TAKDIR SEORANG BOCAH

TAKDIR SEORANG BOCAH
Kedatangan Tamu


__ADS_3

Pagi hari telah tiba, Hidangan telah disiapkan dimeja Makan. Han Dan, Chie Yang dan Zing Dan sedang menunggu..


Tak Lama kemudian Liong Dan datang...


Selamat Pagi paman dan Bibi serta Adik Zing, Maaf lama menunggu. Sapa Liong Dan


Pagi Juga Nak Liong, Balas Paman dan Bibinya..


Kakak Liong.. Sekarang Kak Liong Tamba Gagah dan Ganteng..Puji Zing Dan sambil tersenyum Pada Liong...


Terima Kasih Atas Pujiannya Adik Zing..Balas Liong Dan sambil mengacak rambut Adeknya itu...


Ayo kita Sarapan..Ajak Paman dan Bibinya Liong Dan.


Mereka pun mulai mencicipi makanannya...


Selesai sarapan Pagi, Liong Dan segera pamitan..


Paman dan Bibi, Saya segera pamit untuk pergi ke suatu tempat..Kata Liong Dan kepada paman dan Bibinya...


Baiklah Nak Liong, Hati hati dijalan, Jawab Bibi Chie..


Kalau mengenai yang kamu rencanakan Nak, Paman sudah mengirim Pasukan untuk memulai membersihkan berbagai tempat..Lanjut Han Dan..


Terima kasih Paman, setelah Selesai dengan Urusanku, Saya akan datang melihat hasilnya nanti paman..Balas Liong Dan..


Selesai berpamitan dengan Paman dan Bibinya,.. Liong Dan bergegas Keluar dari kediaman Han Dan...


Selang Beberapa Jam kemudian Liong Dan sudah mencapai di sebuah Desa Kecil, Namun Lumayan banyak Penduduknya..


Liong Dan Menghampiri Rumah Tetua Desa itu, Untuk Menyampaikan Maksud Kedatangan itu...


Setiap Desa kecil yang Dihampiri Liong Dan, Diberikan Satu peti koin emas.Dan menjajikan kepada semua warga Desa, Untuk segera membuka Jalur menuju kota, serta Membangun rumah yang Layak huni..


Lima hari kemudian...


Liong Dan sudah mengumpulkan 1.000 Anak anak berusia 10 tahun kebawah, dan 1.000 Anak yang Berusia 10- 15 tahun, sedangkan 500org lainnya yang berusia 16 - 20 tahun,dari Dua puluh Desa yang di Hampirinya..


Dalam 20 desa yang dikunjunginya itu, Liong Dan sudah mengumpulkan 2.500 orang..Masih Banyak Anak dan Remaja yang masih ragu ragu untuk bergabung...


Liong Dan menyewa beberapa Orang untuk menghantar semua Muridnya itu, menuju Desa Miskin..


Dalam Perjalan Pulang..


Dan'er Saya merasakan sesuatu yang Datang, Coba kamu ke gunung itu, Saya merasakan si Molang mencariMu...Kata Gurunya Huo Bin


Baik Guru saya Akan menemuinya...Jawab Liong Dan kepada Huo Bin..


Liong Dan pun melesat terbang menuju Gunung yang dimaksud oleh Gurunya....


Sesampai di Bukit Gunung Liong Dan melihat Naga Hitamnya sedang mencari sesuatu...


Liong Dan menghampiri Naga Hitam yang masih Terbang, dan menaiki punggung Naga hitam itu...


Sedang apa kamu disini Molang?? tanya Liong Dan pada Naga Hitam.


Saya sedang mencari Tuan.. Balas Molang Singkat


Untuk Apa mencariku?..tanya Liong Dan


Ada tamu dari kerajaan datang tuan, sudah 2 hari mereka menginap di sekte,..Lapor si Molang...


Tamu dari Kerajaan katamu?? Liong Dan kaget, Ada apa orang Kerajaan datang keistanaku?. Guman Liong Dan..


Baiklah, kamu duluan Kesekte, Nanti saya menyusul..Pinta Liong Dan kepada Molang...


Molang pun Kembali kesekte, Sementara Liong Dan kembali ke para murid yang masih menunggunya....


Paman, Tolong Antarkan semua muridku ini, Saya akan menjemput nanti di Desa miskin, Saya ada urusan penting...Kata Liong Dan kepada Orang yang disewanya....


Baik Tuan..Balas Pria setengah Tua itu...


Liong Dan pun melesat pergi..setelah jauh dari Pandangan Muridnya, Liong Dan mengeluarkan HariMau putih dari cincin Ruang dimensinya...


Liong Dan yang masih dalam kwatirnya itu, nampak terburu buru..


Ia menyuruh Harimau putihnya lari dengan sekuat tenaga.....


5 Jam kemudian Liong Dan sudah sampai di Depan Gerbang Sekte...


Semua Tetua Sekte sedang berada di ruang pribadi sekte dengan para tamu Kerajaan..


Liong Dan pun Masuk mendekat Gerbang bersama Harimau Putihnya...


Hei Anak Muda, Sedang Apa kamu datang kesini?..Sapa seorang Penjaga pintu..


Liong Dan tidak menyahut perkataan penjaga pintu itu, Liong Dan masih melihat Perkembangan sektenya yang Luar Biasa...


Liong Dan geleng geleng kepala, Sambil senyum senang....


Disaat Liong Dan masih ngelamun dengan pikirannya, Tiba tiba dikagetkan oleh suara dari penjaga pintu...

__ADS_1


Hei Bocah, Apa kamu Tuli??..Teriak Penjaga pintu itu...


Geeeeerrrrr....


Harimau putih geram, mendengar perkataan tidak sopan itu kepada tuannya....


Liong Dan menahan Amarah dari harimau putihnya...


Permisi Tuan, Bolehkah bocah ini bertemu denga Patriak kalian yang bernama Tian Wang?? kata Liong Dan merendah...


Maaf bocah Patriak Agung sedang Ada tamu..Balas Penjaga itu sinis...


Siapa yang mengajarkan Murid seperti ini..Apa gurunya tidak mengajarkan sopan santun?? Liong Dan berkata dalam Hati...


Baik Tuan, Tolong panggilkan Gurumu kesini..Kata Liong Dan geram...


Apa Kau bilang Bocah, Mau panggil gurunya kami???..Hahahaaa...lawan kami dulu, baru kamu mencari guruku...Balas Penjaga itu sambil tertawa sinis...


Tolong Buka pintu ini, saya mau masuk...Kata Liong Dan, Mulai kesal


Penjaga itu tak terima perkataan dari Liong Dan yang seakan meremehkannya...


Penjaga itu menempelkan pedangnya pada leher Liong Dan sambil berkata "pergilah bocah sebelum pedangku ini memotong Lehermu"


Belum selesai penjaga itu berbicara, Tiba tiba pedangnya hancur berkeping keping...


Liong Dan tetap Diam di tempat...


Penjaga itu kaget dengan hancur Pedangnya, Ia menyuruh teman penjaganya mengepung Liong Dan.


10 orang telah mengepung Liong Dan...


Lapor Tetua, Di pintu gerbang ada seorang bocah ingin menemui tetua..Lapor muridnya itu...


Tetua itupun menghampiri Bocah itu yang tidak lain Adalah ketua Agungnya Liong Dan.


Hei Bocah, Sedang apa kamu membuat keributan di sini?? Kata tetua itu sinis..


Tetua yang dimaksud adalah tetua ke 10 yang baru..namanya Lang Xuo


Maaf Paman, Apa paman salah satu tetua disekte ini?? Tanya Liong Dan sambil memberi Hormat...


Betul Anak muda, Saya tetua ke 10 disini, nama Saya Lang Xuo, Ada perlu apa kamu datang Kesini??lanjutnya..


Maaf tetua Lang Xuo, Apa di sekte ini tidak diajarkan sopan santun..Kata Liong Dan kesal karna sudah menunggu lama..


Hei Bocah tengik, Coba kau ulang lagi perkataanMu itu!!..Tetua Lang berkata sambil menghunuskan pedangnya kepada Liong Dan...


Semua penjaga atau murid Lang Xuo tidak dapat berbuat apa apa melihat pedang tetua mereka Hancur...


Tetua Lang Xuo Maafkan atas kelancangan saya, Saya hanya ingin masuk, Kenapa kalian menahanku??..tolong Panggilkan Senior Tian Kesini...Ucap Liong Dan dengan sedikit nada Tinggi....


Sementara Tetua yang masih didalam ruangan Tamu, segera keluar mendengar ada keributan di Luar...


Ling Chian Dan Ling Lin pun ikut keluar...


Ling Lin Yang melihat ada seekor harimau putih di depan pintu gerbang, Tanpa melihat Liong Dan, Ling Lin berteriak...


Kakak Liong.. kakak Liong...


Ling Lin Berteriak memanggil Nama Liong, Sambil berlari menuju Gerbang...


Tiang Wang yang mendengar sebutan nama Liong, iikut ikutan berlari kedepan Gerbang...


Semua Mundur, Beri hormat kepada tetua Agung kita...ucap Tetua Jian Chen


Tetua Lang Xuo yang mendengar perkataan tetua pertama itu, seakan tidak percaya, kalau tetua Agung mereka masih kecil....


Semua pun mundur, Para tetua semua memberi Hormat kepada Liong Dan..


Sementara Ling Lin Masih memeluk Liong Dan...


Adik Lin.. Lepaskan pelukan ini, Bisik Liong Dan...


Ling Lin Pun melepaskan pelukannya...


Selamat datang Tetua Agung... Ucap Tiang Wang sembari memberi hormat kepada Liong Dan...


Selamat juga Senior Tian dan Semua Tetua..Balas Liong Dan Ramah...


Wakil ketua Agung Tolong Siapkan kereta dan kuda, Untuk menjemput Muridku di sebelah Gunung...Perintah Liong Dan kepada Tiang Wang...


Ribuan Murid sekte hanya mematung tak Percaya Bila Ketua Agung sekte mereka masih Semuda Liong Dan...


Baik Ketua, Balas tian Wang Singkat...


Liong Dan Pun Masuk ke kediamannya bersama Ling Lin Yang Masih menggandeng Lengannya...


Ayo kita Masuk, Ajak Liong Dan kepada Kedua tamunya dan semua tetua sekte....


Mereka pun Sudah Duduk di Ruang Utama..

__ADS_1


Kakak Liong, saya sudah dua hari berada disini dengan kakak Chian...Ucap Ling Lin mengawali pembicaran mereka..


Maafkan hamba Pangeran kedua dan Putri Lin.. Hamba betul betul tidak tau atas kedatangan kalian di sekteku...Balas Liong Dan sambil menunduk hormat...


Kak Liong kenapa kamu tidak bilang kalau kamu Tetua Agung disini?? Tanya Ling Lin


Maaf putri Lin... Saya memang sengaja tidak memberitahunya...


Sudahlah Adik Lin, Jangan banyak tanya,..Potong Ling Chian...


Ling Chian dan Ling Lin secara tiba tiba, Berlutut sambil memberi hormat kepada Liong Dan dan berkata...


Guru, Jadikanlah kami berdua menjadi muridmu..Ucap Chian Dan Lin kompak...


Liong Dan Tersentak kaget...


Berdirilah Pangeran dan putri..Ucap Liong Dan sambil mengangkat keduanya berdiri...


Setelah diam sejenak...


Baik saya akan mengangkat pangeran kedua dan Putri Lin sebagai Murid Pertamaku..Ucap Liong Dan ramah...


Terima Kasih Guru...Jawab mereka kompak...


Semua tetua yang mendengarnya pun Senang, Bila kedua anak penguasa Negeri itu,bergabung dengan sekte mereka....


Tetua pertama tolong Siapkan Aula untuk melakukan perjamuan malam. Dan suruh semua murid untuk ikut dalam perjamuan,...Saya mau menjamu tamu kehormatanku ini, Sambil melirik Ling Lin Dan Ling Chian...printah Liong Dan kepada Tetua Jian Chen


Tetua Jian Chen Pun Pamit dari Ruangan di ikuti oleh semua tetua yang lain,...


Sementara Liong Dan mengantar Ling Chian dan Ling Lin berkeliling...


Guru, Rumah besar ini, Sangat indah sekali dan Megah, Siapa yang tinggal rumah ini? Tanya Ling Ling...


ini kediamanku Saudari Ling Lin..Nanti Saudari Lin Dan Kakak Chian menempati rumah ini...Jawab Liong Dan sambil tersenyum..


Apa Guru memberi kami Fasilitas mewah ini?? tanya Ling Chian...


Betul Kakak Chian...Balas Liong Dan Singkat


Kediaman ini sangat mewah sekali, Kediamanku di istana, masih bagus dari tempat ini, Guman Ling Lin Dalam Hati...


Mari kita berjalan keluar, Melihat saudara dan saudari sepupuku...Ajak Liong Dan


Ayo,, kita berangkat...Balas Ling Chian diikuti Ling Lin...


Selang Beberapa menit kemudian..


Kakak Liong, Teriak Yun Dan...


Liong Dan pun Tersenyum melihat adik sepupunya sambil memeluknya...


Kenalkan adik Yun, Ini pangeran kedua dan ini putri Lin, Liong Dan memperkenalkan kepada Yun Dan


Salam hormat Buat Pangeran dan putri Lin,. Ucap Yun Sambil nunduk beri Hormat..


Sudahlah senior Yun..Balas Ling Lin...


Mana Tetua Shao adik Yun??...Tanya Liong Dan...


Kak Shao ada di kediamannya...Balas Yun Dan..


Ayo kita kerumahnya sekarang...Ajak Liong Dan...


Mereka pun menuju kediaman Shao Dan..


Selamat Datang Tetua Agung..Ucap Shao sambil memberi Hormat..


Sudahlah kakak Shao..Ayo berbincang didalam...ucap Liong Dan..


Tetua Shao, Kenalkan teman, sekalian Muridku yang pertama,.. ini pangeran kedua Chian dan satunya lagi Putri Lin..


Slamat Datang di sekte Pangeran dan Putri..Sapa Shao Dan sambil nunduk memberi Hormat...


Terima Kasih tetua Shao..Balas Ling Chian..


Setelah lama ngobrol, Liong Dan pamit pulang..


Baiklah Tetua Shao, Kami pulang beristirahat dulu, Dan sebentar malam ada perjamuan di Aula...Ucap Liong Dan sambil pamit pulang...


Siap ketua Agung... Balas Shao Dan singkat...


Sesampai di kediaman, Liong Dan menyuruh Lin Dan Chian untuk beristirahat..


Silahkan Kalian beristirahat, Sebentar Malam ada Acara...Kata Liong Dan..


Siap Guruku..Balas Ling Lin manja


Siap Guru balas ling Chian dengan senyum Ramah....


Mereka Pun pergi ke masing masing Kamar...

__ADS_1


Sementara Liong Dan masuk ke Ruang Bawah Tanah....


__ADS_2