TAKDIR SEORANG BOCAH

TAKDIR SEORANG BOCAH
Kehilangan Harta


__ADS_3

Liong Dan melesat turun dari Atas Atap Kediaman Wang Yu diluar tembok. Setelah merasa aman Liong Dan berjalan santai menuju pintu Gerbang kota..


Saya dengar di Duke Kang Yi Ada acara Syukuran..Ucap seseorang kepada temannya.


Mendengar perbincangan orang orang itu, Liong Dan menajamkan pendengarannya dan berlangkah Pelan mengikuti Orang yang sedang berbincang didepannya..


Betul kawan, Setahu ku, Ketiga Duke besar juga Di undang..Balas Teman Satunya..


Ia Saya juga tahu. Namun yang saya tidak mengerti. Kenapa Patriak patriak dari Aliran Hitam juga di Undang?


Kamu kekurangan informasi teman..Balas Temannya sambil terkekh Kecil..


Semua Patrik Yang sektenya terkenal itu adalah sekutu dari ketiga duke itu teman..Lanjutnya..


Saatnya waktu yang Tepat. Guman Liong Dan dalam hati..


Saya Harus minta bantuan Mou Sekarang. Supaya tidak memakan waktu yang Banyak. Berkata Liong Dan sambil melesat pergi..


Begitu sampai di sebuah hutan, Liong Dan mengeluarkan Mou dari Ruang Dimensinya.


Sadara Mou Hantar saya Berkeliling Kota.


Temukan Markas terbersar dari Aliran Hitam di kota ini dan terbanglah Tinggi agar orang tidak mencurigai kita..Printah Liong Dan kepada Mou dan Menaiki pungguh Mou


Mou Hanya mengangguk pelan...


Mereka Pun Terbang bersama..


Mou turunkan Aku di Sebelah Gedung itu..Setelah saya turun nanti. Kamu harus tunggu saya kembali...


Setelah Turun di Tempat yang Sepi..Liong Dan segera Merapalkan ilmu Menghilang dan Menurunkan Tahap pendekarnya sampai ke tingkat Dasar...


Sekte Iblis Gunung..Liong Dan membaca dalam hati tulisan di pintu masuk Sekte..


Setelah merasa Aman, Tidak ada yang melihatnya.. Liong Dan bergegas masuk ke setiap Ruang Sekte...


Satu jam kemudian Liong Dan kembali ke tempat Mou Berada.. Setelah mengumpulkan semua Harta, Buku kitab Jurus, serta Semua perlengkapan Sekte dan Semua Sumber Daya.


Awal yang bagus. Informasi yang saya dengar tadi di jalan sangat tepat sekali. Saya harus bergegas Ke sekte Banteng Hitam..Guman Liong Dan..


Saudara Mou ayo kita berangkat Lagi...Terbanglah dengan sangat Cepat Mou..Printah Liong Dan


Dari Sekte Iblis Gunung ke sekte Banteng Hitam dan sekte Angin Hitam, Bila berjalan kaki akan memakan waktu dua minggu. Itu pun bila melangkah dengan ilmu meringankan Tubuh..Karna beterbang dengan Mou. Maka akan mempersingkat Waktu...


Mou mou pelan Mou..Ucap Liong Dan.


Turunlah kita ditempat itu Mou..Berkata Liong Dan Sambil menunjukan ke sebuah tempat.


Setelah sampai ditempat itu. Seperti Biasa Liong Dan menyuruh Mou menunggu sampai ia kembali..


Liong Dan melesat cepat setelah merapalkan mantranya..


Sekte yang Lumayan Besar. Sekte Banteng Hitam..Guman Liong Dan dalam Hati...


Liong Dan pun masuk disemua Ruangan..


Woo ..Liong Dan Terkejut..


Sekte ini sangat kaya, Mereka mendapatkannya dari mana? Semua Sumber daya sebanyak ini..?. Guman Liong Dan dalam hati setelah masuk di Ruang Harta sekte Banteng Hitam..


Liong Dan Pun mengambil semuanya dan dimasukan kedalam Cincin Ruangnya...


Setelah semua ruangan susah Kosong, Liong Dan tersenyum dan melangkah Keluar...


Mou.. kita Pergi lagi, Waktu kita tak Cukup. Terbanglah dengan sangat cepat lagi, kita ke daerah sebelah itu...Ucap Liong Dan sambil menunjukan ke sebuah tempat.


Sekarang Liong Dan menuju Sekte Angin Hitam. Sekte Angin Hitam tidak berada jauh dengan kediaman Duke Kang Yi..


Apa saya akan berhasil ya. Guman Liong Dan Kwatir.


Tuan Apa ada acara di tempat itu?..Berkata Mou..


Betul saudara Mou..Kita turun di sebelahnya..Balas Liong Dan..


Baik Tuan..


Mou pun melesat Turun..


Begiitu Liong Dan hendak Pergi, Mou berkata Hati hati Tuan..


Mou kwatir merasakan Aura pembunuh yang besar datang dari Arah tempat Acara..


Liong Dan mengangguk pelan dan tersenyum.

__ADS_1


Liong Dan pun Masuk kedalam sekte yang sangat besar itu. Liong dan melihat semua Murid Sekte Angin Ribut itu sedang mabuk..


Tanpa membuang waktu Liong Dan melesat masuk kedalam Sekte...


Setelah mengumpulkan semua barang didalam Ruangan yang Lain kini Liong Dan Mencari Ruang Sumber Daya..


Beberapa menit kemudian. Liong Dan menemukan sebuah Pintu Rahasia..Liong Dan membuka Ruang Itu..


Setelah Mengumpulkan Semua sumber daya dan Harta dalam ruangan itu, Liong Dan dikejutkan dengan suara Gurunya.


Dan'er Tekan tombol berwarna Biru di samping Rak itu. kata Huo Bin..


Liong Dan Menekan Tombol Itu.


Dan terbukalah sebuah Pintu..


Masuklah Dan'er. Temukan ketiga sepuh didalam ruang itu yang masih terikat, dan bawalah mereka bersamamu..Printah Huo Bin..


Liong Dan melangkah Maju.


Liong Dan melihat Tiga Orang sepuh yang tak sadarkan diri yang sedang diikat dengan tali.


Liong Dan memasukan ketiga sepuh itu kedalam Ruang Dimensinya..


Melihat kondisi dari Ketiga sepuh itu, Liong Dan menjadi sangat Marah..


Dasar Manusia tidak Punya Hati. Berkata Liong Dan pelan..


Sebelum Liong Dan keluar.


Ruangan kecil itu di bakarnya. Setelah menyalakan api didalam Ruangan itu. Liong Dan keluar dan menutup Rapat pintu ruangan itu. Lalu Liong Dan melesat pergi keluar Sekte menemui Mou..


Cepat Mou...Kita pergi sekarang ketempat Awal...Printah Liong Dan..


Mou pun membawa terbang Liong Dan dengan sangat cepat.. Liong Dan menoleh kebelakang. Dilihatnya sebuah kobaran Api yang sangat besar..


Itulah sebagai peringatan pertamaku buat kalian...guman Liong Dan...


Beberapa jam Kemudian Liong Dan dan Mou melesat Turun.


Terima Kasih saudara Mou..Ucap Liong Dan


Sama sama Tuan...


Dan Liong Dan melesat cepat ke Kediaman Duke Wang Yu...


Setelah sampai Liong Dan merebahkan badannya diatas kasur dan berkata. Perkerjaan yang sangat melelahkan..


Sementara Mou. Begitu ia masuk dalam Ruang Dimensi. Mou terkejut, melihat tiga orang terbaring tak sadarkan diri..


Liong Dan melompat dari tempat tidurnya. Liong Dan teringat akan ketiga orang tua yang ia masukkannya kedalam Ruang Dimensinya..


Liong Dan Pun segera membuka ruang Dimensi. Lalu Ia masuk kedalam ruang Dimensi itu..


Liong Dan mengangkat dan membaringkan ketiga sepuh itu ke Sebuah Gua.. Setelah membaringkan mereka, Liong Dan menyalurkan Energi murninya ke setiap Dada sepuh itu..


Setelah selesai melakukan penyaluran Energinya..Liong Keluar dari Cincin Ruangnya.


Ia berpikir bahwa sekarang sudah Pagi. jangan sampai Tuan Wang mencari saya. Sebentar Malam baru saya mulai mengobati mereka. Guman Liong Dan..


Tok tok tok..


Bunyi ketukan di pintu kamar Liong Dan.


Untung saya sudah keluar..Guman Liong Dan sambil membukakan pintunya..


Salam Tuan. Tuan Wang Sudah menunggu Tuan di Ruang Makan. Ucap seorang pelayan


Terima Kasih. Saya akan segera menyusul. Balas Liong Dan..


Setelah pelayan itu pergi. Liong Dan segera membersihkan badan.


Beberapa menit kemudian setelah mebersihkan badan dan memakai Pakaiannya Liong Dan menuju Ruang Makan.


Selamat Pagi Tuan Wang dan Duchess Chu Jien. Maaf telah menunggu.. Sapa Liong Dan sambil membungkukkan badan memberi hormat..


Selamat Pagi juga Tuan Liong. Balas keduanya..


Bagaimana dengan tidur Anda Tuan Liong..Lanjut Tuan Wang bertanya...


Sangat Nyenyak Tuan Wang..Balas Liong Dan dengan senyum..


Baiklah mari kita sarapan dulu Tuan Liong..Ajak Wang Yu..

__ADS_1


Liong Dan Menangguk Pelan...


•••


Kebakaran kebakaran...


Teriak beberapa murid..


Padamkan Apinya. Berkata salah satu senior..


Yang Lain pergi lapor ke ketua..Ucap seorang Lagi...


Separuh Bangunan Sekte Angin Hitam Ludes Terbakar...


Sementara di Tempat Acara kediaman Duke Kang Yi. Ketiga Pemimpin Sekte masih asyik dengan Minuman mereka..


Seseorang Masuk dengan tergesa gesa, Lapor ketua..Sekte kita terbakar..Berkata pendekar itu..


Patriak Sekte Angin ribut tersentak kaget.


Tanpa banyak Kata, Patriak itu melesat pergi menuju sektenya..Sementara kedua pemimpin sekte dari Iblis Gunung dan Banteng Hitam Masih Diam di tempat.


Namun beberapa menit kemudian Berdua Pun ikut menyusul Patriak Sekte Angin Hitam.


Begitu sampai di Sektenya.


Patriak Angin Hitam terkejut dan Marah. Ia pun berteriak dengan keras.


Tangkap orang yang telah melakukan ini..


Bakar dia Hidup hidup..


Suara itu sangat menggema dan keras. Orang yang merasakan suara dengan Aura pembunuh yang besar itu merasa gemetar ketakutan..


Setelah berteriak keras, Patriak Sekte Angin Hitam Membunuh semua penjaga malam itu..


Murid murid sekte yang lain menjadi Takut..


Beberapa menit kemudian, Api telah dipadamkan..


Kedua Pimpinan Sekte Iblis Gunung dan Banteng Hitam baru tiba..


Berdua pun menggeleng geleng kepala. Berani sekali orang ini. Siapa yang melakukannya?? Guman mereka


Bagaimana dengan ketiga Sepuh itu? Tanya patriak Banteng Hitam..


Mereka Pasti sudah terbakar. balas Patriak Angin Hitam Lesu..


Patriak dari Banteng Hitam itu segera memeriksa semua gedung yang terbakar..


Beberapa menit kemudian Patriak Banteng Hitam datang menghampiri Patriak Angin Hitam.


Senior? Setelah saya periksa semua Ruangan yan terbakar. Saya tidak menemukan kerangka ketiga sepuh itu. Harta dan sumber Daya dan Peralatan Sekte tidak ada bekas sama sekali..Jelas Patriak Banteng Hitam Curiga..


Patriak Angin Hitam bangkit berdiri. Memastikan perkataan dari Patriak Banteng Hitam..


Patriak Banteng Hitam dan patriak Iblis Gunung Menyusul dari belakang patriak Angin Hitam..


Patriak Angin Hitam berhenti setelah sampai di Ruangan Harta.. Biasanya bila ini kebaran murni. Pasti Sisa sisa hartaku masih membekas. Gumannya...Lalu Ia melangkah maju. Ia tak melihat satu pun kerangka mayat Setelah kebakaran..


Ini Pasti Ulah Ketiga Orang Itu..Berkata patriak Angin Hitam Geram...


Disaat Patriak Angin Hitam, Patriak Banteng Hitam dan Patriak Iblis Gunung Sedang memprediksi penyebab kebakaran..


Dua orang Pendekar datang..


Ketua Tadi malam Ada yang masuk di Sekte kita dan membawa semua harta sekte..Berkata Murid dari Sekte Banteng Hitam


Murid dari Sekte Iblis Gunung pun Demikian. Melaporkan Hal yang sama...


Patriak Iblis Gunung dan Patriak Banteng Hitam sama sama terkejut..


Ini Pasti ulah ketiga Sepuh itu..Ucap kedua Patriak itu..


Gabungkan semua murid sekte kita. Kita harus berpencar mencari ketiga sepuh itu.. Berkata Patriak Angin Hitam..


Baik Senior.. Balas Kedua Patriak..


Kedua Patriak Itu bergegas kembali kesektenya dengan Kesal bercampur emosi.


Sementara Patriak Angin Hitam menyuruh salah satu Tetua sekte untuk memberitahu kepada markas Pusat tentang kaburnya ketiga Sepuh...


Setelah mendapat perintah, Ribuan Murid Sekte Angin Hitam bergegas pergi mencari Ketiga Sepuh itu.

__ADS_1


__ADS_2