
Wanita itu berteriak sangat lantang.
"Jangan lanjutkan acara ini!"
Semua orang yang hadir disana menoleh ke belakang, ke arah wanita itu dengan sangat heran.
Wanita itu kemudian naik ke atas panggung. Semua mata tertuju padanya.
Wanita itu tak lain dan tak bukan adalah Zaskia.
Setelah berada di atas panggung Zaskia berlutut memohon kepada Nathan.
"Mas, aku mohon jangan lanjutkan acara ini," air mata bercucuran membasahi pipinya. Nathan yang syok dengan kehadiran Zaskia pun merasa bingung, ia menggelengkan kepalanya ke kanan dan ke kiri ber ulang-ulang.
Sementara Adel, untuk sesaat dia pun merasa heran atas kehadiran Zaskia yang secara tiba-tiba. Apalagi permintaan Zaskia yang meminta acara pertunangan dirinya di batalkan. Sungguh di luar nalar. Adel mengerutkan keningnya, kepalanya di penuhi banyak pertanyaan.
Nathan mundur beberapa langkah, menjauh dari Zaskia. Ia panik dan takut dengan apa yang akan terjadi padanya.
Zaskia kemudian berdiri menghampiri Adel. Ia memegang kedua tangan Adel, "Del, gue mohon, batalkan acara ini," air mata Zaskia terus mengalir, ia menangis sesenggukan.
"Apa maksud elo Zas? gue nggak ngerti, kenapa elo tiba-tiba datang dan meminta gue batalin acara ini? ini acara terpenting dalam hidup gue. Pergilah gue nggak mau elo merusak acara ini." Adel melepaskan tangannya dari pegengan Zaskia. Lalu ia melakukan gerakan tangan mempersilahkan Zaskia untuk pergi.
"Tidak Del! gue nggak akan pergi dari sini, dan gue tetap nggak mau acara ini di teruskan." bantah Zaskia.
Menyaksikan keributan yang terjadi di atas panggung, kedua orang tua Nathan pun naik ke atas panggung. Dan di ikuti oleh kedua orang tua Adel. Mereka tampak bingung dengan apa yang terjadi. Bu Dewi pun bertanya pada Zaskia.
"Zas, apa yang terjadi, apa yang kamu lakukan?"
Zaskia hanya menggelengkan kepalanya dengan air mata yang bercucuran.
__ADS_1
Zaskia yang tak mau semua orang menudingnya akhirnya bersuara, "Del, kita adalah teman bukan?"
"Iya kita adalah teman, lalu kenapa kamu seperti ini?" Adel mengangguk dan meraih tangan Zaskia.
"Jika kamu tetap melanjutkan pertunangan ini, akan ada seorang bayi yang lahir dan tumbuh tanpa sosok seorang ayah," Zaskia meletakkan tangan Adel ke perutnya yang masih terlihat rata itu.
"Maksud mu?"
"Aku hamil anak mas Nathan Del," Zaskia terisak, lalu memeluk Adel.
Adel mengurai pelukan Zaskia dengan kasar.
Bagaikan di sambar petir, dan di hujami ribuan peluru, telinganya terasa panas, dadanya begitu sesak seperti sedang terhimpit batu besar.
Adel diam mematung di tempatnya. Ia seakan tak percaya dengan apa yang telah di dengarnya. Air matanya jatuh begitu saja.
Semua orang yang hadir disana saling berbisik. Adel menghampiri Nathan yang dari tadi hanya diam, "mas, katakan itu semua tidak benar kan mas, mas! jangan diam aja katakan sesuatu!" Adel mengguncang-guncang tubuh Nathan.
Hanna naik ke atas panggung dan di ikuti oleh Ollan. Ia menuju ke arah Zaskia dan, plak, plak, dua kali tamparan yang sangat kuat mendarat di pipi Zaskia.
Zaskia yang merasa kesakitan ia memegangi kedua pipinya yang memerah karena tamparan Hanna.
Hanna mendekat lalu memeluk Adel.
"Han," hanya itu kata yang mampu terucap dari mulut Adel. Ia menangis dalam pelukan sahabatnya.
Nathan datang dan berlutut pada Adel.
"Sayang, aku bisa jelaskan, ini semua tidak aku sengaja, percayalah, aku mencintaimu, aku akan memperbaiki semuanya,". Nathan memohon pada Adel.
__ADS_1
"Jangan dengarkan dia Del, dia laki-laki bejat, dan dia," Hanna menunjuk Zaskia, "dia wanita murahan itu, mereka telah menusukmu dari belakang."
Adel menepis tangan Nathan. Dan semua orang menatap tajam pada Zaskia dan menudingnya sebagai wanita murahan. Suasana dalam ruangan menjadi ricuh seketika, kegaduhan di mana-mana.
Tampak pak Johan sangat kecewa dan memarahi Nathan. Sementara bu Dewi ia marah tapi juga kasihan pada Zaskia. Begitupun dengan Nadia, ia tak tega melihat Zaskia menangis. Nadia memeluk Zaskia.
Rudi Raharjo. Yang merupakan daddy dari Adel, ia tampak begitu murka melihat anak semata wayangnya di sakiti seperti itu. Ia pun juga merasa malu pada seluruh kerabat dan teman dekat yang hadir disana. Alice sang mommy, mencoba menenangkan daddy nya.
Kegaduhan terus berlangsung hingga akhirnya kesabaran Rudi menipis. Ia menghampiri Nathan dan menghajarnya habis-habisan. Keluarganya benar-benar telah di buat malu oleh Nathan.
Kegaduhan dua keluarga terus berlanglsung. Untuk menyelamatkan dirinya Zaskia pura-pura pingsan. Saat dirinya pura-pura pingsan semua orang panik. Lalu di puncak kemarahannya Rudi mengusir keluarga Nathan dari ruangan itu.
"Pak Johan, silahkan bawa anak anda yang bajingan ini, sebelum saya benar-benar membuatnya mati," ketus Rudi dengan tatapan tajam penuh kebencian dan penekanan.
Pak Johan tidak menjawab. Dia benar-benar mati kutu di buat Nathan. Ia tak bisa bicara apa-apa lagi, ia sadar anaknya memang salah.
"Cepat kalian semua pergi dari sini, dan bawa perempuan itu bersama kalian!" perintah Rudi pada keluarga Nathan, sambil tangannya menunjuk lurus ke arah Zaskia.
Akhirnya Nathan dan seluruh keluarganya pun pergi meninggalkan ruangan itu, dengan membawa Zaskia bersama mereka. Dan pastinya acara pertunangan pun telah di batalkan.
Dengan penuh rasa kecewa, seluruh keluarga besar Adel pergi meninggalkan tempat itu. Adel begitu terpukul dengan kejadian yang baru saja menimpanya.
Ternyata selama ini sahabatnya benar. Dan mereka telah mati-matian berusaha menyelamatkannya dari lelaki bajingan itu. Tapi ia justru memusuhi kedua sahabatnya itu, karena mata dan pikirannya sudah di butakan oleh cinta gila Nathan Adiwinata.
"Maaf kan aku Han, maafkan aku Oll, berulang kali hanya kata-kata itu yang keluar dari bibirnya." Adel terus mengeratkan pelukannya pada kedua sahabatnya itu, seakan-akan ia baru bertemu setelah perpisahan yang cukup lama.
"Jangan biarkan seseorang yang tidak layak, menguasi pikiranmu. Jika mereka tidak menganggapmu sepadan dengan usaha atau waktu, mengapa kamu harus menyia-nyiakan waktumu, ayo semangat! Terkadang engkau memang merasa lemah, karena harus menyerah. Namun itu juga berarti engkau harus kuat untuk iklas melepaskan," nasehat Hanna.
Mereka telah tiba di kediaman keluarga Adel. Ollan dan Hanna meminta izin pada Alice, untuk menemani Adel di kamar. Hanna berniat akan menenangkan Adel, dan menceritakan segalanya yang ia tahu tentang hubungan Zaskia dan Nathan pada Adel.
__ADS_1
Bersambung....