TERJEBAK DI MARKAS MUSUH

TERJEBAK DI MARKAS MUSUH
PERTEMUAN KLIEN


__ADS_3

Nagata berjalan masuk ke sebuah kafe. Sedangkan Camelia mengikutinya dari belakang. Tujuan nya kali ini adalah menemui klien. Di ruangan VIP itu sudah menunggu tiga orang laki-laki dewasa ditambah satu wanita dewasa yang berpenampilan seksi. Nagata menggandeng pinggang bak biola milik Camelia. Keempat klien yang sudah menunggu di ruangan VIP itu berdiri menyambut hangat kedatangan Nagata yang datang bersama gadis muda.


"Selamat siang, tuan Nagata! Mari silahkan duduk!" sambut salah satu laki-laki dewasa yang terlihat sudah matang. Nagata duduk diikuti yang lainnya. Sedangkan Camelia mau tidak mau duduk saja mendampingi Nagata seperti patung pancoran yang diam membisu tanpa bisa ikut bergabung dalam percakapan serius diantara orang-orang pebisnis muda di depannya.


"Saya Marianne, senang bisa bertemu langsung dengan tuan Nagata yang tersohor. Saya pikir tuan Nagata usianya sudah matang seperti ketiga rekan saya ini. Tapi ternyata masih sangat muda sekali. Lagipula tuan Nagata sangat tampan, pasti banyak gadis-gadis muda yang hendak berlomba-lomba memperebutkan hati tuan Nagata," ucap wanita dewasa yang seksi itu panjang lebar. Nagata hanya tersenyum sinis mendengar pujian yang bak penjilat itu. Nagata kini melirik ke samping duduknya di mana ada Camelia yang kini mulai bermain dengan ponsel nya.


"Saya tidak perduli dengan gadis-gadis yang berusaha mengejar saya. Saat ini saya sudah memiliki tunangan. Ini adalah tunangan saya sekaligus calon istri saya, Camelia," ucap Nagata seraya meraih pergelangan tangan Camelia.

__ADS_1


Camelia tentu saja sangat terkejut dengan pengakuan sepihak dari Nagata. Keempat klien Nagata segera mengulurkan tangannya menjabat tangan Camelia dan memberikan selamat serta hormat. Kini Marianne terlihat kecewa dengan pengakuan Nagata yang sudah memiliki tunangan serta calon istri.


"Hem, rupanya aku di sini sebagai tameng kakak Nagata. Orang-orang banyak menjilat kakak Nagata dengan cara yang licik. Mereka pasti akan menawarkan Wanita-wanita cantik sebagai imbalan untuk menyetujui kesepakatan kerjasama. Atau strategi mendekatkan wanita cantik atau sekretaris seksi supaya kesepakatan bisa didapatkan. Permainan kotor seperti ini sudah hal biasa dalam dunia bisnis. Apalagi perkawinan bisnis sering terjadi untuk memperkuat suatu bentuk hubungan antara kedua perusahaan. Ini akan memperbesar dukungan saham dari suatu perusahaan yang diinginkan.


Satu jam Nagata bersama klien-klien nya membicarakan masalah serius. Camelia mulai jenuh dengan bahasa serta pembahasan yang serius itu. Mungkin Camelia terlalu asing dengan dunia bisnis yang dilakoni oleh Nagata. Sehingga Camelia belum ada ketertarikan dalam masalah perjanjian dan penanaman saham ke perusahaan.


"Oke, sementara ini saya belum bisa memutuskan dan menyetujui kerjasama ini. Silahkan datang ke kantor saya untuk membicarakan lebih lanjut soal kerjasama yang Anda tawarkan. Jangan lupa sertakan proposal yang lebih lengkap dan transparan lagi. Proposal ini masih terbilang belum komplit dan masih menguraikan keuntungan dari pihak kalian. Hari senin depan, silahkan datang ke perusahaan. Kita buat janji dan kami akan memberikan waktu kepada perusahaan kalian mempresentasikan penawaran kerjasama yang ditawarkan oleh perusahaan anda," kata Nagata. Nagata segera berdiri dan mengalami keempat klien-klien nya. Camelia tentu saja mulai lega karena pertemukan itu usai sudah.

__ADS_1


Nagata kembali menggandeng pinggang Camelia mengajak meninggalkan ruangan VIP tersebut.


"Jangan cemberut saja, senyum dong! Setelah ini aku akan mengajak mu berbelanja sepuasnya," rayu Nagata kepada adik angkatnya. Camelia tersenyum mendengar kata-kata kakaknya.


"Baiklah! Tapi kak, tidak kah kakak sama sekali tidak tertarik dengan wanita dewasa yang seksi tadi?"pancing Camelia.


" Oh tidak! Dia tidak secantik dan semenarik kamu. Hem tidak secantik adikku, tentunya," kata Nagata sambil tetap memanfaatkan situasi untuk semakin dekat dengan Camelia. Camelia masih berpikir kalau Nagata memperlakukan dirinya dengan sangat manis sebagai adik angkatnya.

__ADS_1


__ADS_2