
Kenan yang menerima pesan itu mengerutkan dahinya. Dia pun ikut mencari akun tersebut dan melihat setiap postingannya.
Ternyata mantan kekasihnya. Dia melihat semua foto dan melihat tanda emoji. Dan benar saja, Akun 'Queen Ly' Memberikan emoji love pada setiap gambar. Bahkan sampai memberikan komentar di postingan foto terakhir.
"Selamat yah? Moga langgeng sampai kuburan, naek keranda sama-sama, masuk liang lahat pun sama-sama karena saking saling cinta matinya😍🥰, Canda cinta mati. 😆🤣🥰"
Kira-kira seperti itu isi komentar yang Oliv berikan pada Postingan terakhir.
Pria itu tersenyum samar membaca isi komentar yang wanitanya itu berikan.
"Benar juga, acara pernikahan mereka tinggal 1 setengah bulan lagi. Wanita ini pasti tak sabar ingin segera membalas dendam. " Kenan membalas pesan itu.
[Kenapa dia belum tidur? ] Tak berselang lama, Que kembali membalas.
[Nona bilang dia lapar Tuan, karena tadi Nona melewatkan makan malamnya. ]
Kenan terdiam. Benar, wanita itu tak sempat makan malam karena terus di gempur olehnya hingga dia pingsan dan tertidur.
Bahkan di saat wanita itu masih pingsan, pria ini terus mencabuli nya dengan mencium dan memainkan bagian tubuhnya yang lain.
Dia pun tersenyum miring.
[Suruh dia cepat tidur. Atau aku akan kembali dan membuatnya tak bisa tidur malam ini dan membuatnya tak bisa berjalan besok.]
Que yang membaca pesan itu wajahnya pun langsung memerah. Dia masih polos tentang hal seperti itu, jadi dia sangat malu membaca pesan Tuannya.
Membuat dia tak bisa tidur dan berjalan besok? Itu berarti Tuan sangat lah buas dan perkasa. Begitulah kira-kira pemikiran gadis kecil polos itu.
"Kasian Nona Oliv, dia pasti sangat kesakitan saat melakukan itu dengan Tuan. " Lirih gadis itu. Namun dia langsung sadar dan menepuk kedua pipinya.
"Kau itu masih kecil Que! Jangan memikirkan hal itu, sebaiknya kau beritahu saja ucapan Tuan mu pada Nona Oliv. "
Que berjalan perlahan mendekati Oliv yang masih dengan tenang menyantap makanannya.
"Nona, sebaiknya setelah Ini Nona langsung tidur. Kalau tidak, Tuan akan datang dan membuat anda tidak bisa tidur dan berjalan besok. "
UHUKK!! UHUKK! UHUKK!!
Oliv tersentak kaget hingga dirinya tersedak makanan dan batuk sampai mengeluarkan air mata.
Que buru-buru memberikannya segelas Air.
__ADS_1
"Que, kau memberitahu dia kalau aku belum tidur? " Tanya Oliv menatap penuh selidik pada gadis kecil di sampingnya.
"Iya Nona, jadi tolong cepat. " Jawab Que tersenyum manis.
Oliv berdecih. Selera makannya jadi menghilang setelah mendengar ancaman menggelikan yang pria itu berikan padanya.
Dasar pria aneh. Dia benar-benar ingin membuatku hamil! " Gumam Oliv mengunyah makanannya cepat.
Setelah selesai makan, Oliv langsung masuk ke dalam kamar dan membaringkan tubuhnya di atas ranjang yang empuk dan besar itu.
Dia menyelimuti tubuhnya yang begitu terekspos karena dia hanya memakai sebuah dress pendek berwarna putih yang begitu menerawang setiap inci tubuhnya.
Oliv memejamkan matanya. Namun setelah beberapa saat dia memejamkan mata, dia kembali membuka matanya karena tak bisa tidur.
Sesuatu yang ganjal tiba-tiba merasuki pikirannya. Dia memegang kepalanya sendiri yang tiba-tiba terasa sakit.
"Tidak, kenapa dengan ku? "
Dia bicara dengan nada panik takut terjadi sesuatu padanya.
Dia pun membenamkan wajahnya ke dalam bantal dan mencoba untuk tidur.
Dia membuka matanya dan menatap ke depan. Dia membulatkan matanya saat melihat tubuhnya sudah polos tanpa sehelai benang pun yang menempel.
Dan tentu pelakunya adalah Kenan. Pria itu kembali bermain di lubang kewanitaan milik wanita itu.
Entah kenapa, setelah mencobanya sekali dia langsung ketagihan ingin mencobanya lagi.
"Kenapa denganmu? Ini masih pagi, aku mohon. " Ucap Oliv dengan bibir bergetar dan berusaha untuk bangun.
__ADS_1
Namun pria itu tak membiarkannya dan mulai memasukkan jarinya ke dalam lubang kenikmatan wanita itu.
"Arghh... " Wanita itu mende\*ah saat jari pria itu kembali menari di dalam lubangnya.
Tak lupa pria itu menyentil klit0r\*\* milik wanita itu agar membuat wanita itu kel\*nj\*\*\*n.
"Arghhh.. Arrgghhh emm.. "
"Wanita, aku tau kau selalu menikmati permainanku. Jadi kau tak perlu malu-malu untuk mengatakannya padaku. Karena jujur saja, lubang mu adalah lubang paling nikmat yang pernah aku coba. "
Seketika kedua mata wanita itu membulat mendengar ucapan Kenan.
Dia menggetarkan giginya. *Dugaan ku memang benar! Aku bukanlah wanita satu-satunya yang pernah datang kemari*! " Gumam Wanita itu.
Dia berusaha bangun dari pembaringannya dan tanpa aba-aba..
PLAK!!
Satu tamparan melayang dengan mulusnya di pipi kiri pria itu.
__ADS_1
Olivia menatap nyalang pria di hadapannya yang terlihat tertegun karena apa yang dia lakukan barusan.