
Pagi Pagi Buta Mulai terdengar Kesibukan warga kota Dousan diluar penginapan Segar Sari...
Lion Dan baru selesai dari Meditasinya...ia pun membuka matanya...
Selamat pagi Junior...
Liong Dan menoleh ke asal Suara itu...
eh Senior sudah bangun??...
Terima kasih Atas bantuanmu junior,tanpa bantuanmu mungkin senior ini tidak dapat melihat lagi matahari pagi ini....ucap Qian Chu
Sama sama senior...
kenalkan nama saya Liong Dan senior
kalau bleh tau Nama senior siapa?
Maafkan Junior ini bila tidak menghormati senior atas pertanyaan junior Ini.....
tidak Apa² Dan'er, Engkau telah menyelamatkan nyawaku nak,wajar kamu bertanya.
Nama senior Ini Qian Chu..
terima kasih perkenalan senior...
Bagaimana dengan Luka senior,Apa sudah sembuh??
Sekarang sudah Agak baik, Dan'er tidak lama lagi luka ku sembuh Total...
baiklah kalau begitu senior...
Eh Dan'er... kalau boleh tau kamu memberi obat apa untuk menyembuh lukaku semalam?
Karna senior ini merasa Luka dalamku yang lama tak kunjung sembuh, sekarang agak lebih baik,seakan sudah sembuh atas luka dalamKu...
Anu senior Qian, Dan'er hanya memberi senior Pil Penyembuh dan sedikit menyalurkan Tenaga dalamku senior...
Namun Luka dalam senior Belum sembuh Total, namun saya yakin Luka dalam senior beberapa hari kedepan akan sembuh....
Sekali lagi senior ini berterima kasih atas kebaikanMu Dan'er...
Sama Sama senior...
kalau boleh tau Dan'er setelah ini kamu kemana?...
Saya Hanya berjalan saja senior,tapi sebentar saya melakukan perjalanan kembali ke Kota sebelah.....
Kalau begitu Dan'er, karna kita beda Arah, saya berikan Kamu Lencana ini,kalau Ada waktu mampir lah ke Sekte Rawa Cahaya sebelah Utara kekaisaran....
Lion Dan menerima Lencana emas itu lalu menyimpannya...terima kasih senior Qian, suatu saat saya akan Berkunjung ke sekte senior....
Baik Dan'er, kebetulan senior ini masih hendak bepergian jauh, Mohon Senior ini undur diri....
Kalau begitu, Terimalah pemberian Junior ini senior Qian sebagai bentuk perkenalan kita...
Liong Dan mengeluarkan 5 butir pil penyembuhan, serta Pil untuk peningkatan praktik....
Pil yang sangat Langka...
Dan'er Kamu dapat dari mana Pil ini, jangan² kamu Tabib Cilik dikota ini....
Heheheee...Selagi saya bisa membantu senior,maka terimalah, semoga bermanfaat buat senior Qian...
bila suatu hari sya berkunjung di sekte senior akan Junior ini jelaskan....
Baik baik Dan'er sekali lagi Senior ini sangat berterima kasih kepadamu...
anak ini sangat baik sekali,tutur katanya sangat sopan,suatu saat anak ini pasti menjadi pendekar yang terkenal..batin Qian chu...
Saya pamit dulu Dan'er....
hati hati di Jalan Senior.....
.............
Liong Dan segera membuka Cincin Dimensinya....
Liong Dan terkejut melihat hasil meditasi dari ketiga seniornya...nampak raut wajah dari ketiga senior itu cerah seperti pria paruh baya yang umurnya 30 tahun...
Selamat senior, bagaimana dengan Hasilnya.. tanya Liong Dan kepada ketiga senior
Bukannya menjawab malah ketiga senior itu datang menghampiri Liong Dan dan memeluknya,ketiganya menangis,bukan karna sedih tapi mereka menangis karna bahagia karna Luka dalam yang mereka rasakan agak lebih baik dari sebelumnya...
Apabila ketiga senior itu menelan Pil Yang semalam diberikan oleh Liong Dan pasti luka dalam mereka segera sembuh....
Dan'er Terima kasih Banyak Atas pertolonganMu kepada kami,sekarang sedikit lebih baik Kami rasakan.....Ujar Tian Wang mewakili kedua sahabatnya
Sama Sama senior... jangan lupa segera menyerap Pil yang Junior ini kasih...
sekarang mari kita keluar dari ruang ini...
saya rasa senior senior sudah Lapar...
Heheheee.....kata Liong Dan
Baiklah Dan'er...
mereka pun keluar dari Ruang dimensi itu dan segera memesan makanan...
Dimana Pendekar yang Sakit itu tadi malam Dan'er?? Tan Liu bertanya...
Senior itu sudah pergi tadi pagi, dan Lukanya sudah sembuh....
Oh...Baiklah kalau begitu Dan'er...
selesai MakanPun mereka berempat beranjak dari Penginapan itu dan melanjutkan perjalanan merek....
Tian Wang dan Dan'er, Kami akan menunggu kalian di kota ini....setelah pekerjaan kalian jemputlah kami disini, karna kami akan mengurus sesuatu, baru kita sama² berangkat ke Desa Miskin Nanti...kata Jian Chen
__ADS_1
Baiklah kalau begitu Senior Jian Dan senior Tan...tunggulah kami disini...kata Liong Dan
Disaat mereka berempat Berpisah...
Liong Dan kembali bertanya...
Senior Jian senior Tan Tunggu....
Ada Apa Dan'er? balan Tan Liu...
Liong Tan mengeluarkan 2 kantong Emas dari dalam cincin Ruangnya...
Senior Aku titipkan sesuatu kepada senior berdua, Tolong Senior Tan dan senior Jian,Mencari Murid sebanyak seratus orang masing² senior, Dan kumpulkan mereka di suatu tempat,tunggulah sampai kami pulang Nanti agar kita berangkat bersama Ke Desa Miskin...titah Liong Dan
Kedua Senior itu pun menerima masing² satu kantong emas itu...
Lalu Liong Dan mengeluarkan satu kantong lagi dari cincinnya....
Satu kantong ini tolong senior bersua beli kereta serta beberapa Kuda untuk mengangkut mereka nanti senior dan sisanya belikan mereka makanan dan Pakaian...
Baik Dan'er kami akan menyiapkan semua itu.
Terima kasih untuk senior Berdua....
Baru beberapa langkah Tian wang dan Liong Dan...
Tuan Hati², di pintu keluar Ada banyak Pendekar yang Datang namun mereka masih Jauh dari pintu masuk....Kata sang Naga dalam pikiran Liong Dan
Terima Kasih Naga, telah mengingatkanku...
sama sama Tuan....
Senior Kita tetap hati² berjalan, karna ada ratusan Pendekar yang Datang,...
darimana kamu tau Dan'er...kata Tian Wang
sudahlah senior pokoknya kita tetap selalu waspada...
Liong Dan dan Tian wang keluar Dari pintu Masuk kota Dhousan....
Pasukan siap...
Tangkap Bocah dan tua bangka itu...
kata sang pimpinan pasukan pendekar itu dengan lantang sambil menyalurkan Aura pembunuh yang besar....
Semua pendekar itu segera maju dan mengepung Liong Dan dan Tian Wang...
Senior, biarkan Dan'er yang menghadang Mereka,...
Jangan Dan'er, Lebih baik kita hadap bersama saja,kata Tian Wang...
tidak Senior, senior belum pulih betul luka dalammu...serahkan mereka kepadaku....
Namun mereka terlalu banyak Dan'er...
tidak apa² senior....
lalu liong Dan Maju...
Hei bocah tengik, bersiap siaplah atas kematianMu...Kata pendekar pengawal itu
sementara Liong Dan diam di tempat sambil menyalurkan tenaga dalamnya ke kedua tangan....
Sang pimpinan pasukan pendekar itu,menyuarakan anak buahnya untuk serang...
semuanya serang....
Sring.....
trang...
Dia saat pasukan itu menyerang dan beberapa langkah lagi mendekati Liong Dan..
dengan segera Liong Dan merapalkan jurusnya...
jurus kedua, Jurus Auman Naga...
Blaaaarrrrr.....
dengan satu serangan saja semua pendekar bagian depan itu tewas seketika...
tidak sampai disitu,Liong dan pun Maju melancarkan serangan keduanya....
Jurus ketiga...
Jurus Pembelah Naga...
Blaaaar....
serangan yang sangat dahsyiat itu meng hantam semua pasukan pendekar,
dengan penuh tenaga,cepat dan Ganas dari serangan itu membuat pasukan pendekar Tengkorak hitam tewas seketika...
tinggal pimpinan pengawal itu yang tersisa...
Chen Ma yang memimpin Pasukan itu tidak dapat barkata apa apa...
Hei pria Tua majulah...
kata Liong Dan
semntara dari kejauhan Tian Wang melihat serangan yang terjadi seakan membuatnya tidak percaya dengan serangan yang begitu cepat dari Liong Dan...
anak ini manusia apa iblis...batin Tian wang masih tidak percaya dengan apa yang di lihatnya.....
Chen Ma maju menyerang...
setelah merapalkan jurusnya Chen ma maju dengan cepat menyerang Liong Dan
__ADS_1
Begitu Tangan Chen Ma menyambar, Liong Dan hanya menerima tanpa menangkis serangan itu..
Bahkan saat tangan itu sudah sangat dekatpun Liong Dan sama sekali tidak melakukan apa apa...
Blaaarrr....
Tangan Chen ma menghantam dada Liong Dan dengan keras...
Tenaga dalam sedahsyiat itu membuat batu besar dibelakang Liong Dan hancur.
Namun Liong Dan pun tidak terpengaruh dengan hantaman itu...
Liong Dan tetap berdiri kokoh ditempatnya...
Berkat tenaga dalam yang besar serta sisik pelindung di tubuh Liong Dan setiap serangan dari Chen Ma tidak mengalami luka sedikitpun...
seakan serangan itu mengenai tempat kosong....
Chen Ma menyernyitkan Dahinya,
bagaimana bisa seranganku tidak mengenainya?? bathin Chen Ma...
Liong Dan Mengeluarkan Aura pembunuhnya berkali kali lipat dari Aura pembunuh yang dikeluarkan oleh Chen Ma....
Membuat Patriak sekte Tengkorak hitam itu mematung ditempat....
Chen ma Pun belum sempat mengeluarkan jurus pamungkasnya....
Liong Dan menghampiri Chen ma yang masih berdiam diri itu...
Hei Tua bangka siapa yang menyuruhMu melakukan ini??...
Am...pun anak Muda
jangan bunuh saya....
siapa yang menyuruhmu??
Chen Ma masih tidak mau menjawab...
Chen Ma masih terus memohon...
Jangan bunuh saya anak Muda, saya hanya di suruh oleh Tuan ku....
siapa tuanMu itu...
Maaf tuan Muda, kamu tidak boleh mencarinya, nanti kamu mati dibunuhnya...
Plak....
Liong dan menampar Chen Ma...
siapa yang menyuruhmu, cepat katakan...
baik tuan Muda, namun lepaskankan saya tuan...
aku akan melepaskanmu, cepat beritahubsaya siapa dan dimana Tuanmu berada....
Baik tuan,
yang menyuruh hamba ini seorang Duke diwilayah ini namanya Tuan Jiun Un ayah dari tuan Muda yang membuat keributan dipenginapan kemarin itu tuan...jawab Chen ma....
tanpa berpikir panjang,Liong Dan menotok Nadi chen Ma, sehingga Chen Ma pingsan,
Lalu Liong dan memasukan Chen Ma kedalam cincin Dimensinya....
Liong dan membuka kembali Pelindung Tian Ma dan bergegas kerumah Duke Jiun Un...
senior tolong antarkan saya ke duke Jiun Un...
Jangan Dan'er, Duke Jiun Un itu pendekar hebat dikota ini Dan'er...kata Tian Wang
Saya tidak peduli senior, kita ratakan saja kediamannya supaya tidak ada lagi masalah atau sejenisnya dikemudian hari...ucap Liong Dan....
Baiklah kalau begitu Dan'er...
Namun kediaman duke Jiun un Jauh dari sini, paling kita malam baru sampai..Sahut Tian wang...
tidak apa apa senior....
tunggu sebentar, saya panggil seniorku dulu...
senior siapa Dan'er...
Belum sempat Tian Wang berkata, muncul didepan mereka seekor Naga besar...
Tian Wang pun kaget dan takut...
Senior Naga, kenalkan, ini senior Tian Wang yang selalu membantu ku dalam perjalanan...
salam kenal senior... ucap naga
Tian wang pun tambah kaget, mendengar Naga itu bisa bicara...
sudah lah senior jangan takut, nanti saya jelaskan bila tugas kita selesai...
Senior Tolong antarkan kami ke Kediaman Duke Jiun Un...namun Sampai disana nanti, tunggulah sebelum saya menyuruh senior untuk menyerang....ucap Liong Dan kepada Naga itu...
Baik tuan... Ayo kita berangkat...
Merekapun Mulai terbang...
Eh Senior kita balik dulu, bakar semua mayat mayat tadi...
Naga itu pun berbalik, dan menyemburkan Api miliknya, dalam sekejam Semua mayat itu Hangus terbakar...
Terima kasih senior...
sama sama Tuan...
__ADS_1
dalam Beberapa jam kemudian tibalah mereka di Atas pintu masuk kediaman Duke Jiun Un....