
Seharian penuh Liong Dan bermeditasi di atas bukit untuk mengumpulkan kembali tenaga dalamnya yang terkuras.
Setelah bermalam diatas bukit sebuah gunung. Kini Liong Dan bergegas pergi menuju Kota, ibukota kekaisaran Tang.
Liong Dan melesat dengan cepat menggunakan ilmu meringankan tubuhnya turun dari atas gunung.
Selang beberapa jam kemudian, Liong Dan sampai dibawah kaki gunung.
Dan er, coba lihatlah kearah sana. Saya melihat ada perkelahian disana. Berkata Huo Bin.
Betul guru! Saya juga merasakan hal yang sama. Balas Liong Dan dan melesat pergi.
Beberapa menit kemudian, Liong Dan terkejut melihat perkelahian yang tak seimbang.
Mayat berserakan dimana mana. Beberapa Kereta hangus terbakar dan hanya tersisa sebuah kereta yang sangat mewah.
Ratusan Perampok sedang mengkroyok seorang yang berjubah Mewah. Sementara para pengawalnya tewas terbunuh.
Apa dia seorang bangsawan? Berkata Liong Dan dalam hati.
Dan er bantulah Pangeran itu. Berkata Huo Bin.
Liong Dan Terkejut. Apa? Dia seorang Pangeran? Tanya Liong Dan.
Liong Dan mengarahkan Aura pembunuhnya dan melesat cepat menangkis serangan yang dilancarkan para perampok itu kepada Pria berjubah mewah.
Perkelahian berhenti sejenak.
Hei anak muda. Lancang sekali kamu mencampuri urusan kami. Berkata pemimpin prampok terkejut.
Maaf paman. Apa kalian tidak malau mengeroyok seorang yang tak berdaya? Balas Liong Dan mengejek.
Mendengar perkataan Liong Dan. Pemimpin Perampok itu menyuruh Para prajuritnya untuk menyerang Liong Dan.
Serang Bocah itu. Kata Pemimpin perampok.
Ratusan prajurit segera merapalkan jurus dan menyerang Liong Dan.
__ADS_1
Melihat para prajurit prampok itu mulai menyerangnya. Liong Dan menyuruh Pria berjubah mewah untuk mundur.
Mundurlah. Biarkan saya yang melawan mereka. Ucap Liong Dan.
Setelah Pria berjubah mewah itu mundur. Liong Dan melesat dengan cepat. Mengerahkan separuh tenaga dalamnya ke kedua tangan dan Merapal Jurus Tapak Naga.
Dengan gerakkan yang sangat cepat dan lincah serta Tenaga dalam yang besar dengan Aura pembunuh yang mengengat. Liong Dan memukul ratusan para perampok itu. Ratusan Para prajurit itu terlempar jauh dan terbentur pepohanan dan tewas seketika.
Melihat serangan Liong Dan yang sangat cepat itu, Membuat para pemimpin perampok Panik dan gemetar ketakutan.
Cepat sekali serangannya. Guman Pria berjubah mewah dalam hati. Siapa pendekar muda ini. Lanjutnya.
Liong Dan menghampiri pemimpin Perampok.
Ampun pendekar muda. Berkata Perampok itu dengan bersujud memohon.
Saya tidak akan mengampunimu paman. Paman telah membunuh banyak orang. Oleh karena itu, terimalah kematianMu. Ucap Liong Dan sambil menyalurkan Aura pembunuh es murni.
Perampok itu tambah panik dan takut. merasakan Aura pembunuh yang Liong Dan kerahkan.
Mihat semua prampok itu tewas semuanya. Pria berjubah mewah menghampiri Liong Dan dan berkata:
Tuan Pendekar, Terima kasih atas pertolonganMu.
Sama sama Tuan. Siapkah Tuan Muda? Dan kemana Tuan hendak pergi?Tanya Liong Dan
Saya Pangeran Bhou Zein pendekar muda. Saya hendak kembali keistana setelah mengikuti Acara di kota sebelah. Semua pengawalku tewas semua di bunuh oleh perampok yang Tuan pendakar bunuh.Siapakah nama dari Tuan Pendekar? dan kemana tujuan tuan pendekar.
Liong Dan berlutut dan memberi hormat.
Maafkan atas ketidaktahuan Hamba tentang Pangeran. Hamba bernama Liong Dan. Hamba berasal dari Kekaisaran Wei. Dan hendak kembali setelah berkelana. Ucap Liong Dan.
Silahkan berdiri Pendekar Liong. Sebelum pendekar Liong kembali kekaisaran Wei. Saya mengajak pendekar Liong untuk mampir keistana. Ajak Pangeran Bhou Zein.
Liong Dan berpikir sejenak.
Inilah waktunya, Saya harus mengikuti ajakan pangeran ini. Dan Saya harus meminta Kaisar untuk membebaskan Kota Argian dan Heuron bergabung kembali dengan kekaisaran wei. Guman Liong Dan dalam Hati.
__ADS_1
Jangan Sungkan pendekar Liong. Ucap Pangeran Bhou Zein sambil tersenyum.
Liong Dan menganggukan kepala.
Baiklah pangeran. Berkata Liong Dan.
Pangeran Bhou Zein dan Liong Dan bergegas pergi.
...
Pangeran Bhou Zein adalah anak Sulung dari Kaisar Bhou Xhian. Pangeran Bhou Zein memiliki seorang Adik bernama Bhou Xin Yu. Pangeran Bhou Zein sudah memiliki Istri. Setelah selesai perang beberapa tahun yang Lalu dengan Kekaisaran Wei. Kaisar Bhou Xhian mempercayai Pangeran Bhou Zein untuk mengurus segala Keperluan Kekaisaran Tang dan mempromosikan Pangeran Bhou Zein untuk menjadi kaisar dimasa mendatang menggantikan Ayahnya. Dikarenakan Kaisar Bhou Xhian sudah Tua dan Sakit sakitan.
Semenjak pangeran Bhou Zein dipromosikan menjadi Kaisar menggantikan Ayahnya. Pangeran Bhou Zein selalu mendapat rintangan. Seluruh Sekte dari Aliran Hitam selalu meminta jatah dari kaisar Bhou Xhian. Kaisar Bhou Xhian pernah menjanjikan kebebasan kepada Beberapa Sekte Aliran Hitam.
Semenjak Pangeran Bhou mengambil Alih tugas Ayahnya. Pangeran Bhou Zein mengubah semua Aturan di setiap kota dan menghapus semua perjanjian Ayahnya dengan sekte aliran Hitam.
Pihak dari Sekte Aliran hitam menjadi geram. Dan merencanakan akan membunuh Pangeran Bhou Zein dengan cara mereka.
***
Dua hari kemudian Pangeran Bhou Zein dan Liong Dan tiba di istana.
Liong Dan terkagum kagum dengan bangunan istana yang begitu besar dan sangat megah.
Silahkan duduk Pendekar Liong. Ajak pangeran Bhou Zein.
Terima kasih Pangeran. Berkata Liong Dan membungkukkan badannya dan duduk.
Tak lama kemudian Kaisar Bhou xhian datang menghampiri Bhou Zein dan Liong Dan.
Salam Hormat yang Mulia kaisar. Berkata Liong Dan sambil berlutut memberi hormat.
Ayahanda, Kenalkan pendekar Muda ini bernama Liong Dan. Pendekar Liong Dan ini yang telah membantu saya menghabisi para perampok yang mengepung saya semenjak dalam perjalanan pulang. Berkata pangeran Bhou Zein dan menjelaskan tentang perjalanannya.
Kaisar Bhou Xhian terkejut dan mengernyitkan dahinya.
Silahkan berdiri pendekar Liong. Saya berterima kasih atas pertolonganmu. Berkata Kaisar Bhou Xhian.
__ADS_1