jasad Kakeknya itu...
"Kek,
Kakek memang berpesan Jangan Menangis, tapi Air Mataku tak bisa berkompromi.
Liong Dan sangat sedih Kakek.
Maafkan Liong Dan bila ada salah kek.
Liong Dan selalu mengingat apa yang kakek ucapkan kepada Liong Dan.
Liong Dan akan menepati impian kakek.
Liong Dan berjanji kek."
Terimalah salam hormatKu kakek.
Liong Dan bersujud Di depan Kakeknya.
Semoga kakek hidup dalam damai di Alam sana...
Setelah itu Liong Dan mengambil Cincin yang ada di jari kakeknya. Lalu ia memakai di jari tangannya. Dan..
Liong dan menutup peti mati itu.
Setelah itu, Lioang Dan segera menghampiri pedang disebelah peti mayat kakeknya dan mengambil kitab disebelah pedang. Selesai menghafal kitab itu. Liong segera merapalnya, sementara Naga dibelakang Pedang itu masih melototi Liong Dan.
Disaat Liong Dan selesai merapal Mantra segel pedang dan Naga itu, Tiba tiba pedang itu mengeluarkan Cahaya yang menyilaukan Mata. Sementara Naga dibelakang pedang itu bangun Dari Tidurnya.
Mantra segel sudah Liong Dan lakukan. Sekarang Liong Dan melakukan Kontrak Darah dengan pedang itu. Setelah melakukan kontrak darah dengan pedang itu, tiba tiba Naga dibelakang pedang itu Maju menghampiri Liong Dan.
Segera Liong Dan melompat mundur karna takut akan serangan dari Naga itu. Sakiing takutnya Liong Dan terhadap Naga itu tubuhnya tak sanggup lagi menopang tubuhnya yang masih dalam Gemetar ketakutan.
Disaat Liong Dan dalam kondisi gemetar ketakutan, Liong Dan dikejutkan oleh ucapan Naga di depannya itu.
jangan Takut Tuan.
Aku tidak menyakiti tuan, ucap sang Naga itu..
Tuan, Tuanku yang pertama berpesan kepadaku. Siapa yang menemukanku dan jasad daribTuanku Maka aku mengikutinya dan menjadi bawahannya.
Liong Dan Masih Bingung, Liong Dan tak bisa berkata² apa pun....
Pandangannya Liong Dan selalu tertuju kepada Naga itu sambil bersiap dari serangan mendadak dari Naga itu.....
Tuan.. buatlah kontrak darah denganKu supaya saya menyatu dengan tuan...
__ADS_1
Liong Dan segera membuat kontrak Darah dengan Naga itu.
Setelah selesai kontrak darah,tiba² naga itu menghilang dari Pandangan nya.
Jangan mencariku Tuan, aku sudah menyatu dengan Tuan. Berkata Naga hitam
Liong Dan melihat sekelilingnya, mencari Asal suara itu... namun tak dapat menemuinya....
Tuan aku sudah menyatu dengan Tuan, sekarang aku berada dipikiran Tuan...suara Naga
Bila Tuan ingin komunikasi dengan aku tingggal tuan bicaralah dalam hati, Aku akan mendengarkannya.
Aku siap membantu Tuan...
bagaiman kamu bisa berada dalam Pikiranku??
Itu karna Tuan telah melakukan kontrak Darah dengan aku....
Tuan kenalkan NamaKu, julukanku sang Naga pembasmi Raja dari Hutan kegelapan..
siapakah nama tuan??
Namaku Liong Dan, saya Cucu dari TuanMu sebelumnya, saya bertrima kasih kepadamu karna siap membantuku nantinya...ucap Liong Dan
Saya juga berterima kasih kepada Tuan Liong Dan karna sudah menerimaKu.
Tuan Liong Dan Aku ingin memberikanmu sedikit tenaga DalamKu kepada Tuan..pinta sang Naga.
Untuk apa kamu memberiku tenaga Dalam, saya sudah memperolehnya.
Tidak tuan, tenaga dalam Tuan belum seutuhnya berfungsi. Biarkan saya sedikit membantu tuan.
Jangan sungkan Tuan...aku selalu membantu tuan dan selalu berada bersama Tuan.
Segera Liong Dan mengambil posisi duduk besila.
Dalam sekejab tenaga dalam Dari Naga itu sudah tersalurkan keseluruh tubuh Liong Dan.
Badan Liong dan serasa mengalami perubahan yang luar biasa...
Selesai proses pengendalian tenaga Dalamnya Liong Dan pelan² membuka matanya....Kagetnya Liong Dan melihat perubahan dalam tubuhnya, dimana sebelumnya pelindung tubuhnya yang samar samar sekarang sudah Mulai terlihat jelas.
Badannya terlindung, pelindung tubuhnya sekarang sepenuhnya menyelimuti tubuhnya..
dengan pelindung yang warna keemasan itu sehingga Liong dan seakan tak bisa tergores dengan barang tajam apa pun.
Terima kasih Naga, terima kasih...Liong Dan merasa bahagia sekali dengan perubahan pelindung tubuhnya....ucap liong Dan
sama² tuanku...
sekarang saya menguji tuan...
Maksud kamu???
saya akan menyerang Tuan....
baiklah....
keluarkan dan salurkan tenaga dalam inti Api dan inti Es lalu satukan kedua inti itu kedalam pelindung Didalam tubuh tuan...
segera Liong Dan lakukan sesuai perintah Naga itu...
__ADS_1
bersiaplah Tuan
Naga itu merapalkan jurusnya Lalu menerjang Liong Dan dengan jurus Cakar Naganya....
namun Liong dan tidak menghindar dari serangan Naga itu.....
melihat serangannya tidak berhasil,lalu sang Naga merapal jurus pamungkasnya...
jurus Pelebur raga...
bola Bola api yang dikeluarkan Naga itu tidak membuat Liong Dan bergeser sedikit Pun dari tempatnya.....
setelah selesai dari serangan naga itu maka selesai pula ujian dari sang Naga....
sekarang ujiannya sudah selesai tuan...
Liong Dan segera memriksa tubuhnya Namun tidak satupun dari tubuhnya itu terluka...
liong Dan terkagum kagum dengan Pelindung Tubuhnya.....
sekarang Tuan cabutlah pedang itu biarkan pedang itu bersatu dengan Tuan....
Liong dan Memegang Gagang dari pedang itu,dalam sekejap pedang itu hilang,...
jangan cari pedang itu Tuan, bila tuan ingin memakai pedang itu tinggal tuan membayangkan pedang itu,maka pedang itu akan muncul,sekarang pedang itu sudah menyatu denganTuan seperti saya...ucap si Naga....
baiklah...saya mengerti....
selesai dengan pedang dan sang Naga itu,Liong Dan menghampiri Peti mayat Sang kakek...
Liong Dan berbicara dihadapan kakeknya itu...
Kakek, ijinkan cucuMu ini membawamu bersamaKu....
Liong Dan mengibaskan tanganya lalu dalam sekejam Peti mayat kakeknya hilang, masuk dalam cincin ruangnya, setelah itu Liong Dan menyimpan semua barang yang ada dalam ruangan itu kedalam cincin ruangnya termasuk Altar keemasan...
setelah Ia selesai menyimpan semuanya lalu Liong Dan menutup kembali ruangan itu...
Liong Dan pergi kedepan Mulut Gua itu...
sekarang Semuanya sudah aku simpan dengan baik... saatnya aku harus pergi ke Desa miskin.....
Sebelum Liong Dan pergi.
Liong Dan melihat pemandangan di Gunung kegelapan itu, lalu Liong Dan mengucapkan sebuah kata...
Suatu saat aku akan kembali.
setelah mengucapkan kalimat itu Liong Dan segera terbang keluar Dari Gunung itu menuju Desa Miskin, yang berada di Bawah kaki bukit Kegelapan itu.....
#**Maaf bila ada kata yang tidak sesuai penempatannya...
maklum saya baru belajar menulis...
untuk up selanjutnya mungkin akan telat dikarenakan saya harus bekerja...
pekerjaanKu setiap hari hanya bertani...
semoga kita semua diberkati oleh yang kuasa...
salam sehat buat kita semua**....
__ADS_1