TAKDIR SEORANG BOCAH

TAKDIR SEORANG BOCAH
Mencari Pengalaman


__ADS_3

Pagi Pagi Buta Liong Dan sudah meninggalkan Sekte Lembag Kegelapan...


Liong Dan pergi seorang diri..Sementara Senior Naga menjaga Sekte dan huni di ruang Bawah Tanah....


Dengan Langkah merinngankan Tubuh Liong Dan Sudah jauh dari sektenya...Sekarang Liong Dan ber ada di sebuah hutan yang belum pernah Ia datangi...Liong Dan beristirahat sebentar dibawah sebuah Pohon..


Sekarang Umur Liong Dan sudah Sepuluh Tahun Tingkat Praktik Pendekarnya pun Sudah meningkat, Tinggal beberapa Waktu Lagi Liong Dan mencapai Puncak ke Tahap Pendekar SurGawi Akhir dengan kualitas Tulang Naga Emas Serta pembentukan Jiwanya adalah Jiwa Surgawi....


Setiap Hari Liong Dan selalu melakukan meditasi disaat waktu Luang.. Sekarang Ia tumbuh tinggi, dengan tubuh Berotot,serta kulitnya Putih Bersih, ketampanannya pun sangat Luar biasa,..Tapi Liong Dan selalu merendah diri,Tidak sombong, dan selalu baik dengan sesama...Walaupun Ilmu yang Liong Dan Dapat sekarang tidak ada yang Menandinginya....


Liong Dan pun melanjutkan perjalanannya Sekarang Ia berada cukup jauh di Bagian Selatan Kota Kerajaan...Di dalam perjalan Liong Dan menemui seseorang, Entah dari Mana Datangnya...


Permisi Senior, Boleh saya bertanya?? kata Liong Dan...


Senior itu Pun menoleh...Hei Anak Muda Selamat Berjumpa Kembali...Balas Senior itu.


Selamat Berjumpa kembali senior, Senior Qian Hendak kemana???


Saya baru pulang dari perjalananku Dan'er, Sekarang saya menuju selatan kembali Le Sekteku...Jawab Qian Chu Patriak Sekte Rawa Cahaya.....


Kalau Dan'er?


Saya hanya berjalan tidak Tau Arah Senior, Hanya ingin Berpetualangan Saja....heheee


Kalau Begitu Dan'er Mari kita nginap di sekte ku saja, kebetulan Sekteku Tidak terlalu jauh dari sini....Ajak Qian Chu...


Baiklah Senior...Terima kasih sebelumnya..jawab Liong Dan...


Jangan Sungkan Dan'er..Anggaplah sebagai Ucapan Terima Kasih ku kepadamu, karna Dan'er sudah menolong saya waktu itu...Balas Qian Chu...


Mereka pun berjalan bersama....


Bagaimana dengan Luma dalam senior, Apa sudah Sembuh? tanya Liong Dan...


Sudah sembuh Total Dan'er, Berkat Pil Yang Dan'er kasih, Malam tingkatan Praktikku sekarang meningkat serta Tenaga Dalamku sudah Pulih Total...Balas Qian Chu...


Syukur Senior, Kalau Saya Lihat senior sudah ketahap Kaisar Awal,..Liong Dan Bertanya...


Kenapa kamu Tau Dan'er...


Karna Senior tidak menyembunyikannya, Masih Bocor itu senior...heheeee...jangan jangan Senior belum sembuh total...


Memang Betul Dan'er saya belum menyelesaikan semua menyerap Pil Yang Dan'er kasih itu hari....


Oh....Balas Liong Dan Singkat....


..........


Selamat Datang Patriak Qian...Kata penjaga sekte...


Selamat datang Patriak..


Salam Hormat Patriak...


Qian Chu Mengangguk Pelan sapan sapan dari Murid sektenya...


Sekte Rawa Cahaya berdiri berapa puluh Tahun Yang Lalu, Qian Chu lah Patriak utamanya serta ada belasan Tetua bawahan Patriak Qian Chu....Semua Murid Inti, Dalam Dan Luar semuanya total 1.500 orang... Semua Tetua BerAda di tingkat Pendekar Langit Akhir, sedangkan murid inti sudah berada di tingkat Bumi Akhir..Dan murid Luar Dan Dalam Masih Ber Ada di tingkat Alam...


Tingkatan Praktik sekte Rawa Cahaya tidak pernah berubah di karenakan Sumber Daya kurang, Setelah peperang Berakhir, PemasoKan atau yang Menjual Sumber Daya di Kekaisaran Wei Tidak Ada..Dan semua sekte Aliran Putih pun Harus berdiri sendiri tanpa dukungan dari kekaisaran...


Beda Dengan Aliran hitam yang selalu mendapat pemasokan Sumber Daya Dari Kalangan Bangsawan serta dari Kekaisaran..

__ADS_1


Sehingga Banyak sekte Aliran Hitam yang membuka Cabang di setiap Kota...Sekte Aliran Putih Bisa dihitung Dengan Jari, Namun yang Paling Maju dari Sekte Aliran Putih Adalah Sekte Rawa Cahaya....Sekte Rawa Cahaya Belum Nampak diri sampai sekarang, Masih Tertutup dengan Dunia Luar, mereka hanya Fokus dengan Berlatih... memanfaatkan sumber Daya yang Ada.....


.........


Mari Dan'er Silahkan Masuk....Pinta Qian Chu


Terima Kasih Patriak...Balas Liong Dan..


Disela berbincang dengan Liong Dan,Patriak Qian Chu Menyuruh seorang Tetua untuk berkumpul di Ruang Rapat Sekte....


Patriak Qian, Murid Murid Sekte pada Ramah ramah ya?? Tanya Liong Dan...


Begitulah Dan'er..Balas Qian Chu...


Sekte kami belum mengalami perubahan Dan'er...Hanya saya yang mengalami Perubahan Tingkat praktik, Berkat bantuanMu,Sudah berapa tahun ini kami begini saja...namun saya tetap Bersyukur kepada tetua sekte serta semua murid selalu Yang selalu mengerti dengan keadaan...Lanjut Qian Chu...


Berarti Jarak dari kota dengan Sekte Jauh ya Patriak Qian...Liong Dan Bertanya...


Sangat Jauh dan'er, Dari Sekte Ada bebrapa desa lagi Setelah Desa TerAkhir baru sampai di Kota Hernian...


Kota Hernian Adalah kota yang Sangat Kaya..Kota hernian terdapat Banyak Sumber Daya..Kota Hernian Memiliki 4 Wilayah kekuasan atau memiliki 4Duke kaya raya... Sebenarnya kerajaan Wei meiliki 4 kota Besar, setelah Peperangan Dua kota bagian Barat diambil Oleh Kekaisaran Pemenang... Makanya sekarang Hanya memiliki tiga kota besar, kota yang terkecil Adalah Dhousan..Kota terbesar Pertama Kota Ancui tempat kekuasan Kekaisaran, setelah itu Kota Hernian...Kota Hernian Memiliki Sekte Aliran hitam Terbanyak, sedangkan sekte aliran Putih Hanya sedikit namun tak Dapat berbuat banyak....


Ada Sebuah Gunung Di kota Hernian yang menyimpan Banyak Harta serta pusaka dan kitab Sakti, Namun tak Ada satupun yang Berhasil Masuk, Nama Gunung Itu adalah Gunung Naga Salju...Karna yang Menjaga Gunung Itu Adalah Naga....


Setelah mendengar Penjelasan Dari Qian Chu...


Liong Dan Hanya mengangguk kepala sambil mengingat ingat penjelasan itu....


Berarti Patriak Sekte Bayangan Hitam Dan sekte Tengkorak Hitam Pusatnya di kota Hernian...Tanya Liong Dan...


Ia Dan'er...Untuk sementara saya tidak tau Ketua baru dari sekte Tengkorak Hitam, Setau saya Patriak Sekte Tengkorak Hitam telah tewas terbunuh beberapa bulan Lalu di Kota Dhousan...Balas Qian Chu...


Sela masih Asyik berbincang bincan...


Qian Chu Dan Liong Dan menuju Ruang Rapat...


Selamat datang keteua Agun Qian...Ucap para tetua Sekte...


Silahkan Duduk tetua semua....Balas Qian Chu...


Sementara Qian Chu Masih berdiri dan semua Tetua sudah Pada duduk...


Baiklah Para tetua semua...Kenalkan Junior di sebelah saya ini...sambil Menunjukan Liong Dan....


Liong Dan Maju untuk perkenalkan diri...Sebelumnya Liong Dan belum memberi tahu Qian Chu Asal Usulnya...


Baik Para tetua sekte Rawa Cahaya yang saya Hormati... Nama saya Adalah Liong Dan, Saya berasal dari Desa Miskin...


Semua tetua yang mendengar Nama desa Miskin masing masing tetua itu saling Pandang dan bertanya dalam hati, Apa desa Miskin masih ada? namun mereka tidak berani bertanya....


Saya merasa bersyukur bertemu denga ketua Agung Qian Chu...Oleh karna itu saya datang ingin bekerjasama dengan Sekte Rawa Cahaya...lanjut Liong Dan...


Bekerjasama maksudnya apa Dan'er Potong Qian Chu...


sedangkan Tetua yang Lain menatap sinis kepada Liong Dan...


Liong Dan pun tak menghiraukan tatapan itu, Liong Dan membalas dengan senyuman...


Bekerjasama dalam membangun kembali ketertinggalan Sekte Aliran Putih kita, Saya ingin bersama sama menumpas segala kejahatan di kota ini....Jawab Liong Dan...


Emang kamu Bisa Dan'er? Semntara tingkat praktikmu masih dibawah kamu bagaimana kamu bisa bekerjasama dengan kamu...Jawab lantang dari seorang Tetua...

__ADS_1


Maaf sebelumnya tetua sekte dan ketua Agung Sekte Rawa Cahaya...Maaf bila saya tidak menghormati kalian dengan Caraku, Tapi niat Saya tulus.Balas Liong Dan...


Hei Anak muda kamu tidak pantas memrintah kami...Kami sudah tua, Telan kembali ucapanMu itu...Balas seorang Tetua dengan nada tinggi sambil mengirimkan Aura Pembunuh kepada Liong Dan...


Sabar Tetua, Sabar, saya tidak bermaksud jahat, tolong tarik kembali Auramu itu, Liong Dan sudah mulai naik suaranya....


Semua tenang, dengarkan baik baik, sebelum kita mengambil sebuah kesimpulan...titah Qian Chu kepada semua tetua....


Ketua agung kami tidak mau dengar ucapan anak ingusan ini...teriak lantang dari seorang Tetua dengan Aura membunuh yang lebih Besar...


Tapi Aura pembunuh itu tak mempan kepada Liong Dan


karna Aura pembunuh dari tetua itu merasa diremehkan lantas semua tetua itu emosi dengan ucapan Liong Dan....


Ruangan itu Ramai,Semua tetua ingin menyerang Liong Dan serta mengusirnya dari ruangan itu....


Liong Dan mengeluarkan Aura membunuhnya ia menyalurkan Aura itu kepada semua Tetua di depannya membuat semua tetua sekte itu tak dapat bergerak,dan gemetar ketakutan..


Semntara Qian Chu masih bisa menekan Aura itu,Maaf Dan'er Maafkan atas perlakuan tetua saya, Mohon Tarik kembali AuraMu...Qian chu Memohon


Baiklah Patriak Qian..balas Liong Dan


Liong Dan pun menarik kembali Auranya..dan nampak semua tetua pulih kembali....


Liong Dan mengungkapkan identitasnya...Sambil membuka tingkat praktiknya....


Para Tetua sekalian dan ketua Agung Sekte Rawa Cahaya, Saya adalah ketua Agung Sekte Lembah Kegelapan, Sekte kami baru dibuka beberapa Hari yang Lalu....saya sekarang Sekte Lembah Kegelapan baru Memiliki 6 Tetua Dan satu wakil ketua Agung....


Semua Tetua termasuk Qian Chu melongo mendengar Ucapan serta melihat tahap pendekar Liong Dan....


Mafkan kami Tetua Liong..Maafkan atas kitidak sopanan Kami....Ucap semua Tetua sekte serta Qian Chu....


Mereka masih Belum Percaya dengan kenyatan didepan mereka...


Bagaimana anak ini bisa ditingkat Atas?Batin mereka....


Tidak Apa apa Tetua semua saya memaafkan...


Bila kalian semua mau berkerja sama, maka saya ada sedikit untuk membantu kemajuan Sekte kalian....ucap Liong Dan dengan tegas...


Liong Dan mengeluarka 3 peti koin Emas dan 2 peti Sumber Daya....


Terimalah ini untuk Kemajuan Sekte Rawa Cahaya... Liong Dan memeberikan mereka kelima peti itu...


Qian Chu dan semua Tetua yang Hadir maju dan Berlutut sambil memberi hormat kepada Liong Dan, Terima Kasih Tetua Agung Liong Dan...Ucapa mereka semua...


Jangan sungkan, Berdirilah, Tak pantas Kalian memberlakukan saya seperti itu...Harapan saya Adalah kita dapat membangun kembali Sekte Aliran Putih dan Hapuskan semua kejahatan yang merugikan Masyarakat banyak..titah Liong Dan...


Baik Tetua Agung....


Kedatangan saya Juga hari ini Mengundang Kalian Semua untuk mengikuti Acara pelantikan Tetua di sekte kami Nanti, tiga Bulan kemuadian, saya menitipkan sesuatu untuk Tetua semua dan Ketua Agung...


Liong Dan memberi mereka masing masing Lencana berwarna Emas....


Selesai rapat semua mereka melakukan perjamuan malam....


Suasana nampak akrab,semua Tetua sekte Rawa cahaya sudah mulai menghormati Liong Dan setelah melihat tingkat Praktiknya....


Malam itu mereka jadikan malam kebangkitan Sekte Aliran Putih...


Malam itupun Liong Dan menginap di sekte Rawa Cahaya,

__ADS_1


Liong Dan selalu mengingat tentang Kota Hernian...terutama gunung Saljunya...


__ADS_2