
Sebelum Fajar tiba, Liong Dan sudah melesat Pergi dari Sekte Lembah Kegelapan. Liong Dan mengirim suara kepada Mou (Naga Biru) untuk menjemputnya dan mengajak Mou pergi bersama Liong Dan.
Dua Jam kemudian, Mou Datang menghampiri Liong Dan. Salam Tuan, Sapa Mou..
Salam juga Saudara Mou, Saya ingin mengajak saudara pergi ke Istana. Namun disaat Malam baru kita terbang bersama. Biar Penduduk kota Anchui tidak melihat kita. Sementara Siang ini biarkan saya berjalan..Berkata Liong Dan..
Baik Tuan Liong..Balas Mou...
Setelah Mou sudah masuk dalam Ruang Dimensi..Liong Dan segera melesat dengan ilmu meringankan Tubuhnya..
****
Tetua Tian Wang memasuki kediaman Grand Duke Han Dan..
Bagaiman tetua Tian, Apa ada petunjuk dari Duke Liong? tanya Han Dan sambil mengajak Tian Wang duduk..
Ketua Liong berpesan Agar penjagaan kota dan pintu masuk kota diperketat Tuan. Ketua juga menyampaikan Kerahkan semua prajurit dan Selalu bersiaga...ucap Tian Wang
Bagaimana dengan Yang Mulia Kaisar?
Tanya Han Dan..
Ketua Liong Dan yang akan menyusup ke istana sendirian. Bila Ketua Liong tidak kembali dalam satu minggu kedepan, Baru kita Siap menyerang, Begitulah Pesan ketua Liong..Jelas Tian wang
Dan Saya Akan membawa Pangeran Ling Chian dan Putri Ling Lin ke Sekte Lembah Kegelapan. Serta Menyiapkan Seluruh Pendekar untuk membantu Prajurit kota nanti.
Lanjut Tian Wang...
Baik Tetua Tian. Terima kasih atas kerjasamanya..Berkata Han Dan..
Setelah mendapat informasi dari Tetua Tian, Han Dan menyuruh Pemimpin Pasukan kota untuk tingkatkan pengamanan..
Puluh ribuan Prajurit kota pun dikerahkan dengan perlengkapan perang...
Sementara Tetua Tian Wang menyampaikan pesan Liong Dan kepada Pangeran Ling Chian dan Putri Ling Lin serta ketiga Patriak Sekte..
Semoga Kak Liong berhasil membebaskan Ayah dan ibu..Berkata Ling Lin dalam Hati..
Setelah menyampaikan pesan kepada Ling Chian dan Ling Lin. Tetua Tian Wang pun bergegas kembali ke sekte Lembah kegelapan bersama Chian dan Lin..
***
Setelah melakukan perjalan panjang kini Liong Dan beristirahat di sebuah hutan. Liong Dan mengumpulkan kembali Tenaga dalam yang terkuras dengan bermeditasi sambil menunggu malam tiba...
Jarak tempuh ke Kota Anchui masih panjang bila berjalan dengan menggunakan Ilmu meringankan tubuh..Kalau beterbang dengan Mou akan lebih mempermudah dan lebih cepat sampai.
Malam pun tiba, Saatnya saya harus menyusup istana. Guman Liong Dan sambil mengeluarkan Mou dari Dalam Cincin dimensinya..
Kita berangkat sekarang saudara Mou..Ucap Liong Dan...
Berdua pun beterbang tinggi. Liong Dan melihat dari atas Langit keadaan kota Anchui.
beberapa saat kemudian Istana kerajaan sudah dapat dilihatnya..
Saudara mou turunlah dibawah kaki bukit itu..Berkata Liong Dan setelah dekat dengan pintu masuk Kota Anchui..
Mou pun turun..
Liong Dan mengajak Mou Masuk dalam Ruang Dimensinya...
Setelah Mou sudah masuk Kedalam Ruang Dimensi. Liong Dan segera merapal sebuah mantra Yang diberikan oleh gurunya Huo Bin.
Dan melesat masuk kedalam kota...
Liong Dan sudah di pintu Kota.
Ia melihat penjagaan sangat ketat..
Apakah mereka tidak melihat keberadaan saya?..berkata Liong Dan dalam hati..
Dan'er. mereka tak dapat melihatmu setelah kamu merapal mantra itu..Masuklah sekarang..Berkata Guru Huo Bin
Beberapa menit kemudian, Liong Dan tiba di Gerbang Istana. Liong Dan masuk sambil berjalan pelan. Tak seorang pun yang merasakan kedatangannya...
Liong Dan melihat semua penjaga itu.
Semuanya Dari Aliran Hitam, Berkata Liong dan Dalam Hati..
Guru, Mohon beritahu saya ruang tahanan kaisar..Ucap Liong Dan..
Berjalanlah Lurus Dan'er, Sampai didepan penjaga itu kamu belok kanan dan segera masuk. ada pintu rahasia didalam. Kamu akan membukanya..Didalam ruangan itu tersimpan semua Harta kerajaan dan di balik Ruangan Harta, ada pintu kecil tempat Kaisar ditahan..Jelas Guru Huo Bin..
Baik Guru..Balas Liong Dan..dan melangkah masuk...
Empat orang yang menjaga pintu tidak menyadari Bila seseorang Masuk kedalam Ruangan. Sementara di dalam ruangan Tahanan Kaisar tak ada Penjaga..
Liong Dan pum sudah berada di dalam Ruang Harta...
Liong Dan berpikir sejenak..
Saya Akan mengambil semua harta dan sumber daya ini dan diserahkan kepada yang Mulia Kaisar nantinya..Biarkan pangeran Ling Sath kewalahan..Guman Liong Dan dalam hati
__ADS_1
Dan'er waktumu tidak banyak..Sebentar lagi mau subuh...Huo Bin mengingatkan Liong Dan
Baik Guru...Berkata Liong Dan singkat
Liong Dan mengibakan tangannya, Semua Harta dan sumber daya serta Zirah perang dan Pedang masuk dalam Ruang Dimensinya.
Menjadikan ruang itu kosong..Lalu Liong dan membuka pintu kecil didalam ruangan kecil itu. Dan menguncinya kembali..
Liong Dan Melihat Kaisar dan Permaisuri sedang Di ikat dan nampak lemah..
Liong Dan Segera Melepaskan Ikatan Mereka.
Kaisar Ling Shian dan Permaisuri terkejut.. Melihat tali yang mengikat mereka terlepas sendiri...
Tanpa banyak kata, Liong Dan memasukan kaisar dan Permaisuri Kedalam Cincin dimensinya dan segera keluar dari Ruangan itu...
Liong Dan segera melesat pergi meninggalkan Istana. Mengingat Kaisar dan permaisuri dalam keadaan Lemah..
Liong Dan pun tiba di sebuah Hutan. Dan menyuruh Mou Segera pergi menuju Sekte Lembah Kegelapan...
Tempat ini sepertinya saya kenal..Berkata Kaisar kepada Permaisuri..
Saya juga demikian. Jawab permaisuri..
Sepertinya...
Disaat Permaisuri hendak bertanya kepada kaisar. Tiba tiba Chung menghampiri mereka..
Salam yang Mulia kaisar dan yang Mulia Permaisuri. Sapa Chung sambil menunduk kepalanya...
Apa? Kamukan Sahabatnya Ketua Agung Liong? ucap Kaisar terkejut..
Benar yang mulia Kaisar..Balas Chung..
Kaisar dan Permaisuri pun tersenyum senang..Kita Selamat, Namun Apakah Ketua Agung Liong Dan masih bertarung Di luar?? Guman Kaisar pelan...
Tidak Yang Mulia, Tuan Liong Sudah keluar dari Istana bersama Mou (Naga Biru).. kata Chung..
Mari yang Mulia, Istirahatlah di Gua itu sambil menunggu Tuan Liong Datang...Ajak Chung..
Kaisar dan Permaisuri pun mengikuti Ajakan Chung..
Terima kasih Saudara Chung...Ucap Kaisar dan melangkah ke Gua...
****
Dua Hari kemudian Liong Dan sampai di Sekte Lembah Kegelapan..
Kaisar dan Permaisuri sudah Aman, Mari kita masuk kedalam..Berkata Liong Dan..
Tetua Tian Mari kita masuk dan Ajaklah Pangeran Chian ke ruang bawah tanah..Ucap Liong Dan
Ling Lin belum begitu yakin dengan perkataan Liong Dan...
Tetua Tian Wang dan Pangeran Chian datang. Dan langsung duduk..
Ketua Agung, Apakah Ketua berhasil membebaskan yang Mulia Kaisar dan Permaisuri? Tanya Tian Wang.
Bagaimana Tetua Agung Liong? Lanjut Pangeran Chian penasaran...
Liong Dan tidak menjawab pertanyaan mereka. Namun Liong Dan membuka ruang Dimensinya menjemput Kaisar dan Permaisuri...
Salam Yang Mulia Kaisar dan Yang Mulia Permaisuri..Berkata Liong Dan sambil memberi Hormat...
Salam Juga Ketu agung Liong..Kita Ada dimana sekarang? Bertanya Kaisar..
Kita Sudah berada Di desa Miskin Yang Mulia, Maafkan hamba tidak memberitahu Yang Mulia..Ucap Liong Dan dengan menundukan kepalanya..
Jangan Sungkan Duke Liong. Kami sangat berterima kasih kepada Duke Liong..Ucap Kaisar..
Terima Kasih Yang Mulia. Mari kita keluar dari ruang ini, Pangeran Chian dan Putri Lin sedang menunggu..Jelas Liong Dan..
Mereka Pun Keluar dari ruang dimensi..
Melihat Kaisar dan Permaisuri. Ling Chian dan Ling Lin segera memeluk Ayah dan ibunya sambil berkata Kami merindukan Ayah Dan ibu..
Sementara Tetua tian membungkuk memberi Hormat....
Ling Chian dan Ling Lin melepaskan pelukan mereka dan menghampiri Liong Dan..
Guru. Terima kasih Atas pertolongan Guru.. Ucap Chian dan Lin..
Liong Dan Membalas dengan senyum ramah..
Sebelum Duduk, Kaisar dan permaisuri melihat kemegahan Ruangan bawah tanah itu dengan terkagum kagum dan bertanya..
Duke Liong Apa ini semua kepunyaanMu? Dan Makam ini siapa? Kata Kaisar..
Betul Yang Mulia. Namun sebelum Hamba jelaskan Mohon Yang Mulia duduk dulu..Ajak Liong Dan..
Lalu Liong Dan pun menjelaskannya.
__ADS_1
Semua Harta yang Ku miliki adalah pemberian Oleh kedua Guruku Yang Mulia. Sementara Makam ini adalah Makam Kakek Ku Lin Dan yang telah merawat Hamba sejak kecil..Jelas Liong Dan..
Kamu Sangat beruntung Duke Liong..Balas Kaisar Sambil melihat lihat seluruh isi Ruangan...
Terima kasih atas pujian yang mulia kepada kedua guruku yang Mulia..Berkata Liong Dan..
Duke Liong, Bagaimana kamu bisa masuk keistana membebaskan kami? tanya Kaisar.
Baik Yang Mulia..Berkat ilmu yang Hamba miliki sehingga Hamba bisa menyusup disaat penjaga lengah yang Mulia. Sementara Istana sekarang masih dalam proses Renovasi. Karna Hamba melihat banyak bangunan Istana yang Hancur. Namun Hamba tidak melihat satu pun prajurit Istana disana. Jelas Liong Dan..
Terus kalau Prajurit istana tidak Ada. Siapa yang menjaga istana?.. tanya Kaisar..
Yang menjaga istana sekarang adalah pasukan berjubah hitam yang Mulia..
Dikota pun demikian yang mulia. Ribuan pendekar Berjubah hitam sedang melakukan patroli ketat dalam kota.. Jelas Liong Dan.
Sungguh terlalu perbuatan Ling Sath. Guman Kaisar geram..
Yang Mulia, Hamba mohon yang Mulia dan permaisuri tetap tinggal disini untuk beberapa waktu..Ajak Liong Dan Memohon..
Baiklah Duke Liong. Terima Kasih atas kebaikanmu..Balas Kaisar..
Itulah tugas Hamba yang mulia..
Yang Mulia, Perlu saya sampaikan Kepada yang Mulia, Bahwa semua harta dan Sumber Daya serta Pedang dan Baju Zirah yang ada di ruang dekat Yang Mulia di tahan, Hamba telah mengambilnya..Ucap Liong Dan..
Bagus Duke Liong..Saya sangat senang mendengarnya. Sehingga Ling Sath tak dapat bergerak bebas..Ucap Kaisar senang sambil Tersenyum..
Liong Dan Berdiri dan mengeluarkan semua Harta kerajaan dari Ruang penyimpanannya.
Inilah semua yang saya Ambil dari ruangan itu yang Mulia..
Gundukan Peti Koin emas dan Sumber Daya serta Pedang dan Baju Zirah memadati Ruangan..
Duke Liong. Simpanlah Semuanya, Saya tidak punya tempat untuk menyimpannya..Ucap Kaisar..
Mendengar Ucapan Kaisar, Liong Dan segera mengeluarkan sebuah Cincin Ruang yang bisa menampung Banyak barang.
Pakailah Cincin ini yang Mulia, Simpanlah Semua barang di cincin ini..Berkata Liong Dan sambil memberi sebuah cincin Ruang..
Saya juga Mau Cincin Ruang Guru..Ucap Ling Lin..
Permaisuri tersenyum mendengar anaknya meminta cincin kepada Liong Dan.. Putri Lin untuk apa kamu meminta cincin ruang? tanya permaisuri..
Saya mau menyimpan barang barang ku nantinya Bunda..Balas Ling Lin manja
Adik Lin jangan merepotkan Guru Liong..Ucap Ling Chian...
Bilang Saja kalau kakak Chian juga mau..Balas Ling Lin sambil terkekeh kecil..
Sudah sudah Saya akan memberikannya. ucap Liong Dan sambil mengeluarkan Empat Cincin dari dalam Cincin Ruangnya..
Kaisar tersenyum melihat tingkah Guru dan dan Murid itu...
Liong Dan pun membagikan cincin ruang kepada, Ling Chian, Ling Lin, Permaisuri dan Tetua Tian Wang..
Terima Kasih Guru...Ucap Lin dan Chian
di ikuti Permaisuri dan Tian wang..
Liong Dan hanya membalas dengan senyum yang tulus..
Setelah Kaisar Ling Shian memasukan semua barang kedalam cincin yang Liong Dan berikan. kini Kaisar berkata" Bagaiman Rencana selanjutnya.
Yang Mulia, Hamba ingin membahas dengan Duke Han Dan terlebih dahulu. Dan Besok tetua Tian Wang menjemput Duke Han Dan. berkata Liong Dan sambil melirik kepada tetua Tian Wang..
Baik kalau begitu Duke Liong..Balas Kaisar..
Setelah itu Liong Dan mengajak Kaisar beristirahat..
Putri Lin, Mohon Antar Yang Mulia Kaisar dan permaisuri menuju kamar yang sudah disiapkan..
Baik Guru. Balas Ling Lin sambil mengajak Kaisar dan Permaisuri pergi Ke Ruang Utama.
Pangeran Chian pun ikut keluar dari Ruang Bawah Tanah..
Sementara Tetua Tian masih Tetap duduk.
Setelah kepergian Kaisar dan Permaisuri.
Liong Dan berkata kepada Tetua Tian..
Tetua, Mohon bantuan tetua, untuk pergi ke paman Han Dan, dan suruh mereka datang kesini.. Pinta Liong Dan..
Baik ketua.. Besok pagi saya akan berangkat. Dan mohon ijinkan Chung untuk menemani saya ketua..Berkata Tian Wang sambil tersenyum..
Baik Tetua Tian, Saya mengijinkannya..
Balas Liong Dan...
......
__ADS_1