TAKDIR SEORANG BOCAH

TAKDIR SEORANG BOCAH
Liong Dan Berlatih bersama Han Dan


__ADS_3

Di kota Ancui Tiang Wang sudah sampai..


Di kota Ancui juga tak kalah gempar dengan berita Tewasnya Duke terhebat di kota Dousan...


Semua penduduk selalu membicarakannya, Tian Wang yang mendengar pembicaraan dari setiap orang, pura pura tidak tau dengan berita itu, Tian Wang tetap berusaha melakukan pekerjaannya atas Perintah Liong Dan.....


.................


Baik paman, Saya turut berduka cita atas meninggalnya Kakek Wang Dan...ungkap Liong Dan


lanjutnya...Saya akan berjanji membatu paman sebisa mungkin untuk memajukan kota paman...


Terima kasih Niat baikmu Nak Liong....


Oh ya Dan'er, Paman dengar Ada seorang Anak Muda, Kata orang Anak muda itu yang membuat Duke jiun Un beserta pengawalnya Tewas... Apakah Dan'er tau atau mendengar berita itu?? tanya Han Dan...


Liong Dan hanya diam atas pertanyaan Pamannya itu....


i...itu benar paman...


saya yang membunuhnya....Jawab Dan'er


Perkataan Liong Dan, membuat Paman Han Dan Kaget...


Apa benar perkataan mu itu Nak???


Benar paman...


Lalu Liong Dan membenarkan berita itu...


Setelah mendengar cerita dari Liong Dan.


Han Dan melihat Liong Dan dengan Hati bertanya tanya, Apa anak ini hebat? Sementara tingkat pendekarnya masih di tahap Bumi akhir, bagaimana dia membunuh Jiun Un yang berada di Tahap pendekar Kaisar Awal??..Han Dan Membatin..


Liong Dan hanya menekan Tingkatan praktiknya, Agar orang yang melihatnya tidak mencurigai... sebetulnya tingkatan Liong Dan sudah di Tahap kaisar Awal...hanya Liong Dan belum Cukup umur untuk meningkatkan tahap pendekar selanjutnya...


Dan'er Maafkan Paman ini bila pamanmu ini berkata lancang dengan kamu, sebenarnya paman ini penasaran dengan tingkatan pendekarmu...karna Paman hanya melihat tingkatan pendekarmu hanya berada Di tahap Bumi Akhir...Apa kamu menyembunyikan seauatu dari paman???


Betul sekali perkataan paman, saya hanya menekan tingkatan praktikku...mengingat umurku yang masih kecil, sekarang saya sudah berada di tahap Kaisar Akhir paman..


Mendengar perkataan Liong Dan, sontak Han Dan kaget, hampir melompat dari tempat duduknya sambil menatap tajam kearah Liong dan dengan tidak kepercayaannya....


Nak Liong Kalau tingkatan pendekarmu seperti itu, Paman rasa tidak ada di kota Dousan ini yang sperti kamu..Pamanmu ini saja jauh dibawah levelMu Liong...Hanya yang bisa menandingimu Adalah ketua sekte Bayangan Hitam dari Aliran Hitam...Namun Saya dengar ketua sekte Bayangan hitam Baru Mulai beberapa bulan lalu naik tingkat ke Tahap Kaisar Awal.. kamu masih tertinggi...ucap Han Dan...


Liong Dan hanya mengangguk pelan dari perkataan Pamannya itu...


Liong Dan coba kamu tunjukan kepada pamanmu ini tingkat praktikmu, biarkan pamanmu tidak selalu penasaran dwngan kamu...Ham Dan berkata sambil menunjukan wajah girangnya...


Baiklah paman,kalau memang itu maunya paman, Liong Dan Akan menunjukannya kepada paman...


Setelah melihat tingkat Praktiknya Liong Dan, tak Sadar Han Dan berlutut di depan Liong Dan sambil memohon..


Senior tolong bantulah paman ini untuk meningkatkan tingkatan praktikku...Ucap Han Han


Karna dengan tidak enak hatinya Liong Dan atas perlakuan pamannya itu, Liong Dan segera merangkul pamannya untuk segera berdiri....


Paman kenapa paman jadi begini, saya berjanji akan membantu paman, tapi tidak dengan cara seperti ini....


Terima kasih Dan'er..jawab singkat Han Dan


Mari Nak kita pergi ke ruang makan, saya perkenalkan kamu dengan bibimu serta saudara saudara mu...


Di meja makan sudah berkumpul istrinya Han Dan beserta ketiga Anak anaknya..makanan sudah siap dimeja...

__ADS_1


Han Dan memiliki Tiga orang Anak..Anak pertama SHao Dan, kedua Yun Dan dan terakhir Zing Dan,..Sahao Dan putra pertama Han Dan umurnya 10 tahun semntara Yun Dan 5 tahun yang terkhir baru berumur 3 Tahun...Sementara istrinya bernama Chie Yang...


Shao Han tingkat praktik bela dirinya sudah Masuk di tahap Alam Akhir...semntara adiknya Yun Dan masih di tahap Awal Akhir..Putri Zing Dan baru mulai perkenalan di dunia pendekar....


Chie Yang kenalkan keponakanku ini..


Namanya Liong Dan Datang dari jauh dari desa Miskin Jauh dari kota...kata Han Dan


Salam Bibi Chie...ucap Liong Dan sambil menunduk


selamat datang juga Liong Dan..Balas Chie Yang


Dan yang ini anak pertamaku namanya Shao, putra pertamaku, yang ini Yun Dan anak kedua dan yang masih kecil ini namanya Zing Dan....ucap Han Dan memperkenalkan Ketiga anaknya kepada Liong Dan...


Salam untuk ketiga sepupuku...Ucap Liong Dan


Salam dan selamat bergabung di keluarga kami Adik sepupu, Mari jangan sungkan silahkan duduk adik sepupu Liong...Ucap Shao Dan sambil menunjukan kursi di sampingnya....


Terima kasih atas kebaikan kalian kakak sepupu....


Mereka pun makan bersama saling berbagi cerita sambil menikmati hidangan...


Han Dan pun Menceritakan tentang kedatangan Liong Dan kepada Istrinya...


Selesai makan malam itu...Shao Dan mengantarkan Liong Dan ke salah satu Kamar untuk Liong Dan Tempati nanti....


Adik Liong Mari ikut saya, saya akan menunjukanmu Kamar untuk kamu beristirahat..Ucap Shao Dan sambil menarik tangan Liong Dan


Walaupun baru bebrapa jam mereka bertemu nampak mereka akrab...


Sebab di keluarga Han Dan tidak pernah mengajarkan anak anaknya untuk tidak sopan denga siapu pun...


Keluarga Han Dan adalah keluarga yang baik, selalu ramah dengan setiap orang, walaupun keluarga Han Dan termasuk orang kaya ketiga di kota Dousan, Tak ada orang yang berani meremehkannya... Berkat kebaikannya itu wilayah kekuasaanya menjadi aman dan tertib.....


Setelah Selesai bersihkan Badan, Liong Dan keluar dari kamarnya hendak berkeliling sebentar di sekitar kediaman itu...


Eh nak Liong belum beristirahat?? kata Han Dan


belum paman, Liong Belum Mengantuk...


Baiklah kalau begitu nak, mari duduk disebelah paman, paman juga belum mengantuk....


Mereka Berdua pun Duduk sambil menikmati Teh....


Paman, Kalau boleh Tau tingkat praktik paman masih Ditahap Bumi Akhir, kenapa paman tidak meningkatkan praktik paman?


Liong Dan Bertanya


Betul itu Nak, bukannya paman tidak ingin meningkatkan tahap praktik, tapi karna terbatasnya sumber Daya makanya paman merasa cukup dengan apa yang pamammu ini hasilkan...Han Dan berbicara sambil mendongakan kepalanya keatas langit...


Liong Dan hanya mengangguk pelan..


Emm...Setelah diam sesaat Liong Dan mulai berbicara...


Paman Saya akan membantu paman untuk meningkatkan Tahap praktik paman...Kata Liong Dan


Han Dan menoleh ke Liong Dan seakan ingin Memohon suatu Bantuan...


Apa betul yang kamu bicarakan itu nak??


Betul paman Saya tidak berbohong, saya juga melihat semua pengawal paman Masih di tahap Pendekar Alam dan hanya beberapa orang saja di tahap Bumi...Jawab Liong Dan


Benar sekali PekataanMu itu Nak Liong...Namun saya tetap bersyukur kepada semua pengawalku, mereka tidak pernah mengeluh denga pencapaian mereka, tapi mereka tetap mengabdi kepada saya dengan iklas hati mereka....

__ADS_1


Mendengar Ucapan Han Dan, Liong Dan menjadi Terharu...


Kalau Paman siap, Mulai malam ini kita berlatih,


Dengan senang hati Han Dan berkata, Saya selalu siap Nak...Raut wajah Han menjadi berseri seri karna senang dan bahagia...


Baiklah paman tunjukan ruangannya,namun ruangan itu harus dijaga agar tidak satu pun yang mengganggu di saat paman berlatih...


Sampailah Liong Dan dan Han Dan di ruangan khusus,...


Paman sebelum saya melakukan penyaluran tenaga Dalam, saya periksa dulu tubuh paman agar tidak salah dalam melakukan bebrapa hal nantii...


Baiklah Dan'er silahkan...


Setelah selesai periksa, Liong Dan mendapatkan dan merasakan sesuatu yang mengejutkan, Padahal pamannya sudah mendapatkan Energi Api dan Energi Es..


Saya sudah memeriksakannya paman.. Paman bersiaplah bersila dan arahkan semua pikiran, dengan berkonsentrasi penuh,Karna efeknya nanti akan sakit diseluruh badan...


Baik Dan'er paman akan mengikuti ArahanMu...


Liong Dan membuat suatu Pelindung didalam ruangan itu agar tidak terdengar di luar ruangan nanti efek dari latihan mereka....


Han Dan hanya melihat sambil menggeleng geleng kepala melihat Liong Dan melakukan itu...Setelah selesai membuat pelindung ruang Liong Dan mengeluarkan 3 butir Pil dari Cincin Ruangnya...Satu berwarna ke emasan satu juga berwarna Hijau dan satu pula berwar perak...ketiga Pil itu berfungsi untuk menguatkan Tulang, menyembuhkan Luka luar serta menambah peningkatan Tenaga Dalam....


Han Dan yang melihat ketiga Pil itu tidak banyak berkata hanya menerima...Pil yang sangat mahal dan Langka, KekayaanKu saja tidak bisa membeli ketiga Pil ini...Batin Han Dan...


Sekarang Paman bersiap, saya menotokan semua Urat yang tersendat agar terbuka, dan menyalurkan Energi murni kedalam tubuh paman, membantu Paman menyerapi semua Ketiga Pil itu...tahan semua rasa sakit agar tidak membuat fatal dan resikonya sangat berbahaya....


Han Dan hanya menuruti arahan Liong Dan Tanpa menjawab perkataan Liong Dan,


Han Sudah menelan ketiga Pil itu Bersamaan, Hanya menunggu Efeknya...


Sementara Liong Dan sudah mulai menyalurkan Energi Murninya sambil menotok semua titik Nadi yang belum terbuka agar lancar tuk peredaran darah...


Han Dan Sudah mulai merasakan sesuatu energi yang Masuk serta merasakan Peredaran Darah di tubuhnya..sementara Efek Ketiga Pil Belum mulai dampak...dikarenakan Energi yang Masuk belum seratus persen..


Selang beberap lama kemudian Liong Dan sudah melakukan pekerjaannya...Paman bersiaplah tidak lama lagi Obat itu bereaksi...ucap Liong Dan..


Liong Dan duduk bersila di samping Pamannya sambil menelan Pil penambah Tenaga dalam, karna sisa tenaga dalamnya hanya Dua puluh persen saja, Delapan puluh persen tenaga dalamnya ia salurkan kedalam tubuh Pamannya...agar pamannya tidak mengalami dampak sakit yang Luar biasa nantinya....


Malam itu Liong Dan serta Han Dan tidak tidur sepanjang Malam, mereka hanya bermeditasi serta menyerapi Pil Peningkatan Praktik....


Dua jam kemudian Liong Dan selesai dalam proses pemulihan tenaga dalamnya...


Sementara Han Dan sudah mengeluarkan Keringat yang cukup Banyak...nampak terlihat Asap putih di atas ubun ubun Han Dan, ledakan Ledakan dari tubuh Han Dan sudah mulai terasa..pratanda proses penyerapan ketiga Pil Itu sedang berlangsung dan tak Lama lagi selesai...


Liong Dan hanya duduk menunggu disebelahnya...Ia melihat Pamannya itu sudah Pucat..dalam hatinya Liong Dan semoga pamannya cepat selesai Dalam proses penyerapan itu dan berhasil....


Disaat Liong Dan menunggu, Tiba tiba pamannya Han Dan Jatuh dari tempat duduknya dan tak sadarkan diri...Liong Dan yang melihat pamannya itu Jatuh segera memeriksa tubuh pamannya...Liong Dan kwatir bila pamannya belum selesai proses penyerapa..semoga paman baik baik saja...bathin Liong Dan....


Setelah membantu membaringkan pamannya Liong Dan segera membuka kembali pelindung Ruang yang dibuatnya tadi..Liong Dan keluar dari ruangan, menghampirindua orang pengawal yang masih setia menunggu..


Paman tolong Angkatkan Paman Han Dan dan baringkan dia di kamarnya...pinta Liong Dan kepda kedua penjaga itu...


Baiklah Tuan Muda...Jawab kedua penjaga


Didalam Kamar Tuan Han Dan, meminta salah satu penjaga untuk membantunya menopang tubuh Pamannya...


Dengan segera Liong Dan memsasukan sebuah Pil penambah darah kedalam mulut pamannya... setelah pil itu sudah ditelan, Liong Dan segera menyalurkan energi murninya membantu penyerapan Pil itu... setelah selesai, Liong Dan menyuruh kedua penjaga itu untuk menjaga pamannya...


Kedua penjaga itupun menyetujuinya...


sebelum Liong Dan pamit untuk beristirahat, Liong Dan memberi satu satu Pil penambah Darah kepada kedua Penjaga itu...

__ADS_1


Terima kasih Tuan...Penjaga itu senang menerima Pil itu...


Liong Dan pun pergi Kemarnya untuk beristirahat...


__ADS_2