TAKDIR SEORANG BOCAH

TAKDIR SEORANG BOCAH
Melanjutkan perjalanan


__ADS_3

Kami Berdua hendak kembali ke kota Ancui Tuan Liong, kami berasal dari kota Ancui..Jawab Pria muda


Kalau boleh tau Nama kalian berdua siapa? tanya Liong Dan sambil memberi senyum simpulnya...


Saya bernama Ling Chian sementara adikku ini bernama Ling Lin...Jawab Ling Chian


Oh berarti kalian pulang Dari kota Hernian Begitu?..Balas Liong Dan


Betul Tuan Liong, Sebenarnya Kami datang ke kota Hernian, Begitu kami dan pengawal kami menginap dihutan sebelum masuk kota, Tiba Tiba segerombolan Pendekar Datang mengepung kami, Dan merampas semua harta kami..Karna banyaknya mereka kami tidak bisa melakukan apa apa.. Setelah mereka mengambilkan semua harta kami dan beberapa Kreta kuda mereka pergi begitu saja ke arah kota...Jelas Ling Chian..


Yang Herannya Gerombolan itu tidak membunuh kami, Sehingga timbul kecurigaan saya bahwa pasti gerombolan itu bawahan dari kakak kami, Karna kak kami yang pertama bekerja sama dengan ketua sekte mereka..Lanjut Ling Lin tanpa melihat orang yang ingin mendengar ceritanya...


Liong Dan yang Mendengar cerita Dari mereka berdua semakin bingung dan penasaran...


Maksud kalian, bahwa kalian membawa pengawal terus dimana pengawal itu sekarang dan siapa sebenarnya kakak kalian itu...Kata Liong Dan sambil mengajak Ling Chian Dan Ling Lin duduk,.. Ling Lin itu duduk ditengah, Liong dan yang melihat sebentar muka perempuan itu sedikit memerah karna malu....


Ia tuan Liong kami membawa 10 pengawal..


Tapi mereka sudah tewas semua karana perkelahian tadi..


Lalu dimana semua pengawal itu..potong Liong Dan


Ada di Semak semak itu tuan Liong..Jawab pria itu...


Kalau begitu nona Ling Lin Tunggu disini, Ling Chian Ayo ikut aku...Ajak Liong Dan


Liong Dan mengangkat semua jasad pengawal itu tidak ada yang masih bernapas semuanya mati mengenaskan...


Setelah terkumpul semua jasad itu, Liong Dan Menyuruh Ling Chian membantunya menggali Lubang..


Setelah selesai mengubur semua Jasad itu mereka berdua kembali ketempat Ling Lin..


Terima kasih Tuan Liong, telah menguburkan pengawal kami..ucap Ling Chian


Itulah kewajiban kita Ling Chian...Balas singkat Liong Dan...


Tiba Tiba Ling Lin tanpa sadar Memeluk Liong Dan..Sambil menunjuk ke suatu tempat di depannya...


iii.... itu...Ada binatang di depan...kata Ling Lin ketakutan sambil memeluk Liong Dan..


Ling Chan Yang melihat tingkah aneh adiknya pun keheranan, Namun begitu Ling Chian melihat apa yang ditunjuk Ling Lin, Ling Chian juga melompat sembunyi di belakang Liong Dan....


Ternyata ada harimau putih yang datang, karna ia menunggu Liong Dan terlalu lama..


Maaf Ling Chan dan Ling Lin harimau itu adalah temanku..Ayo duduk kembali dia baik kok...Kata Liong Dan


Ling Lin yang masih memeluk badan Liong Dan, menoleh, Ling Lin sudah tidak takut lagi dan melepaskan pelukannya, sedangkan Harimau putih itu sudah duduk didepan mereka...


Maaf Tuan Liong...Kata Ling Lin Malu


Tidak Apa apa Nona Ling...Liong Dan yang belum pernah bergaul dengan perempuan anggap saja kejadian tadi hal yang biasa dan Wajar..


Kenalkan teman, Mereka berdua ini teman baru kita, Namanya Ling Chian dan Ling Lin mereka berdua adik kakak, Liong Dan memperkenalkan teman barunya kepada harimau putih...


Gerrrrr...balas harimau itu tanda mengerti...

__ADS_1


Tuan Liong Harimau mu ini sangat baik, Boleh aku memegannya, Kata Ling Lin , Begitu juga dengan Ling Chian, Saya juga mau, Bolehkan Tuan Liong...


Boleh, Harimau itu baik, kalian jangan Takut dengannya...


Hari sudah sore desa terdekat masih jauh disana...


Liong Dan mengukur tingkat praktik Ling Chan Dan Ling Lin secara diam diam..


Ling Chian Ditahap pendekar Bumi Awal sementara Ling Lin Ditahap pendekar Alam...


Bagaimana, Apakah kita melanjutkan perjalanan kita, Kata Liong Dan kepada Ling Chian dan Ling Ling


Mana baiknya saja tuan Liong..Kata Ling Chian


Kalau menurut saya lebih baik cari tempat yang aman dekat sini, dan kita bermalam saja di hutan ini..kata Ling Lin


Baiklah kalau begitu, Jawab Liong Dan dan Ling Chian serempak...


Liong Dan meminta Harimau putih memburu kelinci dan Ayam hutan...


Harimau putih itu segera masuk kehutan Sementara Liong Dan dan Ling Chian Mengumpulkan kayu kering disekitar...


Ling Lin duduk sambil menunggu, Sesekali Liling melirik Liong Dan..


Tuan Liong itu sangat tampan, jago silat lagi, Saya akan mendekatnya terus nanti..Guman Ling Lin dalam hatinya...


Malam pun Telah tiba, Harimau putih belum kembali, Api sudah mereka nyalakan,Mereka sudah mulai merasa kedinginan...ketiganya duduk mendekat dengan api..agar hangat...


Selang beberapa jam kemudian Harimau Putih datang membawa Dua ekor ayam hutan dan dua ekor kelinci....


Gerrrr...


Sini duduk dekat saya...Ajak Ling Lin pada harimau..


Ling Lin mengelus bulu bulu harimau itu, Sementara Ling Chian Dan Liong Dan sedang sibuk memanggang keempat hasil buruan Harimau putih....


Akhirnya selesai juga masaknya...Kata Ling Chan...


Ayo kita makan..Ajak Liong Dan...


merekapun makan bersama malam itu..Ling Lin mengambil satu Paha kelinci yang sudah masak itu memberinya kepada Harimau putih. Ayo makan, Ajak Ling lin kepada harimau itu sambil memberi Paha kelinci..


Liong Dan yang melihat kelakuan Ling Lin.. hanya tersenyum...


perempuan kecil ini baik juga ya..Batin Liong Dan....


Akhirnya kenyang juga...Kata Ling Chian...


ketiganya Pun Sudah kenyang...


Mereka duduk kembali sambil bersandar dj sebuah pohon...


Ayo kita cerita lagi, Sampai dimana tadi ceritanya...Kata Liong Dan...


Cerita yang mana kak Liong. Ucap Ling Lin mencoba cari perhatian Liong Dan

__ADS_1


Yang itu mengenai Kakak pertama kalian yang bekerja sama dengan pembunuh tadi itu..Balas Liong Dan lembut...


Dan'er, Kamu tega melihat perempuan cantik disebelahmu itu kedinginan? kata gurunya Huo Bin


Namun, Guru saya tidak membawa selimut selain pakaian yang saya beli di toko itu...Balas Liong Dan..


Kamu Ambil di cincin ruangmu Ada tikar tebal dan selimut tebal untuk kalian, Saya ada menyimpannya di peti..Kata Huo Bin..


Terima kasih Guru....


Hoe Tuan Liong kenapa ngelamun saja...Kata Ling Lin yang suka mengganggu Liong Dan sementara kakaknya Ling Chian hanya tersenyum saja...


Maaf maaf Nona Ling..Saya ada berpikir sesuatu...


Liong Dan mengeluarkan Jubahnya, lalu memberinya kepada Ling Lin


Pakailah jubahku ini agar kamu tidak kedinginan...kata Liong Dan kepada Ling Lin


Cie cie, Mulai Naksir ni ew...Ejek Gurunya..


Liong Dan tidak menggubris ejekan Gurunya...


Terima kasih Kakak Liong...Balas Ling Lin sambil memakai Bajunya Liong Dan...


Sementara Liong Dan hanya memakai dalaman berwarna putih polos,Sehingga agak kelihatan lengannya yang berotot serta Dada bidangnya dan Warna tubuhnya pun Putih bersih dan Lembut.


Setelah Liong Dan memberi bajunya kepada Ling Mei..Liong Dan membuat sebuah pelindung untuk mereka bertiga..Penlindung itu berbentuk bulat namun sedikit agak Luas, Sementara Harimau tetap setia menjaga di Luar pelindung itu..


Kak Liong, Apa yang Kakak buat, kenapa saya tidak merasa dingin lagi, malah terasa nyaman..tanya Ling Lin..


Aku hanya membuat sesuatu agar kita jangat digigit nyamuk...heheeee, balas Liong Dan sambil tertawa kecil..


Ya sudah kita diam saja kalau kak Liong tidak mau menjelaskannya kepda Ling Lin...balas Ling Lin sedikit manja


Sudahlah Adik Lin, Kita harus banyak berterima Kasih kepada Adik Liong..Dia sudah banyak membantuk kita..kata Ling Chian kepada adiknya...


Sudah sudah nanti saya jelaskan, potong Liong Dan


Liong Dan pun mengeluarkan satu tikar Tebal dan Dua selimut yang agak kecil Dari cincin ruangnya...Dua selimut itu diberikannya ke Ling Chian dan Ling Lin...


Setelah itu Liong Dan membentangkan tikarnya, Ayo Duduk diatas tikar semua, Ajak Liong Dan..


Saya ditengah..Balas Ling Lin..


Ya ya, siapa juga yang mau rebut..Balas kakaknya Ling Chian...


Mereka bertiga pun berbaring Bersama, Ling Lin Sudah mulai merasa ngantuk, dia tidak ikutan bercerita..


Liong Dan mengajak Ling Chian untuk melanjutkan cerita mereka yang tadi...


Begini Adik Liong....kata Ling Chian sambil melanjutkan ceritanya yang tertunda


Setelah semua harta kami dirampas oleh mereka, kamipun kembali lagi, karnna uang kami sudah habis...


sebenarnya kedatangan kami di kota Hernian untuk mengikuti pelelangan tahunan di kota itu...

__ADS_1


__ADS_2