Terlalu Cinta

Terlalu Cinta
1 #AWAL PERTEMUAN


__ADS_3

Hari pertama PraMOS, sepertinya hari ini bukanlah hari keberuntunganku 😏


Lihat saja di hari pertama, beberapa kakak-kakak senior sudah menunggu di depan gerbang, dengan kedua tangan dilipat didepan dada, memasang wajah garang seperti singa yang siap menerkam.


Yang benar saja, padahal dalam surat undangan di infokan PraMOS di mulai pukul 7 pagi, dan nyatanya aku malah telat di hari pertamaku.


Saat hendak masuk gerbang sekolah beberapa kakak-kakak senior mencegatku. Seperti nya bukan asing lagi bagiku jika wajah para senior tampak pada garang semua. Aku tak tahu ini wajah asli mereka atau hanya topeng sementara, yang nantinya jika MOS telah usai akan kembali ke wujud asli.


"Kenapa telat ??" tanya senior laki-laki itu padaku dengan wajah tegas.


" Di surat edaran katanya di mulai jam 7" jawabku, karena itulah kenyataan yang ada.


" ohhh... terussss kalau jam 7 mulai, datengnya jam 7 ,, gitu? " tanyanya dengan nada menekankan

__ADS_1


aku hanya diam dan menjawab dalam hati"*Y*aiyalah kak" sayangnya dia ga bisa dengar. Tahulah jika aku jawab pasti masalahnya semakin ribet.


"Kenapa diem? inget ya untuk semua yang telat hari ini, kalau surat edaran bilang mulai jam 7 kalian harus dateng lebih pagi!!Bagaimana bisa kalian berkompetisi kalau kayak gini!!, inget bsok datengnya jam 5.30" Teriaknya dengan nada keras, sepertinya kalau bicara nih kakak ga perlu pakai mix deh, saat aku mengoceh sendiri tiba-tiba tatapannya tertuju padaku.


" kamu juga!!"


" ya " jawabku pelan


sepertinya kondisi ku saat ini salah melulu deh... πŸ˜‘πŸ˜‘πŸ˜‘


akhirnya aku masuk juga dengan syarat berjalan jongkok sampai ke barisan anak-anak yang sudah terlebih dulu datang.


Beberapa jam berdiri di tengah lapangan membuatku merasa seperti sedang latihan militer, Yah walaupun aku tak pernah latihan militer sih... πŸ˜™ tapi ini bener-bener,,rasanya kakiku mau putus dari betisku😣 kapan selesai nya sih ucapku dalam hati, yahhh sayangnya lagi-lagi hanya aku yang mendengar rintihan hatiku.

__ADS_1


Usai pengumuman aku masuk ke kelas sesuai pembagian. aku memilih tempat duduk no. 2 baris ke 2, satu persatu teman-teman sekelaspun pada masuk beberapa orang familiar bagiku karena asal SMP yang sama tapi aku tak kenal mereka.


Mereka duduk di sampingku mengajakku bicara terlebih dahulu. Karena aku bukanlah tipe pemberani jadi aku malu untuk mengajak mereka mengobrol terlebih dahulu. Berbincang-bincang dengan mereka tiba-tiba kami terdiam mendengar suara seseorang yang teriak, suasana kelaspun menjadi riuh saling bertanya kenapa????? πŸ™„


Mata kami tertuju ke depan ke arah sosok laki-laki dengan wajah masam, menahan marah, terlihat jelas dari tingkahnya dari cara ia menggepalkan kedua tangannya.


"Jangan panggil saya begitu, saya gak suka" ucapnya dan dengan acuhnya ia langsung berjalan mengambil tempat duduk.


Dalam hati aku hanya bisa berkata Daebakkkkk berani sekali dia pada senior.😲😲😲


Mata kami tak lepas tertuju padanya sampai di duduk pun kami masih melihatnya, feeling mungkin,, dia berbalik melihat ke arah kami semua.. yang di mana pandangannya akhirnya tertuju pada kami berempat. Refleks kami langsung memalingkan wajah secara bersamaan tapi tidak untuk Putri dia melihatnya balik, anehnya sik laki-laki itulah yang akhirnya memalingkan wajahnya. Memang benar-benar sejak awal aku melihatnya menurut ku Putri itu seperti perempuan dewasa aura ketegasan nya itu keluar terpancarkan.


Curi-curi kesempatan aku melirik ke arahnya lagi penasaran seperti apa dia. Saat hendak ku lirik ia melirik ku balik, Ku rasa tingkat ke peka'an nya terlalu tinggi. Akhirnya aku memutuskan untuk masa bodohlahπŸ˜….

__ADS_1


__ADS_2