Ternyata Hanya Dia

Ternyata Hanya Dia
Ayas ke AUSI


__ADS_3

**dua bulan berlalu tepat di mana Ayas akan pergi ke Ausi buat kuliah di sana,


bukan tanpa alasan, karna ayas tidak ingin semakin larut dengan cinta nya ke April


dan juga karna Ayas melihat ada perubahan pada diri Akas selama dua bulan ini Akas udah tidak pernah lagi nongkrong bareng teman teman nya di bar,


itulah sebab nya keinginan Ayas untuk kuliah di Ausi semakin bulat.


Hubungan nya dengan Akas juga sudah membaik, Akas berjanji padanya setelah kelulusan akan memperkenalkan April kepada kedua orang tua nya.


Ayas pun bahagia mendengar nya.


hari ini hari di mana Ayas akan pergi ke Ausi untuk kuliah dia akan mengambil jurusan Bisnis sesuai dengan keinginan sang ayah


Ayka sangat sedih karna salah satu anak nya akan berada jauh dari nya


"hiiks hiiks (suara tangisan bunda)


apa salah nya si yah kuliah di Indo saja kenapa harus jauh jauh segala sih?


hiks hiks" kata Ayka memaki suami nya yang meminta Ayas kuliah di Ausi


"sudahlah bun kan Ayas tidak sendiri dia bareng sama sahabat nya ko Dion Ayas juga sudah dewasa dan ini murni keinginan nya sendiri kok" kata Hadi membela dirinya, agar tidak di salahkan lagi oleh istri nya

__ADS_1


"kamu itu ya' kalau bukan saran dari ayah tidak mungkin Ayas pergi ayah yang maksa hiks hiks" kata Ayka kesal dengan suami nya


"lah kok ayah!! kan ayah cuman kasih saran keputusan tetap ada di tangan Ayas lah bun" kata Hadi membela diri lagi padahal dia sangat senang dengan keputusan Ayas


"huaa (yah nangis nya nyonya Ayka tambah kencang)


(ayas tersenyum) "bunda ayas kan cuman pergi kuliah bun untuk masa depan Ayas emang bunda tidak mau Ayas jadi orang yang sukses kaya ayah iya? kata Ayas membujuk bunda nya dan menghapus air mata bunda nya


Ayka akhir nya berhenti menangis setelah mendengar perkataan Ayas


"baiklah nak semoga kamu sukses di sana bunda pasti akan sangat merindukan mu? kata Ayka sambil memeluk Ayas


"Ayas juga pasti akan sangat merindukan bunda apa lagi masakan bunda (tersenyum)


tap tap..host host (akas berlari karna dia hampir melewat kan kepergian saudaranya) hampir saja telat, yaa drama udah lewat (sontak sang bunda langsung menepuk pundak akas pelan)


ha ha ha, selamat jalan yaa Yas jangan lupa jaga kesehatan lo oh iya jangan lupa juga sering sering telfon biar ratu yang satu ini ngga nyusahin gue sama ayah ( menoleh ke arah sang bunda dan sekali lagi mendapat tepukan dari sang bunda yang sudah mulai nangis lagi hadeh)


"Yas Di jangan lupa juga, sering sering telfon gue jurusan kita beda si jadi ngga bisa bareng kalian (raut wajah sedih)


"yaa lebay lo, lo kan bisa datang sekali kali kan lo tajir (ngeledek)


"yee kalau gue terus nengok lo pada gimana kuliah gue, (menaik kan sebelah kening nya menatap kedua sahabat nya)

__ADS_1


lagian gue pasti jadi chef terkenal (membusung kan dada nya)


iya iya deh, ucap Ayas dan Dion bersama


Ayas dan Dion kuliah di tempat yang sama dan dengan jurusan yang sama mereka pergi menaiki pesawat pribadi milik keluarga besar Ayas, Dion juga memiliki pesawat pribadi sendiri tapi mereka lebih memilih berangkat dengan pesawat milik keluarga Ayas


keluarga besar Ayas dan Dion serta sahabatnya Adi mengantar kepergian mereka,


di dalam pesawat Ayas dan Dion ber cengkrama


"Yas apa lo sempat ketemu sama April sebelum berangkat? tanya Dion


"hem.. (ayas tersenyum miris) yah gimana Di aku tidak bisa, aku cuma bisa melihat dari jauh, (diam sejenak) tapi tidak masalah Akas sudah berubah tidaj jadi pecandu lagi kaya dulu dan April terlihat sangat bahagia bersama Akas.


"hemm (manggut manggut) gue yakin lo pasti dapat cewe yang lebih baik nanti Yas


💖💖💖💖


happy reading guys


jangan lupa like vote n komen yaa


makasih**

__ADS_1


__ADS_2