TERJEBAK DI MARKAS MUSUH

TERJEBAK DI MARKAS MUSUH
CANTIKNYA


__ADS_3

Suara langkah kaki lebar mendekati ruangan makan itu. Laki-laki yang terlihat dewasa dengan postur tinggi besar dan tetap menghampiri meja makan. Bibi Zeni tersenyum ketika melihat Nagata tiba. Aprilio dan juga Camelia sama-sama menatap ke arah Nagata yang terlihat sangat keren dan menakjubkan dengan penampilan bak CEO muda yang berkelas.


"Sepertinya kalian sangat menikmati makan siang ini!" kata Nagata seraya melihat beberapa menu di atas meja.


"Tumben kamu pulang lebih cepat tuan muda!" sahut Aprilio.


"Benar! Aku ingin mengajak adikku bertemu dengan klien di kafe," kata Nagata.


"Aku, kak? Siang ini?" sahut Camelia dengan melebarkan matanya. Nagata mengangguk saja.


"Ayo cepat berdandan lah! Setelah ketemuan dengan klien, aku akan mengajakmu shoping. Bukankah kamu sudah sangat lama tidak keluar rumah?" kata Nagata.


"Benar! Kakak masih belum mempercayai aku untuk keluar dari markas ini bukan?" sahut Camelia.

__ADS_1


"Aku masih harus waspada dan hati-hati dengan kamu! Kamu itu sangat cerdas dan... dan juga sangat licik tentunya," kata Nagata menilai. Camelia hanya menjulurkan lidahnya ke arah kakak angkat nya itu.


"Sudahlah! Naik dan ganti baju kamu! Aku tunggu kamu di sini. Dalam hitungan setengah jam kamu tidak juga turun dari kamar kamu, aku akan menghukum mu," kata Nagata penuh ancaman.


Camelia melirik ke arah Aprillio yang menahan tawanya melihat Camelia menjadi ciut jika Nagata sudah mengancam hendak menghukum nya jika tidak sesuai dengan keinginannya. Camelia dengan cepat berlari kecil menaiki anak tangga menuju ke dalam kamarnya. Aprilio dan juga Nagata saling pandang menatap gadis kecil yang berlari menaiki anak tangga itu menuju kamarnya.


"Apakah kamu mulai menyukai gadis itu? Gadis yang sudah diangkat menjadi putri angkat oleh mommy Mawar? Adik angkat kamu itu memang sangat cantik dan sangat seksi. Tidak mungkin kan jika kamu tidak menyukai nya, tuan muda," goda Aprillio sambil tersenyum kecil. Nagata menatap tajam ke arah Aprillio.


"Hah? Apakah itu artinya kamu juga menyukai adik angkat ku itu, Aprillio?" tuduh Nagata tidak mau kalah menyudutkan orang kepercayaan nya.


"Dekati adik angkat ku itu dengan halus. Dia masih sangat polos dalam urusan percintaan. Dalam hal ini saingan kamu adalah Robert dan juga aku," kata Nagata. Aprilio menyipitkan bola matanya menatap bos nya itu. Lalu serta merta Aprillio tertawa terbahak-bahak mendengar nya.


"Jadi benar, bos? Tuan muda Nagata, yang tertampan dan memiliki kekuatan menyukai adik angkat nya sendiri. Tapi ini masih diam-diam dan belum berani menunjukkan perasaan cinta nya," tuduh Aprillio.

__ADS_1


"Ini belum waktu nya. Dia masih terlalu kecil untuk menjadi penghangat di atas ranjang ku, Aprillio," alasan Nagata. Kembali Aprillio tertawa terbahak-bahak.


"Non Camelia sudah berusia dua puluh tahun, tuan muda. Selisih satu atau dua tahun saja bukan, dengan anda bos! Maaf, saya tadi hanya menjebak tuan muda saja. Saya tidak memiliki perasaan yang lebih dengan non Camelia. Saya sudah menganggap non Camelia seperti adik perempuan saya," kata Aprillio. Serta merta Nagata melemparkan sendok ke arah Aprillio.


"Kau benar-benar aktor ulung yang sangat pandai berakting. Oke, aku pegang ucapan kamu, Aprillio! Jangan coba-coba merebut Camelia dari aku. Dia akan aku jadikan wanita ku," kata Nagata.


"Hem, bagaimana dengan nyonya Mawar jika mengetahui putri angkatnya di jadikan kekasih oleh putranya sendiri?" tanya Aprillio.


"Aku pikir mommy tidak akan melarang ini. Karena kami tidak ada hubungan darah. Kami dilahirkan dari rahim dan ibu serta ayah yang berbeda," kata Nagata.


Suara langkah pelan menuruni anak tangga. Camelia terlihat sangat cantik memukau. Dua laki-laki dewasa itu menatap Camelia tanpa berkedip. Dengan gaun sederhana nya, Camelia terlihat elegan dan anggun.


"Dia sangat cantik!" gumam Nagata yang tidak Henti-hentinya menatap ke arah Camelia yang menuruni tangga dan mendekati ruang makan.

__ADS_1


"Tuan muda Nagata! Kondisikan air liurnya!" ucap Aprillio yang membuat sendok melayang dengan cepat ke muka nya.


__ADS_2