TAKDIR SEORANG BOCAH

TAKDIR SEORANG BOCAH
Kota Argian


__ADS_3

Kota Argian dulunya masuk dalam wilayah Kekaisaran Wei. Dikarenakan kalah perang dengan kekaisaran Tang. Kota Argian menjadi Bagian dari Kekaisaran Tang begitu pula dengan Kota Heuron yang bertepatan disebelah Barat kota Argian..


Kota Argian dan kota Heuron adalah kota dengan kekayaan terbesar di kekaisaran Wei dibawah kota Hernian. Terdapat banyak Sumber Daya di kedua kota ini. Selain dengan kekayaan Sumber Daya dan Harta yang banyak kota Argian dan kota Heuron dikenal dengan tanahnya yang Subur.


Tiga hari telah berlalu, Pengobatan Luka Dalam Cang Je sudah dilakukan. Dan sudah sembuh total..


Liong Dan dan Cang Je sedang dalam perjalanan menuju kota. Dengan Langkah meringankan tubuh. Mereka telah melewati beberapa Desa. Jam istirahat siang pun telah tiba.


Nak Liong Kita beristirahat sebentar. Ucap Cang Je sambil menghentikan Langkahnya.


Baik Senior Cang. Balas Liong Dan


Mereka berdua pun duduk dibawah sebuah pohon..


Cang Je mengeluarkan pembekalannya dari dalam pakaiannya dan mereke berdua makan.


Masih dalam mencicipi makanan, Liong Dan merasakan Aura pembunuh di sekitar mereka.


Senior Cang. Kita harus Berhati hati. Saya merasakan ada yang menghampiri kita. Bisik Liong Dan..


Cang Je terkejut dan mengernyitkan dahinya. Sebab Cang Je tidak merasakan apa apa.


Baiklah Nak Liong.. Liong Dan dan Cang Je telah bersiap..


Lima Pendekar datang mengahampiri Liong Dan dan Cang Je. Seorang Pria paruh bawa memikul sebuah kapak besar.


Liong Dan memprediksi tingkat praktik pembunuh itu. Setelah mengetahui bahwa yang membawa kapak berada di Tingkat Langit akhir dan yang lainnya di tahap Bumi. Liong Dan ternsenyum..


Sedang apa kalian dihutan ini? Kata Pria yang membawa kabak Sambil mengeluarkan Aura pembunuhnya.


Liong Dan menekan Aura pembunuh dari pendekar di depannya dan berkata " Kami hanya singgah sebentar Tuan.


Apa kamu berdua orang Baru? Berkata pria itu.


Kami dari Desa sebelah Tuan Pendekar. Kami hendak menuju kota. Balas Cang Je maju didepan Liong Dan.


Kalau kalian ingin ke kota. Tinggalkan semua barang barang kalian disini. Baru kami mempersilahkan kalian pergi. Ucap Pria paruh baya itu dengan Aura pembunuhnya yang sangat besar.


Liong Dan mengernyit dahinya dan berkata" Bagaimana bila kami tidak menyerahkan barang barang kami tuan.


Lancang Kamu bocah. Apa Kamu tidak tau? Kami Dari Angin Hitam penguasa dikota ini.


Saya tidak tahu tuan Pendekar. Balas Liong Dan Santai..


Tak terima dengan ucapan Liong Da yang menganggap remeh mereka. Pria Paruh Baya itu. Menyuruh Pasukannya..


Bunuh bocah tengik dan tua bangka itu..


Seranggg....


Liong Dan menyuruh Cang Je mundur...


Liong Dan menangkis semua serangan pedang itu dengan tangan kosong..


Cang Je yang melihat Liong Dan menangkis serangan pedang dengan tangan kosong. Menjadi terkejut tidak percaya. Ilmu apa sebenarnya yang di pakai Liong Dan. Apa tahap pendekarnya diatasku. Guman Cang je Dalam hati.


Apa segini saja kekuatan Angin Hitam? Berkata Liong Dan sinis sambil menangkis dan menghindar serangan..


Mendengar perkataan Liong Dan yang menghina Sektenya. Pria paruh baya yang memimpin pasukan itu maju menyerang.


Akan ku bunuh kau Bocah.. Kata pria itu sambil mengayunkan pedangnya ke Arah Liong Dan...


Liong Dan tertawa kecil, Sambil menghindar serangan...


Liong Dan tidak berpindah dari tempatnya berdiri. Saatnya kalian harus mati. Guman Liong Dan dalam Hati..


Hei Tua bangka pergilah ke neraka bersama Angin Hitam mu dan anak buahmu..


Liong Dan menyalurkan Setengah Tenaga Dalam kedalam kedua tangannya..


Begitu serangan sejengkal lagi menghampirinya. Liong Dan merapalkan Jurus Tapak Naga Merah.

__ADS_1


Jurus Kedua. Auman Naga..


Duuuuaaaaarrrr.....


Bentrokan Kapak, pedang dan Tapak Liong Dan. Membuat Para pembunuh itu terpental Jauh dan tewas seketika..


Cang Je yang melihat keganasan jurus yang Liong Dan Gunakan. Menggeleng geleng kepala.


Ternyata anak ini sudah di puncak Pendekar. Berkata Cang Je dalam Hati. setelah Liong Dan Membocorkan Tahap pendekarnya..


Cang Je menghampiri Liong Dan.


Tuan Pendekar..Berkata Cang Je sambil membungkuk Hormat..


Sudah Senior Cang. Ayo kita melanjutkan Perjalanan kita.. Ucap Liong Dan dengan tersenyum...


Cang Je menggangguk pelan..


Dengan langkah meringankan tubuh.


Beberapa Jam kemudian, Cang Je dan Liong Dan sudah sampai di Gerbang Masuk kota.


Setelah mengikuti Antrian panjang. kini giliran Cang Je dan Liong Dan masuk.


Cang Je menunjukan Identitasnya. Dan berkata " Tuan ini anakku. Sambil menunjuk kearah Liong Dan


Penjaga itu pun percaya dan dipersilahkan Masuk...


Tuan Liong. Kita segera cari penginapan sekarang sudah gelap. Ucap Cang Je


Baik senior Cang..Balas Liong Dan sambil mengikuti langkah Cang Je.


Selang beberapa menit Cang Je dan Liong Dan masuk disebuah penginapan yang besar.


Penginapan Waringin.


Ada yang kami bisa bantu Tuan..Sapa seorang pelayan perempuan Muda.


Liong Dan duduk di sebuah meja yang kosong. Sambil memperhatikan tamu tamu yang datang..


Satu malam tuan harus membayar 5 keping perak..kalau dengan Makanan tuan bayar 10 keping perak..Berkata pelayan itu..


Baik tolong siapkan. dan antarkan kami minuman ringan kemeja. Berkata Cang Je sambil menyerahkan 10 keping perak kepada pelayan itu..


Senior Can, Apa kita tidak langsung makan?. Tanya Liong Dan.


Saya sudah pesan Tuan Liong. biarkan kita makan di kamar nanti.. Balas Cang Je..


Ini minumannya tuan..Seorang Pelayan menghantar minuman. Dan Ini kunci kamarnya. Makanan akan diantar..Lanjut pelayan itu..


Baik Terima Kasih Nona..Balas Cang Je...


Selesai menegak minuman. Cang Je dan Liong Dan pergi menuju kamar untuk beristirahat..


Senior kita membersihkan Badan dulu sambil menunggu makanan..Berkata Liong Dan.


Silahkan Tuan Liong. saya menyusul nanti..Balas Cang Je..


Setelah Liong Dan masuk kamar mandi. Cang Je berkata dalam hati. Apa tujuan Tuan Liong Datang kekota ini...Coba nanti aku tanya saja..Katanya pelan.


Pelayaan Datang membawa makanan dan minuman..


Simpan saja dimeja nona..Ucap Cang Je..


Baik Tuan. Balas Pelayan itu dan melangkah pergi setelah makanan ditaruhnya.


Beberapa menit kemudian Cang Je dan Liong Dan sudah membersihkan badan mereka. Dan saatnya Makan Malam...


Senior Can, Apa tidak ada makanan yang lebih enak dari pada ini di penginapan ini? Berkata Liong Dan Sambil tersenyum..


Ada Tuan Liong, Namun..

__ADS_1


Belum sempat Cang Je berbicara. Liong Dan sudah mengerti maksudnya.. Liong Dan mengeluarkan 5 Koin Emas dan memberikan kepada Cang Je.


Ini paman pesanlah makanan yang Lebih enak dan Arak yang bagus untuk Paman..


Cang Je tersentak kaget, melihat kepingan emas itu..Selama di desa Cang Je belum pernah memegang koin Emas. Ia Hanya punya koin perunggu dan Perak..


Cang Je pun menerima koin Emas itu dan pergi memesan Makanan dan Arak..


Liong Dan hanya tersenyum. Senior Cang Je memang orang baik. Seperti Tetua Tian dan Tetua yang Lain di sekte..Guman Liong Dan Dalam Hati...


Cang Je pun datang berasama dua orang pelayan..


Makanan dan minuman sudah ditata di atas meja oleh kedua pelayan..


Sebelum kedua pelayan meninggalkan kamar Liong Dan dan Cang Je..


Liong Dan Berkata "Tunggu". Kedua pelayan perempuan itu berhenti..Ada Apa tuan? Tanya mereka..


Liong Dan mengeluarkan dua koin emas dari dalam Cincin ruangnya. Dan memberikan satu satu koin emas itu kepada kedua pelayan perempuan muda itu..Terimalah ini sebagai Tip kalian. Berkata Liong Dan sambil tersenyum Kepada kedua pelayan muda itu..


Terima Kasih Tuan..Balas pelayaan itu dengan sangat senang...


Apakah Tuan Liong Orang Kaya? dari mana Ia mendapatkan uang sebanyak itu? Berkata Cang Je dalam hati..


Cang Je dan Liong Dan pun mulai mencicipi makanan...


Makanlah sepuas puasnya senior Cang..Berkata Liong Dan dengan senyum..


Baik Tuan Liong. Terima Kasih atas semua makanan ini..Balas Cang Je Sambil menegak Araknya...


Liong Dan tersenyum Senang....


Selesai Makan malam..


Cang Je mulai berkata "Apa rencana Tuan Liong selama di kota ini?


Saya belum punya rencana Senior Cang. Balas Liong Dan


Kalau boleh tahu senior Cang. Dikota Argian Sekte Apa yang paling Kuat dan Ada beberapa Duke di kota Argian ini..Lanjut Liong Dan..


Cang Je tersentak kaget dengan pertanyaan Liong Dan..


Di kota Argian ini memiliki lima wilayah, dan di pimpin oleh masing masing Duke. Duke Terkaya dan terkuat adalah Duke Kang Yi. Duke Kang Yi memiliki 50.000 Prajurit dan dibantu oleh Sekte terkuat dari Aliran Hitam yaitu Sekte Angin Hitam dan Sekte Banteng Hitam.


Liong Dan terkejut. Namun tak bersuara..


Sedangkan Duke terkuat dan terkaya Lainnya di bawah Duke Kang Yi ada Duke Jiang Xu dan Duke Jiang Shu Keduanya Adik kakak dan memiliki masing masing prajurit Sebanyak 40.000 dan dibantu oleh Sekte Iblis Gunung dari Aliran Hitam.


Terus kedua duke Lainnya? Tanya Liong Dan penasaran..


Kedua Duke yang Lain tidak dapat berbuat banyak selain hanya mempertahankan wilayahnya..Sebenarnya kedua Duke itu masih ingin bergabung dengan kekaisarn Wei..Karna Banyak pasukan dari kedua duke itu tewas waktu perang beberapa puluh tahun yang lalu. Tapi ketiga Duke besar tidak bisa menganggap remeh dengan kedua Duke itu. Walaupun prajuritnya tidak sebanyak dari ketiga Duke. Kedua duke itu memiliki Kemampuan yang sangat Luar Biasa...Jelas Cang Je


Ini sangat bagus..Saya harus bekerjasama dengan Kedua Duke itu nantinya...Berkata Liong Dan dalam hati...


Apa Senior Cang, Bisa menemui kedua Duke itu?.


Dulu memang kami berkenal baik. Namun sekarang mungkin keduanya tidak mengenal saya lagi. Namun kita coba saja besok kesana..Berkata Cang Je...


Baik Senior Cang?. Apa senior Cang mempunyai Teman pendekar dikota ini? Tanya Liong Dan serius..


Saya mempunya banyak teman di setiap wilayah tuan Liong. Ada yang menjadi pengemis dikota, Ada yang berdagang kecil kecilan dan Ada juga yang nganggur serta ada yang memilih bekerja sebagai petani...


Liong Dan tersenyum Senang. Mendengar perkataan Cang Je..


Apa senior bisa mengumpulkan mereka semua?..Kata Liong Dan..


Cang Je tersendak. Apa maksud Tuan Liong?.


Saya mempunyai sebuah rencana. Namun setelah kita berhasil bekerja sama dengan kedua Duke itu..Jelas Liong Dan.


Baiklah Tuan Liong. Saya Akan Mengumpulkan mereka semuanya Nanti..

__ADS_1


Terima Kasih Senior Can..


__ADS_2