
Malam telah tiba. Liong Dan Masih sedang Bermeditasi memulihkan Tenaga Dalamnya yang terkuras Banyak...
Pendekar Pedang Sakti dan Pendekar Angin Topan Serta Pendekar Ratu Gunung Selatan pun demikian...
Bai Can masih setia menunggu Ke empatnya yang Masih duduk bersila..
Sementara para prajurit Bai Can sedang mengobati para Prajurit yang sedang mengalami Luka.
Ratusan Prajurit Bai Can pun tewas terbunuh..
Beberapa menit kemudian Ketiga Pendekar Senior itu telah bangkit dari Meditasinya. Sementara Liong Dan Masih berlanjut dengan Meditasinya..
DiLuar Gerbang, Tuan Wang Yu datang dengan beberapa Prajuritnya..
Melihat Wang Yu datang. Para penjaga Pintu segera mempersilahkan Wang Yu dengan Prajuritnya Masuk..
Salam Tuan Bai. Sapa Wang Yu dengan Napas Tergesa gesa..
Wang Yu sangat Kwatir dengan Keadaan Liong Dan dan ketiga Pendekar Senior..
Salam Juga Tuan Wang..Balas Bai Can dan mempersilahkan Wang Yu duduk..
Wang Yu melihat ketiga Pendekar Senior dihadapannya baik baik saja. Namun Wang Yu tak melihat Liong Dan..
Dimana Tuan Liong Pendekar Senior. Ucap Wang Yu...
Beliau sedang bermeditasi Tuan Wang. Balas Pendekar Pedang sakti Lung Zie.
Wang Yu sedikit Legah..
Baiklah kalau begitu Senior..Balas Wang Yu..
Bagaimana keadaan wilayahMu tuan Wang..Tanya Bai Can..
Wilayahku Aman aman Tuan Bai. 2000 pendekar dari Aliran Hitam telah ditahan. Sambil menunggu printah Tuan Liong Dan.
Lalu Wang Yu menjelaskan tentang Hasil pertempuran di wilayahnya..
Bai Can dan ketiga senior. Terkejut dan mengernyitkan Dahi mereka...
Kami Juga dibantu olehnya Tuan Wang. Namun tak satu pun yang Hidup dari semua Murid Banteng Iblis. Tuan Liong membunuh mereka semua..Jelas lung Zie...
Wang Yu menggeleng kepala pelan.
Tuan Liong memang sangat hebat..Berkata Wang Yu dalam Hati...
Selang beberapa menit kemudian. Liong Dan telah bangkit dari Pemulihan Tenaga Dalamnya.
Dan sudah merasa baik dan segar kembali. Liong Dan segera menemui Bai Can dan yang Lainnya...
Salam Tuan Liong..Sapa Bai Can di ikuti oleh yang lainnya sambil berdiri menyambut Liong Dan...
Salam Juga Tuan Bai dan Tuan Wang serta ketiga Senior. Balas Liong Dan dengan membungkukkan badan memberi Hormat.
Silahkan Duduk..
Apa rencana kita selanjutnya. Berkata Liong Dan..
Kami masih menunggu Rencana Tuan Liong.. Balas Wang Yu diangguki setuju oleh yang Lainnya..
Liong Dan tersenyum Ramah. Mendengar dan melihat semangat mereka. Lalu berkata"
" Baik Malam ini kita membumi hanguskan Kedua sekte yang tersisa yaitu Sekte Iblis Gunung dan Sekte Angin Hitam."
Sementara Sekte Banteng Hitam kita lewatkan saja. Karna Semua murid dari sekte Banteng Hitam telah tewas semuanya.
Dan untuk Gedung Sekte Banteng Hitam saya Percayakan kepada Senior Zang Oe untuk membuka Cabang Sekte Baru. Dan menjadikan Patriak disekte itu..Berkata Liong Dan.
Zang Oe tersenyum Senang Mendengar Perkataan Liong Dan. Lalu berkata:
"Tuan Liong. Saya senang mendengarnya. Namun saya tidak mempunyai Apa apa untuk menghidupkan Sekte itu..
Jangan Di pikirkan soal itu Senior Zang.
Saya akan menyiapkan semua perlengkapannya. Balas Liong Dan sambil senyum.
Pendekar Pedang sakti dan Ratu Gunung Selatan menatap tajam Liong Dan..Lalu Lung Zie Bertanya: "Bagaimana dengan kami berdua Tuan Liong..?"
Liong Dan tersenyum. Tenang saja Senior. Bila kita berhasil malam ini. Markas dari Sekte Angin Hitam Saya Serahkan kepada Senior Lung.
Dan markas dari Sekte Iblis Gunung saya serahkan kepada Senior Ratu Gunung selatan.
Dan saya akan siap membantu pengadaan perlengkapan Sekte tersebut...Jelas Liong Dan menyakinkan Mereka..
Lung Zie dan Wing Yun akhirnya tersenyum senang.
Terima Kasih Tuan Liong. Berkata Wing Yu diangguki Lung Zie...
Untuk Tuan Wang Yu dan Tuan Bai Can. Saya Juga akan membantu perkembangan Wilayah Kalian.
Setelah kita berhasil Merebut kota ini.
Saya akan pergi ke Ibu kota istana Kerajaan, Untuk meminta Kaisar melepaskan Tanggung Jawabnya terhadap Kota Argian dan Kota Heuron agar kembali bergabung dengan Kekaisaran Wei..Jelas Liong Dan.
Wang Yu dan Bai Can tersentak Kaget di ikuti oleh keTiga Pendekar Senior...
Tuan Liong. Kita tidak bisa mengalahkan mereka bila terjadi perang..Berkata Bai Can.
Saya tidak berharap akan terjadi sebuah peperangan nantinya Tuan Bai. Tapi saya memiliki rencana pribadi..Balas Liong Dan menyakinkan Mereka...
Baiklah Tuan Liong. Kami hanya berharap kepadaMu dan semoga Berhasil..
Balas Wang Yu serasa tidak Yakin..
Liong Dan tersenyum..
Dan berkata " Mulai Malam ini, Tuan Bai dan Tuan Wang segera memerintahkan seluruh Pasukannya. Agar menyebar keseluruh Desa dan Kota. Membuka Lowongan Penerimaan Prajurit Baru untuk saya..
Dan saya akan menyiapkan semua perlengkapan yang akan di butuhkan oleh Tuan Wang Dan Tuan Bai. Berkata Liong Dan serius sambil mengeluarkan sepuluh Peti koin Emas dari dalam Cincin Ruangnya.
Pakailah Koin Emas ini untuk pembekalan..Lanjut Liong Dan sambil menyerahkan Sepuluh peti Koin Emas...
Wang Yu dan Bai Can tersentak Kaget melihat tumpukan peti koin Emas di depan mereka...
Apa Tuan Liong Ini Orang Kaya? Guman keduanya dalam Hati..
Ketiga senior pun nampak melotot dan menganga mulut mereka melihat Harta sebanyak itu...
Sekarang kita siap beraksi..Printah Liong Dan kepada Ketiga seniornya...
Baik Tuan Liong..Balas ketiganya dengan sangat bersemangat....
.....
Ribuan Murid Angin Hitam Sudah kembali kesektenya..
Sedangkan Para prajurit dari ketiga Duke masih berkumpul, Menanti perintah dari Tuannya mereka..
Ketiga Duke sedang melakukan pertemuan Kecil Di Sekte Iblis Gunung bersama ketiga Patriak Sekte Aliran hitam...
Tiba tiba seorang Murid datang menghadap..
Tuan dan Patriak sakalian.
Seorang Murid dari Sekte Banteng Hitam datang melapor Bahwa Semua Murid Dari sekte Banteng Hitam telah Gugur semuanya..
Patriak Banteng Hitam, Tersentak Kaget dan melompat kearah Pendekar yang datang melapor itu.
__ADS_1
Kedua Patriak dan Ketiga Duke itu pun Terkejut dan bangkit Berdiri...
Siapa yang membunuh mereka..Tanya patriak Banteng Hitam dengan penuh emosi..
Ketiga Senior yang telah kabur itu Patriak. Dan Seorang Pendekar Muda.
Sementara Murid Dari Sekte Iblis Gunung juga mengalami hal yang sama Patriak..
Jelas Pendekar itu sambil menunduk...
Lancang Sekali mereka..
Sekarang kita harus melenyapkan kedua wilayah itu. Dan mencari keberadaan ketiga Tua bangka itu serta membakar mereka hidup hidup..
Berkata Patriak Iblis Gunung sambil menyalurkan Aura pembunuhnya yang sangat besar..
Pendekar yang datang melapor itu tewas seketika.
Setelah terkena Aura Pembunuh dari Patriak Iblis Gunung...
Ketiga Duke pun menjadi Pucat pasi mendengar kabar itu....
Disaat Ketiga Patriak sedang menyusun Rencana dan Siap untuk pergi menyerang.
Tiba tiba terdengar suara yang sangat besar dari Luar halaman Sekte dengan Aura pembunuh yang sangat Pekat...
Hahahaaaaaaa....
Ternyata kalian Sudah berada disini..
Orang yang kalian Cari sudah berada didepan Kalian..
Terimalah Kematian Kalian...
Hahahahahaa...
Berkata Wing Yun dengan tertawa Lantang..
Siapa Wanita itu..Ucap Patriak Angin Hitam dan melesat keluar halaman di ikuti oleh Kedua Patriak dan Ketiga Duke...
Hei Wanita Busuk dan Tua Bangka berdua.. Kalian jangan Sombong.
Justru kalianlah yang akan kami bakar Hidup Hidup..Ucap Patriak Angin Hitam...
Jangan Banyak Bicara Patriak Sombong..Terimalah kematianMu sekarang..
Balas Lung Zie sambil merapalkan Jurus dan melesat menyerang..
Zang Oe dan Wing Yun pun mengikuti Lung Zie dan menyerang...
Perkelahian Pun terjadi.
Sementara di Markas Sekte Angin Hitam. Liong Dan telah membabat habis setengah dari para murid Angin Hitam...
Liong Dan sangat menikmati pertarungannya.
Liong Dan mengincar semua Tetua Tetua Sekte. Ia tidak menghiraukan Semua para murid yang sedang menyerangnya...
Saya Harus Segera Menyelesaikan perkelahian ini. Guman Liong Dan.
Mengingat ketiga seniornya..
Liong Dan kwatir setelah mengetahui Ketiga Patriak aliran Hitam dan Ketiga Duke sedang melakukan pertemuan di sekte Gunung Iblis...
Liong Dan melompat tinggi dan melesat mundur...
Liong Dan menelan dua Pil sekaligus. Pil Penambah stamina dan Pil Pemulihan Tenaga Dalam..
Lalu Ia Mulai mengerahkan Energi inti Api dan Es dan menyatukannya kedalam Pedang Naga Biru..
Liong Dan menyerahkan Aura pembunuh Es murninya. Membuat Ribuan Murid kelas bawah mematung..
Sementara Para Tetua Yang memimpin Para murid itu panik ketakutan..
Sehebat apa Anak muda ini..Guman para Tetua itu....
Liong Dan pun melesat Kearah Para tetua yang sedang Panik.. Mereka Melihat Pedang dengan Api yang bernyala Api biru sedang Menghampiri mereka...
Para tetua Sekte Angin Hitam menerima serangan Pedang Liong Dan dengan menahan dan menghindar tanpa melakukan perlawanan.
Liong Dan tidak memberi mereka waktu menyerang...
Satu persatu dari ratusan Para tetua itu tewas terbunuh oleh Pedang Naga Biru...
Tiga Jam kemudian Pertarungan selesai. Kobangan Tanah dimana mana, Efek dari peraduan Tenaga dalam yang berbenturan..Para tetua pun tewas semuanya...
Liong Dan menarik kembali Aura Pembunuhnya...Ribuan Murid sekte Angin Hitam pun perlahan bangkit.
Liong Dan Berkata " Bila kalian ingin mati seperti Para Tetua Tetua itu. Saya persilahkan kalian untuk menyerangku..
Mendengar perkataan Liong Dan.
Ribuan Para Pendekar itu tidak berani.
Mereka melihat Para tetua yang sudah tak bernyawa itu membuat mereka semakin Gemetar ketakutan..
Dan Akhirnya..
Seorang Pendekar dari Murid Sekte Angin Hitam. Berdiri dan melangkah Maju Kehadapan Liong Dan dan Berlutut sambil Berkata " Tuan Terimalah Saya sebagai Murid. Berkata Pendekar itu sambil membuka Jubah sektenya.
Liong Dan Mengangguk pelan.
Melihat temannya mereka bersujud di hadapan Liong Dan.
Ribuan murid yang Lain pun segera berlutut dan membuka semua Jubah mereka dan di kumpulkan di Hadapan Liong Dan beserta dengan pedang mereka. Lalu Berkata " Tuan. Terimalah kami sebagai Murid Tuan..
Ucap Ribuan Pendekar itu sambil bersujud memohon...
Liong Dan diam sejenak.
Baik saya akan menerima Kalian Semua. Namun Kalian harus berjanji agar tidak melakukan kejahatan Lagi..Berkata Liong Dan tegas
Semua Pendekar itu pun mengucapkan janji.
Terima Kasih Tuan. Mulai sekarang Kami Patuh dengan Perintah Tuan..Berkata mereka serempak...
Liong Dan Menangguk Pelan.
Baik. Sekarang Kalian Pergilah ke Wilayah Tuan Bai Can. Berkumpulah disana. Dan kasih Tau Tuan Bai Can bahwa Liong Danlah yang menyuruh kalian datang...
Sepuluh Ribu para Pendekar itu segera pergi menuju Wilayah Bai Can..
Setelah kepergian Para pendekar itu.
Liong Dan membakar semua Jubah dari para pendekar itu dan melesat terbang menuju Sekte Iblis Gunung....
Beberapa jam kemudian Liong Dan sampai Di Sekte Iblis Gunung...
Liong Dan melihat ketiga seniornya sedang Serius bertarung...
Liong Dan segera Mengeluarkan Aura Pembunuh Es Murninya Dan membuka Pelindung Tubuhnya..
Kini Tubuh Liong Dan diselimuti Sisik Pelindung Naga Emas.
Merasakan Aura yang sangat pekat menghampiri mereka.
Ketiga Senior dan Para Patriak serta ketiga Duke menjadi Panik.
__ADS_1
Namun mereka dapat menekan Aura pembunuh Liong Dan..
Siapa Dia..Berkata Patriak Angin Hitam Panik.
Liong Dan melesat Turun bergabung dengan ketiga Seniornya...Lalu berkata:..
Maaf Patriak sekalian dan Duke Sekalian. Saya Datang terlambat untuk membantu kalian pergi keNeraka...Berkata Liong Dan mengejek...
Melihat Sisik pelindung yang dikenakan Liong Dan. Ketiga Seniornya terkejut. tanpa banyak Kata...
Lancang kau Bocah..Siapa kau sebenarnya..
Ucap Patriak Banteng Hitam..
Kenalkan Patriak. Saya Liong Dan sang pendekar Naga Biru pembasmi..
Berkata Liong Dan Bangga. Lanjutnya"
Akulah Orang yang telah membunuh semua murid dari kalian.
Dan perlu Patriak Angin Hitam ketahui" Ribuan Muridmu sudah bergabung denganku. Mereka sekarang sedang menuju Wilayah Tuan Bai Can..Berkata Liong Dan...
Mendengar perkataan Liong Dan. Patriak Angin Hitam Menjadi Geram..
Serang Dia bersama..
Komando Patriak Angin Hitam dan melesat menyerang...
Liong Dan dan ketiga Seniornya menerima serangan itu....
Puluhan Jurus sudah mereka kerahkan. Namun masih berimbang..
Liong Dan mundur beberapa Langkah.
Senior. Kalian Menyerang Ketiga Duke itu..Serahkan kepada Ku ketiga Patriak itu.. berkata Liong Dan pelan..
Ketiga senior mengangguk setuju...dan melesat menyerang.
Liong Dan merapal ilmu Bayangannya dan jurus Pedang Biru.
Jurus Pedang Angin....
Liong Dan melesat menyerang ke arah ketiga Patriak sekte aliran Hitam itu...
Patriak patriak itu Panik dan waspada.
Mana Tuannya Pedang Itu..Guman mereka sambil menangkis serangan Pedang Liong Dan...
Ketiga senior pun Bertarung dengan sangat serius.
Pedang Lung Zie berhasil menebas kepala Duke Jiang Shu..
Kini pertarungan 3 Lawan 2 Masih berlanjut. Melihat saudaranya mati terbunuh.
Duke Jiang Xu menjadi marah dan menyerang dengan membabi buta...
Tak Lama kemudian. Ketiga Senior itu berhasil membunuh Kedua Duke itu...
Sementara Pedang Liong Dan masih Sengit menyerang Patriak Angin Hitam setelah berhasil membunuh Patriak Iblis Gunung Dan Patriak Banteng Hitam...
Liong Dan membuka kembali ilmu bayangannya dan menyarungkan Pedang Naga Birunya....
Melihat Tindakkan Liong Dan.
Patriak Angin Hitam bingung...
Apa kau sudah mengaku kalah Bocah? Berkata Patriak Angin Hitam...
Dengarkan Patriak.
Saya tidak akan membunuhmu dengan Pedangku. Saya akan membunuhmu dengan Tangan ku sendiri..
Ucap Liong Dan mengejek...
Karna merasa Diremehkan. Patriak Angin Hitam melesat cepat ke arah Liong Dan..
Trang....
Bunyi pedang patriak Angin Hitam setelah menyentuh tangan Liong Dan.
Patriak Angin Hitam Terkejut melihat pedangnya patah setelah mengenai Tangan Liong Dan...
Apa hanya segitu kekuatan pedang Pusakamu tua bangka..? Ejek Liong Dan sambil terkekeh Kecil....
Liong Dan merapal jurus Tapak Naga merahnya dan menyerang....
Puluhan Jurus sudah dikerahkan oleh keduanya..
Kini Patriak Angin Hitam kewalahan menangkis serangan Liong Dan.
Dan Akhirnya Jurus Tapak Cakar Naga berhasil membunuh Patriak Angin Hitam...
Melihat Patriak Angin Hitam sudah tak bernyawa. Liong Dan menarik kembali Aura pembunuhnya dan Mengembalikan Sisik Pelindungnya....
Selamat Tuan Liong. Kita sudah Berhasil.. Berkata Zang Oe...
Terima Kasih Senior. Akhirnya kita berhasil. Balas Liong Dan...
Ayo kita kembali ke Rumah besar Tuan Bai..Lanjut Liong Dan.
Mereka Pun Melesat pergi...
......
Sementara Di kediaman Duke Bai Can sedang Ramai dengan kedatangan Para pendekar...
Tuan. Ribuan Pendekar sedang Berkumpul dihalaman Gerbang Wilayah.
Mereka ingin Masuk menemui Tuan..Berkata seorang Prajurit..
Bai Can mengernyitkan Dahinya dan berkata " Darimana mereka..
Mereka disuruh oleh Tuan Liong Dan Tuan..Balas Pendekar itu...
Baik suruh mereka Masuk dan tetap Waspada..Ucap Bai Can...
Tak Lama Kemudian Liong Dan dan ketiga pendekar Senior datang..
Salam Tuan Bai..Ucap Liong Dan...
Bai Can terkejut.
Salam Tuan. Apa kita sudah berhasil?
Liong Dan tersenyum..
Dan menjelaskannya..
Liong Dan pun masuk kedalam kediaman di ikuti oleh ketiga Senior...
Tuan Bai tolong Aturkan Semua prajuritku di Luar sana..Ucap Lioang Dan.
Baik Tuan Liong...Balas Bai Can dan melangkah pergi memberitahu kepada pemimpin Prajuritnya.....
Liong Dan dan ketiga seniornya Bersiap melakukan pemulihan Tenaga Dalam mereka yang terkuras....
Liong Dan menyerahkan Pil Pemulihan Tenaga Dalam ke Ketiga Seniornya....
__ADS_1