TERJEBAK DI MARKAS MUSUH

TERJEBAK DI MARKAS MUSUH
CERITA DULU


__ADS_3

Flashback on.


Saat itu, mommy Mawar sudah menikah dengan Niigata dan melahirkan Nagata yang saat itu usia Nagata berusia satu tahun. Entah bagaimana asal. mulanya ayah kandung mommy Mawar yang bernama Pak Adhi Makayasa bertikai dengan Niigata di ruangan pribadi Niigata. Mommy Mawar saat itu sedang menidurkan Nagata di kamarnya. Namun tiba-tiba terdengar suara pistol tiga kali hingga mommy Mawar dibuat terkejut dan segera berlari mencari arah suara tembakkan. Saat mommy Mawar melangkah dan menuju ke ruangan pribadi suaminya yaitu Niigata, ayah kandungnya yaitu Pak Adhi Makayasa sudah tergeletak di lantai dalam keadaan tidak bernyawa. Peluru dengan jumlah dua kali sasaran itu menembus jantung dan juga pelipisnya. Pemandangan yang tragis tampak dimata mommy Mawar. Mommy Mawar segera berteriak histeris melihat ayah kandung nya meninggal dunia. Dan tentu saja mommy Mawar menuduh Niigata, suaminya lah yang telah menembak ayah kandung nya karena di ruangan itu hanya mereka berdua yang berada di sana.


"Ayah!! Jangan mati ayah! Ayah!! Ayah bangun!" ucap Mommy Mawar dengan menangis histeris. Dengan tetap memeluk tubuh Pak Adhi Makayasa yang sudah terbujur kaki dengan bersimbah darah, Mommy Mawar memeluknya. Kini terlihat Niigata berdiri mematung dengan ditangan nya masih ada senjata api ditangannya.


Kini bola mata Mommy Mawar menatap tajam ke arah laki-laki dewasa yang beberapa tahun itu sudah menjadi suaminya. Bahkan dari laki-laki itulah mommy Mawar mendapatkan putra yang tampan dengan nama Nagata.

__ADS_1


"Aku.. aku.. aku tidak bermaksud membunuh nya, sayang! Maafkan aku! Pelatuk pistol ini seperti bergerak sendiri mengarah ke ayah mertua," ucap Niigata beralasan. Mommy Mawar yang mendengar semua alasan dari Niigata melebar matanya dengan sempurna.


"Kau bilang apa, bang Niigata? Apakah dengan alasan itu, aku lalu bisa mempercayai kamu? Kau bilang tidak sengaja, hah? Bahkan kau telah menembak nya dengan dua kali tembakan dengan dua sasaran yang berbeda. Kenapa? Kenapa kau membunuh ayah kandung ku, bang? Kenapa?? Kenapa?? Katakan kenapa kau tega membunuh mertua kamu sendiri!" ucap mommy Mawar dengan berteriak. Suara mommy Mawar tentu saja sampai terdengar keluar dari ruangan pribadi itu.


Mommy Mawar mendekati Niigata. Kini tangannya mencengkram kuat krah kemeja suaminya. Laki-laki dewasa itu tersudut di dinding ruangan itu. Tentu saja tetap diam dan tidak mau berbuat kasar dengan istrinya atau wanita yang sudah dia cintai beberapa tahun ini. Bahkan dari cinta nya itu kedua nya membuahkan buah hati dengan diberi nama Nagata.


"Kenapa kau membunuh ayahku? Katakan alasannya?Katakan!" kembali Mommy mommy bertanya kini wajahnya sangat dekat dengan Niigata. Bahkan pistol di tangan Niigata telah Mommy Mawar rebut dan diarahkan nya di pelipis suaminya itu. Tanpa rasa takut Niigata seperti siap dan pasrah jika wanita yang kini hendak menembakkan pistol itu bertanya seolah ingin tahu alasannya kenapa tega membunuh ayah kandung nya.

__ADS_1


Dor.


Dor.


"Akhh!!" teriakkan Niigata terdengar. Satu lengannya tertembak oleh tembakan yang kurang akurat dari mommy Mawar. Mommy Mawar menghambur ke arah laki-laki dewasa yang sudah menjadi suami nya itu.


"Bang Niigata!" gumam mommy Mawar. Ditepisnya rasa sesal dan sedihnya serta enggan untuk mendekat ke Niigata.

__ADS_1


"Setelah ini, aku ingin cerai dengan kamu!" ucap mommy Mawar dan segera berlalu di ruangan itu.


"Jangan, Mawar! Jangan lakukan itu!" sahut Niigata sambil meringis kesakitan.


__ADS_2