TERJEBAK DI MARKAS MUSUH

TERJEBAK DI MARKAS MUSUH
DIBUNUH MENANTUNYA


__ADS_3

"Niigata telah membunuh ayahku. Bahkan Niigata tidak memperdulikan ayah adalah mertua nya. Niigata tidak memperdulikan perasaan ku. Semua nya hanya demi dendam. Entah sampai kapan dendam akan berlanjut?" pikir mommy Mawar.


Mommy Mawar kini sedang berkutat di dapur dengan dibantu dua pelayan yang bekerja di markas itu. Tentu saja mommy Mawar sedang membuatkan mie goreng sesuai permintaan putra kesayangannya.


🦋🦋🦋🦋🦋


Flashback on.


Saat itu, mommy Mawar sudah menikah dengan Niigata dan melahirkan Nagata yang saat itu usia Nagata berusia satu tahun. Entah bagaimana asal. mulanya ayah kandung mommy Mawar yang bernama Pak Adhi Makayasa bertikai dengan Niigata di ruangan pribadi Niigata. Mommy Mawar saat itu sedang menidurkan Nagata di kamarnya. Namun tiba-tiba terdengar suara pistol tiga kali hingga mommy Mawar dibuat terkejut dan segera berlari mencari arah suara tembakkan. Saat mommy Mawar melangkah dan menuju ke ruangan pribadi suaminya yaitu Niigata, ayah kandungnya yaitu Pak Adhi Makayasa sudah tergeletak di lantai dalam keadaan tidak bernyawa. Peluru dengan jumlah dua kali sasaran itu menembus jantung dan juga pelipisnya. Pemandangan yang tragis tampak dimata mommy Mawar. Mommy Mawar segera berteriak histeris melihat ayah kandung nya meninggal dunia. Dan tentu saja mommy Mawar menuduh Niigata, suaminya lah yang telah menembak ayah kandung nya karena di ruangan itu hanya mereka berdua yang berada di sana.

__ADS_1


"Ayah!! Jangan mati ayah! Ayah!! Ayah bangun!" ucap Mommy Mawar dengan menangis histeris. Dengan tetap memeluk tubuh Pak Adhi Makayasa yang sudah terbujur kaki dengan bersimbah darah, Mommy Mawar memeluknya. Kini terlihat Niigata berdiri mematung dengan ditangan nya masih ada senjata api ditangannya.


Kini bola mata Mommy Mawar menatap tajam ke arah laki-laki dewasa yang beberapa tahun itu sudah menjadi suaminya. Bahkan dari laki-laki itulah mommy Mawar mendapatkan putra yang tampan dengan nama Nagata.


"Aku.. aku.. aku tidak bermaksud membunuh nya, sayang! Maafkan aku! Pelatuk pistol ini seperti bergerak sendiri mengarah ke ayah mertua," ucap Niigata beralasan. Mommy Mawar yang mendengar semua alasan dari Niigata melebar matanya dengan sempurna.


"Kau bilang apa, bang Niigata? Apakah dengan alasan itu, aku lalu bisa mempercayai kamu? Kau bilang tidak sengaja, hah? Bahkan kau telah menembak nya dengan dua kali tembakan dengan dua sasaran yang berbeda. Kenapa? Kenapa kau membunuh ayah kandung ku, bang? Kenapa?? Kenapa?? Katakan kenapa kau tega membunuh mertua kamu sendiri!" ucap mommy Mawar dengan berteriak. Suara mommy Mawar tentu saja sampai terdengar keluar dari ruangan pribadi itu.


"Kenapa kau membunuh ayahku? Katakan alasannya?Katakan!" kembali Mommy mommy bertanya kini wajahnya sangat dekat dengan Niigata. Bahkan pistol di tangan Niigata telah Mommy Mawar rebut dan diarahkan nya di pelipis suaminya itu. Tanpa rasa takut Niigata seperti siap dan pasrah jika wanita yang kini hendak menembakkan pistol itu bertanya seolah ingin tahu alasannya kenapa tega membunuh ayah kandung nya.

__ADS_1


"Ayah mertuaku telah membunuh ayahku sejak aku masih dalam kandungan. Itu lah kenapa sebabnya aku ingin membalas dendam dan membuka ayah kamu. Namun jujur, sayang! Selama ini aku ingin melupakan semua nya, semua dendam itu karena aku sudah mencintai kamu. Makanya bertahun-tahun aku tidak mau melakukan ini. Namun sekarang, ayah mertua kamu seolah-olah kembali mengingatkan aku dengan luka lama. Akhirnya pistol ini berbicara dan membuka ayah mertua. Maaf, maaf Mawar! Maafkan aku!" kata Niigata. Mata mommy Mawar melebar sempurna. Kini pistol itu ditariknya namun dengan cepat Niigata menipiskan nya.


Dor.


Dor.


"Akhh!!" teriakkan Niigata terdengar. Satu lengannya tertembak oleh tembakan yang kurang akurat dari mommy Mawar. Mommy Mawar menghambur ke arah laki-laki dewasa yang sudah menjadi suami nya itu.


"Bang Niigata!" gumam mommy Mawar. Ditepisnya rasa sesal dan sedihnya serta enggan untuk mendekat ke Niigata.

__ADS_1


"Setelah ini, aku ingin cerai dengan kamu!" ucap mommy Mawar dan segera berlalu di ruangan itu.


"Jangan, Mawar! Jangan lakukan itu!" sahut Niigata sambil meringis kesakitan.


__ADS_2