Takluk Nya Pemuda Dingin

Takluk Nya Pemuda Dingin
Para Berandalan


__ADS_3

"Menjauh lah dari ku Margaret.. " Bentak Febyan marah saat seorang wanita sexy terus Bergelajutan manja di lengan kokoh nya.


"Kamu kenapa sih mas.. "


"Aku sudah muak dengan semua ini margareth, aku akan memperbaiki hubungan ku dengan Devian dan Ryou mereka keluarga ku.. "


"Sudah lama aku melakukan kesalahan ini dan Tuhan sudah menegur ku berulang kali, aku tidak bisa kehilangan kehidupan nyata ku.. "


Margareth wanita simpan Febyan sejak 8 tahun silam saat dirinya dan Deviana baru saja di berikan seorang anak laki-laki yaitu Ryou, kesalahan membuat Febyan takut untuk meninggalkan margareth.


Margareth mengikuti langkah gontai Febyan yang meninggalkan dirinya di apartemennya, Febyan akan kembali ke jakarta untuk memberi tahu kebenaran pada Deviana.


"Mas tunggu dulu.. mas.. " Pekik Margareth mengejar mobil Febyan yang menjauh.


"Kurang ajar dia ingin meninggalkan ku tidak semudah itu Febyan, aku akan membuat mu kembali bertekuk lutut padaku. " Timpal Margareth tersenyum licik.


Margareth tidak hanya mencintai Febyan dia juga menaruk dendam pada pria itu karena dulu dia sudah membuat adik tercinta nya bunuh diri karena dia lebih memilih Deviana, sakit hati dan dendam sudah begitu menguasai nya.


Febyan berkendara meninggalkan apartemen Margareth dia bimbingan harus bagaimana disatu sisi dia juga mencintai margareth namun sisi lain dia juga begitu mencintai istri nya Deviana.


"Aku tidak ingin kesalahan ini terus membuat hidup ku tak tenang, aku harus mengakhiri semua ini. " Gumam Febyan.


***


Ryou mengerem motornya dengan mendadak hingga membuat Airin terdorong kedepan dan membuat nya terkejut, Airin segera membuka matanya dan heran dengan apa yang dilakukan Ryou.


"Ada apa kak? " Seru Airin yang kaget dengan apa yang di lakukan Ryou.

__ADS_1


Nampak beberapa pemuda dengan motor besar menghadang perjalanan mereka cahaya motor membuat Airin nampak begitu terganggu karena dia baru saja terbangun dari tidurnya.


"Mau apa lagi mereka? " Gumam Ryou yang masih bisa di dengar oleh Airin.


Para pemuda itu nampak turun dari motornya dan menghampiri Ryou dan Airin yang nampak bingung, para pemuda yang lebih tua dari Ryou itu nampak menatapnya dengan sengit membuat Airin takut.


"Kak Ryou.. " Ucap Airin.


"Turun dan menjauh lah dari ku Airin, akut tidak ingin kau terluka. " Ucap Ryou mendorong Airin menjauh.


Airin nampak segera pergi menjauh dari Ryou kelimaa pemuda itu nampak langsung menyerang Ryou dengan brutal, Airin begitu panik dan takut sekarang ini mereka berada di tempat nya yang sepi bagaimana bisa dia meminta tolong pada orang lain.


Beberapa pukulan mengenai wajah Ryou mereka nampak tertawa senang saat Ryou tergeletak tak berada setelah mereka oukuli, Airin yang panik menghampiri Ryou tanpa berpikir keselamatan nya.


"Berhenti memukuli nya apa kalian gila memukul orang tanpa sebab? " Pekik Airin kesal.


"Wah wah wah.. apa kau juga mau aku pukul seperti pacarmu ini? " Bentak seorang pemuda dengan jaket jeans nya.


"Tidak kak bagaimana bisa aku meninggalkan mu sendiri disini? " Ucap Airin mulai berkaca kaca.


Kelima pemuda itu nampak memperhatikan adegan yang lucu menurut mereka nampak seorang pemuda menarik rambut Airin hingga gadis itu terungkal kebelakang.


"Awwww... lepas.. " Pekik Airin menahan tangan pemuda itu untuk melepaskan rambut nya.


"Apa ini pacarmu ha? Aku akan buat perhitungan yang bisa membuat mu jerah.. ha ha ha.. " Ucap nya menatap Ryou sengit.


"Sudah lah Boy gadis itu bukan masalah kita sebaiknya kita pergi, lagi pula itu adalah hubungan yang bagus untuk Ryou. " Ucap pemuda yang menatap Airin iba.

__ADS_1


"Aku ingin Ku melepaskan gadis ini, hey Ganta liat lah dia gadis yang cantik setidaknya kita is bersenang-senang dulu.. " Ucap Boy.


Ryou nampak mengempal kan tangannya marah saat pemuda itu ingin melecehkan Airin dia tidak bisa diam saja saat seorang gadis akan dilecehkan di depan matanya.


"Lepaskan dia musuh mu adalah aku.. Boy.. " Bentak Ryou berusaha bangkit.


Boy nampak hanya tertawa melihat kesakitan Ryou dan kepedulian nya pada gadis yang saat ini ada ditangan nya, Boy tidak mendegar kan ucapan Ryou dia hanya fokus menatap Airin.


"Gadis ini begitu cantik.. " Batin Boy menatap Airin yang sedang menangis.


"Kumohon lepas kan aku.. " Gumam Airin lirih.


"Memohon lah lagi.. " Ucap Boy tersenyum.


Boy berusaha mencium Airin namun gadis itu menahan tangan agar Boy tidak mendekati dirinya, Airin begitu takut Boy kini sudah ada di atas tubuh mungil nya berusaha untuk melecehkan nya.


"Kak Ryou... "Pekik Airin histeris saat Boy mencium lehernya dengan kasar.


Ryou bangkit dan menarik jakit Boy hingga pemuda itu terjatuh kebelakang dan menatap Ryou dengan marah, Ryou langsung menghujat kan beberapa pukulan pada Boy.


Beberapa teman Boy menariknya mundur untuk pergi karena beberapa teman Ryou datang menolong nya, mereka segera pergi meninggalkan Ryou dan Airin.


Ryou mendekati Airin yang meringkuk menangis menutupi bajunya yang sobek akibat ulah Boy, Ryou melepas jaketnya dan memberikan kan pada Airin yang memeluk nya dengan isakan.


"Kalian tidak apa? " Ucap Rio panik.


"Aku tidak apa, urusan mereka aku akan mengantar Airin pulang dulu. " Ucap Ryou yang begitu panik melihat Airin.

__ADS_1


"Aku akan mengantar mu pulang.. " Gumam Ryou.


Ryou membawa Airin ke motornya dan pulang kerumah dalam perjalanan tak sedetik pun Airin melepaskan pelukan erat nya pada Ryou, itu adalah pengalaman pertama dan amat membuat nya begitu syok.


__ADS_2