
Sebuah Panggung Yang sangat besar telah di sulap diLapangan terbuka depan Pintu gerbang kediaman Grand Duke. Hiasan panggung sudah dilakukan. Tempat Duduk Kaisar dan Para hadirin Sudah ditata baik.
Semua pedagang pun sudah menjajakan Barang dagangannya pagi itu. Para penduduk sudah berkumpul dan masih ada yang sedang berdatangan.
Lapangan yang sangat besar itu padat dengan banyaknya penduduk yang datang menyaksikan Acara.
Acara puncak pun akan segera dimulai.
Suara Trompet dan Gendang sudah dibunyikan. Pembawa Acara memasuki Panggung Utama dan berkata...
Para Hadirin semua, Hari ini adalah hari puncak dari acara kita. Oleh karena itu, Saya mengajak semua penduduk untuk berdiri.
Menyambut Yang Mulia Kaisar, Permaisuri,Pangeran kedua, dan Tuan Putri serta Grand Duke, Tetua Agung sekte, serta seluruh para tamu terhormat.
Rombongan kaisar berjalan menggunakan Kreta kuda. memasuki panggung Acara.
Semua rombongan dipersilahkan duduk. Sementata Pria berjubah emas yang umurnya sekitat 50 tahun masih berdiri sambil melambaikan Tangannya kepada para penduduk yang menyorakinya sambil tersenyum ramah.
Selamat panjang Umur yang Mulia.
Selesai menyapa para penduduknya kaisar Ling Shian kembali Duduk.
Pembawa Acara kembali dengan sambutannya...Setelah selasai dengan sambutannya. Kini Acara pertama di mulai yaitu pertunjukan Pencak silat Dari Sekte Lembah Kegelapan untuk mengisi Acara.
Sepuluh murid di tahap Pendekar Langit memasuki Lapangan, Sambil bersalto..
mereka memperagakan ilmu mereka..
Para murid itu memperlihatkan Jurus tanpa pedang, dengan sangat baik..
Suara tepuk tangan penonton pun menyelimuti Area lapangan itu dengan sangag ramai...Sambil menggeleng kepala terkagum kagum..
Setelah Semua Acara pertunjukan pencak silat.
Kini Acara selanjutnya adalah Acara pengenalan Tetua sekte. berkata Pembawa Acara...
370 Tetua Sekte pun berdiri rapi diatas panggung dengan Jubah Kuning..sambil melambaikan tangan kepada semua penduduk yang Hadir...
Penduduk pun menyoraki dengan Tepuk Tangan.
Dalam hati para penduduk yang datang bertanya " Siapa Anak muda tampan itu yang memakai Jubah Merah keemasan itu?
kami juga tidak tau..Jawab teman teman mereka...
Ia Sangat tampan sekali. Namun kenapa Anak kecil itu duduk sederet dengan Kaisar dan Grand Duke. Tanya seorang penduduk lagi.
Mungkin dia Koponakan yang mulia kaisar.Jawab teman satunya lagi...
Setelah Para tetua sekte kembali duduk. pembawa Acara kembali berkata"
Selanjutnya Saya perkenalkan Pendekar Pembasmi Api Biru. Dia Adalah Pria Tampan dan Gagah serta pembrani sekaligus sebagai Ketua Agung dari dari Empat Sekte di Kota Dhousan...
Para penduduk pun riuh dengan penasaran mereka. Siapa pendekar Pembasmi Api biru itu??
Dia adalah... Tetua Agung Liong Dan.. Lanjut Pembawa acara..
Liong Dan pun bangkit berdiri.Sebelum maju Liong Dan memberi Hormat kepada Kaisar, Permaiauri, Pangeran Kedua dan Putri Lin..
Ling Lin pun tersenyum. dan berkata dalam hati..Kakak Liong Sangat tampan dan berbaik hati..
__ADS_1
Liong Dan Maju dengan langkah pelan. Baju merahnya pun sedikit memancarkan cahaya cahaya kecil.
Liong Dan pun Berkata " Kenalkan saya Liong Dan berasal Dari Desa miskin. Ia mengeraskan suaranya dengan tenaga dalam.
Terima kasih kepada kalian semua karna sudah datang.. Berkata Liong Dan sambil nunduk kepala..
Dari tempat ini juga, Saya ingin memperkenalkan kepada kalian semua ketiga teman teman saya..Agar Suatu Hari, Bila mereka sedang beterbang di atas kalian tidak panik dan takut..Ini lah sahabatku yang akan menjaga kota ini..Ucap Liong Dan sambil mengeluarkan Mou, Molang dan Chung Dari Cincin Ruang dimensinya.
Melihat Kedua Naga dan Se ekor harimau itu, Para penduduk yang hadir diam mematung. Sambil menggeleng kepala dan kagum. Pendekar yang hebat. Belum Ada satu pun pendekar di dataran ini yang berteman dengan binatang Buas. Guman pelan para penduduk.
Salam Pendekar Liong.
Salam Pendekar Pembasmi Api Biru..
Teriak para Hadirin.
Liong Dan melompat turun dari Panggung dan naik di punggung Chung.. Berjalan keliling depan para penduduk di ikuti Mou dan Molang terbang diatas kepala Liong Dan.
Setelah selesai berkeliling menyapa Para penduduk yang Hadir..
Pembawa Acara berkata" Ketua Agung Liong akan memperagakan ilmu bela dirinya.
Mendengar ucapan Pembawa Acara itu Liong Dan Menyuruh Chung berdiri agak jauh darinya..Liong Dan Pun melesat terbang ke punggung Mou..
Para penduduk melihat semua ke atas Langit. penasaran dengan apa yang di lakukannya..
Kaisar pun tak berkedip matanya di ikuti Para tetua sekte dan yang Lainnya...
Liong Dan melesat turun dengan pelan sambil memegang sebuah pedang.
Pedang pusaka Naga Bermata dua yang sangat tajam dan bercahaya Biru.
Liong Dan menyalurkan sedikit tenaga dalamnya ke tangan Lalu memainkan Jurus ilmu Pedang sakti dari kitab Pedang Api Biru
Semua penduduk diam tak bersuara, matapun tak berkedip. Para tetua sekte, pejabat istana dan Kaisar bangkit berdiri.
Disaat Kaisar Ling Shian ingin tepuk tangan, Kaisar Ling Shian, terkejut melihat tubuh Liong Dan diselimuti Oleh sisik Naga warna keemasan.
Chung melesat cepat ke Liong Dan untuk menyerang..
Namun setiap serangan Chung Liong Dan hanya menangkis dan menghindar. Tak lama kemudian Mou Dan Molang ikut menyerang Juga..Liong Dan tersenyum dan berkata Seranglah jangan sungkan.
Mou dan Molang menyerang dengan menyemburkan Api kepada Liong Dan..
Melihat Mou dan Molang mengeluarkan api. Chung Mundur...
Serangan Kedua Naga itu membuat debu yang sangat tebal di sekitar mereka...
Para penduduk ada yang teriak histeris. Karena pendekar Andalan mereka diserang.
Setelah Debu sudah hilang, Nampak Liong Dan Masih berdiri ditempatnya tanpa mundur sejengkal.
Kaisar beserta yang lain terkejut. Melihat Liong Dan tidak bergeming dari sapuan Api dan Angin yang Sangat Dahsyiat itu..
Kaisar Ling Dan pun bertepuk tangan dikuti oleh yang lain dan Semua penduduk...
Liong Dan tersenyum dan menunduk kepala memberi hormat. Mou, Molang dan Chung pun demikian...
Lalu liong Dan kembali ke atas Panggung...
__ADS_1
Sementara Mou, Molang Dan Chung Kembali kedalam Ruang Dimensinya..
Liong Dan pun duduk setelah memberi hormat kepada khaisar..
Pembawa Acara kembali berkata setelah Suara riuh tidak terdengar.
Acara terakhir, Sambutan yang Mulia Kaisar...ucapnya dan memberi hormat dengan menundukan kepala.
Kaisar Ling Shian bangkit berdiri dan maju ke depan panggung..
Para penduduk bangkit dan berlutut memberi hormat.
Untuk semuanya bangkit dan duduk kembali.Ucap Kaisar Ling Shian..
Lalu Kaisar Ling Shian mulai dengan sambutannya...
Singkat dari sambutan Kaisar Ling Shian Mengucapkan " Saya Selaku Kaisar diDataran ini menyampaikan Kepada seluruh masyaraKat kota maupun pedesaan. Bahwa kota Dhousan Akan memiliki seorang Duke baru. Dan Akan membukakan Sebuah kota baru di Sebelah Timur Kota Dhousan. Dan Nama kota itu Nantinya Adalah Kota Naga Langit...
Semua urusan kota Baru saya serahkan kepada Duke yang baru juga..
Semua orang pun penasaran dengan nama Duke baru, Han Dan Pun demikian...
Kaisar memberi kode Kepada salah satu penjabatnya..
Penjabat itu bangkit berdiri dan berdiri disamping Kaisar Ling Shian sambil memegang Map berisi banyak surat yang telah ditandatangan sebelumnya.
Duke yang baru nantinya memimpin kota Naga Langit, Mulai dari Desa Miskin sampai perbatasan Wilayah timur kota Dhousan.
Oleh Karna itu, Saya persilahkan kepada Duke Kota Langit untuk maju menerima Berkas yang sudah Resmi dibuat..Duke yang saya maksud adalah....
Kaisar diam sejenak...
Para hadirin semua juga diam penasaran.
Dia adalah Ketua Agung Liong Dan. Berkata Kaisar sambil menoleh ke arah Liong Dan..
Semua pun kaget. Para tetua sekte apalagi.
Liong Dan maju sambil menerima berkas dan Beberapa peti Koin Emas yang telah disiapkan dalam kereta sebelumnya.
Jadilah Duke yang baik..Guman kaisar pelan.
Dan untuk membangun kota, Saya titipkan Dua insyur bangunan terbaik istana untuk menetap disini sampai sudah selesai membangun..Lanjut Kaisar...
Liong Dan berlutut memberi hormat sambil berkata " Kepercayaan yang Mulia Kaisar kepada Hamba, Hamba ucapkan terima kasih.
Kaisar Ling Shian tersenyum dan menyuruh Liong Dan Bangkit..
Saya harap kepada semua penduduk yang masuk dalam lingkaran kota baru, ikut membantu dalam membangun..Printah Kaisar...
Kami akan siap membantu Duke Liong yang mulia Kaisar...Ucap Para penduduk semua dengan senang...
Setelah semua sudah selesai..
Kaisar pun Pamit pulang keistana....
Selang beberapa jam kemudian Kaisar Ling Shian beserta rombongan Istana Meninggalkan kota Dhosan..
Ling Chian dan Ling Lin tidak ikut kembali ke istana. mereka berdua memilih untuk menetap...
__ADS_1
Sementara penduduk masih berada di tempatnya..Beberapa penduduk pulang, sementara penduduk yang jauh tempat tinggalnya memilih besok baru pulang. mengingat hari sudah mau sore.
Liong Dan bersama Para tetua dan Dua orang pejabat istana yang ditinggal masih bercakap cakap di kediaman Han Dan.